KULIAH TAMBAHAN BIOLOGI SEL KELAS D

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Selamat datang di kuliah tambahan Biologi Sel ……..!!!

Berikut ini ada beberapa pernyataan dan pertanyaan tentang seputar sel yang berperan di bidang kesehatan/kefarmasian. Berikan komentar dan argumentasi anda serta diskusikan dengan temannya yang lain. Bila perlu berikan contoh-contoh untuk mendukung argumentasi anda.

Sebelum anda menyampaikan komentar, perhatikan penjelasan di bawah ini:

- Pertama anda bisa menyampaikan komentar dan diskusi melalui klasiber uii lewat media chating, setiap mahasiswa yang aktif berdiskusi dan memberikan tanggapan mendapat nilai tambahan

-Kedua, anda bisa menyampaiakan komentar dan diskusi melalui blog dengan alamat http://www.hadyherbs.wordpress.com dengan memberikan tanggapan dan diskusi anda melalui media coment. Cukup tuliskan nama lengkap atau no mahasiswa anda sebagai user id nya. Setiap coment akan memperoleh nilai tambahan.

Materi Diskusi :

  1. Apakah Semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom?
  2. Reproduksi sel berbeda-beda tergantung jenis sel tersebut
  3. Sel-sel yang terdapat pada tubuh manusia memiliki umur yang berbeda-beda
  4. Sel-sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri, uraikan kaitannya dengan sel kanker

nb: Anda dianggap hadir kuliah apabila anda aktif pada jam 19.30-22.30. Untuk yang masih ingin melanjutkan komentar, diskusi dan tanggapan saya berikan waktu sampai jam 06.00 wib.

Selamat berdiskusi….,

Wassalamu’alaikum wr.wb

About these ads
  1. #1 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 6:47 pm

    check

  2. #2 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 6:54 pm

    12613277
    Vie Hadmi Maharani

    • #3 by resti andriaani 12613260 on January 18, 2013 - 9:51 pm

      test

  3. #4 by ratih dyah .L 12613278 on January 18, 2013 - 6:54 pm

    semua sel mengandung kromosom, karna di dalam kromosom terdapat DNA sebagai materi genetik

    • #5 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:17 pm

      kalu misal kromosom.a ada kelainan..apakah DNA.a juga mngalami kelainan?

      • #6 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:39 pm

        Penyimpangan kromosom gangguan dalam isi kromosom sel normal, dan merupakan penyebab utama kondisi genetik pada manusia,seperti sindrom Down

      • #7 by Deasy Wulan Dwiratna on January 18, 2013 - 9:35 pm

        iya. DNA itu bagian utama dari kromosom,
        bahkan faktor utama mutasi itu karna ada kesalahan pada saat pembacaan kode genetik pada DNA, jadi jika terjadi kesalahan pembacaan maka akan sangat mempengaruhi kromosom yang kemudian juga akan mempengaruhi sifat sel yang mengalami hal tersebut.

      • #8 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:52 pm

        iya.karena Kromosom tersusun atas DNA yang berkondensasi bersama protein histon di dalam inti sel, membentuk struktur bernama nukleosom. DNA ( deoxyribonucleic acid ) atau asam deoksiriboneukleat merupakan substansi
        pembawa pembentuk nukleosom. Nukleosom-nukleosom berkelompok dan membentuk benang yang lebih kompak, yang dinamakan benang kromatin. Kromatin akan terlihat sebagai benang yang mengandung struktur manik-manik (beads on a string), yakni nukleosom.

  4. #9 by 12613246 on January 18, 2013 - 6:55 pm

    let’s discuss ! :)

  5. #10 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 6:56 pm

    test

  6. #11 by 12613246 on January 18, 2013 - 6:58 pm

    iya, karena setiap kromosom itu memiliki materi genetik yang disebut DNA, yang mana DNA itu ada diseluruh sel yang ada ditubuh manusia.

  7. #12 by Satria Yoga Rinaldiee on January 18, 2013 - 6:58 pm

    test

  8. #13 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 7:02 pm

    kalau setiap sel mengandung kromosom, bagaimana dengan sel darah merah? Yang saya ketahui, kromosom terdapat dalam inti sel, sedangkan sel darah merah tidak mempunyai inti sel..

    • #14 by 12613285 on January 18, 2013 - 7:52 pm

      Eritrosit menggantungkan fungsi selnya kepada protein2 yg terkandung di selnya, contoh : Hemoglobin. Dgn bgitu, setelah pematangan eritrosit di sumsum tulang, dia sudah punya fungsi tertentu. Alasan kedua knapa eritrosit tidak memiliki inti sel krn tidak akan ada proses transkripsi dan traduksi materi genetik di dalam sel darah merah

    • #15 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:20 pm

      Eritrosit dibentuk dalam sumsum merah tulang pipih, misalnya di tulang dada, tulang selangka, dan di dalam ruas-ruas tulang belakang. Pembentukannya terjadi selama tujuh hari. Pada awalnya eritrosit mempunyai inti, kemudian inti lenyap dan hemoglobin terbentuk. Setelah hemoglobin terbentuk, eritrosit dilepas dari tempat pembentukannya dan masuk ke dalam sirkulasi darah.

  9. #16 by robby zainal on January 18, 2013 - 7:06 pm

    pak kalo misal kita mau nanya yang kaitanya berbeda sama bahan kuliah yang bapak kasih diatas ini gimana?

  10. #17 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 7:11 pm

    test

  11. #18 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 7:11 pm

    check

    • #19 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 18, 2013 - 8:05 pm

      test

  12. #20 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 7:12 pm

    Widya Citra Lestari
    12613282

  13. #21 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:13 pm

    menurut saya pak, setiap sel mempunyai kromosom.
    reproduksi setiap sel sama, misalnya endoitosis dan eksotisotis,
    umur sel berbeda, tergantung dari sel itu sndiri. apakah terjadi kelainan atau tidak. Jika terjdi kelainan, maka umurya lebi pendek dari biasanya.
    semua sel bisa melakukan bunuh diri setiap harinya. Sebagian pakar menyatakan, peristiwa itu mungkin sangat penting dalam menjaga keseimbangan populasi sel pada tubuh orang sehat. Kematian sel, yang kemudian digantikan oleh sel baru, dapat pula dikatakan sebagai peremajaan sel yang membuat kita tetap hidup sehat dan bugar. Akan tetapi, sampai pada usia tertentu kemampuan pergantian sel itu akan menurun. Lalu, terjadilah apa yang kemudian dikatakan sebagai permasalahan lanjut usia.

    • #22 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:06 pm

      menurut anda kan, umur sel berbeda, tergantung dari sel itu sndiri. apakah terjadi kelainan atau tidak. Jika terjdi kelainan, maka umurya lebi pendek dari biasanya. yang ingin saya tanyakan kelainan yang dimaksudkan seprti apa? jelaskan!

  14. #23 by Aldy Dhasry (12613225) on January 18, 2013 - 7:14 pm

    jelas usia sel di dalam tubuh setiap manusia berbeda-beda. Hal ini disebabkan siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri. Ada yang butuh beberapa hari saja, ada juga yang memakan waktu puluhan tahun. Apa sajakah itu?
    contohnya
    USUS. Ia melakukan regenerasi selnya setiap 2-3 hari. Usus merupakan organ tubuh yang paling cepat memperbaiki diri karena paling sering terpapar bahan kimia.
    Lidah. Lidah adalah organ tubuh kedua yang paling cepat beregenerasi. Ia hanya membutuhkan waktu 10-14 hari untuk memperbarui 9.000 sel perasanya.
    Otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya. Hanya kornea yang mampu meregenarasi dirinya dalam waktu 24 jam.

    • #24 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 7:40 pm

      kenapa cuma otak & mata yg ga bisa meregenerasi selnya? Kalau ga bisa meregenerasi sendiri, apa ada zat lain yang bisa membantu proses regenerasi?

      • #25 by Aldy Dhasry (12613225) on January 18, 2013 - 7:55 pm

        Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak beregenerasi sepanjang hidup. Satu-satunya komponen dari mata yang beregenerasi secara terus-menerus adalah kornea. Dalam kasus kecelakaan, kornea dapat memulihkan dirinya dalam waktu 24 jam.
        begitu halnya dalam otak. Saat lahir, manusia memiliki 100 miliar sel otak yang sebagian besar tidak akan memulihkan diri/tidak beregenerasi

      • #26 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 9:48 pm

        kalau menurut saya otak tidak beregenarasi karena otak kan memiliki fungsi untuk mengendali seluruh kerja tubuh, apabila terjadi regenerasi, berarti

      • #27 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 9:54 pm

        berarti secara logika, maka sistem yg telah tersusun rapi, akan berubah secara keseluruhan, hal ini akan berakibat fatal terhadap diri kita. satu sistem berubah, maka akan merubah seluruhnya. mungkin sja kita tidak dapat menggerakkan tangan kita lagi padahal kita ingin menggrakkannya.

    • #28 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:13 pm

      dalam kasus kan ini kornea dapat memulihkan dirinya dalam kasus kecelakaan. apakah kornea memiliki suatu zat atau faktor sehingga dia dapat beregenerasi?

    • #29 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 19, 2013 - 5:32 am

      lebih lama usia selnya siapa antara seorang atlet sama orang biasa ?

  15. #30 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 7:16 pm

    yang saya tau mengenai sel mampu melakukan bunuh diri atau tidak itu jawabanya bisa, keluar dari kontek kanker, yang pernah saya denger dari penjelasan bapaknya ketika dalam kandungan terciptanya jari atau selah dalam tubuh kita kan ada karena adanya bunuh diri sel itu

  16. #31 by Inggrit Dea Narulita on January 18, 2013 - 7:17 pm

    Inggrit Dea Narulita
    12613273

  17. #32 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:17 pm

    Test

  18. #33 by robby zainal on January 18, 2013 - 7:18 pm

    setuju sama jawabanya widya, eritrosit ga punya inti sel jadi kromosom ga ada disitu otomatis tubuh kita ga semua punya kromosom

    • #34 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:17 pm

      bro, berarti tubuh kita ga semuanya memiliki DNA dong, kromosom kan disusun atas DNA

      • #35 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:29 pm

        setiap sel itu punya waktu untuk “bunuh diri” yang berbeda2

      • #36 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:55 pm

        gak nyambung budiiii

      • #37 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:59 pm

        salah tempat adiii

  19. #38 by Yasmin Nur Shafa on January 18, 2013 - 7:18 pm

    Yasmin Nur Shafa
    12613228

  20. #39 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 7:19 pm

    nama

  21. #40 by Taufik Setyawan on January 18, 2013 - 7:20 pm

    check

  22. #41 by mitoanimal on January 18, 2013 - 7:20 pm

    12613252
    Imas Arumdhani Aji

  23. #42 by Satria Yoga Rinaldiee on January 18, 2013 - 7:20 pm

    kalau kematian sel itu ada maka brp waktu yg d butuhkan setiap sekali sel itu mati ?
    12613272

    • #43 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:31 pm

      kematian suatu sel dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu
      faktor dari luar yaitu : kadar air, kadar garam, tekanan hidrostatik, pH, temperatur, Udara dan radiasi.
      faktor dari dalam yaitu : Kekurangan protehin sehingga asam nucleus tidak mampu mensentese protein dalam process pembelahan sehingga sel mati, Tidak cukupnya jumlah enzim untuk mengadakan aktifitas katalitik

      • #44 by welda octavianni on January 18, 2013 - 8:56 pm

        jika sel didalm tubuh melakukan bunuh diri , apakah DNA yg di dalm sel juga ikut hancur ?

      • #45 by nur khasanah 12613234 on January 18, 2013 - 9:04 pm

        welda : saat sel melakukan bunuh diri,saat itu jga agen2 selularnya memotong motong DNA serta mencacah oarganel dan komponen sitoplasma lainnya.

    • #46 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 7:43 pm

      Setiap sel tubuh memiliki perbedaanwaktu untuk mengalami kematian sel disebabkan oleh perbedaan metabolismeseluler didalamnya. Pada tubuh terjadi kematian sel demi sel dan kematian secara keseluruhan akan terjadi dalam beberapa jam.

      • #47 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 19, 2013 - 5:27 am

        ada gak perbedaan waktu kematian sel atau metabolismeseluler yang terjadi antara seorang atlit sama org normal biasa ?

  24. #48 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 7:21 pm

    sabda jati nugraha NIM: 12613222

  25. #49 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:22 pm

    Tentu saja sel pada diri kita akan bunuh diri pada waktunya,,
    Prof. Raff, ketua tim riset pada MRC Laboratory for Molecular Cell Biology University College London, menduga, semua sel tubuh sesungguhnya diprogram untuk membunuh dirinya sendiri secara otomatis, kecuali jika ada sel-sel lain yang melarangnya. Agar sebuah sel tetap hidup, ia harus berkomunikasi terus-menerus dengan sel-sel lain. Mekanisme yang sederhana ini menunjukkan, sebuah sel hanya bisa hidup di tempat yang memerlukannya dan selama ia diperlukan. Apabila suatu sel tidak mendapatkan sinyal yang melarangnya untuk bunuh diri, sel itu akan membunuh dirinya sendiri.
    Tubuh kita memang bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh itu akan terbentuk jaringan kanker.

    • #50 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:22 pm

      bro trus apakah sel itu bunuh diri setiap hari?

      • #51 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:31 pm

        Ya, setiap hari ada saja sel dalam tubuh yang tewas bunuh diri. Sekitar 70 miliar sel / hari.

      • #52 by welda octavianni on January 18, 2013 - 8:42 pm

        iyaa, sel di dalm tubuh kita melakukan bunuh diri sejak mulai dari embrio.

      • #53 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:54 pm

        okidoki thanks

    • #54 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 8:31 pm

      berapa lama waktu untuk sebuah sel bunuh diri dan berapa lama tenggang pemulihammya?apakah pada saat tenggang waktu tersebut sel tidak bekerja?tolong dijelaskan bud

  26. #56 by qriosusanto on January 18, 2013 - 7:24 pm

    I’m…

  27. #57 by nur khasanah 12613234 on January 18, 2013 - 7:24 pm

    check

  28. #58 by Yasmin Nur Shafa on January 18, 2013 - 7:24 pm

    sel bisa melakukan “bunuh diri” contohnya pada pertumbuhan jari. kenapa sel tadi “bunuh diri” ? jawabannya : ya kalau sel pertumbuhan jari itu tidak “bunuh diri” maka jari-jari kita akan menjadi sangat panjang tumbuh tak terkendali.

    tapi prinsip “bunuh diri” sel itu tidak berlaku untuk sel kanker. karena sel kanker akan terus menerus berkembang apabila tidak ada yang memberhentikan pertumbuhannya.

    • #59 by Aldy Dhasry (12613225) on January 18, 2013 - 7:42 pm

      mengapa pada pertumbuhan jari sel itu dapat bunuh diri, dan pada sel kanker tidak dapat bunuh diri? bukankah pada dasarnya sama2 sel?

      • #60 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 18, 2013 - 9:04 pm

        definisi kanker itu kan sebenarnya pembelahan sel yang berlebihan ,nah itu terjadi karena mutasi sel ..sedangkan mutasi sel itu sendiri bersifat abnormal

      • #61 by Yasmin Nur Shafa on January 18, 2013 - 9:26 pm

        karena kan hakikatnya itu sel kanker adalah sel yang “bandel” jadi pada saat “diperintah” buat “bunuh diri” mereka malah gamau, mereka terus berkembang semakin lama semakin ganas sampai membuat jaringan aneh pada tubuh kita.

      • #62 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 10:02 pm

        jadi, sel bunuh diri tidak berfungsi dong pada sel kanker? kalau sel kankernya tidak mau diperintahkan untuk bunuh diri?

      • #63 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 19, 2013 - 5:19 am

        ada istilah proses inisiasi pada sel kanker ,nah proses ini adalah kondisi dimana sel sudah tidak mampu lagi untuk membunuh diri ketika mendapat pengaruh dari agen karsinogen sehingga menyebabkan sel-sel tumbuh tak terkendali .. begitu hehe

    • #64 by Taufik Setyawan (12613276) on January 18, 2013 - 7:48 pm

      Taufik Setyawan (12613276)
      saya setuju mengenai tanggapan anda, tetapi setau saya kita mengalami “bunuh diri” sel itu pada saat didalam kandungan, karena awalnya jari kita mempunyai selaput dan mengalami autolisis, sehingga jari-jari kita mempunyai celah. Contoh lain bunuh diri sel adalah kelopak mata kita, jika kita tidak mengalami bunuh diri sel maka mata kelopak mata kita tidak akan bisa membuka.

      • #65 by Aldy Dhasry (12613225) on January 18, 2013 - 8:02 pm

        kenapa sel kanker tidak dapat bunuh diri? kenapa sel pada kelopak mata bisa melakukan bunuh diri? apa mungkin ada suatu zat yg membedakannya, tolong d jelaskan

    • #66 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 7:55 pm

      mau tanya. sel kanker akan terus berkembang? adakah cara yang mampu mendorong sel kanker melakukan bunuh diri? tolong di jelaskan.

      • #67 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:01 pm

        ya sel kanker terus berkembang. karena sel kanker merupakan sel yang tidak patuh pada yang mengatur sel.
        sel kanker bisa melakukan bunuh diri, dengan cara apoptosis, yaitu mekanisme biologi yang merupakan salah satu jenis kematian sel terprogram.

    • #68 by welda octavianni on January 18, 2013 - 8:03 pm

      saya setuju dengan pendpt yasmin. Secara dinamis sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh itu akan terbentuk jaringan kanker.

  29. #69 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:24 pm

    Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula.
    otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

    • #70 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:28 pm

      Apakah jika kita kekurangan oksigen selama 10-20 menit apakah kita masih bisa bertahan hidup?

      • #71 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:34 pm

        menurut saya pribadi, kekuragan sel 10-20 menit memungkinkan terjadinya kematian. Karena menurut teori yang saya dapat di internet, jika sel kekurangan oksigen selama 3-7 menit mengakibatkan kematian sel, dan otomatis kemaian tubuh.

    • #72 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 10:08 pm

      dalam kejadian apa sel dapat kekurangan oksigen?
      bukannya kita bernapas setiap hari?
      terus, dalam waktu 3-7 menit itu sel akan mati secara serempak?
      kalau tidak, bisa kah anda paparkan biasanya sel-sel pada bagian mana yang lebih dulu mati…???

    • #73 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:49 pm

      Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.apabila tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan maka susah untuk bisa bertahan hidup.
      untuk bagian yang pling awal mengalami kematian itu otak, karena kita ketahui bahwa otak itu kan memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja. kalau otak sudah mati, bisa dipastikan sel-sel lain mengalami hal serupa.

  30. #74 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:24 pm

    Budy Wijiyanto
    NIM 12613241

    • #75 by qriosusanto on January 18, 2013 - 7:56 pm

      jika sel kekurangan O2 slama 2,89 menit apakah sel msh normal sprti sedia kala?

    • #77 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:53 pm

      prtanyaanya di baca lagi

    • #79 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:15 pm

      jika sel kekurangan oksigen selama 3-7 menit mengakibatkan kematian sel, dan otomatis kemaian tubuh kata vi…aku tanya kalau misal sel kkrngan O2 di bawah 3 menit sel msh normal sprti sedia kala?

  31. #80 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 7:25 pm

    Achdiani Choiriah
    12613254

  32. #81 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 7:25 pm

    test

  33. #82 by ika octavia on January 18, 2013 - 7:26 pm

    12613283

  34. #83 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 7:26 pm

    dewi nur eka sari
    nim 12613255

  35. #84 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 7:27 pm

    Salah satu sistem di dalam sel tubuh manusia yang mencegah penyebaran sel kanker adalah sel bunuh diri atau biasa disebut apoptosis. Apoptosis terjadi jika DNA sel rusak, atau sel berkembang menjadi tumor, atau gen P53 yang juga dikenal sebagai “gen pencegah kanker” kurang efektif. Meskipun apoptosis mungkin terkesan negatif, sebenarnya peristiwa ini sangat penting, karena dia merintangi penyimpangan berbahaya dan mencegah penyakit diturunkan ke generasi berikutnya. Jika dibandingkan, potensi bahaya yang disebabkan oleh sel kanker bisa merusak sekujur tubuh manusia, sementara kehilangan satu sel lebih dapat diterima. Sel-sel di dalam tubuh manusia yang menyadari bahwa ada penyimpangan dalam struktur mereka sendiri yang mengancam tubuh manusia, memulai kematiannya sendiri untuk memperpanjang kehidupan manusia. Jadi, proses bunuh diri sel tersebut merupakan sebuah kematian untuk kehidupan.

    • #85 by Aldy Dhasry (12613225) on January 18, 2013 - 7:34 pm

      apa yang dimaksud apoptosi dan gen P53?

      • #86 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:39 pm

        apoptosis adalah kematian sel
        P53 adalah gen supresor tumor yang bertindak menghentikan perkembangan tumor.

      • #87 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:40 pm

        apoptosis merupakan mekanisme bunuh diri sel secara terprogram

      • #88 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 7:41 pm

        apoptosi adalah kata lain dari sel bunuh diri. Sedangkan Gen p53 adalah suatu gen supressor tumor yang dikenal sebagai master guardian of the genome dan merupakan unsur utama yang memelihara stabilitas genetik.

      • #89 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 7:46 pm

        apoptosis itu adalah proses kematian sel terprogram (PCD) yang mungkin terjadi dalam organisme multisel

      • #90 by ika octavia on January 18, 2013 - 7:48 pm

        apakah bedanya apoptosis dengan nekrosis,seperti yg kita ketahui nekrosis juga proses kematian sel

      • #91 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:51 pm

        Apoptosis adalah kematian sel per sel, sedangkan nekrosis melibatkan sekelompok sel

      • #92 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 7:54 pm

        sbg tambahan, apoptosis terjadi sebagai respon dari dalam sel, yang mungkin merupakan proses yang fisiologis. Sedangkan nekrosis terjadi karena trauma nonfisiologis.
        lebih jelasnya silakan ke sini http://afie.staff.uns.ac.id/2008/12/25/beda-apoptosis-dan-nekrosis/

      • #93 by welda octavianni on January 18, 2013 - 8:51 pm

        apoptosis merupakan suatu proses yang sudah diprogram untuk kehancuran sendiri sel-sel.

      • #94 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:51 pm

        Gen p53 adalah suatu gen supressor tumor yang dikenal sebagai master guardian of the genome dan merupakan unsur utama yang memelihara stabilitas genetik. (21). Fungsi gen p53 mendeteksi sintesis DNA yang salah atau kerusakan DNA.
        Gen yang produknya mempunyai fungsi penting dalam mengaktivasi cell cycle check point berfungsi memperpanjang waktu tertentu dalam siklus sel untuk memberi kesempatan perbaikan DNA. Gen yang mempunyai fungsi penting dalam cell cycle check points, yaitu p53.
        p53 hanya akan berfungsi baik bila normal. Pada umumnya defek pada p53 adalah point mutation, disfungsi gen p53 dapat terjadi akibat pengikatan p53 oleh onkogen virus. Bila hal ii terjadi maka sebagian besar fungsi p53 terganggu. Proses keganasan (malignansi) dapat terjadi karena perilaku sel yang abnormal akibat adanya mutasi gen. Mutasi gen, dalam hal ini terjadi pada gen p53, karena berikatan dengan onkogen virus seperti EBV.

      • #95 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:53 pm

        Apoptosis adalah suatu kejadian yang dikendalikan atau terpogram secara genetik yang menghasilkan penghilangan sel yang tidak dikehendaki tanpa menyebabkan gangguan pada jaringan.

    • #96 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 7:49 pm

      bagaimana cara kerja dari gen P53 dalam mencegah kanker ?

      • #97 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:02 pm

        Gen yang produknya mempunyai fungsi penting dalam mengaktivasi cell cycle check point berfungsi memperpanjang waktu tertentu dalam siklus sel untuk memberi kesempatan perbaikan DNA. Gen yang mempunyai fungsi penting dalam cell cycle check points, yaitu P53. P53 hanya akan berfungsi baik bila normal. Pada umumnya defek pada P53 adalah point mutation, disfungsi gen P53 dapat terjadi akibat pengikatan p53 oleh onkogen virus. Bila hal ini terjadi maka sebagian besar fungsi P53 terganggu. Proses keganasan (malignansi) dapat terjadi karena perilaku sel yang abnormal akibat adanya mutasi gen. Mutasi gen, dalam hal ini terjadi pada gen P53, karena berikatan dengan onkogen virus seperti EBV.
        Untuk proses secara spesifik saya belum tahu.

      • #98 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:04 pm

        P53 merupakan gen penekan tumor yang mencegah terjadinya kanker. Setelah diteliti, ternyata pada kebanyakan sel kanker gen p53 rusak atau bahkan tidak ada. Dengan memasukkan gen p53 yang normal ke dalam sel kanker, diharapkan sel tersebut akan normal dan sehat kembali.

      • #99 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:13 pm

        Dengan memasukkan gen p53 yang normal ke dalam sel kanker, diharapkan sel tersebut akan normal dan sehat kembali.

      • #100 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 8:15 pm

        untuk vie : bagaimana cara memasukkan gen p53 itu ke dalam sel kanker ?

      • #101 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:21 pm

        saya berusaha menjawab sepengatahuan saja. saya telah menari-cari tapi tidak menemukan jawaban :D

        pemasukan P53 dilakukan denan cara memasukannya ke dalam sel yang terena tumor atau kanker

      • #102 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:47 pm

        jawab pertanyaan ani:

        Sejauh ini pekerjaan menyelipkan langsung sebuah gen ke dalam sel masih belum mungkin. Harus menggunakan jasa perantara (vektor), yaitu virus. Virus memiliki kemampuan lebih untuk mengenali sel tertentu, menembus masuk dan mentransfer material genetik ke dalamnya.

    • #103 by mitoanimal on January 18, 2013 - 8:17 pm

      dimana caranya DNA sel bisa rusak?

      • #104 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:23 pm

        Kerusakan DNA bisa saja terjadi secara tiba-tiba. Penyebabnya juga bermacam-macam, bisa berupa radiasi UV, bahan kimia mutagen, ataupun oksidasi; dan salah satu bentuk kerusakan DNA adalah terpotongnya kedua utas DNA. Hal ini bisa menjadi masalah yang serius karena sel tidak bisa menggunakan DNA yang terpotong-potong seperti itu untuk beraktivitas secara normal. Jika dibiarkan saja, maka hal ini juga bisa menjadi penyebab timbulnya kanker.

      • #105 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 8:57 pm

        Penyebab Kerusakan Sel diantaranya :

        Hypoxic injury
        Berkurangnya oksigen ke jaringan menyebabkan kerusakan jaringan. Kekurangan oksigen ini, disebabkan oleh :
        a. Berkurangnya supply darah (ischemia)
        b. Hipoventilasi
        c. Kelainan jantung dalam memompa darah
        d. Berkurangnya oksigen dalam darah (anemia, adanya karbon monoksida)
        Hipoxia ini mengakibatkan berkurangnya ATP dan terbentuknya derivat oksigen yang merupakan radikal bebas

        Reactive oxygen species and free
        Saat respirasi O2 tidak secara sempurna melalui proses pembakaran. Tetapi, disebabkan oleh radiasi atau obat-obatan seperti sulfa oksigen menjadi O2- yang merupakan radikal bebas. Radikal bebas O2- ini pada akhirnya menyebabkan terbentukny OH- yang merupakan radikal bebas. Dan terjadilah stress oksidatif, dimana terjadi perusakan pada lapisan lipid,protein, dan DNA.

        Chemical Injury
        Obat-obatan dan bahan-bahan kimia adalah agen yang menyebabkan kerusakan sel. Seperti senyawa anorganik,ion-ion, dan senyawa organik. Mekanismenya, yaitu :
        a. Berikatan dengan senyawa dalam tubuh sehingga mengganggu fungsi pada sel.
        b. Merupakan senyawa yang membahayakan sel,yaitu racun.

    • #106 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 8:58 pm

      bagaimana cara suatu sistem di dalam tubuh kita dapat mengidentifikasi suatu sel adalah sel kanker, sehingga apoptosis dapat melaksanakan perannya dengan baik? sedangkan pernah dibahas sebelumnya sulit bagi sistem dalam tubuh kita membedakan selnormal dan sel kanker.

    • #107 by Deasy Wulan Dwiratna on January 18, 2013 - 9:50 pm

      apoptosis merupakan mekanisme bunuh diri sel secara terprogram, bisa dijelaskan terprogramnya itu seperti apa ?
      “apoptosis terjadi sebagai respon dari dalam sel, yang mungkin merupakan proses yang fisiologis. Sedangkan nekrosis terjadi karena trauma nonfisiologis.” bisa dijelaskan respon dan proses fisiologis non fifiologis yang bagaimana ?

  36. #108 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:27 pm

    apa yang dapat memberhentikan sel kanker?
    apa penyebab sel kanker terus berkembang?

    • #109 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:32 pm

      setau saya belum ada obat yang dpt menghentikan sel kanker tp kalo obat untuk menhambatnya sudah ada, contohnya dengan kemoterapi

      • #110 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:36 pm

        sepengetahuan saya,obat herbal juga ada yang bisa untuk pengobatan kanker. misalnya PACE

        trus apa yang menyebabkan sel kanker terus berkembang?

      • #111 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 7:55 pm

        apakah obat tersebut sama pengaruhnya pada kanker apapun? tidak ada perbedaan antara pengobatan kanker kulit, kanker darah, kanker otak, dan lainnya?

      • #112 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:02 pm

        Broo….. ada yg lebih ampuh untuk mmbunuh sel kanker d banding kan kemoterapi….yaitu Lemon atau Citrus mempunyai khasiat dan manfaat untuk membunuh sel kanker dan 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh laboratorium, bahwa manfaat buah lemon untuk kanker dan tertarik untuk membuat versi sintetis yang akan membuat keuntungan besar untuk mengurangi risiko penyakit kanker. Selain itu fungsi jeruk lemon bisa mengefektifkan kerja zat antioksidan yang bernama catechin dalam teh hijau. Catechin ini bisa melemah, bahkan hilang saat sampai di usus. Bisa dikatakan 80% catechin dalam teh hijau tidak terserap oleh tubuh.

        Manfaat Lemon untuk kanker Sumber informasi Manfaat Lemon untuk kanker berasal dari salah satu produsen obat terbesar di dunia, mengatakan bahwa setelah lebih dari 20 tes laboratorium sejak tahun 1970, mengungkapkan bahwa: Manfaat Lemon bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon , payudara, prostat, paru-paru dan pankreas. Senyawa pohon ini menunjukkan 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi biasanya digunakan di dunia, memperlambat pertumbuhan sel kanker. jenis terapi dengan ekstrak lemon hanya menghancurkan sel-sel kanker ganas dan tdk mempengaruhi sel-sel sehat. Institute of Health Sciences, 819 N. L.L.C. Cause Street, Baltimore, MD1201

      • #113 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 8:06 pm

        ada berbagai jenis obat herbal yang dapat di manfaatkan untuk mematikan kanker. contohnya : kanker darah . bisa menggunakan daun sirsak yang mengandung acetogenins . dalam berbagai penelitian yang dilalakukan, acetogenins memiliki daya kerja 10.000 kali lipat untuk menghabat permbuhan kanker dibandingkan kemotrapi

      • #114 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:07 pm

        untuk saudara qrisus, bagaimana proses kerja lemon dalam menyembuhkan sel kanker? baru denger aku :D

      • #115 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:10 pm

        Qrisus gmna ya mekanisme lemon membunuh sel kanker ganas dan tidak menyerang sel yang lain, apakah lemon punya hal khusus yang hanya mendeteksi sel kanker ganas?

      • #116 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:07 pm

        @vie ehem *tersungging*
        saat ini obat yg paling efektif dan beresiko adalah kemoterapi

      • #117 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 18, 2013 - 9:15 pm

        banyak kok obat herbal yang d sudah d temukan untuk pencegahan sel kanker . Tapi gak terlalu tau apakah obat herbal itu sebatas untuk pencegahan atau dapat menghilangkan atau mematikan sel kankernya dlm tubuh kita .

    • #118 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:35 pm

      Kerusakan sel tidak dapat diperbaiki oleh tubuh seperti yang seharusnya, sebuah pemacu dapat mempercepat pembelahan sel sehingga membentuk tumor. Jika tumor itu jinak, tumbuhnya lambat dan tetap berada pada tempat terbentuknya. Jika tumor itu ganas, tumbuhnya cepat dan dapat mengalami metastasis membentuk tumor baru di tempat lain.
      Sel-sel metastasis kadang-kadang dihentikan oleh sistem kekebalan tubuh. Ketika sel tumor lepas dan memasuki peredaran darah, sel tersebut akan dihancurkan oleh sel darah putih.
      Jika sistem kekebalan tubuh tidak dapat menghentikan metastasis, sel-sel kanker yang lepas memasuki pembuluh darah dan pembuluh limfe. Selanjutnya, sel tersebut dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh dan akhirnya menemukan tempat baru untuk memperbanyak diri.

      • #119 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:45 pm

        sistem kekebalan tubuh yang seperti apakah yang dapat menghambat pertumbuhan sel? bukankah selama ini belum ada obat yang benar-benar ampuh untuk menyembuhkan kanker?

      • #120 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:57 pm

        Sebelum kanker masuk ke stadium yang lebih akut kanker msih dapat dilawan oleh sistem kekebalan yang ada, akan tetapi biasanya kanker dalam dalam tubuh baru diketahui pada saat kanker sudah mulai ganas, hal ini mengindikasikan bahwa keterlambatan pengobatan, , ,

      • #121 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:16 pm

        sistem kekebalan yang seperti apakah itu??

    • #122 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:44 pm

      sel kanker terus berkembang karena sifatnya yang akan terus membelah secara tidak terkendali sehingga dapat menyebar keseluruh tubuh dan juga sel kanker dapat merusak sel-sel imun dalam tubuh

      • #123 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:26 pm

        berarti sel kanker menular ke sel-sel yang lain?
        setauku sel kanker tidak menular, tetapi makin berkembang.

      • #124 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:02 pm

        apa yg mnyebabkan kanker itu terus berkembang?

      • #125 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 9:02 pm

        ga menular, cuma menyebar dan merusak sel yang lainnya

      • #126 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:23 pm

        Kanker terus berkembang lambat laun, jika terkena berlebihan paparan karsinogen, maka akan mendorong sel kanker tumbuh semakin cepat.

      • #127 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 19, 2013 - 5:14 am

        untuk vie :
        sel kanker bukannya menular ,maksudnya sel kanker yg tumbuh itu berkembang kemudian mempengaruhi sel lain dalam tubuh..knpa berkembang ?karena sel kanker itu itu sndiri mempunyai kemampuan menghasilkan sel darah yang menjadi perantara asupan makanan untuk sel kanker itu sendiri (dirinya sendiri )

    • #128 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 7:50 pm

      menambahi jawaban Budi Wijiyanto: setau saya kemoterapi itu menghambat pertumbuhan sel kanker dengan menghambat proses mitosis/replikasinya. kemo juga mungkin sekali akan menghambat proses mitosis sel lain misalnya sel pertumbuhan rambut, itulah kenapa salah satu efek kemo adalah kerontokan rambut

    • #129 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:14 pm

      seperti yg waktu dijelaskan Pak Hady , sel kanker itu memunyai sikap yg sama seperti sel-sel yang lainnya, sehinga sel kanker tersebut dianggap bukan merupakan sel yang “jahat” , bahkan sel kanker tersebutpun mendapatkan asupan makanan, sehingga dia dapat berkembang dengan cepat

    • #130 by welda octavianni on January 18, 2013 - 9:04 pm

      setau saya obat herbal itu lebih evektif untuk mengobati kanker dan Berbagai jenis tanaman obat yang dikenal sebagai obat kanker antara lain : keladi tikus, mahkota dewa, temu putih, benalu teh, buah merah, dll

      Peran utama tanaman obat ini adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh selain untuk melokalisir sel-sel kanker sehingga tidak menyebar dan lebih mudah diangkat. Karena sifatnya herbal dan bukan kimia, maka obat kanker alami ini memiliki keunggulan yaitu tidak menimbulkan kerusakan pada jaringan tubuh yang sehat serta relatif aman dikonsumsi (bahkan dalam jangka panjang).

  37. #131 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:27 pm

    menjawab pertanyaan satria yoga
    kalau kematian sel itu ada maka brp waktu yg d butuhkan setiap sekali sel itu mati ?
    kematian suatu sel dapat terjadi karena beberapa faktor, yaitu
    faktor dari luar yaitu : kadar air, kadar garam, tekanan hidrostatik, pH, temperatur, Udara dan radiasi.
    faktor dari dalam yaitu : Kekurangan protehin sehingga asam nucleus tidak mampu mensentese protein dalam process pembelahan sehingga sel mati, Tidak cukupnya jumlah enzim untuk mengadakan aktifitas katalitik

  38. #132 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 7:27 pm

    kalau bicara tentang kromosom berarti kita berbicara tentang reproduksi, Pada manusia jumlah kromosomnya ada 46 buah yang berasal dari induk betina dan induk jantan, berarti terdiri dari 22 kromosom tubuh (ganosom) dan ada 2 kromosom kelamin (autosom). Dari hasil penelitian diketahui bahwa kromosom manusia yang diteliti berasal dari kromosom laki-laki, karena kromosom kelaminnya XY. Pada kromosom manusia semua berbentuk metasentris, kromosom kelaminnya berada pada ukuran besar kedua dan ketiga. Pada kromosom manusia dibedakan kedalam 7 kelompok kromosom berdasarkanbentuk dan ukuran panjangnya.

    • #133 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:30 pm

      gimana bentuk metasentris itu?

      • #134 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 7:38 pm

        bentuknya seperti kromosom yang memiliki sentromer di bagian tengah (median), sehingga kromosom terbagi atas 2 lengan yang sama panjang. Pada saat anafase, kromosom metasentris akan tampak berbentuk seperti huruf V apabila kromosom membengkok pada lekukan primer.

  39. #135 by welda octavianni on January 18, 2013 - 7:28 pm

    welda octavianni
    12613249

  40. #136 by robby zainal on January 18, 2013 - 7:28 pm

    ko komenya ga semua muncul ya?

    • #137 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:29 pm

      di reload rob

    • #138 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:43 pm

      faktor apa yg mnyebabkan komen.a ga muncul?

  41. #139 by mitoanimal on January 18, 2013 - 7:29 pm

    puput andi apsari 12613253 yongsunie95@yahoo.co.id

    1. Iya. Setiap sel itu pasti mengandung kromosom. didalam kromosom mengandung potongan DNA yang akan menentukan sifat sel.
    2. Reproduksi sel dibagi menjadi 2 yaitu Pembelahan Mitosis dan Pembelahan Meiosis. Pembelahan Mitosis adalah peristiwa pembelahan sel yang terjadi pada sel-sel somatis .Sedangkan Pembelahan Meiosis, terjadi pada sel-sel germinal (gamet).
    3. Setiap sel mempunyai umur yang berbeda- beda. Contohnya Sel darah merah . sel darah merah akan memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya. Sedangkan Sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2-4 minggu.
    4. Saya masih bingung.. yang saya tau semua sel pasti akan melakukan bunuh diri untuk diperbaharui dengan sel yang baru..

    • #140 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 7:54 pm

      benar bahwa sel mengalami kematian, yang disebut apoptosis. dengan menghentikan pertumbuhan sel tertentu, contohnya seperti yang dijelaskan pak Hady dulu tentang celah2 jari kita.

  42. #141 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 7:29 pm

    mnurut saya, tidak semua sel mengandung kromosom…
    kromosom hanya ada pada sel kelamin kita, yaitu di dalam DNA….

    • #142 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:37 pm

      jika kromosom hanya terdapat pada sel kelamin. Lalu apa isi dari sel-sel somatis? selain sel kelamin?

      • #143 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 8:07 pm

        setau saya sel somatis adalah setiap sel di tubuh selain gamet (telur atau sperma),

    • #144 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:48 pm

      iya setuju dengan vie, kalo memang kromosom hanya ada pada sel kelamin trs gmna dengan sel-sel tubuh kita yang lain?

    • #145 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:00 pm

      betul. sel darah merah kan gak memiliki nukleus, jadi otomatis juga tidak memiliki kromosom

      • #146 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:18 pm

        ternyata sel darah merah itu memiliki kromosom , Pada awalnya eritrosit mempunyai inti, kemudian inti lenyap dan hemoglobin terbentuk

      • #147 by Triyono (12613257) on January 18, 2013 - 9:00 pm

        sepertinya kromosom itu ada pada sel yang memiliki nukleus

  43. #148 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 7:31 pm

    Martha Bitika Putri 12613229
    sel-sel dalam tubuh dapat mengalami kematian yang terpogram yang berguna untuk mengendalikan populasi sel dalam tubuh untuk mencegah munculnya tumor atau kanker. proses kematian sel yang tidak terkendali sehingga menyebabkan penumpukan sel, sel yang tertumpuk banyak dan populasi yang berlebihan akan membuat sel membentuk jaringan baru. sel-sel ini bisa dikenali atau dianggap asing. sel yang dianggap dikenali oleh sel tubuh normal, akan membiarkan sel-sel yang berbeda itu tetap mendapatkan perlakuan yang sama dengan sel normal, dan sel yang dianggap asing itu, akan mendaptkan perlawanan dari sel-sel normal kita. hingga terjadinya perlawanan, perlawanan yang dilakukan itu akan menyebabkan banyak sel yang bertumpuk di tempat sel asing tersebut tumbuh dan menjadi sel kanker.

    • #149 by Triyono (12613257) on January 18, 2013 - 9:04 pm

      apakah ada sel di tubuh kita yang tidak mengalami kematian (regenerasi)…?

      • #150 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 9:31 pm

        Organ tubuh memiliki kemampuan yang luar biasa untuk beregenerasi (memulihkan diri). Berikut ini adalah penjelasan regenerasi beberapa organ vital beserta kemampuannya untuk meregenerasi dirinya.

        Hati: 5 bulan

        Regenerasi hati tergolong cepat berkat kapasitas sel darah yang diterimanya. Tahukah Anda bahwa sebenarnya sel-sel hati secara teratur memperbaiki diri dalam 150 hari, tak terkecuali pada pecandu alkohol. Hebatnya, jika 70 persen hati seseorang dipotong, organ ini memiliki kemampuan kembali ke ukuran normal hampir 90 persen hanya dalam tempo 2 bulan. Namun, hati mereka yang menderita kasus sirosis tidak memiliki kemampuan untuk beregenerasi.

        Otak: tidak regenerasi

        Hanya beberapa sel dalam otak yang bisa beregenerasi selama manusia hidup. Saat lahir, manusia memiliki 100 miliar sel otak yang sebagian besar tidak akan memulihkan diri.

        Jantung: 20 tahun

        Studi yang dilakukan oleh New York Medical College menunjukkan bahwa ada sel-sel induk jantung yang dapat membantu hati untuk beregenerasi secara terus-menerus. Sel-sel ini berganti 3 hingga 4 kali selama manusia hidup.

        Paru-paru: 2-3 minggu

        Sel-sel di paru-paru beregenerasi dalam jangka waktu yang berbeda. Permukaan sel paru-paru diperbarui tiap 2-3 minggu. Dan bagian dalam paru-paru diperbaiki dalam waktu 1 tahun.

        Lidah: 10 hari

        Lidah dilengkapi dengan sekitar 9.000 sel perasa dan diperbarui tiap 10 hari atau maksimal 2 minggu. Namun, sel lidah bisa rusak karena infeksi atau panas dan asap rokok sehingga pertumbuhan sel pun tidak maksimal dan membuat lidah tidak sensitif.

        Mata: tidak beregenerasi

        Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak banyak berubah sepanjang hidup. Satu-satunya komponen dari mata yang beregenerasi secara terus-menerus adalah kornea. Dalam kasus kecelakaan, kornea dapat memulihkan dirinya dalam waktu 24 jam.

        Kulit: 2-4 minggu

        Sel-sel pada permukaan kulit memperbarui diri setiap 2-4 minggu. Tujuannya adalah untuk melindungi tubuh dari ransangan eksternal seperti cedera dan polusi.

        Tulang: 10 tahun

        Kerangka manusia terus memperbarui diri dengan siklus selama 10 tahun.

        Usus: 2-3 hari

        Usus adalah bagian yang paling sering terpapar bahan kimia, seperti asam korosif. Hebatnya, usus mampu membarui diri dalam waktu 2-3 hari.

        Sel darah merah: 10 bulan

        Sebagai sistem transportasi vital tubuh, sel darah merah memperbarui diri setiap 4 bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksi sel darah merah.

        Mengetahui kemampuan regenerasi dari organ-organ vial di dalam tubuh kita sungguh menunjukkan bahwa Allah itu memang luar biasa dalam menciptakan manusia.

  44. #151 by Kelompok Lima on January 18, 2013 - 7:31 pm

    FENYSIA WIDYA NOVITASARI
    12613258

  45. #152 by 12613246 on January 18, 2013 - 7:32 pm

    reproduksi sel berbeda-beda, tergantung jenis selnya.
    sel terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sel eukariotik dan sel prokariotik. Reproduksi atau pembelahan kedua sel ini berbeda dikarenakan strukturnya juga berbeda.
    sel eukariotik membelah secara mitosis dan meiosis. Pembelahan mitosis yaitu proses pembelahan sel yang menyebabkan produksi 2 sel dari 1 sel tunggal dan menghasilkan sel anak yang identik satu sama lainnya yang terjadi pada sel somatik dan pembelahan meiosis adalah pembelahan sel diploid menjadi 4 sel anakan. sedangkan pada prokariotik mengalami pembelahan amitosis . Amitosis adalah pembelahan inti secara langsung diikuti dengan pembelahan sitoplasma tanpa melibatkan kromosom. Pada prokariotik pembelahan sel berlangsung secara sederhana yang meliputi proses pertumbuhan sel, duplikasi materi genetic, pembagian kromosom, dan pembelahan sitoplasma yang didahului dengan pembentukan dinding sel baru.

  46. #153 by 12613285 on January 18, 2013 - 7:32 pm

    iya bener, semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom. Karena kromosom terletak di dlm inti sel., sedangkan tiap sel itu memiliki inti.

    • #154 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:06 pm

      tidak semua sel memiliki inti, contohnya eritrosit (sel darah merah)

  47. #156 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 7:33 pm

    pertanyaan buat puput andi apsari 12613253 : apakah pada sel otak mempunyai kromosom? jelaskan!

    • #157 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:43 pm

      sel otak mempunyai kromosom. Kromosom terdapat dalam inti sel berupa benang-benang tipis yang disebut kromatin
      Dalam kromosom terdapat gen. Gen merupakan unit pembawa informasi genetik

  48. #158 by salichami on January 18, 2013 - 7:33 pm

    Mursidha Rakhmi Salicha 12613251

  49. #159 by Laili Apriani (12613230) on January 18, 2013 - 7:34 pm

    Menurut saya, tidak semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom, karena masih ada sel-sel tertentu yang tidak memiliki inti sel, sedangkan kromosom itu terdapat dalam inti sel…

    • #160 by Inggrit Dea Narulita (12613273) on January 18, 2013 - 8:07 pm

      kalau menurut saya semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom karena kromosom tersusun atas DNA yang berkondensasi bersama protein histon di dalam inti sel, membentuk struktur bernama nukleosom. Dan pada manusia memiliki 46 kromosom dan yang 44 buah merupakan autosom (kromosom tubuh)

      • #161 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 8:13 pm

        Martha Bitika Putri 1261329
        tidak semua sel mempunyai kromosom, sel darah merah (eritrosit) tidak memiliki DNA

      • #162 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 9:14 pm

        iya, saya setuju dengan martha
        DNA tersusun dari kromosom-kromosom, sel darah merah tidak memiliki DNA, sehingga pada sel darah merah tidak terdapat kromosom

    • #163 by welda octavianni on January 18, 2013 - 8:34 pm

      menurt saya semua sel dalam tubuh kita terdapat kromosom, karena di dalam kromosom itu terdapat DNA .

  50. #164 by mitoanimal on January 18, 2013 - 7:34 pm

    rizki nurul fajria (12613248 )
    test

  51. #165 by Kelompok Lima on January 18, 2013 - 7:34 pm

    aya shaufia itsnayain (12613262)

  52. #166 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 7:35 pm

    menjawab pertanyaan vie hadmi maharani
    Setiap orang ada sel kanker dalam tubuh. Sel kanker ini tidak muncul, kecuali sel-sel tersebut berkembang bermilyar-milyar. untuk membunuh sel kanker tersebut dengan menggunakan kemotrapi, Kemoterapi membunuh sel kanker yang berkembang dengan cepat dan juga merusak sel-sel yang sehat dalam tulang sumsum, sistem usus besar dll, dan juga dapat merusak organ-organ dalam tubuh seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dll. perawatan awalnya adalah dengan radiasi dan kemotrapi itu tersebut mengurangi ukuran tumor juga. tetapi dalam jngka panjang tidak menghasilkan lebih kehancuran tersebut, jika terlalu banyak terkena radiasi, tubuh terlalu terbebani dengan racun akibat kemoterapi dan radiasi maka sistim kekebalan tubuh tidak dapat berkompromi karena rusak, sehingga penderita tersebut mengalami beragam infeksi dan komplikasi penyakit-penyakit lain.

    • #167 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 7:49 pm

      berarti kemoterapi membahayakan jiwa manusia? Tetapi kenapa kemoterapi masih digunakan dalam dunia medis?

      • #168 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 7:56 pm

        berbahaya bagi manusia jika dilakukan dengan cara terus menerus, biasanya kemotrapi dilakukan hanya sampai sembuh kankernya tersebut.

      • #169 by anita oktavia on January 18, 2013 - 7:58 pm

        karena kemoterapi masih menjadi alternatif memberi harapan hidup pada pasien,

      • #170 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:03 pm

        kemoterapi memang berbahaya bagi jiwa manusia, tapi tanpa kemoterapi sebuah sel kanker akan terus berkembang sehingga lebih membahayakan bagi manusia, kemoterapi lebih masih digunakan di dunia medis karna sampai sekarang belum ada obat yang ditemukan untuk menghentikan/membuat mati sel kanker tersebut sehingga kemoterapi masih dgunakan sampai sekarang

      • #171 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 8:07 pm

        setuju sama kalian semua. berarti kemotrapi hanya pemberi harapan begitu anita? terimakasih atas semua masukannya teman2..

      • #172 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:08 pm

        dan sebenarnya dilihat dari banyaknya efek samping yang ditimbulkan, kemo sebenarnya hanya memperpanjang angka harapan hidup pasien..

      • #173 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 8:41 pm

        dengan kemoterapi angka harapan hidup menjadi lebih panjang, itulah mengapa walaupun beresiko, kemoterapi tetap digunakan sebagai penghancur sel kanker

    • #174 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:57 pm

      Kemoterapi memang menyebabkan efek samping pada tubuh penggunanya, salah satunya tubuh akan terasa lemas, namun kemoterapi tetap digunakan karena dapat menghambat pertumbuhan sel kanker

      • #175 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:09 pm

        apakah kemoterapi dapat di gunakan untuk smua stadium pd kanker???

      • #176 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:14 pm

        setau saya jika sel kanker itu masuk dalam kategori ganas, setelah diangkat bagian yang ada sel kankernya, maka akan dilakukan kemoterapi untuk manghambat pertumbuhan sel kanker baru dan diharapkan dapat membersihkan sisa sel kanker semula, namun juga tergantung kondisi fisik pasien, karena kemoterapi memilki efek samping

      • #177 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 18, 2013 - 8:36 pm

        misalnya kita lagi menjalani kemoterapi , nah proses replikasi DNA dalam tubuh kita terganggu gak ?kan kemoterapi ada yg jangka panjang tuh

      • #178 by mitoanimal on January 18, 2013 - 8:37 pm

        kenapa kemoterapi bisa membuat rambut rontok????

      • #179 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 9:03 pm

        Target operasi kemoterapi adalah setiap sel dalam tubuh yang tumbuh dan membelah diri dengan cepat.

        Sel yang tumbuh dengan cepat tak terkendali merupakan ciri-ciri sel kanker. Sel kanker membelah dengan cepat melampaui kecepatan sel-sel tubuh normal.

        Pada masa pertumbuhan, sel-sel terus membelah sehingga tubuh menjadi tumbuh dan berkembang. Setelah masa dewasa, sebagian besar aktivitas pembelahan sel akan menurun.

        Namun, beberapa sel tubuh, seperti sel rambut terus tumbuh dan membelah dengan laju yang cepat untuk mengiringi kematian atau kerontokan rambut.

        Secara tidak sengaja, reaksi kemoterapi lantas memengaruhi sel rambut dan membuatnya menjadi rontok.

        Pertumbuhan rambut dimulai di daerah folikel rambut yang disebut matriks rambut. Di daerah ini, sel-sel epitel secara konstan membelah untuk memproduksi rambut.

        Sel-sel epitel adalah salah satu jenis sel yang tumbuh paling cepat. Ketika memasuki sistem tubuh, obat kemoterapi tidak bisa membedakan antara sel kanker dan sel tubuh yang sehat.

        Satu-satunya indikator bagi kemoterapi adalah seberapa cepat sel membelah. Karena itu, obat kemoterapi tidak hanya menyerang sel kanker, tetapi juga menyerang sel-sel epitel rambut.

        Kondisi inilah yang lantas memicu kerontokan rambut pada orang-orang yang melakukan kemoterapi.

      • #180 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 9:05 pm

        karena saat melakukan kemoterapi tidak hanya sel kanker yang dibunuh, melainkan juga sel-sel normal yang sehat.

      • #181 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 9:05 pm

        fakhri aulia rahman 12613227 : budi,, kan salah satu efek dari kemoterapi itu membuaat hampir semua rmbut dan bulu yang di tubuh kita rontok,. pertanyaannya,. : Apakah mungkin rambut dan bulu tersebut tumbuh kembali,… ?

    • #182 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 8:54 pm

      apakah tindakan pengobatan kemotrapi berbeda” untuk penderita kanker ? misalnya sesuai staidum nya atau tingkat keganasan kanker itu? jika iya tolong jelaskan macam” kemotrapi yang diterapkan

      • #183 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 9:06 pm

        mungkin berbeda sesuai dengan stadiumnya, akan semakin intensif jika satdium kanker tinggi namun juga mempertimbangkan kondisi fisik penderita

      • #184 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:19 pm

        “Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api neraka”. (HR. Al-Bazzar, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Silsilah al Hadiits ash Shohihah no. 1821). apa lagi kena kanker akan lbh di jauhkan

      • #185 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 19, 2013 - 5:43 am

        iya klo kemo antara kanker ganas sama yg biasa sepertinya berbeda ..tapi klo untuk perbedaan jenis sel kanker gimana ya ?misal kanker tulang dan kanker otak .. selama inikan kemo d lakukan pd kanker otak ..atau mungkin ada cara pengobatan lain pd kanker tulang ?

  53. #186 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 7:35 pm

    setuju dengan aldy dhasry usia sel dalam tubuh memang berbeda-beda karena siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri.Saya tambahkan contohnya :
    A.Sel Paru paru : Permukaan sel paru paru membutuhkan waktu 2 3 minggu untuk beregenerasi, sedangkan bagian dalamnya membutuhkan waktu satu tahun.
    B.Sel Hati :Hati dapat meregenerasi diri dalam waktu 150 hari. Bahkan, jika 70% hati seseorang dipotong, hati mampu kembali ke ukuran normal sampai dengan 90% dalam waktu dua bulan. Namun, jika sudah sangat rusak parah, hati tidak mampu lagi memperbaiki dirinya.
    Sel darah merah memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya.
    C.Sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2 4 minggu.
    D.Jantung membutuhkan waktu yang panjang untuk memperbaiki diri. Seumur hidup jantung hanya mampu meregenerasi sebanyak 34 kali.
    E.Tulang membutuhkan waktu 10 tahun. Lebih singkat dibandingkan dengan jantung.

    Kita dapat mengetahui berapa usia sel melalui alat Body Fat Meter (BFM).

  54. #187 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 7:35 pm

    faktor apa saja yang mempengaruhi pembelahan sel? mengapa umur setiap sel itu berbeda- beda?

    • #188 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 8:15 pm

      * Penempelan (sel bertumpu): sel membelah setelah sel bertumpu/menempel
      * Kerapatan sel: sel berhenti membelah setelah seluruh permukaan dilipisi satu lapis sel
      * Faktor pertumbuhan (growth factors): walau seluruh permukaan telah penuh sel, bila ditambahi faktor pertumbuhan sel maka pembelahan sel berlangsung mengakibatkan penumpukan sel

  55. #189 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 7:36 pm

    12613233
    tidak semua sel terdapat kromosom karena seperti yang kita ketahui bahwa eritrosit tidak memiliki inti sel.

  56. #190 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 7:38 pm

    dung selain radiasi kemo kan kalo itu punya dampak lain nanti kedepanya semisal semakin ganas, ada cari lain ga biar sel kanker itu bener-bener mati?

    • #191 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 8:01 pm

      kalo memurutku rob, dengan pengobatan menaun, misalnya dikasi obat terus menerus selama berbulan2, kalo nggak dengan cara terapi, maaf jika kurang memuaskan

      • #192 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:05 pm

        apa bedanya pngbatan menaun dng terapi??

    • #193 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:03 pm

      bisa dengan beralih ke pengobatan alernatif misalnya ,
      itemukannya tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker

      • #194 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 8:08 pm

        bisa apa gin?? baru tau aku.. makasih infonya ya

      • #195 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:28 pm

        bisa menghentikan dan mengbati ,
        Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.
        Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,”jelas Patoppoi.
        Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker.

      • #196 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 9:15 pm

        bener tuh, sekarang udah bnyak pengobatan alternatif untuk kanker, misalnya daun sirsak,keladi tikus,srang semut, temu putih dan sebagainya

      • #197 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 9:18 pm

        sarang semut bisa di? gmna mekanismenya? kalo sarang laba-laba? :D

      • #198 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 9:19 pm

        mba bro, kira” kalo pengobatan alternatif itu ada ga efek smpingnya?

      • #199 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 9:20 pm

        wak sorry bro, mekanismenya saya kurang tau, nnti saya coba untuk mencarinya… klo sarang laba” sih, kalo kankernya nyerang spiderman…hehehe nanti saya coba untuk mencarinya

      • #200 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 9:55 pm

        setahuku ,,
        ada ,
        itupun tergantung dengan kondisi pasien ,, terlebih apalagi jikalau pasien mengkonsumsi obat dari dokter juga . tentunya akan berefek,,

    • #201 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 8:23 pm

      ada berbagai bahan herbal yang bisa digunakan tanpa efek samping, contohnya untuk mengobati kanker kanker darah . bisa menggunakan daun sirsak , malah yaa.. kandungan dalam daun sirsak 10.000 kali lipat untuk menghabat permbuhan kanker dibandingkan kemotrapi.

  57. #202 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 7:38 pm

    asniar
    nim: 12613238

  58. #203 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 7:38 pm

    Setiap sel dalam tubuh mengandung kromosom. kromosom merupakan struktur di dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri dari satu molekul DNA, sementara sel disusun atas DNA, oleh karena itu disetiap sel terdapat kromosom.

    • #204 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 7:43 pm

      menurut saya, kromosom hanya terdapat dalam sel yang mengandung inti sel. jadi, tidak semua sel mengandung kromosom, contoh nya eritrosit

      • #205 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:12 pm

        trombosit juga gak memiliki nukleus

  59. #206 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 7:39 pm

    Hasna’ Putri Anindita / 12613264

  60. #207 by mitoanimal on January 18, 2013 - 7:41 pm

    ada yang bisa jelasin lagi tentang sel yang bunuh diri???? saya lupa… cttan saya menghilang.. yang menyebabkan sel itu bunuh diri itu apa ya????

    • #208 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 7:48 pm

      Apoptosis atau selbunuh diri terjadi kalau DNA sel rusak, atau sel berkembang menjadi tumor, atau gen P53 yang juga dikenal sebagai “gen pencegah kanker” kurang efektif. Intinya, kalo si sel sendiri udh ngerasa kalo dia “kelainan” atau sudah jd ancaman bagi tubuh, dia bakal bunuh diri.

  61. #209 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 7:41 pm

    12613233
    Faktor-faktor yang mempengaruhi pembelahan sel
    1. Penempelan (sel bertumpu): sel membelah setelah sel bertumpu/menempel
    2. Kerapatan sel: sel berhenti membelah setelah seluruh permukaan dilipisi satu lapis sel
    3. Faktor pertumbuhan (growth factors): walau seluruh permukaan telah penuh sel, bila ditambahi faktor pertumbuhan sel maka pembelahan sel berlangsung mengakibatkan penumpukan sel

    • #210 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 7:53 pm

      Nah, ini kan faktor internal semua.. Apakah ada faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembelahan sel, misalnya asupan nutrisi atau faktor lingkungan?

      • #211 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 7:58 pm

        asupan nitrisi juga berpengaruh pada pembelahan sel…
        karena dalam pembelahan sel memerlukan protein, dan tubuh kita tidak bisa menciptakan protein sendiri, tergantung dari apa yang kita makan sehari-hari….

      • #212 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:09 pm

        setuju jawaban jati

  62. #213 by Agnia Widya on January 18, 2013 - 7:43 pm

    Agnia Widyastuti Alfa Hadiyana 12613243

  63. #214 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 7:44 pm

    Ani Khotul Faizah
    12613263

  64. #215 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 7:46 pm

    setuju dengan Annur riska eka putri A.Z dan Aldy dhasry
    Usia organ tubuh tidak selalu sama dengan usia tubuh manusia. Hal ini disebabkan siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri.
    Sel pada Usus = melakukan regenerasi selnya setiap 2 3 hari. Usus merupakan organ tubuh yang paling cepat memperbaiki diri karena paling sering terpapar bahan kimia.
    Sel pada Lidah = membutuhkan waktu 10 14 hari untuk memperbarui 9.000 sel perasanya.
    Sel pada Paru paru = Permukaan sel paru paru membutuhkan waktu 2 3 minggu untuk beregenerasi, sedangkan bagian dalamnya membutuhkan waktu satu tahun.
    Sel pada Hati = dapat meregenerasi diri dalam waktu 150 hari. Bahkan, jika 70% hati seseorang dipotong, hati mampu kembali ke ukuran normal sampai dengan 90% dalam waktu dua bulan. Namun, jika sudah sangat rusak parah, hati tidak mampu lagi memperbaiki dirinya.
    Sel darah merah = memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya.
    Sel-sel kulit = memperbarui diri setiap 2 4 minggu.
    Sel pada Jantung = membutuhkan waktu yang panjang untuk memperbaiki diri. Seumur hidup jantung hanya mampu meregenerasi sebanyak 34 kali.
    Sel Tulang = membutuhkan waktu 10 tahun. Lebih singkat dibandingkan dengan jantung.
    Sel Otak dan mata = tidak mampu meregenerasi sel selnya. Hanya kornea yang mampu meregenarasi dirinya dalam waktu 24 jam.

    Untuk mengetahui berapa usia sel melalui alat Body Fat Meter (BFM).

  65. #216 by Kelompok Lima on January 18, 2013 - 7:46 pm

    (126132620

    • #217 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:06 pm

      kenapa sel sel otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya..padahal jantung aja bisaaa????

      • #218 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:14 pm

        Otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya. Hanya kornea yang mampu meregenarasi dirinya dalam waktu 24 jam.

  66. #219 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 7:46 pm

    bahas nomer 1, masalah kromosom, yang apa ada kromosom di sel darah merah, itu ternyata ada, jadi ketika kita ambil darah misal diambil sampel sel darahnya itu yang diambil leukosit sama eritrosit muda nah dieritrosit muda itu ada inti sel disekitaran medula oblongata berarti di darah ada kromosomnya, ini menurutku, menurutmu?

    • #220 by 12613285 on January 18, 2013 - 8:00 pm

      iya bener , yang gak ada inti selnya itu sel darah merah yang uda tua. Jadi sel darah merah yang udah tua menggantungkan fungsi selnya itu sma protein2 yang terkandung di dalamnya , misal hemoglobin

      • #221 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 8:14 pm

        ooo,, jadi intinya Pada awalnya eritrosit mempunyai inti, kemudian inti lenyap dan hemoglobin terbentuk?

  67. #222 by Imas Arumdhani Aji on January 18, 2013 - 7:46 pm

    12613252
    Reproduksi sel bertujuan untuk menambah jumlah dan jenis sel, atau membentuk sel-sel lain dengan tujuan tertentu. Ada tiga jenis pembelahan sel, yaitu amitosis, mitosis, dan meiosis.

    • #223 by 12613285 on January 18, 2013 - 9:11 pm

      bedanya amitosis dengan mitosis apa ?

  68. #224 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 7:47 pm

    setuju dengan pernyataan dari laili .. Tubuh manusia tersusun atas jutaan sel. Setiap sel mengandung kopi informasi genetik yang tersimpan dengan sempurna di dalam inti sel. Pengecualian tentu saja pada sel yang tidak memiliki inti sel, seperti sel darah merah atau eritrosit. jadi tidak semua sel dalam tubuh manusia memiliki kromosom,

  69. #225 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 7:47 pm

    menjawab pertanyaan kedua widya citra lestari.
    karena siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri.

  70. #226 by qriosusanto on January 18, 2013 - 7:48 pm

    jawab nomor 2…
    Betul reproduksi sel berbeda beda,karena pada tubuh kita ada yg melakukan pembelahan dengan proses mitosis(sel tubuh)dan pembelahan meiosis pd pembentukan sel kelamin.
    beberapa sel membelah cepat, sel lain membutuhkan waktu yang lama

    • #227 by Taufik Setyawan (12613276) on January 18, 2013 - 7:56 pm

      apa yang mempengaruhi kecepatan sel dalam membelah diri?

      • #228 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 8:05 pm

        kalau menurut saya, enzim lah yang mempengaruhi kecepatan sel dalam membelah diri, karena enzim merupakan katalis

      • #229 by Taufik Setyawan (12613276) on January 18, 2013 - 8:09 pm

        enzim apa yg berpengaruh?
        dan apa dampaknya jika enzim tersebut terlalu banyak i dalam tubuh? apakah akan membuat pembelahan sel terjadi sangat cepat?

  71. #230 by Adi Jaya Laksana on January 18, 2013 - 7:49 pm

    adi jaya laksana
    (12613270)

  72. #231 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 7:49 pm

    12613264
    Apoptosis adalah mekanisme biologi yang merupakan salah satu jenis kematian sel terprogram. Apoptosis dapat terjadi misalnya ketika sel mengalami kerusakan yang sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Keputusan untuk melakukan apoptosis berasal dari sel itu sendiri, dari jaringan yang mengelilinginya, atau dari sel yang berasal dari sistem imun. Bila sel kehilangan kemampuan untuk melakukan apoptosis (misalnya karena mutasi), atau bila inisiatif untuk melakukan apoptosis dihambat (oleh virus), sel yang rusak dapat terus membelah tanpa terbatas, yang akhirnya menjadi kanker

  73. #232 by anita oktavia on January 18, 2013 - 7:50 pm

    anita oktavia – 12613293

  74. #233 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 7:51 pm

    Yurfida Meliani 12613261
    menurut saya, setiap sel-sel dalam tubuh kita memang memiliki umur yang berbeda-beda, hal ini disebabkan setiapsel yang rusak akan hancur dan akan beregenerasi menjadi sel-sel yang baru. Contohnya jika kita luka, maka akan terbentuk bekas luka, dan dari bekas luka tersebut yang merupakan sel-sel yang telah rusak, kemudian akan terbentuk sel-sel baru.

  75. #234 by fenysia widya novitasari on January 18, 2013 - 7:53 pm

    untuk jawaban no.1
    iya , memiliki kromosom.karena Setiap spesies memiliki jumlah kromosom yang khas. Sebagai contoh, kromosom pada sel manusia berjumlah 46 buah, tanaman kapas 52 buah kromosom, ayam kalkun 82 buah kromosom, dan beberapa jenis paku memiliki lebih dari 1.000 buah kromosom.

  76. #236 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 7:53 pm

    itu jawaban buat nomor 3 . Maaf ketinggalan nulis

  77. #237 by mitoanimal on January 18, 2013 - 7:53 pm

    bagaimana dengan 3hipotesis pada replikasi DNA ?

    • #238 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 8:27 pm

      Replikasi DNA merupakan proses penggandaan / duplikat rantai DNA menghasilkan DNA yang baru. Terdapat tiga hipotesis mengenai replikasi DNA yaitu :
      1. Hipotesis pertama, menyatakan bahwa pada proses replikasi DNA, DNA yang lama akan tetap dan langsung menghasilkan double helix yang baru, disebut dengan konservatif.
      2. Hipotesis kedua yaitu, menyatakan bahwa double helix akan terputus – putus dan selanjutnya segmen – segmen tersebut akan membentuk segmen-segmen baru yang bergabung dengan segmen-segmen lama dan akan membentuk DNA yang baru. Hipotesis ini disebut dispersif.
      3. Hipotesis ketiga yaitu, menyatakan bahwa dua pita spiral dari double helix akan memisahkan diri dan setiap pita tunggal mencetak pita pasangannya, disebut dengan semi konservatif.

  78. #239 by Agnia Widya on January 18, 2013 - 7:54 pm

    Apa yang menyebabkan kelainan jumlah kromosom pada manusia? Misalnya kromosomnya berlebih. kan ada tuh yang pasangan kromosomnya 23 dan 24. Padahal normalnya 23 dan 23.

    • #240 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 7:59 pm

      Banyak faktor yang dapat menyebabkan hal itu, salah satunya adalah karena tepapar zat radioaktif secara terus menerus

    • #241 by Kelompok Lima on January 18, 2013 - 8:18 pm

      untuk pertanyaan agnia widya jadi pada manusia terdapat beberapa sindrom atau kelainan jumlah sel;
      1.sindrom turner :keadaan dimana seorang perempuan kekurangan satu kromosom x hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:
      a.kelahiran bayi dr kehamilan di atas 40 thn
      b.kerena peristiwa non-disjungtion pada waktu miosis dan menyebabkan beberapa sel kelamin tdk memiliki kromosom seks atau ganda dan jika salah satu sel atau kelamin(ovum/sperma)yang kehilanhan kromosom sek bertemu dgn sel kelamin normal pd peristiwa pertilisasi sehingga terbentuk zigot yang kekurangan kromosom
      2.sindromklienfilter :kelainan yang hanya terjadi pada lk2 karena memiliki kromosom x tambahan sehingga menjadi xxy dan formulanya menjadi 47 adapun penyebab nya proses gagal pisah pd proses oogenesis

    • #242 by Tisa Helga Hurimah (12613271) on January 18, 2013 - 8:54 pm

      Tisa Helga Hurimah 12613271
      Mau nambahin ni wid,faktor2 yg dapat menyebab kan kelainan kromosom diantara nya adalah :
      1. Menurut hasil penelitian epidemiologi mengatakn, ada nya kelainan yg disebabkan syndrom down. syndrom down ini adalah kumpulan gejala dari abnormalitas kromosom yg tdk dapat memisahkan diri selama meiosis sehingga trjadi kromosom individu 47 kromosom.
      2. radiasi matahari
      3. umur ibu, yg lebih dari 40 thun, bsa menyebabkan syndrom down.

  79. #243 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 7:54 pm

    mau nanya dong siapa aja yang tau, kenapa sih cuma kanker serviks yang berasal dari virus? terus perbedaan mendetil lainya apa? misal lebih ganas atau gimana

    • #244 by Taufik Setyawan (12613276) on January 18, 2013 - 8:20 pm

      setau aku sih gak cuma kanker serviks yang diakibatkan oleh virus, contohnya virus hepatitis B dan hepatitis C yang mengakibatkan kanker hati. Ada juga yang disebabkan oleh bakteri, contohnya kanker lambung yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori atau H. pylori.
      masalah perbedaan yang mendetil dan lebih ganas mana aku belum tau

    • #245 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:20 pm

      kanker serviks itu dibilang disebabkan oleh virus itu karena saat ada serangan virus (HPV), salah satu hal yang dilakukan oleh virus tersebut adalah melakukan pembajakan sistem genetik sel menggunakan gen yang mendegradasi protein p53. padahal protein p53 berperan sangat penting pada mekanisme apoptosis. oleh karena itu, infeksi HPV dapat berakibat pada ketidakmampuan sel untuk apoptosis sehingga sel terus tumbuh dan menjadi kanker

    • #246 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:24 pm

      penyebab kanker kan memang banyak. dan menurut sepemahaman saya, infeksi antigen (virus&bakteri) itu mnyebabkan kankernya tidak secara langsung, tp awalnya dgn mengganggu aktivitas sel shingga terjadi keabnormalan metabolisme sel yang berujung kanker

  80. #247 by salichami on January 18, 2013 - 7:56 pm

    sel sel dalam tubuh kita memang mengalami bunuh diri, namun peristiwa tersebut justru bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. sel sel yang bunuh diri nantinya akan diganti oleh sel sel yang baru. akan tetapi pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatau jaringan, jika keseimbangan tersebut terganggu, misalnya apabila sel sel kita tidak mengalami bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh kita terbentuk jaringan kanker.

  81. #248 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 7:56 pm

    Untuk soal pertama, saya setuju dengan pendapat teman-teman sebelumnnya, setiap sel memiliki kromosom, karena di dalam kromosom terdapat materi genetik

    • #249 by Imas Arumdhani Aji on January 18, 2013 - 8:03 pm

      betul yurfida :D

  82. #250 by welda octavianni on January 18, 2013 - 7:57 pm

    saya setuju dengan pendapat yasmin nursafa, Secara dinamis sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh itu akan terbentuk jaringan kanker.

  83. #251 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 7:57 pm

    Salah satu sistem di dalam sel tubuh manusia yang mencegah penyebaran sel kanker adalah “apoptosis” yang menyebabkan sel bunuh diri. Apoptosis terjadi kalau DNA sel rusak, atau sel berkembang menjadi tumor, atau gen P53 yang juga dikenal sebagai “gen pencegah kanker” kurang efektif. Meskipun apoptosis mungkin terkesan negatif, sebenarnya peristiwa ini sangat penting, karena dia merintangi penyimpangan berbahaya dan mencegah penyakit diturunkan ke generasi berikutnya. Jika dibandingkan, potensi bahaya yang disebabkan oleh sel kanker bisa merusak sekujur tubuh manusia, sementara kehilangan satu sel lebih dapat diterima. Sel-sel di dalam tubuh manusia yang menyadari (!) bahwa ada penyimpangan dalam struktur mereka sendiri yang mengancam tubuh manusia, memulai kematiannya sendiri untuk memperpanjang kehidupan manusia.
    Bunuh diri sel-sel ini dinamakan apoptosis yang merupakan suatu proses yang sudah diprogram untuk kehancuran sendiri sel-sel.Bunuh diri sel ini atau Apoptosis ini turut membantu membentuk ciri-ciri fisik dan organ tubuh sebelum seseorang dilahirkan. Serta membantu tubuh mengeliminasi sel-sel yang tidak dibutuhkan atau berpotensi bahaya.Sel-sel ini melakukan bunuh diri untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Sel-sel ini akan bunuh diri dengan cara berani mati melawan virus-virus sebelum menyerang tubuh.Sel-sel di tubuh dilengkapi petunjuk dan cara untuk melakukan bunuh diri. Petunjuk ini disebut dengan protease yang akan memberikan sinyal bagi sel untuk mati.Selama proses bunuh diri, sel akan menyusut dan menarik diri dari lingkungannya. Kemudian permukaan sel akan tampak seperti air mendidih dengan beberapa fragmen melepaskan diri. DNA yang berada di dalam inti sel akan pecah menjadi beberapa bagian yang sama rata, lalu inti sel tersebut akan hancur dengan sendirinya diiukuti oleh seluruh bagian sel.Selanjutnya sel-sel fagosit (sel imun) akan membersihkannya dengan cara menelan dan membuang sel-sel mati ini.

    • #252 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 8:05 pm

      pertanyaan : bagaimana mekanisme kerja dari gen P53 sebagai “gen pencegah kanker”??

      • #253 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 8:47 pm

        Gen p53 adalah suatu gen supressor tumor yang dikenal sebagai master guardian of the genome dan merupakan unsur utama yang memelihara stabilitas genetik. (21). Fungsi gen p53 mendeteksi sintesis DNA yang salah atau kerusakan DNA.
        Gen yang produknya mempunyai fungsi penting dalam mengaktivasi cell cycle check point berfungsi memperpanjang waktu tertentu dalam siklus sel untuk memberi kesempatan perbaikan DNA. Gen yang mempunyai fungsi penting dalam cell cycle check points, yaitu p53.
        p53 hanya akan berfungsi baik bila normal. Pada umumnya defek pada p53 adalah point mutation, disfungsi gen p53 dapat terjadi akibat pengikatan p53 oleh onkogen virus. Bila hal ii terjadi maka sebagian besar fungsi p53 terganggu. Proses keganasan (malignansi) dapat terjadi karena perilaku sel yang abnormal akibat adanya mutasi gen. Mutasi gen, dalam hal ini terjadi pada gen p53, karena berikatan dengan onkogen virus seperti EBV.

      • #254 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:49 pm

        P53 itu adalah salah satu TSG (tumor supressor gen), dmn dia berperan dalam mendeteksi kerusakan DNA dan menginduksi gen reparasi DNA serta menginduksi apoptosis.
        jadi bisa disimpulkan kalau saat ada mutasi pada sel, P53 inilah yang akan mengenalinya, dan dia menginduksi terjadinya apoptosis agar sel yang termutasi tersebut segera dimatikan

      • #255 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:50 pm

        semoga mudah dimengerti :)

    • #256 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:38 pm

      apa hubunganya gen P53 dengan sel kanker?

      • #257 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:52 pm

        sama seperti jawaban buat Sabda Jati : P53 itu adalah salah satu TSG (tumor supressor gen), dmn dia berperan dalam mendeteksi kerusakan DNA dan menginduksi gen reparasi DNA serta menginduksi apoptosis.
        jadi bisa disimpulkan kalau saat ada mutasi pada sel yang nantinya bisa berkembang jadi kanker, P53 inilah yang akan mengenalinya, dan dia menginduksi terjadinya apoptosis agar sel yang termutasi tersebut segera dimatikan

      • #258 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 9:26 pm

        nah contohnya pada kanker serviks, virus penyebab kanker serviks yaitu HPV itu mendegradasi P53, sehingga gen yang berperan menginduksi apotosis ini tidak berfungsi dan mngakibatkan tidak terjadinya apoptosis pada sel yang termutasi dan berkembanglah menjadi kanker.

        begitu pemahaman saya :D

  84. #259 by nur khasanah 12613234 on January 18, 2013 - 7:57 pm

    semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom .
    kita tahu bahwa segala aktivitas sel diatur oleh inti sel(nukleus).dalam inti sel terdapat substansi genetik yg terdapat dalam kromosom.

    • #260 by Radian Okier on January 18, 2013 - 8:02 pm

      salah mbak….kan ada pengecualiannya….
      ketika sel tidak memiliki inti sel, otomatis sel tersebut tidak memiliki kromosom, karena kromosom terletak pada inti sel…hehe

      • #261 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:02 pm

        komentari pendapat radian:
        masalah kromosom, yang apa ada kromosom di sel darah merah, itu ternyata ada, jadi ketika kita ambil darah misal diambil sampel sel darahnya itu yang diambil leukosit sama eritrosit muda nah dieritrosit muda itu ada inti sel disekitaran medula oblongata berarti di darah ada kromosomnya

      • #262 by Radian Okier on January 18, 2013 - 8:03 pm

        di ralat…
        bukan maksud menyalahkan….
        salah ktik mbak…hehe

        ini dia
        .kan ada pengecualiannya….
        ketika sel tidak memiliki inti sel, otomatis sel tersebut tidak memiliki kromosom, karena kromosom terletak pada inti sel…hehe

  85. #263 by Radian Okier on January 18, 2013 - 7:59 pm

    radian zakir 12613279

    jawaban no 1
    menurut pengetahuan saya….

    semua sel mempunyai kromosom, tetapi ada pengecualian untuk sel yang tidak memiliki inti sel contohnya eritrosit….

    =D

    • #264 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:03 pm

      terus gmna dengan sel darah yang lain misalnya leukosit dan trombosit?

      • #265 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:06 pm

        ya bagaimana dengan leu maupun trombo?

      • #266 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:13 pm

        leukosit dan trombosit memiliki inti sel..

      • #267 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:16 pm

        trs gmna bisa beda dengan erotrosit, kan sam-sama sel darah

      • #268 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:19 pm

        ralat, trombosit tidak memiliki inti sel. leukosit memiliki inti sel bulat ataupun cekung

      • #269 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:24 pm

        eritrosit emang salah satu sel yg setelah matang. tdk mempunyai nukleus. Kenapa?
        Krn eritrosit itu sel yg sudah “terprogram”. Logikanya bgaimana sebuah sel bisa mengontrol kerja dan fungsinya tanpa nukleus? Naah, gini … eritrosit menggantungkan fungsi selnya kepada protein2 yg terkandung di selnya, contoh : Hemoglobin. Dgn bgitu, setelah pematangan eritrosit di sumsum tulang, dia sudah punya fungsi tertentu dan terprogram. Alasan kedua knapa ga butuh nucleus … krn tidak akan ada proses transkripsi dan traduksi materi genetik di dalam sel darah merah …

      • #270 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:39 pm

        kenapa eritrosit beda dengan sel darah yang lain?

      • #271 by Adi Jaya Laksana on January 18, 2013 - 9:18 pm

        adi jaya (12613270)
        jadi sebenarnya tidak semua sel punya kromosom. contohnya sel darah merah dan putih, di sel darah merah misalnya tidak mempunyai inti sel, tapi mempunyai aglutinin dan aglutinogen yg berguna bagi menentukan jenis darah tsb

    • #272 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:24 pm

      pengetahuan diri sendiri harus di perkuat sumber lain atau sumber trpercaya :D

  86. #273 by salichami on January 18, 2013 - 7:59 pm

    12613251
    sel sel dalam tubuh kita memang mengalami bunuh diri, namun peristiwa tersebut justru bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia. sel sel yang bunuh diri nantinya akan diganti oleh sel sel yang baru. akan tetapi pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatau jaringan, jika keseimbangan tersebut terganggu, misalnya apabila sel sel kita tidak mengalami bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh kita terbentuk jaringan kanker.

  87. #274 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:00 pm

    komentari pendapat radian:
    masalah kromosom, yang apa ada kromosom di sel darah merah, itu ternyata ada, jadi ketika kita ambil darah misal diambil sampel sel darahnya itu yang diambil leukosit sama eritrosit muda nah dieritrosit muda itu ada inti sel disekitaran medula oblongata berarti di darah ada kromosomnya

    • #275 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:11 pm

      oo.. di eritrosit muda itu ada inti sel? lalu mengapa inti sel itu menghilang ketika sel darah merah itu dewasa?

  88. #276 by Tisa Helga Hurimah (12613271) on January 18, 2013 - 8:02 pm

    test

  89. #277 by Fannie Arlyan on January 18, 2013 - 8:03 pm

    Fanny Arlyan J P 12613231

  90. #278 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 8:04 pm

    Secara harfiah tubuh manusia tersusun dari ribuan bahkan jutaan sel yg berbeda-beda begitu pula fungsinya setiap satuan detik sel mengalami pembelahan. Setiap pembelahan mengalami metaformosis sel. Tiap metaformosis sel yang baik menghasilkan tahapan-tahapan sel yang baik pula, tapi jika tiap metaformosis tidak sempurna juga akan menghasilkan pembelahan yg tidak sempurna(tidak wajar).
    Sel kanker merupakan hasil dari metaformosis sel tidak sempurna, dikarenakan faktor nutrisi luar yang bersifat toksik bagi tubuh kita, zat karsinogen adalah zat yang ada pda makanan penyebab kanker (makanan yg dibakar karena arang).

  91. #279 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 8:05 pm

    Marizki Pondawinata (12613221)
    Menurut saya :
    1. Semua sel memiliki kromosom itu tidak benar. Dikarenakan ada sel yang tidak memiliki kromosom yaitu sel darah merah. Dari riset penelitian, sel darah merah tidak memiliki inti sel. Sel darah merah hanya mengandung membran sel/plasma dan sitoplasma (mengandung cairan sitosol dan hemoglobin). Dari peruraian tersebut, kita bisa peroleh dengan logika, bahwa sel darah merah jelas tidak memiliki kromosom yang isinya materi genetik DNA. Kenapa sel darah merah disebut sel tetapi dia tidak memiliki inti sel ? karena dia memiliki bahan materi sel pada umumnya seperti membran sel dan sitoplasma walaupun tidak memiliki inti sel. Dengan pengecualian, sel darah merah itu spesial, karena dia dibentuk di sumsum tulang belakang yang terdiri dari sel-sel yang dapat membelah dan memperbanyak diri sel darah merah tersebut. itu menurut saya, ada tanggapan ?

    • #280 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:07 pm

      jadi kalau dihubungkan dengan tanggapan robby gimana?

      • #281 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:14 pm

        ya! gimana?

      • #282 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 8:15 pm

        medula oblongata bukannya ada di otak, itu bukannya jaringan tetap pada posisinya ? gimana menurut anda ?

      • #283 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:28 pm

        brarti sel darah merah juga bisa membelah tak braturan/kanker?

      • #284 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:12 pm

        Qrisus : saya tidak bilang kalau sel itu tidak akan terkendali membelahnya, sumsum tulang belakang akan membentuk dan memperbanyak sel darah merah jika lewat dari 120 hari.

      • #285 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:15 pm

        Qrisus : kalau dibilang kanker, kanker itu jika sel darah putih lebih banyak dari sel darah merah. dan saya tidak bilang juga kalau sel darah putih membelah tidak beraturan.

    • #286 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:24 pm

      jadi kesimpulannya sel darah merah memang tidak punya inti sel?

      • #287 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:36 pm

        menurut saya tidak. Memang pada awal pembentukannya, eritrosit mamalia memiliki nuklei, tapi nuklei tersebut akan perlahan-lahan menghilang karena tekanan saat eritrosit menjadi dewasa untuk memberikan ruangan kepada hemoglobin. Eritrosit mamalia juga kehilangan organel sel lainnya seperti mitokondria

      • #288 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:41 pm

        Tidak semua sel darah merah tidak memiliki inti sel. Sel darah merah pada hewan kelas lain mempunyai inti sel. Tetapi, sel darah merah mamalia (selain unta) tidak memiliki inti sel. Inti sel berfungsi untuk pembelahan sel (mitosis), sedangkan sel darah merah tidak perlu membelah untuk bertambah banyak karena produksi sel darah merah dihasilkan di sumsum tulang. Selain itu juga, supaya sel darah merah mempunyai ruang untuk menempatkan hemoglobin yang sangat berguna untuk pengikatan oksigen.

    • #289 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 8:42 pm

      setuju dengan pondan.Sel darah merah memiliki struktur yang jauh lebih sederhana dibandingkan kebanyakan sel pada manusia. Pada hakikatnya, sel darah merah merupakan suatu membran yang membungkus larutan hemoglobin , dan tidak memiliki organel sel, misalnya mitokondria, lisosom atau aparatus Golgi. Sel darah manusia, seperti sebagian sel darah merah pada hewan, tidak berinti.

      • #290 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 8:51 pm

        Setuju dengan widya, ria, yur, sma asniar :) terimakasih

  92. #291 by Icha Chairunisa on January 18, 2013 - 8:05 pm

    test

  93. #292 by tigor nasution on January 18, 2013 - 8:05 pm

    Tigor Nasution 10613236
    terkait materi diskusi ke 4, menurut saya apabila terpapar karsinogenik secara kontiniu maka sel tersebut akan berpotensi untuk mengalami kanker, dan apabila telah memasuki tahapan tersebut atau disebut inisiasi, maka sel tersebut akan terprogram untuk melakukan apoptosis ( bunuh diri ), tetapi apabila apoptosis tersebut sudah sering kali terjadi, tubuh merespon sel kanker tersebut seperti halnya sel sel pada umumnya, oleh karena itu sel tersebut akan mendapatkan nutrisi, oksigen untuk perkembangannya dan tumbuh besar dan tidak terkendali (progresi).

    • #293 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:11 pm

      mas saya mau nanya tentang kanker serviks itu kan dikarenakan virus, perbedaan proses kanker serviks dengan kanker yang mas jelaskan apa?

      • #294 by Taufik Setyawan (12613276) on January 18, 2013 - 8:27 pm

        setauku kanker serviks gak selamanya dikarenakan virus tapi bisa dikarenakan faktor lain misal : umur saat melakukan seksual pertama kali, berapa kali sudah hamil, dan sejarah penyakit menular seksual.

      • #295 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:33 pm

        kanker serviks itu dibilang disebabkan oleh virus itu karena saat ada serangan virus (HPV), salah satu hal yang dilakukan oleh virus tersebut adalah melakukan pembajakan sistem genetik sel menggunakan gen yang mendegradasi protein p53. padahal protein p53 berperan sangat penting pada mekanisme apoptosis. oleh karena itu, infeksi HPV dapat berakibat pada ketidakmampuan sel untuk apoptosis sehingga sel terus tumbuh dan menjadi kanker

        trus, penyebab kanker kan memang banyak. dan menurut sepemahaman saya, infeksi antigen (virus&bakteri) itu mnyebabkan kankernya tidak secara langsung, tp awalnya dgn mengganggu aktivitas sel shingga terjadi keabnormalan metabolisme sel yang berujung kanker

      • #296 by tigor nasution on January 18, 2013 - 9:15 pm

        yang saya jelaskan mengenai pokok bahasan nomor 4, tapi masing-masing kanker memiliki spesifikasi yang berbeda beda, contohnya kanker serviks.
        ya, saya setuju jawaban taufik setiawan, yang menyebabkan kanker serviks itu tidak hanya virus, berbagai karsinogn lain juga dapat menyebabkan kanker, karsinogen” tersebut dapat saling mendung untuk perkembangan sel tersebut, semakin banyak, dan juga keberagaman dari karsinogenik akan menyebabkan kanker lebih cepat inisiasi, promosi, transformasi dan progresinya

  94. #297 by Laili Apriani (12613230) on January 18, 2013 - 8:05 pm

    Apa peran herbal dalam pencegahan pertumbuhan sel kanker ??? Tolong jelaskan dan apa saja macam herbal yang dapat digunakan..

    • #298 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 8:12 pm

      kalo menurut saya
      Peranan obat herbal dalam pengobatan kanker
      1.KONSTRUKTIF yaitu membangun / memperbaiki / memperkuat organ yang terangsang kanker untuk melawan kanker.
      2. SIMTOMATIK yaitu menghilangkan gejala yang diakibatkan oleh kanker.
      3. SITOSTATIK yaitu menghambat pertumbuhan sel kanker.

      maaf kalo kurang, maklum belajar

      • #299 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:52 pm

        saya maklumi..kalau misal kanker trsebut sudah di katakan parah apakah peran obat herbal msh bisa mmbantu?

      • #300 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 9:33 pm

        klo kankernya sudah stadium 3, kemungkinan sudah tidak bisa.
        coba tanya temen2 yg lain.. aku kurang paham juga tentang obat herbal itu bisa menyembuhkan kanker stadium 3 dan 4

    • #301 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 8:15 pm

      peran herbal dalam pencegahan pertumbuhan sel kanker yaitu mengurangi efek samping dari obat-obat kimia..
      contohnya sarang semut. antioksidan yang terkandung dalam Sarang Semut, tokoferol, terbukti membantu memperbaiki sistem kerja jantung dengan mengencerkan darah dan mencegah penggumpalan darah serta menurunkan tekanan darah yang beresiko menimbulkan serangan jantung.

      Flavonoid, senyawa antioksidan lain dalam Sarang Semut, juga berkhasiat mencegah terjadinya penggumpalan darah yang dapat mengakibatkan sirkulasi darah yang tidak lancar yang juga beresiko menimbulkan gangguan dan penyakit jantung.

      Multi-mineral yang terdapat dalam Sarang Semut juga berperan penting dalam pengobatan penyakit jantung secara langsung, misalnya magnesium, merupakan salah satu nutrien paling penting untuk kesehatan jantung.

      Tugas utama magnesium adalah membantu otot jantung untuk relaksasi. Fungsi ini berlawanan dengan fungsi kalsium yang membuat jantung berkonstraksi.

      Kombinasi sinergis kedua senyawa ini yang dapat ditemukan dalam Sarang Semut sangat berguna untuk mempertahankan irama jantung tetap normal dengan relaksasi dan konstraksi otot jantung.

      Magnesium diperlukan untuk metabolisme kalsium yang sesuai dalam tubuh. Magnesium dapat mencegah kalsium yang tidak diserap tubuh agar tidak menggumpal, menumpuk, dan menyumbat arteri sehingga meningkatkan resiko serangan jantung.

      Kekurangan magnesium dapat menyebabkan perubahan metabolisme yang berperan dalam terjadinya serangan jantung. Selain itu, magnesium berperan penting dalam pengobatan penyakit jantung karena efeknya yang dapat melebarkan arteri koroner, memperbaiki aliran darah ke jantung, meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL), mengatur relaksasi dan konstraksi otot jantung, dan menstabilkan ritme jantung.

      Mineral lain dalam Sarang semut, kalium juga diketahui dapat mengatur ritme jantung. Kerja sama 2 senyawa tersebut dalam tubuh sangat membantu mengontrol irama jantung.

      Tidak hanya merawat kesehatan pembuluh darah, kandungan antioksidan yang tinggi (tokoferol dan flavonoid) dan multi-mineral yang terkandung dalam Sarang Semut juga sangat baik untuk mengatasi berbagai gangguan dan penyakit jantung.

      Informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/pengobatan-herbal-untuk-penyakit-jantung.html#ixzz2IKfxbGKY

      • #302 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:44 pm

        astaghfrullah…apakah pngobatan kanker dgn obat herbal bisa mengembalikan sel k jalur sedia kala?

    • #303 by Satria Yoga Rinaldiee on January 18, 2013 - 8:16 pm

      Berbagai jenis tanaman obat yang dikenal sebagai obat kanker antara lain : keladi tikus, mahkota dewa, temu putih, benalu teh, buah merah, dll
      Peran utama tanaman obat ini adalah untuk meningkatkan daya tahan tubuh selain untuk melokalisir sel-sel kanker sehingga tidak menyebar dan lebih mudah diangkat. Karena sifatnya herbal dan bukan kimia, maka obat kanker alami ini memiliki keunggulan yaitu tidak menimbulkan kerusakan pada jaringan tubuh yang sehat serta relatif aman dikonsumsi (bahkan dalam jangka panjang)

      • #304 by mitoanimal on January 18, 2013 - 8:49 pm

        klo kankernya itu udah stadium akhir… apa masih bisa digunakan? -puput-

    • #305 by tigor nasution on January 18, 2013 - 9:17 pm

      bisa di kasi contoh kasus pengobatan kanker dengan obat herbal?

  95. #306 by Icha Chairunisa on January 18, 2013 - 8:06 pm

    Chairunisa / 12613275

  96. #307 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 8:08 pm

    robby : bagaimana kita tahu jumlah kromosom disekitaran tersebut banyak atau tidak? dan didalam eritrosit tersebut bukannya memang tidak ada kromosomnya?

    • #308 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:16 pm

      penjelasan eritrosit memiliki kromosom atau tidak udah diatas tadi menanggapi penjelasan radian,

  97. #309 by Adi Jaya Laksana on January 18, 2013 - 8:08 pm

    jawab bahasan nomor 1
    benar, kromosom terdapat dalam setiap sel namun dengan pengecualian sel yang tidak memiliki inti sel seperti sel darah merah dan sel darah putih, hal ini karena kromosom terdapat di inti sel

    • #310 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:16 pm

      tapi setahu saya leukosit memiliki intisel

      • #311 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 8:37 pm

        setuju sama widya. leukosit punya inti sel. yg ga punya kan eritrosit.

    • #312 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:41 pm

      iya setahu saya juga leukosit memiliki intisel :D

  98. #313 by Radian Okier on January 18, 2013 - 8:08 pm

    pengetahuan yang saya tahui bahwa soal nomor 2 ….

    dimana reproduksi itu kan berbeda yaitu sel tubuh , dimana pembelahannya bernama mitosis yg menghasilkan sel anakan sejumlah 2n, sedangkan sel reproduksi pembelahannya bernama meiosis yang menghjasilkan sel anakan sejum;lah 4n….

    =D

  99. #314 by wirayanti (11613204) on January 18, 2013 - 8:09 pm

    Ketika sel normal membelah tak teratur maka, sel tak lagi dapat mengendalikan replikasinya dan pertumbuhan jaringan. Proses ini, yang dikenal dengan “pembelahan berkesinambungan” secara genetis ditransfer kepada sel-sel baru, mengakibatkan penyebaran tumor, yang pada gilirannya menyerang jaringan tetangganya. Sel yang rusak ini memakan nutrisi sel lain, menghabiskan suplai asam amino yang sangat penting. Sel kanker akhirnya menutup saluran dalam tubuh manusia dengan volumenya yang terus membesar. Mereka berakumulasi dalam berbagai organ seperti otak, paru-paru, hati dan ginjal, mengelilingi sel sehat dan normal dalam organ ini dan menghalangi fungsi normalnya, akhirnya menimbulkan ancaman yang serius terhadap kehidupan manusia.

  100. #315 by Cita Meidina 11613162 on January 18, 2013 - 8:09 pm

    Sel-sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri, uraikan kaitannya dengan sel kanker.

    Proses bunuh diri sel tubuh disebut juga apoptosis. Proses ini merupakan proses yang sudah terprogram pada masing-masing sel.
    Contoh apoptosis yang terjadi pada tubuh misalnya pada saat masa embriogenesis. Sel-sel pada bagian diantara tulang jari-jari tangan melakukan proses bunuh diri sehingga akhinrnya terbentuk jari yang terpisah-pisah. Oleh karena itu, proses apoptosis sangat menguntungkan bagi tubuh.

    Jika sel kehilangan kemampuan melakukan apoptosis(bunuh diri) maka sel tersebut dapat membelah secara tak terbatas dan akhirnya menjadi kanker.

  101. #316 by mitoanimal on January 18, 2013 - 8:10 pm

    menanggapi pertnyaan no. 1
    tidak semua sel mempunyai kromosom. contohnya, sel darah merah tidak mempunyai kromosom

    • #317 by mitoanimal on January 18, 2013 - 8:16 pm

      by rizki nurul fajria 12613248 ( maaf ketinggalan )

    • #318 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:21 pm

      trs gmna dengan pendapat robby, kalau eritrosit muda punya kromosom?

      • #319 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:39 pm

        Pada awal pembentukannya, eritrosit mamalia memiliki nuklei, tapi nuklei tersebut akan perlahan-lahan menghilang karena tekanan saat eritrosit menjadi dewasa untuk memberikan ruangan kepada hemoglobin. Eritrosit mamalia juga kehilangan organel sel lainnya seperti mitokondria

  102. #320 by Agnia Widya on January 18, 2013 - 8:11 pm

    Apakah tiap kromosom mengandung gen?

    • #321 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 8:20 pm

      Setiap kromosom itu punya kurang lebih 100 sampai 1000 gen. Setiap kromosom itu punya jumlah gen yang berbeda, jadi kita tidak bisa bilang setiap kromosom punya berapa gen,

    • #322 by nur khasanah 12613234 on January 18, 2013 - 8:23 pm

      iya..tiap kromosom mengandung gen dalam bentuk DNA

    • #323 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:29 pm

      Sebenarnya yang disebut sehari-hari sebagai gen adalah DNA (deoxiribo nulceic acid / asam deoksiribo nukleat – ADN). Jadi lebih tepat dikatakan: gen merupakan sepotong segmen DNA yang mengandung suatu informasi genetis yang akan diwariskan kepada keturunan.

  103. #324 by fenysia widya novitasari on January 18, 2013 - 8:12 pm

    saya mau tanya , bagaimana dengan kanker payudara. apa yang menyebabkan kanker payudara?

    • #325 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 8:17 pm

      ada beberapa faktor:
      1. faktor genetik atau ada riwayat keluarga (sedarah) yang mengalami penyakit kanker payudara.
      2. Terkena radiasi ionisasi
      3. Terlalu banyak mengkonsumsi lemak atau serat
      4. merokok dan minum alkohol
      5. Akibat penggunaan hormon esterogen
      6. Gizi buruk yang dikonsumsi dalam makanan
      7. Sistem pertahanan tubuh yang gagal dibangun oleh tubuh

    • #326 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 8:20 pm

      yang menyebabkannya itu menurutku
      mengkonsumsi alkohol, meningkatkan resikonya 12%, obesitas karena kelebihan lemak dpt meningkatkan hormon estrogen dan insulin, rokok, menurut bebrapa ahli, kanker juga ditularkan secara keturunan..

      maaf jika kurang ya, maklum belajar

    • #327 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 8:20 pm

      sebagian besar penyebab kanker itu adalah faktor keturunan & sering terpapar radiasi dan/atau zat2 kimia berbahaya.
      selain itu adanya faktor usia, terapi penggantian hormon (HRT), gaya hidup yg tdk sehat.

    • #328 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:20 pm

      sama halnya seperti penyebab kanker pada umumnya yaitu terpapar karsinogenik secara kontinu maka sel tersebut akan berpotensi untuk mengalami kanker, kemudian faktor makanan, sebetulnya setiap manusia memiliki potensi sel kanker namun bagaimana kita menyikapi seperti pola makan terutama

    • #329 by fenysia widya novitasari on January 18, 2013 - 8:22 pm

      nah , terus kanker payudara itu dapat disembuhin gak?

      • #330 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:37 pm

        kanker itu dapat disembuhkan kalau segera diketahui saat masih tahap belum ganas sehingga bisa segera diatasi

      • #331 by muhammad sahindrawan firmansyah (12613226) on January 18, 2013 - 8:40 pm

        Kanker Payudara
        Kanker payudara adalah pertumbuhan sel yang abnormal pada jaringan payudara seseorang. Bila sudah sampai stadium lanjut, pengangkatan payudara kadang-kadang dilakukan untuk keselamatan pasien. Hal ini tentu menjadi sesuatu yang menakutkan bagi seorang wanita.
        Beberapa faktor bisa menjadi penyebab kanker payudara. Misalnya faktor genetika, lingkungan, dan hormon kemungkinan turut berperan dalam kanker payudara. Wanita yang rentan terhadap faktor-faktor tadi bisa jadi memiliki risiko yang lebih tinggi.
        kalau masalah di sembuhin apa nggaknya, tergantung dari stadium kangker tersebut, jika kangker payudaranya berada di posisi stadium dini akan bisa di sembuhkan, namun jika berada di stadium atas bisa di sembuhkan tetapi melalui jalan operasi pengangkatan. (ini meurut saya)

      • #332 by fenysia widya novitasari on January 18, 2013 - 8:44 pm

        kalau misalnya ternyata diketahuinya itu pas sudah ganas gimana? soalnya dulu itu ada ibu2 yang dia itu mengidap kanker payudara. dan dia udh parah , terus krna udh parah jdinya payudaranya itu kya dipotong gitu. nah , itu bener gak sih? dan kalau bener , ada gak cara lain selain dipotong?

        maaf klo agak ribet :D

    • #333 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 8:35 pm

      penyebab kanker payudara sampai sekarang masih belum di ketahui penyebabnya tetapi dunia medis mempunyai teori yang mampu menjadi rujukan mengenai penyebab dari kanker payudara, diantaranya : obesitas, faktor genetika, faktor reproduksi, akibat penggunaan hormon ekstrogen, usia, gaya hidup tidak sehat, oral kontrasepsi, radiasi ionosasi, sering melahirkan
      selengkapnya di http://www.necturajuice.com/gejala-dan-penyebab-kanker-payudara/

    • #334 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:35 pm

      sebenarnya setiap manusia (terutama wanita) mempunyai sel kanker, nah disini sel kanker ada yg berkembang dan ada yg tidak. yang berkembang dikarenakan antara lain sering mengonsumsi makanan yg mengandung karesogenik ( penyebab kanker) seperti mie instan dan makan”an cepat saji

      • #335 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:43 pm

        iya setuju, semua manusia mempunyai sel kanker karena sel kanker berasal dari diri kita yang tidak terkontrol sehingga tumbuh tak terkendali

  104. #336 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:12 pm

    Saat diskusi di kelas, pernah disampaikan sel punca dapat menyembuhkan sel kanker. Lalu bagaimana mekanismenya? apakah dapat menyembuhkan total?

    • #337 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 8:19 pm

      Martha Bitika Putri 12613229
      mekanismenya ::
      1. sel punca diambil dari sumsum tulang pasien atau pendonor yang mempunyai struktur yang sama dengan pasien
      2. pemisahan,pemeliharan, pengembangbiakan diluar tubuh
      3. sel punca di suntikan pada tubuh pasien
      4. sel punca akan menuju jaringan atau sel yang rusak, dan berdeferensiasi menjadi jaringan atau sel yang baru

      • #338 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:22 pm

        apakah hal ini sudah pernah dipraktekan pada manusia sebelumnya ? apakah penyembuhan ini lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan kemoterapi ?

      • #339 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:24 pm

        apakah sel punca hanya bisa diambil dari sumsum tulang?

      • #340 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:42 pm

        trus bagaimana nasibnya sel kanker itu sendiri? kalau hanya diterapi dengan sel punca yang akan berdiferensiasi, sementara si sel kankernya kan masih ada?

      • #341 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 8:54 pm

        fakhri aulia rahman 12613227
        saya ingin menanggapi apa yang di tanya oleh Ria Puji Restu ,,, ,..sel punca tidak hanya dapat diambil dari sumsum tulang,.. tapi transpalntasinya itu juga dapat dari sel punca darah tepi, dan sel punca darah tali pusat,.. ,, ini yang saya pahami,.. Maaf kalau jawabannya kurang memuaskan,..

      • #342 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:59 pm

        makasih :D

      • #343 by Martha Bitika Putri 12613229 on January 18, 2013 - 11:21 pm

        pada proses terapi dengan sel punca, dilakukan kemoterapi/ radiasi bahan kimia yang kemudian menghancurkan sel-sel kanker tersebut, kemudian disuntikan sel punca kedalam jaringan/ sel yang sudah dilakukan pengeboman dg kemoterapi tersbut. sel kanker tersebut otomatis hancur dan digantikaan dg sel punca. sudah ada manusia yang mencoba penyembuhan penyakit sel kanker sumsum tulang belakang dengan menggunakan terapi sel punca ini, dan alhamdulillah dari artikel yang saya baca pasien bisa pulih kembali selama 100 hari perawatan intensif

      • #344 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 19, 2013 - 6:08 am

        tambahan untuk menjawab pertnyaan ria puji :
        gak cuma dari sumsum tulang ..pokoknya sel itu bersumber dari tubuh manusia itu sendiri ,hub keluarga, donor darah yang cocok ,sama sel darah kembar yg identik ..kan kemarin ada jenis sel punca berdasarkan asalnya ..embrio : stem sel darah ,sel hati ,otot ,dan ginjal ..
        embrionik germ cell : sel germinal primotdias dari janin (5-9 minggu )
        sel punca fetal : otak ,janin
        sel punca dewasa : stem cell jantung ..

    • #345 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 8:29 pm

      sel punca itu berfungsi Sebagai sistem perbaikan, untuk mengganti sel – sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup organisme.
      nah salah satu contohnya penerapan nya pada penyakit leukimia.pertama-tama dilakukan Pengobatan dengan kemoterapi atau radiasi untuk menghancurkan sel-sel leukimianya. Setelah itu, akan dilakukan transplantasi sel-sel induk yang sehat melalui pembuluh darah besar. Sel darah baru berkembang dari sel induk yang ditransplantasikan. Sel-sel darah baru menggantikan yang dihancurkan oleh pengobatan.

      • #346 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 8:31 pm

        sel punca juga bisa d ambil dari sel punca darah tepi dan sel induk darah tali pusat

    • #347 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 8:35 pm

      Martha Bitika Putri 12613229
      sel punca bisa menyembuhkan total terbukti banyak yang telah menjalani terapi alternatif dengan sel punca dari beberapa artikel yang saya baca, karena sel punca tersebut berdeferensiasi membentuk sel baru

  105. #348 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 8:13 pm

    Adri Alfiza (12613250 )
    No. 4. menurut saya sel kan memiliki kemampuan apoptosis (bunuh dirinya sendiri ). seperti pada umumnya sejak kita dalam kandungan tangan kita yang dulunya saling menempel akan memisah disebabkan adanya apoptosis itu tersebut. apoptosis ini juga bermanfaat pada sel kanker, sel kanker itu disebabkan oleh paparan karsinogen sebagai contoh radiasi ultra violet. pada saat kita keluar dari rumah ( dalam keadaan siang hari ) sinar ultra violet itu akan langsung mengubah materi genetik pada sel kulit epidermis terluar, ini dapat menyebabkan sel normal menjadi sel kanker. dengan adanya apoptosis sel yang materi genetiknya telah berubah akan membunuh dirinya sendiri dan akan berganti dengan yang baru yaitu sel dari dermis. tapi jika berlebihan akan merusak sel tersebut menjadi sel kanker dan opoptosis tidak berlaku, apabila juga lapisan ozon menipis. ada tanggapan?

    • #349 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:18 pm

      apa yang menyebabkan apoptosis tersebut tidak berlaku lagi? apakah kemampuan apoptosis dimiliki manusia seumur hidupnya ?

      • #350 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 8:42 pm

        Seiring dengan pertambahan usia telomere perlahan-lahan akan memendek, sel dengan telomer yang terlalu pendek akan berhenti membelah diri, kemudian memasuki tahap “jompo” (senesence) atau mengalami kematian apoptosis.

    • #351 by sabda jati nugraha on January 18, 2013 - 8:19 pm

      apa sajah materi-materi genetik pada sel kulit epidermis terluar ??

    • #352 by Kelompok Lima on January 18, 2013 - 8:27 pm

      aya shaufia itsnayain 12613262
      media apa yang di gunakan untuk proses pemisahan,pemeliharaan,dan pengenbang biakan sel punca di luar tubuh dan apakah faktor2 yang dapat mempengaruhi kondisi sel punca ketika mengalami proses tsb???

      • #353 by nur khasanah 12613234 on January 18, 2013 - 9:16 pm

        Stem cell dapat hidup diluar tubuh manusia, misalnya di cawan Petri. Sifat ini dapat digunakan untuk melakukan manipulasi pada stem cells yang akan ditransplantasikan ke dalam organ tubuh untuk menangani penyakit-penyakit tertentu tanpa mengganggu organ tubuh.

      • #354 by Martha Bitika Putri 12613229 on January 18, 2013 - 11:25 pm

        dalam pemisahan, pemeliharaan, dan pengembangbiakan sel punca dalam cawan petri yang diletakkan ditempat khusus untuk sel yang tidak terpengaruh dengan udara luar

    • #355 by muhammad sahindrawan firmansyah (12613226) on January 18, 2013 - 8:27 pm

      saya mau bertanya seikit, kan kita tahu apoptosis adalah proses untuk mematikan diri bagi suatu sel tersebut, lalu yang saya tanyakan adalah kapan apoptosis itu terjadi? apakah apoptosis itu terjadi hanya apabila sel tersebut terdapat kerusakan atau gangguan??? thank’s

      • #356 by Nevien Panaziza 11613205 on January 18, 2013 - 8:45 pm

        setau saya, sel mengalami apoptosis bisa juga jika sudah tidak dibutuhkan tubuh

      • #357 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 8:51 pm

        apoptosis itu terjadi saat materi genetik sel normal mengalami kerusakan maka dia akan melakukan bunuh diri. yang keduanya tidak, Contoh nyata dari keuntungan apoptosis adalah pemisahan jari pada embrio. Apoptosis yang dialami oleh sel-sel yang terletak di antara jari menyebabkan masing-masing jari menjadi terpisah satu sama lain.

    • #358 by mitoanimal on January 18, 2013 - 8:29 pm

      trus sel yang mati itu di buang lewat apa????? dan dalam bentuk apa???? puput andi a 12613253

      • #359 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 8:53 pm

        menurut saya, lewat bagian epidermis terluar, contohnya mengelupasnya kulit ari

  106. #360 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:15 pm

    Bunuh diri sel-sel ini dinamakan apoptosis yang merupakan suatu proses yang sudah diprogram untuk kehancuran sendiri sel-sel.

    Apoptosis ini turut membantu membentuk ciri-ciri fisik dan organ tubuh sebelum seseorang dilahirkan. Serta membantu tubuh mengeliminasi sel-sel yang tidak dibutuhkan atau berpotensi bahaya.

    Se-sel ini melakukan bunuh diri untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Sel-sel ini akan bunuh diri dengan cara berani mati melawan virus-virus sebelum menyerang tubuh.

  107. #361 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:15 pm

    saya mau tanya untuk pendonor bagi leukimia, yang di donorkan itu bagian mananya?

    • #362 by Agnia Widya on January 18, 2013 - 8:17 pm

      setau saya bagian sumsum tulang belakang.

      • #363 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:20 pm

        berarti tulang belakang itu diambil seutuhnya atau ada bagian khusus?

      • #364 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 8:28 pm

        Sebagian besar bentuk leukemia diobati dengan obat farmasi, biasanya digabungkan ke dalam sejenis kemoterapi obat-obatan multi. Bisa juga diobati dengan terapi radiasi. Dalam beberapa kasus, pencangkokan sumsum tulang juga dapat menyembuhkan leukimia. Bunga dan daun tapak dara juga berpotensi menjadi sumber obat untuk leukemia.

      • #365 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 8:34 pm

        tapak dara bermanfaat karena kandungan vinblastin-nya, sejenis alkaloid yang antineoplastik (mampu menumpas sel-sel tumor)

      • #366 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:56 pm

        Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) merupakan perpanjangan dari sistem saraf pusat. Seperti halnya dengan sistem saraf pusat yang dilindungi oleh tengkorak kepala yang keras, sumsum tulang belakang juga dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Sumsum tulang belakang memanjang dari pangkal leher, hingga ke selangkangan.

    • #367 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:20 pm

      sumsum tulang belakang yang identik dengan sumsum milik pasien

      • #368 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 8:39 pm

        bagaimana cara mengambil sumsum tulang belakang tersebut ?

      • #369 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:59 pm

        mengambil sel punca dari sumsum tulang belakang dengan disuntikkan kedalamruang epidural, terletak diatas durameter, lapisan penutup terluar dari otak dan sumsum tulang belakang (disebut juga dengan injeksi peridural, extradural, epidural )

    • #370 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 8:21 pm

      bagaian sumsum tulang yang memproduksi sel darah putih

    • #371 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:34 pm

      sebelumnya terimakasih atas jawabannya. Tapi saya pernah membaca di suatu artikel di koran, apakah benar tali pusar kita itu merupakan donor yang paling cocok dengan diri kita? Bagaimana menurut kalian?

      • #372 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:43 pm

        saya pernah mendengar tali pusar juga bisa menjadi sel punca namun pada saat bayi dilahirkan tali pusar sudah dipotong sedangkan ia tidak tau akan terkena kanker.. bagaimana dengan hal itu ? tali pusar sudah dibuang dan baru diketahui bahwa menyidam kanker ?

      • #373 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:44 pm

        plasenta??

      • #374 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:45 pm

        nah itu dia, semisal masih ada yang menyimpannya apakah benar2 bisa digunakan? bagaimana caranya?

      • #375 by anita oktavia on January 18, 2013 - 9:01 pm

        menurut saya sangat kecil kemungkinan nya memnggunakan talipusar. kecuali orangtua dengan sengaja membuatkan adik yg sangat identik dengan si pasien

      • #376 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 10:43 pm

        menurut saya kemungkinan transplantasi sel punca tali pusar itu dilakukan pada saat ada resipien yg membutuhkan itu ketika bayi lahir,kan macam2 trnasplantasi sel punca itu tidak hanya di ambil dari sel punca tubuh pasien,tapi bisa juga dari sel punca saudara kembarnya maupun dari donor yg cocok.
        transplantasi sel punca menggunakan tali pusar juga memiliki keunggulan yg lebih dari pada sum2 tulang belakang dan sel darah tepi

      • #377 by Martha Bitika Putri 12613229 on January 18, 2013 - 11:41 pm

        tali pusar menyimpan banyak sel punca didalamnya yang sangat berguna untuk pengobatan penyakit. untuk cara penyimpanannya it ada tempat khususnya, seperti bank darah tali pusar. akan tetapi, penyimapanan tali pusar ini memerlukan biaya yang sangat mahal.
        terkadang tidak semua orang bisa update dgn penemuan-penemuan baru, untuk sel punca itu tidak hanya ada di tali pusar saja, bisa diambil pada sumsum tulang belakang atau sel darah tepi kita

  108. #378 by Laili Apriani (12613230) on January 18, 2013 - 8:15 pm

    terimaksih sebelumnya,,,
    saya ingin sedikit bertanya terkait sel,,,seperti yang kita ketahui sel dapat mengalami kematian,,tahapan satu sel sampai dengan mati seperti apa(berapa lama)?apakah semua sel dalam tubuh mengalami siklus kemaatian yang sama?

    • #379 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 8:24 pm

      menurut pendapat saya,, semua sel itu pasti mengalam kematian, kematian sel itu sendiri disebabkan apabilajika ada sel tua atau sel yang rusak sudah tidak dapat menjalankan tugasnya lagi maka sel tersebut akan mati dan akan digantikan dengan sel yang baru… dan kematian sel itu tidak semuanya mengalami siklus yang sama tergantung dengan jenis sel tersebut.

      • #380 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:24 pm

        bagaimana dengan sel embrio?apakah terjadi siklus penghancuran juga?atau?

  109. #381 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:18 pm

    apa tanggapan teman-teman dengan pernyataan bahwa sel-sel tubuh pun melakukan aksi bunuh diri (celluler suicide) setiap hari agar manusia bebas penyakit dan panjang umur.

    • #382 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:20 pm

      mungkin hal itu tergantung dengan pola hidup manusia itu sendiri

      • #383 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:37 pm

        bagaimana dengan istilah regenarasi kulit apakah itu termasuk dalam hal bunuh diri sel kulit ?

      • #384 by Sai Saima on January 18, 2013 - 8:43 pm

        setahu saya betul karena regenarasi kulit itu merupakan penggantian sel kulit yang sudah mati

    • #385 by salichami on January 18, 2013 - 8:42 pm

      12613251
      setuju sm saima, pola hidup kita sangat berpengaruh pada timbulnya jaringan kanker pada tubuh kita, misalnya kalau kita terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung zat kimia, merokok, mengkonsumsi alkohol, dan masih banyak lagi penyebab lainnya.

      • #386 by mitoanimal on January 18, 2013 - 9:01 pm

        klo regenerasi kulit itu kan biasanya dalam bentk pengelupasan kulit… nah klo regenerasi bagian tubuh lain gimana?? sel yang mati itu akan keluar lewat apa??? -puput-

  110. #387 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 8:18 pm

    Menjawab pertanyaan Agnia Widya. Menurut saya keabnormalan kromosom ini disebut aneuploidi atau keabnormalan numerik dimana individu memiliki kelebihan atau kekurangan kromosom dibandingkan dengan jumlah kromosom diploid dari suatu individu..Hal ini dapat disebabkan oleh anafase lag dan nondisjunction

  111. #388 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 8:18 pm

    Reproduksi sel itu adalah perbanyakan jumlah sel dengan cara membelah diri. Dimana proses pembelahan diri itu merupakan cara agar sel dapat tumbuh dan berkembang. Sel yang membelah diri disebut sel induk, sedangkan sel hasil pembelahan diri disebut sel anak. Dalam proses pembelahan diri, sel induk memindahkan (DNA) ke sel anak. Untuk menyampaikan informasi genetik tersebut tentu sel induk harus melipat gandakan informasi genetik yang dimilikinya (DNA) melalui replikasi DNA (duplikasi DNA) sebelum melaksanakan pembelahan atau reproduksi sel. Karena itu dalam proses reproduksi sel ada tahapan-tahapan yang harus dilalui sebelum akhirnya sel berhasil membelah diri. Kecuali pada hewan bersel tunggal, proses pembelahan diri berlangsung tanpa tahapan. Ada 3 jenis pembelahan sel, yatu :
    1. Pembelahan Amitosis : Pembelahan amitosis adalah reproduksi sel di mana sel membelah diri secara langsung atau spontan tanpa melalui tahap-tahap pembelahan sel. Pembelahan cara ini banyak dijumpai pada sel-sel yang bersifat prokariotik, misalnya pada bakteri, ganggang biru atau organisme bersel tunggal seperti Amoeba.
    2. Pembelahan Mitosis : Pembelahan mitosis adalah cara reproduksi sel dimana sel membelah melalui tahap-tahap yang teratur. Pembelahan sel mitosis terjadi pada organisme multiseluler seperti pada sel hewan, sel tumbuhan dan sel manusia. Tahap-tahap pembelahan sel atau yang disebut fase meliputi:
    • Tahap Profase / Fase Profase
    • Tahap Metafase / Fase Metafase
    • Tahap Anafase / Fase Anafase
    • Tahap Telofase. / fase Telofase
    Antara tahap telofase ke tahap profase berikutnya terdapat masa istirahat sel yang dinamakan Interfase. Pada tahap interfase inti sel melakukan sintesis bahan-bahan inti.
    3. Pembelahan Meiosis : Pembelahan Meiosis disebut juga Pembelahan Reduksi. Pembelahan Meiosis terjadi dalam kelenjar kelamin. Pada pembelahan Meiosis reproduksi sel terjadi melalui tahap-tahap pembelahan sel seperti pada pembelahan mitosis, hanya saja dalam prosesnya terjadi pengurangan (reduksi) jumlah kromosom menjadi setengahnya. Pada pembelahan Meiosis terdapat dua tahap besar yang dikenal dengan istilah Meiosis I dan Meiosis II . Lalu kemudian dari kedua tahap besar tersebut masing-masing terbagi lagi menjadi tahap-tahap seperti pada pembelahan mitosis.

  112. #389 by anggi listinda on January 18, 2013 - 8:19 pm

    anggi listinda / 12613224

  113. #390 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 8:20 pm

    setiap tubuh pada tubuh manusia terdapat kromosom memang benar,, setiap sel terdiri dari inti sel kromosom itu sendiri letaknya didalam inti sel,, kromosom dapat diibaratkan sebagai fungsi struktural yang dapat membantu pembelahan sel, contohnya pada pewarisan sifat,,Kromosom berfungsi membawa sifat individu dan membawa informasi genetika, karena di dalam kromosom mengandung gen. Gengen pada kromosom terdapat pada tempatnya yang disebut dengan lokus. Gen merupakan bagian dari molekul DNA. itu yang setahu saya..

  114. #391 by muhammad sahindrawan firmansyah (12613226) on January 18, 2013 - 8:20 pm

    menjawab soal yang nomer 1
    apakah semua sel yang ada di tubuh kita mengandung kromosom
    jawabanna iya, karena walaupun sel memiliki ukura dan fungsi yang sanga bervariasi, tetapi mereka (Sel) memiliki rancangan dasar yang sama. di dalam sel, ada sebuah kompartemen yang di namakan nukleus atau inti sel. di dalam inti sel terdapat struktur panjang dan tipis serupa benang yang dinamakan kromosom. dan juga hampir setiap sel mempunyai satu set kromosom yang identik.. (menurut pendaat saya)

  115. #392 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 8:20 pm

    12613220

  116. #393 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 8:21 pm

    Marizki Pondawinata (12613221)
    Menurut saya :
    2. Benar, reproduksi sel berbeda-beda tergantung jenis selnya. Sel pada manusia terdiri dari sel somatis (tubuh) dan sel gamet (kelamin). Masing-masing dari mereka memiliki reproduksi sel yang berbeda. Sel somatis dengan pembelahan mitosis, sedangkan sel gamet dengan pembelahan meiosis. ada tanggapan atau pertanyaan ?

    • #394 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 8:43 pm

      saya ingin bertanya, saya masih kurang jelas mengenai reproduksi sel itu,, apakah ada hubungan atau perbedaan antara mitosis dan meiosis itu pada reproduksi sel ??

      • #395 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 8:57 pm

        sebenarnya mitosis dan meiosis memiliki kaitan hubungan dan perbedaan,
        Hubungannya :
        Proses mitosis ada pada proses meiosis yaitu pada meiosis kedua
        Perbedaannya :
        Mitosis dari haploid ke haploid
        Meosis dari diploid ke haploid

      • #396 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 9:05 pm

        kalau menurut saya, dari waktu mitosis memerlukan waktiu lebih singkat untuk reproduksi sel dibanding meiosis, lalu pemebelahan mitosis kromosomnya tidak terdapat proses pindah silang, sedangkan meiosisterjadi pindah silang.

      • #397 by aya shuafia itsnayain on January 18, 2013 - 10:15 pm

        setau saya yang pasti ada perbedaannya secara yaitu:
        1.pembelahan mitosis itu terjadi pd sel tubuh(somatik) sedangkan miosis itu pd sel kelamin
        2.mitosis itu akan menghasilkan sel anakan yang sama dengan induknya sedangkan pada pembelahan miosis tidak
        3.mitosis menghasilkan 2 sel anakan
        miosis menghasilkan 4 sel anakan
        sedangkan persamaan nya sebelum peroses mitosis dan miosis terjadi akan di awali oleh proses interfase yang terdiri dr G1,S,G2

  117. #398 by Kelompok Lima on January 18, 2013 - 8:21 pm

    maaf pak yang coment pertanyaan agnia widya atas nama klpk 5 itu sya ”aya shaufia itsnayain”
    12613262

  118. #399 by Nadya Aqliyah Hayulani / 12613274 on January 18, 2013 - 8:23 pm

    proses mitosis pada balita sama orang tua sama gak ? lebih pesat yang mana ?

    • #400 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:34 pm

      pada balita Setelah terbentuk organ, terjadi pertumbuhan makhluk hidup menjadi lebih besar. Perkembangan berjalan seiring dengan pertumbuhan. Perkembangan adalah proses mencapai kedewasaan.
      pada orang tua prosesnya terdiri dari profase, metafase anafase, telofase.
      itu sepengetahuanku

    • #401 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 9:11 pm

      Prosesnya sama, ada mitosis dan ada mieosis. Pembelahan sel pada tahapan mitosis pada balita sampai anak lebih cepat dibanding manula disebabkan oleh aktifitas hormon hipotalamus (hormon pertumbuhan sel jg pertumbuhan organ tubuh)

    • #402 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 9:46 pm

      Dari bayi, kita dapat tumbuh menjadi bentuk sekarang ini disebabkan sel-sel di dalam tubuh kita terus-menerus memperbanyak diri melalui pembelahan sel. Oleh karena itu, pembelahan sel meru-pakan faktor penting dalam hidup kita. Sel merupakan bagian terkecil yang menyusun tubuh kita. Setiap sel dapat memperbanyak diri dengan membentuk sel-sel baru melalui proses yang disebut pembelahan sel atau reproduksi sel. pembelahan sel mengakibatkan bertambahnya sel-sel tubuh. Oleh karena itu, terjadi-lah proses pertumbuhan pada makhluk hidup. Pembelahan sel juga berlangsung pada sel kelamin atau sel gamet yang bertanggung jawab dalam proses perkawinan antar individu. Setelah dewasa, sel kelenjar kelamin pada tubuh manusia membelah membentuk sel-sel kelamin. Seorang laki-laki menghasilkan sperma di dalam testis, sedangkan wanita menghasilkan sel telur atau ovum di dalam ovarium.

  119. #403 by Imas Arumdhani Aji on January 18, 2013 - 8:23 pm

    jawab pertanyaan fenysia

    Penyebab Kanker Payudara Dapat Bermula Dari Gaya Hidup. Kanker payudara merupakan salah satu penyakit paling mematikan Yg dialami kaum wanita. Kini muncul lagi fakta baru: satu dari delapan wanita akan mengidap kanker payudara. Diperkirakan, hal ini dipicu masalah obesitas, konsumsi alkohol Yg berlebihan, & usia memiliki anak yg tertunda.

    • #404 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:30 pm

      apakah ada batasan umur, dari umur berapa seorang wanita bisa terserang? :)

      • #405 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 8:43 pm

        setahu saya semakin tua usia seorang wanita maka resiko kanker payudara semakin tinggi. wanita usia 50-69 tahun berada dalam kategori paling beresiko

      • #406 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 8:44 pm

        Biasanya wanita yang mengalami kanker payudara adalah wanita yang masih produktif.Kanker payudara juga dapat menyerang pria walaupun resikonya sangat kecil.

      • #407 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:45 pm

        setau saya tidak ada batasan umur seorang wanita dapat terserang kanker. remaja bisa. lansia pun bisa bahkan pria bisa terkena kanker payudara

      • #408 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 8:47 pm

        untuk kanker payudara,menurut penelitian 2006-2008 sekitar 16% wanita 30-40 tahun menderita kanker payudara,sedangkan 9 % pda wanita berusia 25 tahun ke bawah,kanker payudara tak lagi dikaitkan dengan wanita berusia di atas 60 mtahun.52% kasus kanker payudara terjadi pada wanita di bawah 50tahun.

      • #409 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:49 pm

        minta tolong hasna dong jelasin kanker payudara pada pria

      • #410 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 8:56 pm

        menurut dr Samuel J. Haryono, SpBK, Onk, wanita yang dapat terkena kanker payudara di antara 35 tahun yang wanita itu belum menikah,, mengapa bisa demikian ?? karena pada wanita yang belum menikah hormonya hanya itu-itu saja yaitu ekstrogen lain halnya dengan wanita yang sudah menikah hormonya bermacam macam yang terdapat pada tubuhnya yang dapat menjadikan yang dapat bertindak sebagai buffer (penyeimbang) dalam tubuh. jadi ketika hormon ekstrogenya tidak diseimbangi maka terkena penyakit kanker payudara pun akan lebih mudah.

      • #411 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:58 pm

        kalau tidak salah pernah ada cara pengobatannya juga pada kanker payudara pria dengan herbal

      • #412 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 9:01 pm

        Kaum pria juga memiliki hormon estrogen, namun dalam jumlah yang jauh lebih sedikit. Hormon estrogen adalah hormon yang dominan di dalam tubuh perempuan. Hormon estrogen inilah yang memicu kanker payudara menjadi lebih progresif pada pria dibandingkan pada perempuan. Karena kaum perempuan lebih dapat mengelola hormon yang dominan di tubuhnya itu. Meskipun kanker payudara sangat jarang terjadi pada kaum pria, namun saat terdeteksi biasanya sudah mencapai stadium lanjut karena kaum pria tidak terlalu memperhatikan bagian dada.

      • #413 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 9:19 pm

        saya akan mencoba menerangkan sedikit tentang kanker payudara pada pria sesuai yg d minta robby zainal. . .
        kanker payudara tidak hanya terjadi pada wanita tapi bisa juga terjadi pada laki-laki.gejalanya benjolan di jaringan payudara.benjolan ini bisa terasa sakit atau tidak.jaringan lemak paada payudara pria lebih sediit daripada wanita,maka dari itu akan lebih muda menemukan benjolan asing pada payudara pria.
        kanker payudara pada pria sering terlambat penanganannya karena pria cenderung cuek dengan kondisi kesehatan mereka.mengkonsumsi alkohol dan obesitas juga menjadi faktor meningkatnya kanker payudara,biasanya terjadi pada pria yg berusia lanjut yang di pengaruhi hormon estrogen,tapi bukan berarti pria usia muda mengabaikan kesehatannya.

        gejala umum kanker payudara pria berupa perubahan puting dan adanya penebalan jaringan pada payudara.kanker tersebut biasanya muncul dari dekat puting dan adanya penebalan jaringan pada payudara.

      • #414 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:26 pm

        bagaimanakah cara mencegah kanker ini sejak dini? mungkin dari faktor internal dan eksternal nya tolong dijelaskan.

    • #415 by Inggrit Dea Narulita (12613273) on January 18, 2013 - 8:39 pm

      Bagaimana dgn pengaruh radiasi dari hp? apa bisa berpengaruh juga terhadap kanker??

      • #416 by salichami on January 18, 2013 - 8:51 pm

        12613251
        Sebuah panel ilmuwan terkemuka mengungkapkan bahwa radiasi dari telepon seluler (ponsel) bisa menjadi agen penyebab kanker otak. Para ahli menempatkan ponsel dalam kategori benda yang memiliki risiko bagi kesehatan, sama dengan pestisida, DDT, knalpot bensin, dan kopi.

        Menurut kantor berita Associated Press (AP), temuan ini diumumkan Selasa, 31 Mei 2011 di Lyon, Prancis, oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker setelah melakukan sejumlah riset. Badan ini berada di bawah arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

        Setelah penelitian bersama selama seminggu penuh, para ilmuwan menemukan tipe radiasi elektronagnetik di telepon seluler, microwave, dan radar. Menurut mereka, ada bukti bahwa radiasi telepon seluler bisa memicu dua tipe kanker otak. Namun bukti itu perlu diteliti lebih lanjut.

      • #417 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 8:58 pm

        setau saya ada 7 efek radiasi hp yang fatal,
        1.medan elektromagnet d sekitar menara BTS dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.
        2.penggunaan ponsel lebih dari 30 menit perhari selama 4 tahun bisa memicu hilang pendengaran(tuli)
        3.Akibat pemakain ponsel yang berlebihan.frekuensi radio yg besar dapat meningkatkan temperatur d lapisan mata sehingga memicu kerusakan kornea
        4.Emisi dan radiasi ponsel bisa menurunkan kekebalan tubuh karena mengurangi produksi melatonin.
        5.resiko kanker di kelenjar air ludah meningkat akibat penggunaan ponsel secara berlebihan
        6.Medan magnetik d sekitar ponsel yg menyala bisa memicu kerusakan sistem syaraf yang berdampak pada gangguan tidur
        7.medan elektromagnetik di sekitar BTS juga berdampak pada lingkungan hidup.

    • #418 by fenysia widya novitasari on January 18, 2013 - 8:52 pm

      dulu itu saya pernah mendengar katanya , ibu2 terutama kaum nenek kan suka tuh masukin uang d dlm baju , nah , itu jadi salah satu faktor penyebab kanker payudara gak sih?

      • #419 by Imas Arumdhani Aji on January 18, 2013 - 8:55 pm

        mungkin bisa, uang kan banyak mengandung bakteri karna uang kan dari tangan ke tangan. kan kita ngga tau tangannya bersih apa ngga

      • #420 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 9:02 pm

        iya,, saya setuju denga arum, sebab mungkin didalam selembar kertas uang itu terdapat berbagai macam kuman, bakteri bahkan virus , dan juga uang itu kan berasal dari banyak tangan yang pegang,, kita kan tidak tahu kondisi setiap tangan orang itu bersih atau tidak… jadi jika uang itu dimasukan kedalam baju otomatis bakteri akan berkembang biak dalam payudara yang dapat berkembang biak yang lama kelamaan akan menimbulkan bahaya dari payudara itu sendiri.

      • #421 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:05 pm

        bagaimana dengan mitos penggunaan bra yang mempunyai penyangga? apakah dapat menyebabkan kanker payudara? maaf sebelumnya jika ada kata2 yang tidak pantas

      • #422 by anita oktavia on January 18, 2013 - 9:18 pm

        aku kira itu tidak berpengaruh apa-apa karena sel kanker berkembang didalam tubuh sedangkan uang (bakteri diuang) berada diluar tubuh

  120. #423 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 8:25 pm

    menurut pendapat saya tentang sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri, terjadinya proses bunuh diri ini disebabkan oleh rusaknya suatu sel atau sakitnya suatu sel oleh sebab itu sel melakukan proses penghancuran diri sebelum terjadi pembelahan, sedangkan sel kanker adalah sel yang “sakit” yg melawan untuk tidak melakukan proses bunuh diri sehingga pada saat membelah, menghasilkan sel “sakit” lainnya yang mempengaruhi kinerja jaringan pada organ tubuh tertentu dan menyebabkan timbulnya kanker

    • #424 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 8:36 pm

      Bagaimana anda menjelaskan tentang sel embrio?

      • #425 by aya shuafia itsnayain on January 18, 2013 - 8:49 pm

        Embriogenesis adalah proses pembentukan dan perkembangan embrio. Proses ini merupakan tahapan perkembangan sel setelah mengalami pembuahan atau fertilisasi. Embriogenesis meliputi pembelahan sel dan pengaturan di tingkat sel. Sel pada embriogenesis disebut sebagai sel embriogenik.

        Secara umum, sel embriogenik tumbuh dan berkembang melalui beberapa fase, antara lain:

        Sel tunggal (yang telah dibuahi)
        Blastomer
        Blastula
        Gastrula
        Neurula
        Embrio / Janin

      • #426 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 8:53 pm

        Embrio merupakan hasil pembuahan sel telur dan sel sperma dan merupakan tahap awal terbentuknya janin

      • #427 by nur khasanah 12613234 on January 18, 2013 - 10:43 pm

        adanya embrio diawali dari pembuahan sperma dan ovum.
        sel embrio berada dlam embrioblast atau yg disebut massa sel dalam (inner cell mass) yang nantinya akn tumbuh menjadi suatu organisme

  121. #428 by anggi listinda on January 18, 2013 - 8:25 pm

    ya, sel-sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri atau apoptosis. Apoptosis digunakan oleh organisme multisel untuk membuang sel yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh. Bila sel kehilangan kemampuan melakukan apoptosis maka sel tersebut dapat membelah secara tak terbatas dan akhirnya menjadi kanker.

    • #429 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 8:29 pm

      apa yg menyebabkan sel kehilangan kemampuan apoptosis?

      • #430 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 9:10 pm

        menurut saya, Seiring dengan pertambahan usia telomere perlahan-lahan akan memendek, sel dengan telomer yang terlalu pendek akan berhenti membelah diri, kemudian memasuki tahap “jompo” (senesence) atau mengalami kematian apoptosis.

    • #431 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 9:08 pm

      kalau memang sel itu dapat melakukan apoptosis,, kapan dan dimana terjadinya sel melakukan apoptosis ?

    • #432 by resti andriani 12613260 on January 18, 2013 - 10:32 pm

      mau tanya bagaimana proses sel yang mengalami apoptosis?

      • #433 by Cita Meidina 11613162 on January 18, 2013 - 11:58 pm

        Secara garis besarnya apoptosis dibagi menjadi 4 tahap, yaitu :
        1. Adanya signal kematian (penginduksi apoptosis)
        2. Tahap integrasi atau pengaturan (transduksi signal, induksi gen apoptosis yang berhubungan, dan lain-lain)
        3. Tahap pelaksanaan apoptosis (degradasi DNA, pembongkaran sel, dan lain-lain)
        4. Fagositosis

  122. #434 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 8:27 pm

    Yunita Bunga Dewi (12613284)
    mengenai sel kanker, adakah cara lain selain pengobatan selain dengan kemoterapi? dan bagaimana mekanisme kerja kemoterapi dapat membunuh sel kanker tersebut walaupun sebagian?

    • #435 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:29 pm

      ada yg lebih ampuh untuk mmbunuh sel kanker d banding kan kemoterapi….yaitu Lemon atau Citrus mempunyai khasiat dan manfaat untuk membunuh sel kanker dan 10.000 kali lebih kuat dari kemoterapi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh laboratorium, bahwa manfaat buah lemon untuk kanker dan tertarik untuk membuat versi sintetis yang akan membuat keuntungan besar untuk mengurangi risiko penyakit kanker. Selain itu fungsi jeruk lemon bisa mengefektifkan kerja zat antioksidan yang bernama catechin dalam teh hijau. Catechin ini bisa melemah, bahkan hilang saat sampai di usus. Bisa dikatakan 80% catechin dalam teh hijau tidak terserap oleh tubuh.

      Manfaat Lemon untuk kanker Sumber informasi Manfaat Lemon untuk kanker berasal dari salah satu produsen obat terbesar di dunia, mengatakan bahwa setelah lebih dari 20 tes laboratorium sejak tahun 1970, mengungkapkan bahwa: Manfaat Lemon bisa menghancurkan sel-sel ganas di 12 kanker, termasuk kolon , payudara, prostat, paru-paru dan pankreas. Senyawa pohon ini menunjukkan 10.000 kali lebih baik dari produk adriamycin, obat kemoterapi biasanya digunakan di dunia, memperlambat pertumbuhan sel kanker. jenis terapi dengan ekstrak lemon hanya menghancurkan sel-sel kanker ganas dan tdk mempengaruhi sel-sel sehat. Institute of Health Sciences, 819 N. L.L.C. Cause Street, Baltimore, MD1201

      • #436 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 8:35 pm

        apakah sudah ada, bukti / orang yang mengidap penyakit kanker tersebut pengobatannya dilakukan dengan lemon tersebut?

      • #437 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 8:35 pm

        Bro apakah dengan cara ini sudah pernah berhasil?jika memang sudah siapa pasien yg pernah di sembuhkan denga cara ini?bukankah yg kita ketahui hampir tidak pernah cara ini di gunakan?dan kebanyakan kemoterapi yg di gunakan
        menurutmu mana yg lebih efektif dalam penyembuhan maupun pencegahan?

      • #438 by aya shuafia itsnayain on January 18, 2013 - 8:36 pm

        bisa di jelasin g’ bagaiman proses kerja dr ekstrak lemon sehingga bisa mengurangi resiko penyakit kanker

      • #439 by Sai Saima on January 18, 2013 - 8:40 pm

        yap betul, bagaimana cara kerja ekstrak lemon tersebut ?

      • #440 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 8:50 pm

        Ekstrak lemon dapat meningkatkan apostosis (pemrograman kematian sel) di dalam sel kanker payudara, dalam hasil pengujian di laboratorium.

      • #441 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:51 pm

        sepengtahuan saya … belum ada obat herbal yang mampu memusnahkan kanker, bahkan jika sudah hilang kanker dapat sewaktu-waktu datang kembali. bahkan dg kemoterapi kanker masih susah untuk musnahkan

      • #442 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 9:12 pm

        ya.. gimana caranya itu lemon dapat berfungsi untuk pencegahan kanker, dan seberapa besar orang di negara ini yang telah melakukan pengobatan lemon pada sel kanker ??

    • #443 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 8:30 pm

      tadi aku dikasi tau sama gina, pengobatan juga bisa dilakukan dengan herbal, seperti menggunakan “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker,

      maaf jika salah

      • #444 by qriosusanto on January 18, 2013 - 8:36 pm

        gandung…
        Kencing manusia itu bau, kotor, najis, mengundang siksa kubur bagi yang tidak menjaganya dan malaikat rahmat akan menjauh dari rumah yang tercium aroma kencing manusia.

        Sebaliknya kencing onta sangatlah bermanfaat. Ia adalah penyembuh bagi penyakit. Dr Abdulrahman Al-Qassas, seorang peneliti di Universitas Ummul Qura, Mekkah menegaskan lagi bahwa kencing dan susu onta dapat menyembuhkan beberapa penyakit diantaranya hepatitis, penyakit gula (diabetes) dan penyakit kulit.
        Setelah menghabiskan waktu lebih dari lima tahun penelitian di laboratorium, Dr. Faten Abdel-Rahman Khorshid, ilmuwan Saudi yang juga staf King Abdul Aziz University (KAAU) dan Presiden Tissues Culture Unit di Pusat Penelitian Medis King Fahd itu, menemukan bahwa partikel nano dalam air seni hewan onta dapat melawan sel kanker dengan baik.
        Penelitiannya diawali dengan eksperimen menggunakan air seni onta, sel kanker yang ada di organ paru-paru seorang pasien, serta tikus yang disuntikkan sel kanker leukimia dan air seni onta.

      • #445 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 8:40 pm

        setahu saya, kanker itu tidak dapat dihentikan sepenuhnya. dan dalam pemakaian ‘keladi tikus’ tersebut apakah efek sampingnya seperti halnya pada kemoterapi yang membuat rambut rontok?

      • #446 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 9:15 pm

        maaf qrio, saya tidak membicarkan tentang kencing manusia
        disini kita membicarakan obat kanker, bukan yang kotor2

        yunita : kalo tentang itu saya kurang paham coba tanya sama augina karena saya taunya dari gina

      • #447 by dewi nur eka sari 12613255 on January 18, 2013 - 9:18 pm

        memang kanker itu tidak dapat dihentikan sepenuhnya hanya saja dapat dihambat perkembanganya seperti yang dijelaskan sama bapak kemaren pengobatan kanker menggunakan tanaman herbal kencur ( kaempferiae galanga ) dapat menghambat pertumbuhan kanker, dan juga jika di konsumsi sebagai obat tidak menimbuljkan efek samping. lain halnya dengan pengobatan dengan cara kemoterapi, pada penggunaan kemoterapi ini menggunakan dosis dosis yang tinggi yang dapat membunuh sel sehat selain sel kanker akbatnya dapat menimbulkan efek samping salah satunya menyebabkan rambut rontok.

  123. #448 by Moch Andriawan M (12613266) on January 18, 2013 - 8:28 pm

    Kan pernah disebutkan bahwa proses meiosis dapat berhenti,
    bagaimanakah proses berhentinya proses meiosis pada tumbuhan?

  124. #449 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 8:29 pm

    Adri Alfiza ( 12613250)
    No. 1. menurut saya iya, penjelasannya, di dalam inti sel terdapat struktur panjang dan tipis serupa benang yang dinamakan kromosom. hampir semua sel dalam tubuh membawa satu set kromosom yang identik. Gen tersusun secara linier di dalam kromosom, seperti manik-manik yang tersusun seperti kalung.

  125. #450 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:30 pm

    menjawab pertanyaayn Yunita Bunga Dewi : waktu dikelas pernah dijelaskan sel puncak dapat membantu penyembuhan kanker

  126. #451 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 8:31 pm

    RAHMAH FITRIYANI
    NIM 12613290
    sekedar menambahkan untuk P53 yang ditanyakan Aldy Dhasry. P53 (bahasa Inggris: protein 53, p53) adalah faktor transkripsi yang mendapat julukan dalam bahasa Inggris sebagai “the guardian of the genome”, atau “guardian angel gene”, dan “master watchman” karena peran protein tersebut dalam menjaga sel dari mutasi genetik akibat kerusakan DNA.p53 memiliki ekspresi yang beragam seperti berbagai fungsi selular, regulasi, apoptosis, replikasi DNA, proliferasi, dll. Dalam kondisi normal, jumlah konsentrasi p53 dalam sitoplasma sangat sedikit dan hanya teraktivasi saat sel mengalami stress. Rendahnya asupan asam folat dan vitamin B6 dapat meningkatkan risiko mutasi genetik pada p53 dan menginduksi kanker usus besar. Upregulasi p53 yang berlebihan, biasanya terjadi pada kasus kemoterapi kanker dengan penggunaan cisplatin, dapat meracuni ginjal, dan perlu diturunkan segera, misalnya dengan penggunaan pifithrin

  127. #452 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 8:31 pm

    test

  128. #453 by aya shuafia itsnayain on January 18, 2013 - 8:32 pm

    menurut teman2 apa yang menyebabkan prose pembelahan yang terjadi secara terus menerus pada sel kanker dapat terjadi ???

    • #454 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:39 pm

      mungkin dikarenakan tidak sadarnya si penderita yang selalu mengkonsumsi atau melakukan hal2 yang dapat memicunya

    • #455 by muhammad sahindrawan firmansyah (12613226) on January 18, 2013 - 8:57 pm

      menurut saya terjadinya pembelahan sel yang secara terus menerus pada sel kangker karena terjadinya hilang kontrol dari sel tersebut yang di akibatkan faktor-faktor yang merangsang sel kangker itu terbentuk. sel kangker ibarat singa yang ketika di ganggu akan mengamuk, begitu juga dengan sel kangker dimana tat kala sel kangker yang pada awalnya tidak berbahaya di ganggu oleh faktor eksternal (pola makan, radiasi, emosional DLL) akan menjadi ganas di dalam tubuh kita.. (menurut pendapat saya loh)

      • #456 by resti andriani 12613260 on January 18, 2013 - 10:43 pm

        sel kanker apa yang karena faktor emosional menjadi ganas?

  129. #457 by saima (12613288) on January 18, 2013 - 8:33 pm

    bagaimana dengan kanker serviks ? apakah setiap jenis kanker dapat di obati dengan terapi sel puncak?

    • #458 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:39 pm

      setahu saya tidak semua dapat diobati dengan sel punca hanya jenis” kanker tertentu

    • #459 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 8:57 pm

      Secara medis pengobatan kanker serviks dapat dilakukan dengan pemanasan, diathermy atau dengan sinar laser bagi yang baru mengalami keabnormalan sel. Jika penyakit telah sampai pada tahap pra-kanker dan kanker leher rahim telah dapat diidentifikasi, maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk penyembuhannya, antara lain:
      – Operasi, yaitu dengan mengambil daerah yang terserang kanker, biasanya uterus beserta leher rahimnya.
      – Radioterapi yaitu dengan menggunakan sinar X berkekuatan tinggi yang dapat dilakukan secara internal maupun eksternal.

      • #460 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:17 pm

        apakah dua penyembuhan tersebut sama-sama membuat wanita tidak dapat mempunyai seorang keturunan?

      • #461 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 10:15 pm

        Yang saya ketahui seperti itu, kedua jenis penyembuhan ini dapat membuat seorang wanita tidak bisa hamil. Dalam kondisi seperti ini, antara pengobatan kanker dan keinginan memiliki anak terkadang menjadi konflik emosional yang terjadi pada diri wanita.
        Hal lain yang lebih penting untuk menghindari kanker serviks dan kemungkinan tidak memiliki anak adalah melakukan pap smear secara rutin.
        m

    • #462 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 9:36 pm

      Tiga jenis utama dari pengobatan untuk kanker serviks adalah operasi, radioterapi, dan kemoterapi.

      Stadium pra kanker hingga 1A biasanya diobati dengan histerektomi. Bila pasien masih ingin memiliki anak, metode LEEP atau cone biopsy dapat menjadi pilihan.

      Untuk stadium IB dan IIA kanker serviks:
       Bila ukuran tumor 4cm: radioterapi dan kemoterapi berbasis cisplatin, histerektomi, ataupun kemo berbasis cisplatin dilanjutkan dengan histerektomi
      Kanker serviks stadium lanjut (IIB-IVA) dapat diobati dengan radioterapi dan kemo berbasis cisplatin. Pada stadium sangat lanjut (IVB), dokter dapat mempertimbangkan kemo dengan kombinasi obat, misalnya hycamtin dan cisplatin. Jadi untuk kepastian bisa atau tidaknya seseorang penderita tersebut bisa atau tidaknya memperoleh keturunan dengan melihat dahulu segi pengobatan yang akan dialami ataupun dilalui, apabila tidak adanya proses pengangkatan rahim, kemungkinan untuk mem peroleh keturunan itu masih ada. Walaupun nantinya akan beresiko untuk janin yang akan di kandung.

      • #463 by resti andriani 12613260 on January 18, 2013 - 10:52 pm

        apakah kanker serviks itu sama dengan kista?jika berbeda apa perbedaan keduanya?

  130. #464 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:37 pm

    Pada awal pembentukannya, eritrosit mamalia memiliki nuklei, tapi nuklei tersebut akan perlahan-lahan menghilang karena tekanan saat eritrosit menjadi dewasa untuk memberikan ruangan kepada hemoglobin. Eritrosit mamalia juga kehilangan organel sel lainnya seperti mitokondria

  131. #465 by bioselfarmad2 on January 18, 2013 - 8:42 pm

    fakhri aulia rahman Nim : 12613227

  132. #466 by 12613275 / Chairunisa on January 18, 2013 - 8:42 pm

    Jawaban Fenysia

    1. Faktor Keturunan
    Faktor genetik menyebabkan beberapa keluarga memiliki resiko lebih untuk menderita penyakit kanker tertentu, jika dibandingkan dengan keluarga yang lain. Jenis penyakit kanker yang paling sering diturunkan dalam keluarga adalah kanker payudara, kanker indung telur, kanker kulit dan kanker usus besar. Misalkan seorang wanita mempunyai resiko menderita penyakit kanker payudara sampai dengan 3 x lipat jika ternyata ibunya atau saudara perempuan yang lainnya ternyata pernah menderita juga penyakit kanker payudara.

    2. Faktor Lingkungan
    Beberapa faktor lingkungan yang mempengaruhi terjadinya penyakit kanker :
    – Lingkungan Perokok, dapat meningkatkan resiko penyakit kanker paru-paru, mulut, laring (pita suara)
    – Akibat sering terkena Sinar Ultraviolet dari matahari.
    – Terkena radiasi Sinar Rontgen yang dihasilkan dari pembangkit tenaga nulir.

    3. Faktor Makanan
    Kebanyakan adalah makanan yang banyak mengandung bahan kimia, seperti :
    – Makanan yang di asap dan di asamkan (seperti acar) bisa meningkatkan resikonya terjadi kanker lambung.
    – Minuman yang banyak mengandung alkoholnya, sering kali menjadi penyebab timbulnya kanker kerongkongan.
    – Zat makanan yang mengandung bahan pewarna

    4. Virus
    Virus yang paling sering dicurigai sebagai biang penyebab penyakit kanker meliputi :
    – Virus Papilloma, penyebab kutil pada alat kelamin, dan juga penyebab terjadinya penyakit kanker leher rahim pada wanita.
    – Virus Situmegalo, menyebabkan kanker sistem pembuluh darah yang ditandai oleh lesi kulit yang berwarna merah.
    – Virus Hepatitis B, menyebabkan penyakit kanker hati.
    – Virus Epstein-Bar, di Afrika virus ini menyebabkan Limfoma Burkitt, sedangkan di China menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan.

    5. Faktor Infeksi
    Faktor infeksi ini meliputi :
    – Parasit Schistosoma dapat menyebabkan kanker kandung kemih karena terjadinya iritasi yang bersifat menahun pada kandung kemih.
    – Infeksi oleh Clonorchis yang dapat menyebabkan kanker pankreas dan saluran empedu.
    – Helicobacter Pylori adalah bakteri yang dapat menyebabkan kanker lambung, dan diduga pula bakteri ini dapat menyebabkan peradangan lambung kronis sehingga terjadi peningkatan kecepatan siklus sel.

    6. Faktor Perilaku.
    Suka merokok, mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak dan daging yang di awetkan. Suka mengkonsumsi alkohol, sering melakukan hubungan intim di usia dini dan sering berganti-ganti pasangan.

    7. Faktor Gangguan Keseimbangan Hormonal.
    Ada kecenderungan bahwa kelebihan hormon esterogen dan kekurangan hormon progesteron dapat meningkatkan terjadinya penyakit kanker payudara, kanker leher rahim, kanker rahim, dan kanker prostat.

    8. Faktor Kejiwaan dan Emosional
    Sering mengalami stres, suka marah, kebencian yang mendalam dan selalu emosi dapat menyebabkan terjadinya penyakit kanker. Gangguan emosi ini dapat menyebabkan gangguan keseimbangan seluler tubuh.

    9. Faktor Radikal Bebas.
    Radikal bebas adalah suatu atom, gugus atom, atau molekul yang mempunyai elektron bebas yang tidak berpasangan pada lingkaran luarnya, seperti :
    – Radikal bebas yang terbentuk sebagai produk sampingan dari proses metabolisme
    – Radikal bebas yang masuk kedalam tubuh dalam bentuk-bentuk racun kimiawi dari makanan, minuman, udara yang terpolusi, dan sinar ultraviolet dari sinar matahari.
    – Radikal bebas yang terproduksi pada waktu makan berlebihan maupun dalam keadaan stres yang berlebihan, baik stres secara fisik, psikologis maupun secara biologis.

  133. #467 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 8:44 pm

    jawaban no.3
    Usia organ tubuh tidak selalu sama dengan usia tubuh manusia.begitu pula usia sel tubuh kita, Hal ini disebabkan siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri.
    contoh nya:

    • #468 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:02 pm

      CONTOHNYA APA?

      • #469 by Adri Alfiza (12613250 ) on January 18, 2013 - 9:16 pm

        USUS. Ia melakukan regenerasi selnya setiap 2 – 3 hari. Usus merupakan organ tubuh yang paling cepat memperbaiki diri karena paling sering terpapar bahan kimia.

        Lidah. Lidah adalah organ tubuh kedua yang paling cepat beregenerasi. Ia hanya membutuhkan waktu 10 14 hari untuk memperbarui 9.000 sel perasanya.

        Paru paru. Permukaan sel paru paru membutuhkan waktu 2 3 minggu untuk beregenerasi, sedangkan bagian dalamnya membutuhkan waktu satu tahun.

        Hati dapat meregenerasi diri dalam waktu 150 hari. Bahkan, jika 70% hati seseorang dipotong, hati mampu kembali ke ukuran normal sampai dengan 90% dalam waktu dua bulan. Namun, jika sudah sangat rusak parah, hati tidak mampu lagi memperbaiki dirinya.

        Sel darah merah memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya.

        Sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2 4 minggu.

        Jantung membutuhkan waktu yang panjang untuk memperbaiki diri. Seumur hidup jantung hanya mampu meregenerasi sebanyak 34 kali.

        Tulang membutuhkan waktu 10 tahun. Lebih singkat dibandingkan dengan jantung.

        Otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya. Hanya kornea yang mampu meregenarasi dirinya dalam waktu 24 jam.

  134. #470 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 8:45 pm

    berbagi info
    kanker dapat dicegah dengan cara berpuasa. karena dengan berpuasa dapat merubah keenderungan sel untuk berubah menjadi sel kanker. :)

    • #471 by Yurfida Meliani on January 18, 2013 - 8:48 pm

      wah gimana hubunganny itu vie?

    • #474 by Sai Saima on January 18, 2013 - 8:48 pm

      apa penyebabnya sehingga sel tersebut kemungkinan tidak berubah menjadi sel kanker jika kita berpuasa ?

    • #475 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 8:55 pm

      bisa jg itu vie kan kl kita puasa gak ada asupan makanan/nutrisi dari tubuh kita jadi mungkin sel kanker jg tidak mendapat asupan makanan :p

      • #476 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 9:31 pm

        tapi selain sel kanker tidak mendapat asupan makanan, sel normal kita juga tidak tidak akan mendapat asupan makanan juga ya? terus sel normal dan sel kanker akan bersaing dalam asupan makanan cadangan dalam tubuh kita. kira-kira siapa yang akan menang dalam persaingan asupan nutrisi tersebut? apa sel normal kita tidak akan kalah dalam persaingaan itu? menurut teman-teman bagaimna? karasupan

    • #477 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 8:55 pm

      faktor apa saja yg menyebabkan kecenderungan itu?apa bedanya dengan orang yg tidak berpuasa?

    • #478 by Icha Chairunisa on January 18, 2013 - 9:02 pm

      bagaimana caranya vhi? berapa lama harus berpuasa?

    • #479 by tigor nasution on January 18, 2013 - 9:21 pm

      hanya mencegah? bisa d jelaskan lebih dalam vie?

  135. #480 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 8:47 pm

    mau tanya…
    td ktanya pd awal pembentukannya eritrosit punya nuklei tp perlahan2 menghilang. nah berarti awalnya eritrosit mengandung kromosom? trs setelah nuklei nya hilang, kromosom nya kemana?
    thanks~

    • #481 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:58 pm

      menurut saya, kromosom pada eritrosit dewasa ikut menghilang bersama dengan hilangnya nukleus

  136. #482 by anita oktavia on January 18, 2013 - 8:47 pm

    teman-teman mau tanya kenapa pasien penyidam kanker kebanyakan dari kaum wanita ?

    • #483 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 8:59 pm

      iya mengapa kebanyakan kaum wanita? apakah dalam tubuh wanita terdapat sel karsinogen khusus yang berbeda dengan pria?

    • #484 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 9:09 pm

      itu karena efek hormon estrogen yang dominan pada wanita

      • #485 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:21 pm

        bagaimana efek estrogen itu bisa mempengaruhi?

    • #486 by Widiatul atkia (12613268) on January 19, 2013 - 1:30 am

      Teman-teman menurut analisis di AS pria lebih mungkin dari pada perempuan mendapat dan meninggal karena kanker, dari 36 jenis tumor dan kanker darah yang mempengaruhi ke dua jenis kelamin.
      Itu mungkin di karenakan sebagian faktor gaya hidup seperti merokok yang lebih banyak danminum-minuman juga kujungan ke dokter yang lebih sedikit dari pada perempuan.
      Memang secara umum , wanita memang memiliki awal stadium kanker, meskipun hal ini tidak untuk semua jenis kanker.Hal ini mungkin karena perempuan lebih mungkin untuk mendapat gejala periksa, dan dapat mencegah terjadinya tumor atau kanker.

  137. #487 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 8:49 pm

    Marizki Pondawinata (12613221)
    Menurut saya :
    4. Setuju sama Yasmin dan Adri, Sel pada manusia memiliki kemampuan membunuh dirinya sendiri atau disebut juga dengan apoptosis. Saat kita berada dalam kandungan, sel pada jari-jari tangan atau kaki yang dahulunya menempel dan akan memisah atau disintegrasi yang membentuk tangan yang punya sela-sela. Tanpa adanya apoptosis ini, tangan kita akan sulit dipakai. Selain itu, apoptosis juga memiliki banyak fungsi yaitu kaitannya dengan kanker. Pada saat kita terpapar oleh karsinogen seperti radiasi ultraviolet, sinar itu akan merusak sel kulit epidermis (terluar) yang akan merusak materi genetik DNA sel yang normal. Sel yang normal ini akan menjadi sel kanker, tetapi dengan adanya apoptosis, sel akan terprogram untuk proses apoptosis. Sel tersebut akan membunuh dirinya sendiri. Pada sel dari kulit dermis, sel itu akan membentuk sel-sel baru yang akan menggantikan sel yang sudah terbunuh atau kandas. Tetapi adakalanya apoptosis kalah, apabila kita terlalu berlebihan terkena paparan karsinogen dan menipisnya lapisan ozon yang akan meningkatkan kemampuan radiasi ultraviolet menjadi meningkat jauh lebih besar dibandingkan dengan lapisan ozon yang belum menipis. itu menurut saya, ada tanggapan ?

  138. #488 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 8:50 pm

    mengenai kromosom, kita kan sudah mengetahui bahwa setiap manusia mempunyai 23 pasang kromosom. jadi bagaimana dengan kemungkinan seorang anak mengalami kelebihan jumlah kromosom?

    • #489 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 8:59 pm

      Itu artinya terjadi mutasi. Kromosom dapat mengalami mutasi karena adanya perubahan struktur atau susunan dan jumlah kromosom. Penyebabnya adalah adanya gangguan fisik dan kimia sehingga terjadi kesalahan di dalam pembelahan sel yang mengakibatkan struktur kromosom rusak dan jumlah kromosom berubah.

    • #490 by salichami on January 18, 2013 - 9:04 pm

      12613251
      kemungkinan anak tersebut akan mengalami kelainan. misalnya saja anak tersebut akan lahir cacat, dengan kondisi yg tidak normal

    • #491 by Widiatul atkia (12613268) on January 19, 2013 - 12:51 am

      Kelainan kromosom itu biasa di sebut dengan Down Syndrome.
      seorang anak yang mengalami penyakit Down Syndrome akan mengalami kelainan yaitu berupa fisik dan mental.
      Kelainan fisik : mata yang menyerupai almond, hidung kecil dan datar, lidah lebar dan tebal, leher pendek, kelemahan otot, hiperfleksibilitas dan lain-lain.
      Sedangkan kelainan mental dan intelektual yaitu berupa perkembangannya lebih lambat dari anak-anak normal, tapi bukan berarti mereka tidak dapat berkembang.
      Menurut penelitian perkembangan seorang anak yang menderita Down Syndrome akan sangat di pengaruhi oleh perhatian, kasih sayang dan dukungan dari lingkungan tempat tinggalnya.
      Bahkan sudah banyak orang yang menderita Down Syndrome yang terjun ke masyarakat dan tidak sedikit yang sudah suses,

  139. #492 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 8:50 pm

    mengenai reproduksi, apakah ada hubungan antara sperma dengan sumsum tulang belakang? beberapa orang mengatakan bahwa terlalu banyak ejakulasi (mengeluarkan sperma) maka berhubungan dengan berkurangnya/ habisnya sumsum tulang belakang, apakah ini benar?

    • #493 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 8:54 pm

      tidak ada hubunganya menurut saya, karena sperma bukan diproduksi di sumsum tulang belakang melainkan ditestis

      • #494 by Yunita Bunga Dewi on January 18, 2013 - 9:09 pm

        iya memang diproduksi di testis. tetapi, ada yang mengatakan bahwa jika terlalu banyak berejakulasi maka tulang belakang akan bisa rapuh. nah, apakah hubungan antara keduanya?

    • #495 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:06 pm

      ternyata ada hubungannya karena ejakulasi itu perintah dari sumsum tulang belakang bukannya otak

    • #496 by Revina Pricillia (12613287) on January 18, 2013 - 10:13 pm

      kalo menurut aku sih ngga ada hubungannya, menurut yg aku baca sih hubungannya cuma ejakulasi itu diperintah oleh sumsum tulang belakang. tapi kalo terlalu banyak ejakulasi menyebabkan habisnya sumsum kayanya engga deh.

  140. #497 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 8:55 pm

    Sel kanker yang muncul dapat disebabkan oleh faktor genetik, lingkungan, makanan dan gaya hidup. Untuk menanggulanginya, ada beberapa cara yang dilakukan, diantaranya adalah:
    > mengubah diet dan termasuk suplemen akan memperkuat sistem kekebalan tubuh yang akan menetralisir sel bersifat kanker.

    >Kemoterapi. Kemoterapi meracuni sel kanker namun membuat sel sehat yang tumbuh mengalami kerusakan dengan cepat di sumsum tulang, saluran gastrointestinal dan dapat menyebabkan kerusakan organ seperti ginjal,hati, paru-paru,jantung,dll

    >Operasi. tetapi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke bagian lain

    Sebuah cara yang efektif adalah membuat sel-sel kanker dengan cara tidak memberikan makanan yang dapat menyebabkan perkembangbiakannya terhambat. Mempertahankan diri dengan memakan sedikit daging dapat membebaskan enzim-enzim untuk melawan membran sel protein pada sel-sel kanker dan memungkinkan sel sel tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker.

    Sel kanker juga tidak menyukai suasana yang aerob(beroksigen). berolahraga stiap hari atai mengikuti seni pernapasan agar inspirasi oksigen lebih optimal adalah cara lain untuk menghancurkan sel kanker

    • #498 by bioselfarmasi3 on January 18, 2013 - 9:05 pm

      apa hubungan diet dengan sel kanker?

      • #499 by muhammad sahindrawan firmansyah (12613226) on January 18, 2013 - 9:10 pm

        diet = mengatur pola makan, sama kayak puasa

      • #500 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:28 pm

        maksudnya disini menanggulangi dengan cara mengubah diet menjadi pola makan teratur atau justru semakin meningkatkan diet?

  141. #501 by Sai Saima on January 18, 2013 - 8:56 pm

    saya mau tanya.. seperti yang kita ketahui kromosom pada laki-laki adalah XY dan pada wanita adalah XX. jika seorang berjenis kelamin laki-laki mempunyai kromosom XX apakah mungkin untuk laki-laki tersebut mempunyai keturunan jika dia menikah dengan wanita normal?

    • #502 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 9:02 pm

      tetep engga sai, karena perbedaan xy dan xx hanya pembeda keturunan, semisal suatu keluarga memiliki keturunan hanya laki-laki saja, sedangkan si ayah menginginkan anak perempuan, siayah tidak berhak memarahi si ibu, karena yang menentukan kelamin anak pria atau perempuan itu siayah itu sendiri, sepengetahuanku.

    • #503 by Widya Citra Lestari on January 18, 2013 - 9:04 pm

      apakah benar2 ada seseorang yang berjenis kelamin laki-laki mempunyai kromosom XX? Bukannya yang mempunyai kromosom XX itu hanya wanita?

      • #504 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:09 pm

        iya , adanya kromosom laki-laki xy. bagaimana bisa xx? kecuali kalo itu emg laki laki jadi-jadian :P

      • #505 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:09 pm

        robby: apa peran siayah dalam menentukan jenis kelamin?
        widya: benar ada wid.. hal ini terjadi pada kerabat terdekat saya sendiri

      • #506 by aya shuafia itsnayain on January 18, 2013 - 9:19 pm

        setau saya yang ada itu kromosom lk2 itu selain ada xy ada juga xxy dan kelainan ini disebut sindrom klienfelter yang hanya terjadi pd lk2 saja karena bertambahnya kromosom x yang di sebsb kan oleh proses gagal pisah(disjunction)

    • #507 by muhammad sahindrawan firmansyah (12613226) on January 18, 2013 - 9:09 pm

      maaf sebelumnya, selama ini saya tidak pernah melihat adanya seorang laki-laki yang mempnyai kromosom XX, yang saya ketahui yang memiliki kromosom XX adlah seorang wanita.
      Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian (kuat), sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan (halus).
      so menurut saya mustahil ada seorang laki-laki yang memiliki kromosom jenis XX..

      • #508 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:14 pm

        sebenarnya sangat mustahil, namun hal ini sudah pernah terjadi ..
        ini info yang saya dapat:
        Sindrom laki-laki XX adalah kelainan langka, di mana daerah SRY kromosom y telah recombined untuk berada di salah satu kromosom X. Sebagai akibatnya, kombinasi XX setelah fertilisasi memiliki efek yang sama sebagai kombinasi XY, mengakibatkan laki-laki. Namun, gen lain kromosom x menyebabkan feminisasi juga.

        X-link endotel kornea dystrophy adalah penyakit yang sangat langka kornea yang terkait dengan wilayah Xq25. Dari Lisch epitel kornea dystrophy terkait dengan Xp22.3.

        Megalocornea 1 dikaitkan dengan Xq21.3-q22

  142. #509 by Widiatul atkia (12613268) on January 18, 2013 - 8:57 pm

    Adakah kemoterapi untuk penderita kanker stadium 3 atau 4 yang berhasil sembuh?

    • #510 by Sai Saima on January 18, 2013 - 8:59 pm

      setahu saya sangat jarang.. karena kemoterapi mempunyai efek yang sangat berbahaya pada manusia. jika sudah pada stadium 3 atau 4 kondisi fisik manusia sangat lemah sehingga susah untuk dilakukan kmoterapi

      • #511 by Yurfida Meliani (12613261) on January 18, 2013 - 9:06 pm

        setuju sama saima, itu biasanya sudah terhitung kanker yang sudah sangat berkembang

      • #512 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:13 pm

        menurut medis sih ya Untuk kanker paru stadium 3 memang sedikit kemungkinan untuk sembuh kembali.
        Pihak dokter akan berusaha keras untuk memberikan terapi paliatif (penunjang)

    • #513 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:04 pm

      Marizki Pondawinata (12613221)
      Menurut saya :
      3. Saya cuma tau umur dari sel darah merah dan sel darah putih. sel darah merah berumur 120 hari dan sel darah putih beberapa tahun dan ada yang kurang lebih sehari. ada tambahan atau tanggapan ?

      • #514 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:26 pm

        Salah masukin -_- hahaha, efek flu wid

  143. #515 by dewi indah sartika(12613259) on January 18, 2013 - 8:58 pm

    Menurut saya,
     Sel dalam tubuh manusia tentunya mengandung kromosom, Kromosom manusia inipun dibedakan atas 2 tipe :
    1) Autosom, ialah kromosom biasa, yang tidak berperan menentukan dalam mengatur jenis kelamin. Dari 46 krmosom di dalam nucleus sel tubuh manusia, maka yang 44 buah (22 pasang) merupakan autosom .
    2) Gonosom, ialah seks kromosom (kromosom kelamin), yang berperan dalam menentukan jenis kelamin. Biasanya terdapat sepasang kromosom. Melihat macamnya dapat dibedakan atas Kromosom X dan Kromosom Y.

     Usia sel pada tubuh manusia memiliki usia yang berbeda. Hal ini disebabkan siklus sel setiap organ yang berbeda-beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri. Ada yang butuh beberapa hari saja, ada juga yang memakan waktu puluhan tahun. Seperti pada:
    Sel darah merah memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya.
    Sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2 4 minggu.
    Otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya. Hanya kornea yang mampu meregenarasi dirinya dalam waktu 24 jam.

    • #516 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:04 pm

      Tolong berikan contoh sel yang meregenerasi hanya beberapa hari dan yang membutuhkan waktu puluhan tahun. bagaimana proses pada sel-sel tersebut, sehingga regenerasinya lama?

      • #517 by dewi indah sartika(12613259) on January 18, 2013 - 9:22 pm

        contoh lain pada Usus kita,Ia melakukan regenerasi selnya setiap 2 3 hari. sebab Usus merupakan organ tubuh yang paling cepat memperbaiki diri karena paling sering terpapar bahan kimia. dan pada Jantung membutuhkan waktu yang panjang untuk memperbaiki diri. Seumur hidup jantung hanya mampu meregenerasi sebanyak 34 kali.

  144. #518 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 9:00 pm

    pembelahan sel bisa menjadi tidak terkendali dan menyebabkan kanker, bagaimana dgn apoptosis? apakah apoptosis juga bisa menjadi tidak terkendali juga?

    • #519 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:10 pm

      menurut saya begitu, apoptosis dapat mengalami kerusakan. ketika proses ini rusak, kanker mulai terbentuk. Tidak seperti sel-sel biasa, sel kanker tidak mengalami kematian program dan terus tumbuh dan membelah. Hal ini menyebabkan massa sel abnormal yang tumbuh tak terkendali.

      • #520 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 9:13 pm

        bagaimana jika sel nya terus2an apoptosis, terus2an bunuh diri tanpa terkendali?

      • #521 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:44 pm

        menurut saya, pertumbuhan sel kanker pun semakin tak terkendali, dan semakin ganas karena tidak ada yang mencegahnya.

    • #522 by mitoanimal on January 18, 2013 - 9:12 pm

      apoptosis itu kan sel yang bunuh diri… jadi sel yang membunuh dirinya sendiri akan digantikan dengan sel yang baru

      • #523 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:13 pm

        berapa lama proses pergantian sel baru tsb?

      • #524 by mitoanimal on January 18, 2013 - 9:43 pm

        setauku..klo ngomongin tentang jeda waktunya.. antara yang mau bunuh diri dengan yang mau jadi sel baru itu gak ada jedanya… tapi klo setiap berapa jam ato brapa hari sel itu bunuh diri.. itu tergantung dari masing-masing sel,, contohnya Sel darah merah . sel darah merah akan memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya. Sedangkan Sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2-4 minggu.

    • #525 by anggi listinda (12613224) on January 18, 2013 - 9:20 pm

      Pada kasus kanker, apoptosis menurun sangat drastis bahkan boleh dikata bahwa sel kanker ini bersifat immortal. Immortalitas kanker disebabkan oleh hilangnya mekanisme DNA repair dalam sel. Dengan tidak adanya kemampuan koreksi DNA sebelum sel tersebut membelah, sel menganggap dirinya layak untuk direplikasi. Checkpoint sudah tak ada artinya lagi di sini, akibatnya sel, walaupun membawa abnormalitas di dalamnya, akan melewati fase-fase dalam siklus sel secara keseluruhan kemudian membelah. dengan kata lain apoptosis hampir tidak ada lagi

  145. #526 by anggi listinda on January 18, 2013 - 9:00 pm

    mau tanya, apakah untuk mengetahui adanya sel kanker di dalam tubuh, sel kanker tersebut harus mencapai jumlah tertentu atau sampai menunjukkan benjolan agar dapat diprediksi? soalnya, ada beberapa kasus ketika diperiksa tidak terdeksi sel kanker, namun ternyata pasien tersebut mengidap kanker.

    • #527 by robby zainal (12613289) on January 18, 2013 - 9:03 pm

      kalo serviks bisa dengan cara papsmir untuk mendeteksi keberadaanya

      • #528 by anggi listinda on January 18, 2013 - 9:09 pm

        kalo kanker yang lain gimana?

      • #529 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:10 pm

        trus kalo untuk sel lainnya rob?apakah “papsimir” efektif untuk mndeteksinya?tolong penjelasan

      • #530 by mitoanimal on January 18, 2013 - 9:47 pm

        gimana caranya mendeteksi kanker darah? -puput

      • #531 by Widiatul atkia (12613268) on January 19, 2013 - 1:41 am

        Iya bagaimana cara kita mendeteksi kanker darah??
        Dan adakah obat yang efektif untuk kanker darah, kerena sebagian besar orang yang terkena kanker darah meninggal dunia.

    • #532 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:22 pm

      Untuk mendeteksi semua jenis kanker ada beberapa gejala :
      1. Adanya luka yang tidak sembuh – sembuh, terutama di sekeliling lidah, mulut, atau bibir
      2. Suatu benjolan atau bengkak yang tidak menimbulkan rasa sakit, terutama pada bibir dan lidah, atau payudara
      3. Pendarahan / pengeluaran cairan yang tidak wajar. Misalnya mimisan terus menerus, ludah/batuk/muntah yang berdarah, cairan puting susu yang berdarah, cairan liang rahim yang berdarah (diantara waktu menstruasi atau setelah menopause), darah dalam air kencing atau kotoran
      4. Warna tahi lalat yang berubah – ubah atau kutil yang bertambah dan mencurigakan
      5. Sulit buang air besar dan tidak teratur
      6. Batuk dan suara serak yang tidak ada hentinya serta tidak diketahui penyebab dan mengalami kesulitan waktu menelan
      7. Wajah pucat, lemas, dan kurang darah
      Kedengaran suara – suara dalam telinga yang menetap atau tuli

    • #533 by ratih dyah listya nim 12613278 on January 18, 2013 - 9:43 pm

      sel kanker mungkin tidak hanya dapat di deteksi oleh benjolan, karna di dalam tubuh perlu benjolan yang lumayan besar untuk terdeteksi, kanker akan tumbuh tak terkendali dan menyumbat atau mengganggu sistem yang terjadi d tubuh sehingga menurut saya selain benjolan sebenarnya ada gguan yg terasa atau dirasakan misalnya kanker paru paru apabila kita sering merasa sesak di dada atau pun batuk kering yang tak henti atau tak kunjung sembuh kita perlu waspada jangan jangan itu salah satu gejala kanker pada paru paru kita, jd kita selain memeriksa atau sebelum memeriksa kita bisa menjadi dokter abal abal buat diri kita dg mengira ngira apabila di dada jgn jgn ad gguan d paru paru, apabila skit kepala yg sgt skit mngkn bgian kepala atau otak, apabila pada organ kewanitaan kita mengalami hal yang biasa mngkn ada gejala pun disana sehingga ada alasan kita sebelum memeriksa ke ahlinya kita bisa mengira ngira nya, mngkn itu mnurut saya hihii

    • #534 by hannie fitriani on January 18, 2013 - 9:59 pm

      setau saya, rata-rata kanker baru terdeteksi pada stadium lanjut, pendeteksian dini biasanya terdapat benjolan misalkan saja pada kanker payudara, tetapi benjolan tersebut terdapat dbagian dalam,
      carany adalah dengan meraba bagian payudara ketika kita mandi dengan sabun, #ini merupakan pengalaman guru saya ketika mengidap kanker payudara, tetapi karena pendeteksiannya lebih awal jadi beliau bisa sembuh dengan cepat
      untuk kanker yang lainnya, lebih baik jika mengecek kesehatan kita lebih rutin dan tetap menjaga pola hidup

  146. #535 by Fannie Arlyan on January 18, 2013 - 9:04 pm

    menanggapi nomor 1
    tidak semua sel memiliki kromosom, ini dikarenakan tidak semua sel memiliki inti sel, karena kromosom hanya ada di dalam inti sel. contoh sel yang tidak memiliki intisel adalah sel darah merah dan sel darah putih..

  147. #537 by Achdiani Choiriah on January 18, 2013 - 9:04 pm

    no 3 : umur sel itu berbeda beda karena tergantung siklus dari sel tersebut, ada yang butuh hanya beberapa hari tetapi ada juga yang sampai puluhan tahun

    • #538 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:17 pm

      Tolong berikan contoh sel yang membutuhkan waktu puluhan tahun. bagaimana siklus pada sel tersebut sehingga bisa bertahan sampai puluhan tahun?

  148. #539 by Tisa Helga Hurimah (12613271) on January 18, 2013 - 9:06 pm

    Tisa Helga Hurimah 12613271
    May nanya, bagaimana proses terjadinya kanker tulang hingga terjadinya pembengkakan dan bagaimana hub nya dengan sel darah?

    • #540 by Revina Pricillia on January 18, 2013 - 10:05 pm

      Kanker tulang adalah salah satu jenis penyakit tulang yang juga sering disebut sebagai tumor tulang. Seperti halnya kanker yang lain, penyebab kanker tulang adalah karena adanya gangguan sel-sel dari tulang tersebut. Sel-sel kanker ini tidak langsung terbentuk. Ada proses sehingga menjadi sebuah kanker yang sel-sel nya terus berkembang hingga menyerang dan menguasai semua struktur pembangunan tulang.

      Kanker tulang adalah jenis kanker yang bisa terjadi pada anak-anak dan orang dewasa, meskipun kecenderungannya lebih sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Kanker tulang dikelompokkan berdasarkan pada sumber kankernya, dikatakan primer jika sumber asalnya dari tulang itu sendiri dan dikatakan sekunder jika kanker yang terjadi merupakan hasil penyebaran dari kanker lain ke tulang. Kanker tulang sekunder bisa saja bersumber dari sel kanker payudara atau sel kanker lain yang menyebar ke tulang, jenis ini lebih umum dibanding kanker tulang primer. Sehingga pada kenyataannya kanker tulang primer relatif lebih jarang terjadi.

      Macam-macam kanker tulang :
      1. Osteosarcoma, adalah tumor tulang yang paling umum, bisanya terjadi pada laki-laki usia muda antara 10-25 tahun dan biasanya juga terjadi pada tulang-tulang lengan dan kaki, yaitu bagian lutut dan bahu.
      2. Esing’s Sarcoma, adalah tumor tulang yang paling agresif, biasanya terjadi pada anak usia 4-15 tahun dan sangat jarang terjadi pada orang dewasa. Kanker ini paling umum terjadi pada pertengahan tulang lengan dan kaki.
      3. Chondrosarcoma, adalah tumor ganas kedua yang paling umum, biasanya terjadi pada orang dewasa yang berusia di atas 40 tahun.

      Penyebab utama terjadinya penyakit kanker tulang tidak dapat dipastikan secara tetap. Walaupun demikian, para peneliti dalam penelitian yang dilakukannya telah menemukan bahwa faktor genetika dapat meningkatkan risiko penyakit kanker tulang. Contoh faktor genetika yang dapat meningkatkan risiko kanker tulang adalah :
      – Multiple exostoses
      – Rothmund-Thomson sindrom
      – Retinoblastoma genetic
      – Li-Fraumeni sindrom
      Beberapa hal lain yang memungkinkan seseorang cenderung terkena penyakit kanker tulang antara lain: sering terpapar dengan zat karsinogenik yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, polusi dan radiasi, infeksi virus dan lain-lain.

      Penyakit kanker tulang akan menimbulkan gejala yang sangat menyakitkan bagi para penderitanya. Berikut adalah gejala penyakit kanker tulang:
      – Tulang terasa nyeri
      – Akan terjadi bengakan di area yang terinfeksi kanker
      – Tulang menjadi lemah, yang kadang-kadang tulang menjadi patah
      – Kondisi tubuh lemah
      – Penurunan berat badan secara tiba-tiba

  149. #541 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 9:09 pm

    Obat kemoterapi (chemotherapy) biasanya terbagi ke dalam kategori tertentu berdasarkan cara kerja atau bagaimana mereka berinteraksi dengan obat lain.

    Saat mempertimbangkan melakukan kemoterapi, penting untuk berbicara dengan dokter mengenai perbedaan jenis kemoterapi.

    Berikut adalah sekilas penjelasan mengenai jenis kemoterapi sebagai informasi tambahan bagi Anda yang akan mendapatkan kemoterapi:

    1. Inhibitor Mitosis

    Inhibitor mitosis berasal dari divat alkaloid tanaman dan produk alam lainnya. Kemoterapi jenis ini bekerja dengan cara menghentikan proses mitosis dan menghambat reproduksi sel.

    Kemoterapi jenis ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam kanker.

    2. Antibiotik Antitumor

    Antibiotik antitumor, seperti anthracyclines, adalah antibiotik yang ditujukan untuk menyerang tumor.

    Kemoterapi jenis ini memiliki cara kerja dengan memengaruhi enzim yang terlibat dalam proses replikasi DNA.

    Namun menurut American Cancer Society dosis tinggi anthracyclines dapat merusak jantung secara permanen.

    3. Agen Alkylating

    Cara kerja agen alkylating adalah dengan merusak DNA sel kanker secara langsung, sehingga mencegah sel kanker berkembang biak dan efektif untuk semua fase siklus sel.

    Agen Alkylating dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker, termasuk penyakit Hodgkin, multiple myeloma, leukemia akut dan kronis, lymphoma, kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker ovarium.

    4. Antimetabolites

    Antimetabolites digunakan untuk mengobati berbagai jenis leukemia, serta tumor yang ditemukan di saluran payudara, ovarium, dan usus.

    Cara kerja antimetabolites adalah dengan merusak sel-sel kanker selama fase S, sehingga tidak memungkinkan sel kanker untuk hidup atau berkembang.

    5. Kortikosteroid

    Kortikosteroid sering digunakan untuk mencegah muntah atau reaksi alergi yang berhubungan dengan kemoterapi.

    Namun, American Cancer Society juga menyebutkan bahwa kortikosteroid juga terkadang dapat digunakan untuk langsung membunuh sel kanker atau memperlambat pertumbuhan sel kanker.

    Kemoterapi jenis ini terdiri dari hormon alami dan obat yang menyerupai hormon.

    • #542 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:11 pm

      apakah ada perbedaan efek samping pada tiap jenis kemoterapi bud?penjelasan ya

    • #543 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:12 pm

      dan apakah berbeda2 efek sampingnya?

      • #544 by Budy Wijiyanto (12613241) on January 18, 2013 - 9:19 pm

        tentu berbeda tingkat efek sampingnya juga digunakan sesuai tingkat keganasan kanker tsbt

      • #545 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 9:40 pm

        temen2, tadi ada yang nanya, obat herbal bisa sembuh gak pada kanker stadium 3 dan 4, saya kurang tau jga

      • #546 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 10:26 pm

        untuk obat yang ditujukan buat sel kanker itu fungsinya hampir rata-rata bukan untuk membasmi sel kanker tersebut, melainkan untuk mencegah sel kanker itu untuk terus berkembang. sel kanker biasanya membentuk anio genesis dimna fungsi dari anio genesis itu sebagai sel darah baru yg ditujukan untuk menyuplai makanan bagi sel kanker tsb. nah obat-obat yg di tujukan untuk sel kanker itu, biasanya bertujuan untuk menyumbat sel darah yang dapat menyuplai makanan ke sel kanker tsb. sehingga sel kanker itu tidak dapat berkembang karena saluran suplai makanannya disumbat ^^

  150. #547 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:12 pm

    Enzhika Fara Y / 12613240
    mau tanya, saya pernah baca soal soda yang bisa membuat pertumbuhan sel kanker semakin cepat, apakah benar? dan bagaimana mekanismenya?

    • #548 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 9:22 pm

      kadar gula yang tinggi dalam soft drink/soda dapat meningkatkan insulin dalam tubuh yang memacu pertumbuhan sel kanker pankreas. Insulin adalah pemacu produksi gula yang dibuat dalam pankreas.
      Bukti mengenai efek soda ini masih belum konsisten. Beberapa studi menemukan bahwa soda tidak sehat, tapi ada juga yang menyatakan sebaliknya. yang pasti, seseorang akan mengalami obesitas jika kelebihan asupan gula dan minuman bersoda. obesitas meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker usus dan kanker payudara.

      • #549 by Chairunnisa (12613286) on January 18, 2013 - 9:26 pm

        Menurut peneliti Dr. Mark Pereira, orang-orang yang mengonsumsi minuman soda bergula secara teratur cenderung mengikuti pola diet yang lebih buruk dan gaya hidup yang tidak sehat. Peningkatan kadar gula dari minuman kalengan diyakini bisa memicu penyakit pankreas karena kadar gula yang tinggi dalam minuman ringan bisa meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, yang diyakini menjadi pemicu pertumbuhan sel kanker pankreas.

    • #550 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:41 pm

      Bagaimana dengan info dari Rahmah Fitriyani? dia menyatakan seorang kakek sembuh dari kanker karena baking soda. Bisa dijelaskan kenapa hal ini bertolak belakang?

    • #551 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:41 pm

      terus soda itu menurunkan pH apa justru menaikkan pH?

      • #552 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:50 pm

        setahu saya menaikkan pH..

      • #553 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:30 pm

        baking soda ternyata yg menaikkan pH sedangkan soda sendiri menurunkan pH heheee :D

  151. #554 by dewi indah sartika(12613259) on January 18, 2013 - 9:13 pm

    pernah dijelaskan pada pertemuan kuliah kita kemarin bahwa sel-sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri, fenomena bunuh diri sel itu sebenarnya sudah dimulai sejak awal masa embrio, tetapi kemudian terus berlanjut di sepanjang usia kita. Kematian atau bunuh diri miliaran sel yang terjadi bukan dalam fase perkembangan embrio itu seolah-olah merupakan kematian sia-sia. Jika peristiwa itu terjadi dalam fase perkembangan embrio, mungkin masih bisa dipahami. Sebab, dalam fase ini terjadi “pemahatan” bagian-bagian tubuh. Dalam kegiatan “pemahatan,” bagian-bagian yang tidak diperlukan harus mati dan dilepaskan.

    Ambil contoh, bagian tangan. Ketika baru saja terbentuk, calon tangan itu terlihat hanya seperti sekop. Untuk membentuk jari-jari tangan, maka harus ada sel-sel pada jaringan di antara jari-jemari itu yang mati dan dilepaskan.

    Namun, pada peristiwa di luar fase perkembangan embrio terdapat peristiwa kematian sel yang belum jelas tujuannya. Meskipun demikian, sebagian pakar menyatakan, peristiwa itu mungkin sangat penting dalam menjaga keseimbangan populasi sel pada tubuh orang sehat. Kematian sel, yang kemudian digantikan oleh sel baru, dapat pula dikatakan sebagai peremajaan sel yang membuat kita tetap hidup sehat dan bugar. Akan tetapi, sampai pada usia tertentu kemampuan pergantian sel itu akan menurun. Lalu, terjadilah apa yang kemudian dikatakan sebagai permasalahan lanjut usia (geriatrik).

    Dalam fenomena sel-sel melakukan bunuh diri ini, meskipun sel-sel berada dalam keadaan benar-benar sehat, mereka mengaktifkan suatu program kematian dalam dirinya sendiri. Proses ini dinamakan oleh para pakar sebagai kematian sel terprogram.

  152. #555 by mitoanimal on January 18, 2013 - 9:21 pm

    gimana tanggapan kalian pengobatan kanker payudara dengan jamu???? itu termasuk obat herbal kan? karena terbuat dari bahan alami… katanya obat herbal itu akan mengurangi efek obat kimia dan tidak ada efek samping… tapi tetangga saya yang menderita kanker payudara mengkonsumsi jamu malah membuat dia gemuk dan kulitnya saperti lebam”.. malah keliatan kayak balon yang ditiup??? gimana??? ada yang tau penyebabnya??? puput andi a

    • #556 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 10:44 pm

      obat herbal itu kurang tepat jika kita katakan meengurangi efek kimia dalam tubuh kita, apalagi tidak memiliki efek samping. setiap obat memiliki efek samping, namun di bandingkan efek samping dari obat kimia, obat herbal jauh memiliki efek samping yang relatif lebih kecil. untuk sementara kanker itu belum diketemukan obat untuk membasminya, namun untuk pencegahan perkembangannya sudah ada. sel kanker adalah sel yang memberontak, tidak sembarangan obat yang dapat digunakan, seperti kata pak hady, di RS pun obat untuk perderita kanker di spesialkan, dalam arti tidak sembarangan dalam penyimpanan dan penggunaannya. karena apabila terkena orang yang normal, maka orang tersebut dapat terpapar. nah mungki tetangga anda itu, mengkonsumsi jamu yang bukan dikhususkan untuk mencagah kanker. selain itu mungkin juga jamu tersebut merupakan obat yang kebenarannya belum teruji secara pasti sebagai obat dari kanker, melainkan merupakan jamu yang dari mulut ke mulut merupakan pengobat kanker. dalam konteks ini mungkin, tetangga anda kurang mendapatkan informasi yang akurat. untuk pengaruh terhadap tubuh dan kulitnya, saya rsa itu dipengaruhi oleh dosis yang dikonsumsi secara berlebihan. apalagi obat yang dikansumsi adalah jamu, jarang sekali masyarakat memperhitungkan malasah dosisnya, sedangkan yang kita ketahui bersama obat adalah toxic, slah dosis, obat akan berubah menjadi toxic.

  153. #557 by Agnia Widya on January 18, 2013 - 9:22 pm

    Faktor lingkungan yang biasanya mengarahkan kepada kematian akibat kanker adalah tembakau (25-30%), diet dan obesitas (30-35 %), infeksi (15-20%), radiasi, stres, kurangnya aktivitas fisik, dan polutan lingkungan. Menurut kalian, mengapa stres juga jadi salah satu faktor?

    • #558 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 9:25 pm

      Stres yang berat dapat menyebabkan ganggguan keseimbangan seluler tubuh. Keadaan tegang yang terus menerus dapat mempengaruhi sel, dimana sel jadi hiperaktif dan berubah sifat menjadi ganas sehingga menyebabkan kanker.

      maaf jika kurang memuaskan

    • #559 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:29 pm

      menurutku karena stres dapat mempercepat kinerja sel

    • #560 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:35 pm

      Sejumlah ahli berpendapat bahwa stress secara langsung dan sendirian, kemungkinan tidak dapat menimbulkan kanker, namun bila kondisi pasien tidak memiliki daya kekebalan tubuh yang baik, apakah akibat fungsi organ yang tidak baik, nutrisi yang tidak baik, gaya hidup yang tidak baik, maka stress dapat saja menjadi pemicu terjadinya kanker atau penyakit berat lainnya dengan mudah.

  154. #561 by waRty LestArii on January 18, 2013 - 9:24 pm

    warti lastari
    12613244
    mau tanya?”dipernyataan bapak nya kan reproduksi sel berbeda – beda tergantung jenis sel tersebut.nah
    Jika reproduksi sel berbeda – beda, bagaimana dengan jumlah cairan tubuh, Apakah berbeda pula??

  155. #562 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 9:24 pm

    sekedar memberi info ada seorang kakek berumur 60 tahun yang divonis kanker prostat stadium 4 yang sudah menyebar ke tulang tapi mampu sembuh dalam waktu 11 hari dengan hanya menggunakan metode penekanan kesehatan pada meningkatkan Ph tubuh dan itu menggunakan baking soda. berarti bisa dikatakan bahwa jalan untuk tahapan penyembuhan ataupun pengobatan bukan hanya melalui yang namany kemoterapi dong?
    untuk sekedar sharing info ini, teman-teman bisa buka di situs Alamatnya adalah
    http://phkillscancer.com/

    dan video Youtubenya adalah

    • #563 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 9:26 pm

      Bagaimana baking soda tersebut diproses dalam tubuh, sehingga dapat menyembuhkan kanker?

      • #564 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 9:53 pm

        Sel-sel kanker berkembang dalam lingkungan yang rendah oksigen. Tubuh tidak dapat mempertahankan sel-sel oksigen jika pH darah sangat asam, dan ini adalah kondisi standar dari orang2 yg terkena tumor, dan sering mengkonsumsi : gula putih halus, tepung, kafein dan makanam lainnya yg mengandung acid/asam.

        Baking soda, atau Sodium Bicarbonate, adalah zat yang menetralkan asam. Satu sendok teh seminggu akan membalikkan pH darah asam, dan hindari mengkonsumsi makanan yg mengandung acid/asam, beralih lah ke makanan yg tinggi kandungan zat alkalin nya.

        Intinya, tubuh yg mengandung acid/asam yg tinggi, adalah surga buat kanker utk tumbuh. Sementara tubuh yg alkalin, adalah neraka bagi kanker utk berkembang. PERHATIAN : Buah2an yg mengandung acid/asam (jeruk dsbnya), akan berubah zat menjadi alkalin begitu masuk ke dalam tubuh…jadi jangan sampai salah

    • #565 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:30 pm

      bukannya soda justru menurunkan pH tubuh????

    • #566 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 9:48 pm

      nah itu dia dari situsnya tidak dijelaskan tentang proses bagaimana hal tersebut bisa terjadi serta tidak adanya keterangan medis.. heheh :D

  156. #567 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 9:26 pm

    jwbn no.4 sel sel tubuh bisa melakukan bunuh diri disebut juga dg apoptosis
    dan jika apoptosis tak lg terkendali maka sel kanker akan berkembang biak

    • #568 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 9:30 pm

      apa yg menyebabkan apoptosis jd tak terkendali?

      • #569 by ratih dyah listya nim 12613278 on January 18, 2013 - 9:57 pm

        tak terkendali disitu berarti bukan apoptosisnya yang tak terkendali tapi selnya tidak mampu melakukan apoptosis lg, tidak mampu lagi untuk melakukan pembunuhan, sehingga kanker itu menyerang sel. tak terkendalinya itu mungkin bisa di artikan jadi “tidak mampu mengalami apoptosis” jd apabila tidak mampu mengalami apoptosis maka tidak ada yang membunuh makanya jd kanker, biasanya yang menyebabkan apoptosis itu terhambat ialah virus atau mutasi

  157. #570 by Laili Apriani (12613230) on January 18, 2013 - 9:28 pm

    Saya pernah membaca dalam suatu artikel, dimana antioksidan dapat berperan dalam perbaikan kanker, bagaimana menurut kalian ? kalo memang bnar , bagaimana mekanismenya ??

    • #571 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:35 pm

      Beta karoten, prekursor alami vitamin A, memiliki hubungan yang kompleks dengan pencegahan kanker..Beta karoten merupakan antioksidan kuat yang dapat mencegah radikal bebas merusak sel-sel sehat. Antioksidan memainkan peran kunci dalam pencegahan berbagai jenis kanker.Sumber makanan yang mengandung beta karoten diantaranya adalah wortel, pepaya, dan ubi jalar. Makanan tersebut lebih baik daripada beta karoten dalam bentuk suplemen, dan tidak terkait dengan peningkatan risiko jenis kanker apapun.

    • #572 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:37 pm

      mungkin yang dimaksud disini adalah antioksidan yang berperan melawan radikal bebas yang radikal bebas itu sendiri dapat memicu kanker (karsinogen).
      Antioksidan dipercaya dapat mencegah kanker. Dari berbagai bukti penelitian yang diadakan di laboratorium secara kimiawi, pembudidayaan sel dan penelitian terhadap binatang, terdapat indikasi bahwa antioksidan dapat memperlambat, dan bahkan mencegah perkembangan penyakit mematikan tersebut.
      Bagaimana caranya antioksidan dapat mencegah kanker? Antioksidan menetralisir radikal bebas sebagai hasil samping dari proses sel yang normal. Pada manusia, bentuk umum radikal bebas adalah oksigen. Ketika oksigen dihidupkan secara elektrik atau diradikalisasi, dia mencoba mencuri elektron dari molekul lain, sehingga merusak DNA. Sering kali, kerusakan tersebut tidak dapat diperbaiki lagi sehingga muncul sel kanker. Salah satu minumanyang mengandung antioksidan adalah teh hijau. Kandungan polyfenol pada teh hijau tinggi karena tidak mengalami proses oksidasi, seperti yang dilakukan pada teh biasa. Senyawa polyfenol disinyalir kuat merupakan antioksidan dan pencegah kanker.
      Salah satu hal yang cukup mengejutkan adalah cokelat, yang selama ini dianggap sebagai sumber kegemukan, juga berfungsi sebagai antioksidan. Khususnya pada jenis dark chocolate yang mengandung kadar flovonoid tinggi. Konsumsi makanan yang mengandung antioksidan tinggi ini pun makin dibutuhkan bagi Anda yang banyak bekerja di lapangan dan terpapar sinar matahari tinggi, atau seorang perokok.
      Beberapa daftar makanan di bawah ini menunjukkan sumber antioksidan yang cukup banyak. Antara lain:

      Beta karotin. Dapat ditemukan pada makanan yang berwarna orange, termasuk kentang, wortel, kantalop, squash, aprikot, jeruk, dan mangga. Beberapa sayuran hijau, seperti bayam dikenal kaya akan beta karotin.

      Lutein. Sering dihubungkan dengan kesehatan mata dan banyak ditemukan pada sayur-sayuran hijau.

      Lycopen. Merupakan unsur antioksidan yang sangat potensial, yang terdapat pada tomat,semangka, pepaya, aprikot, anggur merah, jambu, dan jeruk.

      Selenium. Adalah mineral dan bukan nutrisi antioksidan.Tetapi, selenium adalah komponen dari enzim antioksidan. Beras dan gandum adalah sumber selenium yang terbesar.

      Vitamin A.Terkandung pada beberapa makanan, antara lain, kentang manis,wortel, susu, putih telur, dan keju mozzarella.

      Vitamin C. Juga dikenal sebagai asam arkorbik. Banyak ditemukan pada jenis makanan seperti buah-buahan dan sayuran. Juga ditemukan pada sereal, daging sapi, unggas, dan ikan.

      Vitamin E. Terdapat pada almond, berbagai jenis minyak termasuk wheat germ, minyak matahari, minyak kedelai, jagung, dan juga pada mangga, kacang, dan brokoli. dari berbagai sumber

  158. #573 by Asniar 12613238 on January 18, 2013 - 9:29 pm

    mau bertanya masalah pencegahan kanker
    Untuk mencegah kanker pada tubuh kita, apa yang harus dilakukan ? apalagi saat ini smua mkanan mengndung toxic?

    • #574 by Radian Okier on January 18, 2013 - 9:33 pm

      Cara pencegahan umum kanker adalah mengurangi paparan terhadap bahan karsinogen, , menghindari makanan tinggi lemak, tapi menambah makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah, hidup akif fisik seperti olahraga , mengupayakan berat badan yang ideal, dan hidup dengan pola sehat. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan penapisan atau screening terhadap kemungkinan terkena kanker.

      =D

      • #575 by Laili Apriani (12613230) on January 18, 2013 - 9:51 pm

        untuk bebeb sy,,menurut saya tidak semua makanan mengandung bahan toxic,namun memang tidak dipungkiri banyak juga makanan yang beredar di masyarakat sekarang mulai dari kurang steril,sudah kadaluarsa,dsbgnya,,nah mungkin ini menjadi beberapa faktor yang menjadi etiologi suatu kanker.
        Untuk pencegahan kanker sendiri berarti kita harus memahami dulu sangat berbahayanya kanker sehingga kita menjadi peduli pada kesehatan tubuh kita,kita bisa mulai dengan menjaga pola makan kita,sering berolahraga,kebersihan dijaga,pesonal hygiene, dll.. makasi beb ,, smoga membantu :)

    • #576 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:34 pm

      banyak berolahraga, tidak merokok, no junkfood, yaa intinya menjaga pola hidup..

    • #577 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:39 pm

      Benar, semua makanan saat ini mengandung toxic, jika diseimbangkan dengan yang sehat seperti sayuran dan buah-buahan maka akan menghambat dan mencegah kanker muncul dan berkembang. Sayuran dan buah-buahan memiliki khasiat antioksidan (penghambat kanker), tetapi tidak semuanya lo :) ada tanggapan ?

    • #578 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:39 pm

      cara mencegah kanker bisa dimulai dengan pola hidup sehat, selain itu juga banyak memakan makan yang mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas seperti lycopein, vitamin A, vitamin E dll. Juga berusaha untuk sebisa mungkin menghindari paparan langsung radiasi.

    • #579 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 9:41 pm

      kalau menurut saya, sesuai dengan apa yang bapak jelaskan kemarin, sulit bagi kita membedakan makan yang mengandung toxic atau tidak, terkecuali kita mengetahui proses pembuatan dan kandungan yang terdapat dalam makanan tersebut.
      menurut penjelas bapak kemarin juga sulit untuk mencegah kanker, karena tubuh kita selalu terkena paparan radiasi setiap hari, seperti terkena asap kendaraan, makanan yang tidak sehat dan lain sebagainya.

    • #580 by hannie fitriani on January 18, 2013 - 9:42 pm

      setuju dengan saima, pada intinya pola hidup yang sehat dan benar,
      bisa juga mencontoh dari pola hidup Rosulullah, yaitu puasa, berhenti makan sebelum kenyang, kita juga tau bahwa sholat mampu menjaga kesehatan kita, misalkan memperlancar aliran darah ke otak

    • #581 by Revina Pricillia on January 18, 2013 - 9:52 pm

      Pencegahan kanker ternyata dapat juga dilakukan dengan mengkonsumsi teh hijau. Saat ini para ahli telah mengidentifikasi bagaimana teh hijau bisa mencegah penyebaran kanker payudara dan prostat.Bahan kimia dalam teh hijau, yang disebut polifenol, dapat menghambat dua sel protein yang memicu pertumbuhan dan perubahan sel tumor. Hal itu yang disebut dengan faktor pertumbuhan endotel vaskular dan faktor pertumbuhan hepatosit,

  159. #582 by hannie fitriani on January 18, 2013 - 9:35 pm

    menanggapi soal puasa yang dapat menyembuhkan penyakit kanker, menurut sepengetahuan saya sel tumor merespons berbeda terhadap stress yang ditimbulkan saat berpuasa dibandingkan dengan sel normal. Sel sel yang diketahui sebagai penyakit itu terus tumbuh dan membagi , sehingga menghancurkan diri mereka sendiri. Sel sel ini pada kenyataannya melakukan bunuh diri. sel kanker ini berusaha mengkompensasi kekurangan dari semua hal yang hilang dari dalam darah setelah puasa, Puasa juga dapat memberikan pengobatan pada penderita tanpa kemoterapi.

    • #583 by anggi listinda (12613224) on January 18, 2013 - 9:50 pm

      kemungkinan berapa lama penyembuhan menggunakan cara berpuasa? terus, apa semua kanker bisa disembuhkan pake cara ini?

      • #584 by hannie fitriani on January 18, 2013 - 10:07 pm

        sepengetahuan saya, itu semua tergantung stadium atau tingkat keparahan dari sel kanker tersebut sendiri,
        smua sel kanker bisa disembuhkan pake puasa, karena pada intinya sel kanker adalah sama, cuma menyerang pada bagian yang berbeda,
        tetapi jangan pernah lupa untuk tetap berdoa dan tawakkal dsamping smua usaha, karena semua sakit dan yang maha menyembuhkan hanya yang Maha Pemilik Hidup hehe

      • #585 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 10:08 pm

        uasa diklaim dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker payudara atau bahkan membunuhnya.

        Berbagai siklus puasa yang dikombinasikan dengan kemoterapi dapat menyembuhkan 20 persen dari mereka yang terserang oleh sel kanker ganas, sedangkan untuk penderita sel kanker dengan penyebaran terbatas, 40 persennya dapat disembuhkan.

    • #586 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:55 pm

      menambahi komentar hani,
      menurut saya agar pada pengobatan memberikan hasil yang baik, pasien disarankan untuk berpuasa terlebih dahulu. Berpuasa dapat membantu melawan kanker dan meningkatkan efektifitas pengobatan. Peneliti menemukan bahwa berpuasa memiliki khasiat seperti kemoterapi ringan. Bila pasien berpuasa dan dikombinasikan dengan kemoterapi maka akan memberikan efek penyembuhan yang luar biasa.

      Profesor Valter Longo, peneliti dari Universitas of Southerm California, Los Angeles, pada tahun 2010 bersama rekan-rekannya mengamati 10 pasien kanker yang berpuasa. Dia menemukan bahwa pasien kanker yang berpuasa tersebut mengalami efek kemoterapi yang lebih ringan. Selanjutnya penemuan terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Science Translational Medicine, mengungkapkan bahwa sel-sel tumor merespon puasa berbeda dengan dibandingkan sel-sel normal. Sel-sel tumor itu tidak memasuki keadaan yang tidak aktif seperti hibernasi, namum sel-sel ini terus tumbuh dan berkembang lalu menghancurkan dirinya sendiri.

      Selanjutnya menurut Profesor Longo, bahwa sel-sel itu pada kenyataannya melakukan bunuh diri. Sel-sel kanker berusaha untuk mengkonpensasi diri dari semua yang hilang di dalam darah dan berusaha menggantinya, namun tidak bisa. Hal ini terjadi setelah puasa dijalankan.
      Profesor Longo bersama timnya melakukan penelitian dengan menyuntik tikus percobaan dengan sel kanker payudara, kanker kulit, tumor otak dan tumor ovarium yang ditemukan pada anak. Selanjutnya tikus-tikus ini tidak diberi makan selama dua sampai tiga hari dan hanya diberikan minum. Hasilnya, ketika berpuasa tanpa kemoterapi menunjukkan adanya perkambangan yang lambat dari sel kanker payudara, kanker kulit melanoma, kanker otak glioma, dan neobalstoma.

      Hal ini sesuai pendapat William Saunders, Pakar Onkologi, University of Pittsburgh, Ketika berpuasa, sel kanker akan kelaparan karena tidak mendapat nutrisi yang diperlukan untuk tumbuh dan berkembang biak. Di bawah kondisi kelaparan ini, sel-sel normal berhenti membelah, tetapi-sel-sel kanker terus bertambah banyak sehingga menjadi lebih lemah dan mati karena obat-obat kemoterapi.

      Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa berpuasa bisa berbahaya untuk pasien yang sudah kehilangan banyak berat badan atau dipengaruhi oleh faktor risiko yang lain, seperti diabetes. Profesor Longo mengatakan bahwa studi ini hanya untuk menguji jika pasien bisa melakukan puasa jangka pendek, yakni dua hari sebelum dan satu hari sesudah kemoterapi.

  160. #587 by dewi indah sartika(12613259) on January 18, 2013 - 9:36 pm

    Beresiko Memperparah Kanker

    Sering diberitakan bahwa kedelai sangat bermanfaat untuk memerangi kanker. Kebenaran akan berita ini adalah ya dan tidak. “YA” MEMANG BERMANFAAT JIKA PRODUK KEDELAI TELAH TERFERMENTASI, “TIDAK” BERMANFAAT JIKA PRODUK TERSEBUT ADALAH NON-FERMENTASI.

    Para pasien kanker telah diperingatkan oleh Cancer Council NSW untuk menghindari makanan yang berbahan dasar kedelai karena kedelai non-fermentasi akan mempercepat pertumbuhan kanker.

    Hasil suatu penelitian di tahun 1996, melaporkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi kedelai mengalami epithelial hyperplasia, yaitu suatu kondisi yang menandai kanker. Penelitian lanjutan yang dilakukan setahun kemudian, membuktikan bahwa genistein (salah satu jenis isoflavon) terbukti dapat menstimulasi kanker payudara. Karena itu, wanita yang berisiko dan pernah menderita kanker payudara sebaiknya waspada bila ingin mengonsumsi produk kedelai. Pilihan yang tepat adalah produk kedelai terfermentasi.

    .

    • #588 by Yurfida Meliani (12613261) on January 18, 2013 - 10:01 pm

      apakah berlaku pada semua jenis kanker?

  161. #589 by gmayzan on January 18, 2013 - 9:40 pm

    mayzan naqdan muvid
    12613280

    • #590 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:44 pm

      apakah sel kanker dapat di sembuhkan secara total??

      • #591 by arya maulana on January 18, 2013 - 9:48 pm

        Menurut saya bisa, Pengobatan kanker bergantung pada jenis atau tipe kanker yang diderita, darimana asal kanker tersebut atau pola penyebarannya. Umur, kondisi kesehatan umum serta sistem pengobatan juga mempengaruhi proses pengobatan kanker.

      • #592 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 9:52 pm

        PENGOBATAN KANKER

        Pengobatan kanker bergantung pada jenis atau tipe kanker yang diderita, darimana asal kanker tersebut atau pola penyebarannya. Umur, kondisi kesehatan umum serta sistem pengobatan juga mempengaruhi proses pengobatan kanker.

        Pengobatan yang umumnya diberikan adalah melalui

        1. Pembedahan atau operasi, di mana tumor diambil bila memungkinkan

        2. Kemoterapi dengan obat-obatan sitostatika (obat membunuh sel kanker)

        3. Radioterapi (menggunakan sinar radiasi).

        4. Terapi hormonal

        5. Terapi biologik (molekuler atau menggunakan obat non-sitstatika khusus)

        Secara umum biasanya digunakan lebih dari satu macam cara pengobatan di atas, misalnya pembedahan yang diikuti oleh kemoterapi, bahkan seringkali ketiga cara pengobatan tersebut di atas digunakan.

        Tujuan utama operasi adalah mengangkat kanker secara keseluruhan, karenanya hanya dapat sembuh kalau yang belum menjalar ketempat lain. Sedangkan kemoterapi dan radiasi bertujuan untuk membunuh sel kanker atau menghentikan pertumbuhan sel kanker atau paling tidak memperlambat perkembangan sel kanker baru. Sesuai dengan keadaannya …..

        Jadi kanker dapat disembuhkan secara total melalui pengobatan kemoterapi dan radiasi atau setidaknya pengobatan tersebut dapat berfungsi untuk mengurangi gejalanya.

      • #593 by Revina Pricillia on January 18, 2013 - 9:55 pm

        Menurut saya sih bisa, tapi ada banyak factor yang bisa mempengaruhi peluang kesembuhan dari kanker.

        Salah satunya adalah stadium kanker tersebut pada saat didiagnosa. Kanker pada umumnya dikategorikan menjadi empat tahapan; jika penyakit tersebut dideteksi cukup awal, katakanlah pada stadium I, peluang untuk disembuhkan lebih tinggi. Sebaliknya, Stadium kanker tahap IV yang telah menyebar ke bagian lain dari tubuh memeiliki peluang lebih rendah untuk disembuhkan.

        Faktor lain adalah dimana lokasi tumor ditemukan, hal ini bisa mempengaruhi pilihan penanganan pada pasien dan seberapa cepat kanker tersebut menyebar. Kondisi biologis individual dari pasien juga bisa memberikan efek terhadap responnya pada kanker dan juga penanganannya, sementara itu keahlian dari tim medis untuk memberikan penanganan terbaik juga bisa membuat perbedaan yang signifikan.

  162. #594 by Revina Pricillia on January 18, 2013 - 9:44 pm

    test
    Revina Pricillia 1263287

  163. #595 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:45 pm

    saima (12613288)

  164. #596 by arya maulana on January 18, 2013 - 9:45 pm

    ARYA MAULANA JATMIKO
    KELAS D 10613169
    1.mnurut saya tidak karna , Menurut pekerjaannya, kromosom dapat pula dibagi atas 2 macam yaitu : autosom dan gonosom.
    Autosom ialah kromosom biasa, yang tak berperan menentukan dalam mengatur jenis kelamin.
    gonosom ialah kromosom kelamin, berperan menentukan jenis kelamin. Jumlah gonosom itu hanya 1 sampai 2 buah dalam tipe sel suatu individu. Kromosom kelamin disebut juga allosom.

    2. menurut saya Ia, karena Semua organisme selular terbagi ke dalam dua golongan besar berdasarkan arsitektur basal dari selnya, yaitu organisme prokariota (berdinding sel) dan organisme eukariota (bermembran sel), jadi setiap reproduksi nya berbeda-beda

    3.menurut saya ia,berbeda-beda. .salah satu contoh nya sel daarah merah yang memiliki umur selama 120 hari sedangkan sel darah putih 12-13 hari,jadi mnurut saya berbeda beda.
    4. Bila sel kehilangan kemampuan untuk melakukan apoptosis, sel yang rusak dapat terus membelah tanpa terbatas, yang akhirnya menjadi kanker, Sebagai contoh, salah satu hal yang dilakukan oleh virus papilloma manusia ,saat melakukan pembajakan sistem genetik sel adalah menggunakan gen E6 yang mendegradasi protein p53, Padahal protein p53 berperan sangat penting pada mekanisme apoptosis.Oleh karena itu, infeksi HPV dapat berakibat pada tumbuhnya kanker serviks

    • #597 by qriosusanto on January 18, 2013 - 9:54 pm

      mas brapa ukuran dari kromosom manusia?

      • #598 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 10:39 pm

        kromosom pada makhluk hidup berukuran panjang 0,2-50 mikron dan diameter 2,0-20 mikron. untuk ukuran manusia kurang lebih 6 mikron.

    • #599 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 10:50 pm

      mas virus papilloma manusia itu virus ap ya?

      • #600 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:16 pm

        Virus papiloma manusia adalah virus yang menyerang kulit dan membran mukosa manusia dan hewan. Lebih dari 100 jenis virus papiloma manusia telah diidentifikasikan.

        Beberapa jenisa virus papiloma dapat menyebabkan kutil, sementara lainnya dapat menyebabkan infeksi yang menyebabkan munculnya lesi. Semua HPV ditransmisikan melalui hubungan kulit ke kulit.

      • #601 by aya shuafia itsnayain on January 19, 2013 - 5:17 am

        setau saya itu virus yang menyebebkan kanker serviks

  165. #602 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 9:45 pm

    jawaban no.4
    sel sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri disebut jg apoptosis kaitannya dg sel kanker jika apoptosi itu rusak maka sel kanker dengan mudah akan berkembang (pendapat sya)

    • #603 by arya maulana on January 18, 2013 - 9:52 pm

      apoptosis,itu kn kematian sel, dimana sel yg mati itu rusak, dan sel rusak itu trus berkembang, jdi ya lama menumpuk, bisa jadi tumor dan efek yg parah nya kanker

  166. #604 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 9:45 pm

    Perkembangan sel normal menjadi sel kanker :

    Pada umumnya, kanker dirujuk berdasarkan jenis organ atau sel tempat terjadinya. Sebagai contoh, kanker yang bermula pada usus besar dirujuk sebagai kanker usus besar, sedangkan kanker yang terjadi pada sel basal dari kulit dirujuk sebagai karsinoma sel basal. Klasifikasi kanker kemudian dilakukan pada kategori yang lebih umum, misalnya:[4]
    • Karsinoma, merupakan kanker yang terjadi pada jaringan epitel, seperti kulit atau jaringan yang menyelubungi organ tubuh, misalnya organ pada sistem pencernaan atau kelenjar. Contoh meliputi kanker kulit, karsinoma serviks, karsinoma anal, kanker esofageal, karsinoma hepatoselular, kanker laringeal, hipernefroma, kanker lambung, kanker testiskular dan kanker tiroid.
    • Sarkoma, merupakan kanker yang terjadi pada tulang seperti osteosarkoma, tulang rawan seperti kondrosarkoma, jaringan otot seperti rabdomiosarcoma, jaringan adiposa, pembuluh darah dan jaringan penghantar atau pendukung lainnya.
    • Leukemia, merupakan kanker yang terjadi akibat tidak matangnya sel darah yang berkembang di dalam sumsum tulang dan memiliki kecenderungan untuk berakumulasi di dalam sirkulasi darah.[5]
    • Limfoma, merupakan kanker yang timbul dari nodus limfa dan jaringan dalam sistem kekebalan tubuh

    B. Patofisiologi
    Kanker adalah kelas penyakit beragam yang sangat berbeda dalam hal penyebab dan biologisnya. Setiap organisme, bahkan tumbuhan, bisa terkena kanker. Hampir semua kanker yang dikenal muncul secara bertahap, saat kecacatan bertumpuk di dalam sel kanker dan sel anak-anaknya (lihat bagian mekanisme untuk jenis cacat yang umum).
    Setiap hal yang bereplikasi memiliki kemungkinan cacat (mutasi). Kecuali jika pencegahan dan perbaikan kecatatan ditangani dengan baik, kecacatan itu akan tetap ada, dan mungkin diwariskan ke sel anang/(daughter cell). Biasanya, tubuh melakukan penjagaan terhadap kanker dengan berbagai metoda, seperti apoptosis, molekul pembantu (beberapa polimerase DNA), penuaan/(senescence), dan lain-lain. Namun, metoda koreksi-kecatatan ini sering kali gagal, terutama di dalam lingkungan yang membuat kecatatan lebih mungkin untuk muncul dan menyebar. Sebagai contohnya, lingkungan tersebut mengandung bahan-bahan yang merusak, disebut dengan bahan karsinogen, cedera berkala (fisik, panas, dan lain-lain), atau lingkungan yang membuat sel tidak mungkin bertahan, seperti hipoksia. Karena itu, kanker adalah penyakit progresif, dan berbagai kecacatan progresif ini perlahan berakumulasi hingga sel mulai bertindak berkebalikan dengan fungsi seharusnya di dalam organisme. Kecacatan sel, sebagai penyebab kanker, biasanya bisa memperkuat dirinya sendiri (self-amplifying), pada akhirnya akan berlipat ganda secara eksponensial. Sebagai contohnya :
    • Mutasi dalam perlengkapan perbaikan-kecacatan bisa menyebabkan sel dan sel anangnya mengakumulasikan kecacatan dengan lebih cepat.
    • Mutasi dalam perlengkapan pembuat sinyal (endokrin) bisa mengirimkan sinyal penyebab-kecacatan kepada sel di sekitarnya.
    • Mutasi bisa menyebabkan sel menjadi neoplastik, membuat sel bermigrasi dan dan merusak sel yang lebih sehat.
    Mutasi bisa menyebabkan sel menjadi kekal (immortal), lihat telomeres, membuat sel rusak bisa membuat sel sehat rusak selamanya.

    Pembentukan Sel Kanker
    Kondisi-kondisi yang dapat menyebabkan perubahan sel normal menjadi sel kanker adalah hiperplasia, displasia, dan neoplasia. Hiperplasia adalah keadaan saat sel normal dalam jaringan bertumbuh dalam jumlah yang berlebihan. Displasia merupakan kondisi ketika sel berkembang tidak normal dan pada umumnya terlihat adanya perubahan pada nukleusnya. Pada tahapan ini ukuran nukleus bervariasi, aktivitas mitosis meningkat, dan tidak ada ciri khas sitoplasma yang berhubungan dengan diferensiasi sel pada jaringan. Neoplasia merupakan kondisi sel pada jaringan yang sudah berproliferasi secara tidak normal dan memiliki sifat invasif.[6]
    Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline).
    Kelainan siklus sel, antara lain terjadi saat:
    • perpindahan fasa G1 menuju fasa S.[7]
    • siklus sel terjadi tanpa disertai dengan aktivasi faktor transkripsi.[8] Pencerap hormon tiroid beta1 (TRbeta1) merupakan faktor transkripsi yang diaktivasi oleh hormon T3 dan berfungsi sebagai supresor tumor dan gangguan gen THRB yang sering ditemukan pada kanker.[9]
    • siklus sel terjadi dengan kerusakan DNA yang tidak terpulihkan.[10]
    • translokasi posisi kromosom yang sering ditemukan pada kanker sel darah putih seperti leukimia atau limfoma, atau hilangnya sebagian DNA pada domain tertentu pada kromosom.[11] Pada leukimia mielogenus kronis, 95% penderita mengalami translokasi kromosom 9 dan 22, yang disebut kromosom filadelfia.
    Karsinogenesis pada manusia adalah sebuah proses berjenjang sebagai akibat paparan karsinogen yang sering dijumpai dalam lingkungan, sepanjang hidup, baik melalui konsumsi,[12] maupun infeksi.[13] Terdapat empat jenjang karsinogenesis:
    • inisiasi tumor
    • promosi tumor
    • konversi malignan
    • progresi tumor

    Angiogenesis
    Pada umumnya, sel kanker membentuk sebuah tumor, kecuali pada leukemia. Sebelum tahun 1960, peneliti kanker berpendapat bahwa asupan nutrisi yang mencapai tumor terjadi oleh karena adanya jaringan pembuluh darah yang telah ada, namun penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa lintasan angiogenesis diperlukan bagi tumor untuk berkembang dan menyebar.[14] Tanpa lintasan angiogenesis, sebuah tumor hanya akan berkembang hingga memiliki diameter sekitar 1-2 mm, dan setelah itu perkembangan tumor akan terhenti.[15] Sebaliknya, dengan angiogenesis, sebuah tumor akan berkembang hingga melampaui ukuran diameter 2 milimeter.[16] Oleh karena itu, sel tumor memiliki kemampuan untuk mensekresi protein yang dapat mengaktivasi lintasan angiogenesis. Dari berbagai protein yang dapat mengaktivasi lintasan angiogenesis seperti acidic fibroblast growth factor, angiogenin, epidermal growth factor, G-CSF, HGF, interleukin-8, placental growth factor, platelet-derived endothelial growth factor, scatter factor, transforming growth factor-alpha, TNF-α, dan molekul kecil seperti adenosina, 1-butyryl glycerol, nikotinamida, prostaglandin E1 dan E2; para ilmuwan telah mengidentifikasi dua protein yang sangat penting bagi pertumbuhan tumor yaitu vascular endothelial growth factor (VEGF) dan basic fibroblast growth factor (bFGF). Kedua protein ini disekresi oleh berbagai jenis sel kanker dan beberapa jenis sel normal.[17]
    Sekresi VEGF atau bFGF akan mengikat pada pencerap sel endotelial dan mengaktivasi sel tersebut untuk memicu lintasan metabolisme yang membentuk pembuluh darah baru.[18] Sel endotelial akan memproduksi sejumlah enzim MMP yang akan melakukan degradasi terhadap jaringan matriks ekstraselular yang mengandung protein dan polisakarida, dan berfungsi untuk sebagai jaringan ikat yang menyangga jaringan parenkima dengan mengisi ruang di sela-sela selnya. Degradasi jaringan tersebut memungkinkan sel endotelial bermigrasi menuju jaringan parenkima, melakukan proliferasi dan diferensiasi menjadi jaringan pembuluh darah yang baru.
    Reaksi antara asam tetraiodotiroasetat dengan integrin adalah penghambat aktivitas hormon tiroksin dan tri-iodotironina yang merupakan salah satu faktor yang berperan dalam angiogenesis dan proliferasi sel tumor.[19]
    Metastasis
    Walaupun telah dilakukan penelitian intensif selama beberapa dekade, mekanisme patofisiologis dari metastasis belum benar-benar diketahui dan masih menjadi kontroversi. Namun terdapat dua model metastasis fundamental,[20] yang mirip dengan proposal metastasis yang diajukan oleh Stephen Paget pada tahun 1889 yang mengatakan bahwa metastasis bergantung pada komunikasi antara sel kanker yang disebut the seed dan lingkungan mikro pada organ tertentu yang disebut the soil.[21]
    Model yang pertama menjelaskan bahwa tumor primer pada organ akan timbul dari sel yang sama, yang mengalami berbagai perubahan seperti heterogenitas, ketidakseimbangan genomik, akumulasi mutasi atau penyimpangan genetik, hingga terjadi evolusi klonal meliputi perubahan fenotipe dan perilaku sel hingga potensi untuk melakukan metastasis ke organ lain dan membentuk tumor sekunder.
    Model yang kedua menjabarkan bahwa kanker yang timbul pada organ, terjadi akibat aktivasi ruang yang diperuntukkan bagi sel punca kanker sehingga memungkinkan metastasis dari sejumlah jaringan tubuh yang lain.

  167. #607 by Laili Apriani (12613230) on January 18, 2013 - 9:48 pm

    untuk bebeb sy,,menurut saya tidak semua makanan mengandung bahan toxic,namun memang tidak dipungkiri banyak juga makanan yang beredar di masyarakat sekarang mulai dari kurang steril,sudah kadaluarsa,dsbgnya,,nah mungkin ini menjadi beberapa faktor yang menjadi etiologi suatu kanker.
    Untuk pencegahan kanker sendiri berarti kita harus memahami dulu sangat berbahayanya kanker sehingga kita menjadi peduli pada kesehatan tubuh kita,kita bisa mulai dengan menjaga pola makan kita,sering berolahraga,kebersihan dijaga,pesonal hygiene, dll.. makasi beb ,, smoga membantu :)

  168. #608 by Marizki Pondawinata on January 18, 2013 - 9:49 pm

    Marizki Pondawinata (12613221)
    Menurut saya :
    tambahan nomor 2. ada yang lupa. pembelahan terbagi 3 yaitu amitosis (secara langsung), mitosis, dan meiosis. amitosis khusus pada sel prokariotik.

  169. #609 by arya maulana on January 18, 2013 - 9:55 pm

    mau tanya terkait dengan kanker, apa kanker darah, atau anemia aplastic bisa disembuhkan secara total?

    • #610 by Sai Saima on January 18, 2013 - 9:58 pm

      menurut saya agak susah mas. karena darah kita tersebar diseluruh tubuh

    • #611 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 10:13 pm

      Mungkin dengan mengenali gejala dari kanker itu sendiri, nantinya diketahui apakah masih dapat ditolong ataupun tidak,biasanya presentase untuk kesembuhan total dapat dialami penderita stadium penyakit yang masih awal. Karena pengobatan akan berpacu dengan perkembangan sel-sel kanker, semakin cepat diobati maka kemungkinan sembuh akan semakin besar.
      Semisalnya Pengobatan leukemia biasanya dengan khemoterapi, obat keras yang membunuh sel kanker. Dampak khemoterapi terhadap keadaan umum sangat tergantung dari kondisi awal penderita. Bila datang dengan gizi bagus dan stadium awal, penderita akan dapat mentolerir khemoterapi yaitu efek samping obat yang minimal atau sedikit.
      Apabila dengan khemoterapi tidak berhasil, maka jalan terakhir adalah transplantasi atau cangkok sumsum tulang. Hanya sedikit pusat kesehatan yang dapat melakukan hal ini di Indonesia.

    • #612 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:17 pm

      menurut saya sebagian besar bisa disembuhkan jika itu terkena pada anak2

      • #613 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:22 pm

        Di yogyakarta terdapat metode pengobatan leukimia yang diberi nama PROTOCOL YOGYAKARTA. Protokol Yogyakarta ini merupakan metode pengobatan susunan obat untuk pasien leukemia (Acute Lymphoblastic Leukemia ) sampai dua tahun dengan komposisi obat dan biaya yang lebih murah sekitar sepersepuluh sampai seperduapuluh dibandingkan dengan pengobatan di negara asing.
        menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran UGM dan Ahli Kanker Anak, Prof Sutaryo, penyebab utama kematian pada penderita kanker leukemia adalah terjadinya infeksi dan perdarahan. Infeksi dapat terjadi ketika penderita banyak kontak dengan orang lain yang membawa kuman yang akhirnya kuman tersebut menyebabkan infeksi.

        “Prilaku menjenguk pasien secara bersama-sama ini yang sangat rawan pada penderita leukemia karena dapat menularkan kuman yang menyebabkan infeksi. Sehingga dalam penanganannya pasien kanker leukemia harus steril,” paparnya.

        Faktor perdarahan sendiri kata Prof Sutaryo sudah dapat diatasi dengan transfusi darah sesuai dengan golongan darah pasien. Penyedian kantong darah yang mencukupi dapat mempercepat penanganan perdarahan.

      • #614 by gandung winandy (12613267) on January 18, 2013 - 10:26 pm

        tadi saya baca, ada tuh jelly gamat, bisa menyembuhkan, tpi juga gatau penjelasannya..

        baca di : http://obatherbalpenyakitkronis.com/tag/anemia-aplastik/

      • #615 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 10:56 pm

        enzi saya mau tanya bgaimana mekanisme pengobatan leukimia dengan metode PROTOCOL YOGYAKARTA

    • #616 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 10:33 pm

      Pengobatan kanker darah (Leukemia) secara medis dilakukan dengan kemoterapi.
      bisa juga dengan pengobatan alternatif alami seperti tanaman herbal
      seperti sarang semut yg mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol dan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan anti-kanker, maka Sarang Semut sangat tepat digunakan sebagai obat kanker.

    • #617 by 12613246 on January 18, 2013 - 11:55 pm

      menurut saya tidak, hanya dapat melemahkannya saja, kenapa ? karna setiap manusia memiliki sel kanker hanya saja perbedaannya apakah sel kanker tsb brpotensi berbahaya ato gak.

  170. #618 by mitoanimal on January 18, 2013 - 9:55 pm

    teman”… kemaren waktu presentase kanker… asal mula bibit kanker itu disebarkan melalui darah kemudian menuju ke otak… trus disana terbentuk kanker otak… nah yang aku bingung… kenapa gak jadi kanker darah? kenapa malah jadi kanker otak???? kemaren mau nany gak dapet giliran… -puput-

    • #619 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 10:00 pm

      Penjelasan Penyakit Kanker Otak
      Otak adalah bagian organ tubuh manusia yang memegang peranan penting dalam kehidupan. Otak merupakan pusat dari segala aktivitas, hingga yang sekecil-kecilnya. Otak menjalankan beribu-ribu aktivitas sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
      Penyakit Kanker otak adalah penyakit dari otak dimana sel-sel kanker (yang berbahaya) tumbuh dalam jaringan otak. Penyakit Kanker otak dikenal sebagai jenis kanker yang membunuh diam-diam. Kehadiran tumor otak kadang sulit dideteksi. Namun, gejala umum penyakit kanker otak dapat dilihat dari kepala pusing dan mual/muntah yang sering.
      Faktor Penyebab Penyakit Kanker Otak
      Penyakit Kanker otak itu penyebabnya banyak sekali. Segala sesuatu yang membuat otak kita mendapat paparan bisa menjadi pencetusnya. Penyebab Kanker Otak dibagi menjadi dua faktor yaitu dari dalam otak (intrinsik) dan faktor dari luar otak (ekstrinsik). Penyakit Kanker ini memang tidak berdiri sendiri, kadang multifaktorial, yaitu banyak penyebabnya .Berikut garis besar dari 2 faktor pencetus penyakit kanker otak.
      Penyebab Penyakit Kanker Otak Dari Dalam :
      • Genetik : keturunan. Apabila ada garis keturunan yang menderita penyakit kanker otak maka hati-hati untuk tetap menjaga kesehatannya
      • Riwayat trauma atau benturan : benturan di kepala walaupun cidera kepala ringan tetap waspada, perubahan jaringan yang terbentur bisa juga menjadi penyebab tumbuhnya jaringan abnormal di otak
      Penyebab Kanker Otak dari luar seperti:
      • Pola hidup ( life style) : Pola hidup yang tidak sehat bisa juga menjadi penyebab kanker secara umum, seperti merokok, makanan kurang serat dll
      • Karsinogenik : bahan karsinogenik secara umu juga menjadi menyebab penyakit kanker, seperti minyak goreng yang dipakia berulang-ulan, bahan kimia yang terhirup, atau tercampur pada makanan.
      • Radiasi : radiasi bahan – bahan kimia bisa juga memicu tumbunhnya sel kanker

      • #620 by mitoanimal on January 18, 2013 - 10:13 pm

        trus yang dijelasin kemaren itu.. kanker otak karena sebab apa???? genetik kah??? -puput

      • #621 by Nevien Panaziza 11613205 on January 19, 2013 - 2:15 am

        oh maaf.. agak rancu ya kemaren penjelasannya.. kmrn itu maksutnya menjelaskan gimana contohnya metastasis (bgmn sel kanker dapat menyebar dari satu jaringan ke jaringan lain).. mengenai penyebab kanker otak sendiri seperti yang dijelaskan mbak Rahmah Fitriyani diatas :)

    • #622 by Yurfida Meliani (12613261) on January 18, 2013 - 10:05 pm

      saya setuju dengan pertanyaan puput, mengapa hal tersebut bisa demikian? Padahal melalui darah?

      • #623 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 10:48 pm

        Faktor dari dalam itu genetika
        faktor dariluar itu seperti pada umumnya berupa makanan dan radiasi. Obat-obatan tertentu yang diminum secara terus-menerus berpotensi menyebabkan kanker.
        Pola hidup yang kurang sehat: misalnya merokok, makanan berlemak, kurang serat, dsb.
        Bahan karsiogenik: minyak goreng yang dipakai berulang-ulang, bahan kimia yang termakan
        Radiasi: paparan radiasi dalam gelombang tertentu dapat memicu berkembangnya sel kanker

    • #624 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 10:25 pm

      dari makalah yang ada pada kelompok 1, sepertinya lebih menjelaskan tentang proses yang terjadi pada genetik. DNA adalah materi genetika yang dikenal sebagai pembawa sifat keturunan.
      mungkin lebih jelasnya puput bisa tanyakan langsung pada kelompok 1
      melalui blognya,,heheh :D -sebelumya mohon maaf utk kelompok 1, karena saya hanya sekedar menanggapi- :D

    • #625 by Cita Meidina 11613162 on January 19, 2013 - 12:17 am

      Kalau yang dari presentasi kemarin itu.. Kanker yang terbentuk awalnya adalah kanker paru-paru. Sel kanker tersebut akhirnya bermetastasis melalui pembuluh darah secara hematogen, dan menuju otak, sehingga sel kanker tersebut menginvasi sel otak dan menyebabkan tumor otak(tumor sekunder). Jadi tumor sekunder ini merupakan hasil dari metastasis kanker paru-paru di otak, bukan disebut sebagai kanker otak.

      tambahan informasi:
      Tumor sekunder adalah tumor yang terbentuk sebagai akibat dari penyebaran kanker (metastasis) dari tempatnya memulai. Metastasis suatu sel tumor berlangsung secara spesifik, tidak semua tumor dapat tumbuh di lokasi tertentu. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi:
      1. Letak dari tumor primer
      2. Adanya ekspresi dari gen sel tumor mengenai tipe molekul reseptor yang mampu ditangkap oleh lokasi tertentu.

      Pada dasarnya, penyebaran sel tumor melalui beberapa cara:

      1. Penyebaran perkontinuitatum: Sel/jaringan kanker menyusup keluar dari organ tempat tumbuhnya, kemudian masuk kedalam organ/struktur disekitarnya.
      2. Penyebaran Limfogen: Sel kanker masuk ke saluran limfe, ikut aliran limfe dan menimbulkan metastasis di kelenjar getah bening regional. Sel kanker juga mengadakan infiltrasi dengan struktur sekitarnya sehingga terjadi perlengketan dan membentuk paket.(konglomerasi).
      3. Penyebaran Hematogen: Sel kanker menyusup ke kapiler darah, masuk pembuluh darah, vena sampai keorgan tubuh lainya, lalu sel kanker tumbuh disana, menjadi tumor baru, merupakan anak sebar, letaknya jauh dari tumor primer (distance metastasis). Penyebaran hematogen dapat mengenai: Hati Paru, Pleura,Tulang, Kulit, Otak dll.
      4. Penyebaran Transluminal: Terjadi dalam saluran, seperti melaui saluran pernapasan, saluran pencernaan, dan saluran kemih. Sel lepas kedalam kedalam lumen kemudian tertanam pada satu tempat, lalu mengalami implantasi. Hal serupa juga bisa terjadi dalam rongga tubuh, misal: Rongga Peritonium dan rongga pleura.

  171. #626 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 9:57 pm

    sekedar info.
    Ada banyak factor yang bisa mempengaruhi peluang kesembuhan daripada kanker.

    Salah satunya adalah stadium kanker tersebut pada saat didiagnosa. Kanker pada umumnya dikategorikan menjadi empat tahapan; jika penyakit tersebut dideteksi cukup awal, katakanlah pada stadium I, peluang untuk disembuhkan lebih tinggi. Sebaliknya, Stadium kanker tahap IV yang telah menyebar ke bagian lain dari tubuh memeiliki peluang lebih rendah untuk disembuhkan.

    Faktor lain adalah dimana lokasi tumor ditemukan, hal ini bisa mempengaruhi pilihan penanganan pada pasien dan seberapa cepat kanker tersebut menyebar. Kondisi biologis individual dari pasien juga bisa memberikan efek terhadap responnya pada kanker dan juga penanganannya, sementara itu keahlian dari tim medis untuk memberikan penanganan terbaik juga bisa membuat perbedaan yang signifikan.

  172. #627 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 9:59 pm

    Reproduksi setiap sel berbeda-beda memang betul. reproduksi sel somatik/sel epitel lebih cepat reproduksinya krena tiap menit ada sel yg rusak atau mati disebabkan faktor luar (bhan kimia, sinar uv, gesekn pda kulit) yg mnyebabkn sel tsbt sllu mlkkn pembelahn (reproduksi) dgn cepat, cepat lambatnya reproduksi jga dpt dipengaruhi oleh hormon-hormon pda tubuh…

  173. #628 by waRty LestArii on January 18, 2013 - 10:07 pm

    warti lastari
    12613244
    menjawab pertanyaan dari mitoanimal
    Mungkin ada kesalahan dalam pemilihan jamu”karena sepengetahuan saya jamu memang merupakan obat herbal yang terbuat dari beberapa bahan alami jika jamu tidak terdapat bahan sintesis.karena jamu yang murni tanpa campuran sintesis tidak mempunyai efek samping negatif.
    Selain itu sekarang ini banyak sekali terjadi kecurangan, terkadang banyak oknum nakal yang menjual jamu bungkusan yang mereka campur dengan obat – obat kimia yang seharusnya tidak baik untuk dikonsumsi.mungkin tetangga kamu kurang berhati – hati dalam memilih jamu.karena jika terjadi lebam pada kulit nya dan sebgainya tidak akan mungkin penyebab nya itu karena jamu murni,kecuali ada tambahan zat – zat kimia kedalam jamu tersebut.

  174. #629 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 10:10 pm

    Umur tiap sel brbeda-beda, karena disebabkn dri letak sel itu sndri ditubuh. contoh sel kulit(sel somatis) lbih pendek umur’y ketimbang umur sel kelenjar piutiari. krena sel somatis tdi lbih cenderung gampang trkontamibasi bahan-bahan kimia, sinar uv dan gesekan…

  175. #630 by Ani Khotul Faizah on January 18, 2013 - 10:20 pm

    Dalam ilmu imunologi sel dpat dibagi menjdi sel killer, sel T, sel pertahann tubuh (imunitas).
    sel killer adlah sel pmbunuh sgla kuman mikro organisme atau virus, yg sangat patogenik ditubuh kita.
    Sel T adlah sel pmbakar sisa-sisa organisme jahat.
    Sel imun sebagai benteng prtahann dari sgla jenis mikro organisme yg mmbahayakn bgi tubuh, sel imun ada pda sel drah putih (leukosit)

  176. #631 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 10:22 pm

    apakah orang yang sebelumnya pernah terkena kanker dapat terkena kanker jenis lain? apa penyebabnay?

    • #632 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:25 pm

      bisa, pernah ada kasus seseorang yang sewaktu kecil dia mengidap kanker mata setelah kanker matanya sembuh, beberapa tahun kemudian dia terkena kanker getah bening
      menurut saya hal ini bisa terjadi karena pola hidup yg tidak sehat atau mungkin juga karena paparan radiasi

      • #633 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:37 pm

        juga bisa disebabkan karena keturunan, bahan kimia dan infeksi virus&bakteri

      • #634 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 10:52 pm

        saya setuju dengan penjelasan dari enzhika. sedikit menambahkan Penyebab kanker biasanya tidak dapat diketahui secara pasti karena penyebab kanker dapat merupakan gabungan dari sekumpulan faktor, genetik dan lingkungan.karena Faktor – faktor penyebab kanker

        Namun ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan resiko terjadinya kanker, sebagai berikut :
        • Faktor keturunan
        • Faktor Lingkungan
        • Faktor Makanan yang mengandung bahan kimia.
        • Virus
        • Infeksi
        • Faktor perilaku
        • Gangguan keseimbangan hormonal
        • Faktor kejiwaan, emosional
        • Radikal bebas

    • #635 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 10:43 pm

      bisa kan penyebab nya bisa dari virus ,bakteri ,radiasi, pola makan, merokok

    • #636 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 10:47 pm

      lalu apakah kanker jenis lain tersebut dapat lebih parah? apakah ada langkah pencegahannya selain pola hidup sehat

      • #637 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:52 pm

        bisa, segala kemungkinan bisa terjadi
        selain pola hidup sehat, menghindari paparan radiasi dan bahan2 kimia secara langsung juga dapat dilakukan untuk menghindari kemungkinan terburuk

      • #638 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 10:55 pm

        kl diketahui lebih awal bisa diobati mungkin jg bisa dioperasi tp tergantung jenis kanker nya
        ada ,mengurangi paparan terhadap bahan karsinogen, misalnya tidak merokok, menghindari makanan tinggi lemak, menambah makanan tinggi serat seperti sayuran dan buah, hidup akif fisik, mengupayakan berat badan yang ideal, dan hidup dengan pola sehat.

      • #639 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 10:57 pm

        tapi kan mau tidak mau dia juga harus mengonsusumsi obat-obatan kimia. seperti kita tahu bahwa obat-obatankimia memiliki 2 kemungkinan, dapat menyembuhkan atau memperparah penyakitnya.

    • #640 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 11:02 pm

      bismillahirrahmannirrahim…
      bisa. pada fase transformasi (sel kanker yang bermutasi berubah menjadi sel ganas) berubah menjadi fase progresi dimana pada fase ini sel kanker ganas akan menginvasi organ lain.

  177. #641 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 10:36 pm

    Muhammad Juniardy
    NIM 12613236

    Pertanyaan untuk saudari Ani Khotul Faizah:
    dalam imunologi sel dibagi menjadi 3 yaitu sel killer,sel T,sel imun. sel imun sebagai benteng pertahanan dan ada pada sel darah putih. terus sel T dan sel killer terdapat dmn atau letaknya dmna?

    • #642 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:13 pm

      sekedar menambahkan.
      Limfosit T (Sel T)
      Limfosit T dimatangkan di kelenjar timus. Di kelenjar timus, limfosit T juga berdiferensiasi menjadi sel T sitotoksik (Killer), sel T penolong (helper), dan sel T supressor (penekan). Masing-masing dari ketiga jenis tersebut mempunyai tugas/ fungsi yang berbeda-beda.

      Sel T sitotoksik (killer), berfungsi membunuh sel-sel yang terinfeksi, Sel ini dapat membunuh berbagai bibit penyakit, dan sel kanker. Sel T penekan mempunyai efek menstabilkan jumlah sel killer agar Sel killer tidak membunuh sel sel tubuh yang sehat. Sel T penolong (helper) membantu zat antibodi dan sel B penghasil antibodi. Sel ini mengatur respons, kekebalan tubuh dengan cara mengenali dan mengaktifkan limfosit yang lain.

  178. #643 by Revina Pricillia (12613287) on January 18, 2013 - 10:36 pm

    Menanggapi materi diskusi no.4.
    Sel kan memang dapat melakukan bunuh diri yang disebut dengan Apoptosis, Apoptosis dapat terjadi misalnya ketika sel mengalami kerusakan yang sudah tidak dapat diperbaiki lagi. Keputusan untuk melakukan apoptosis berasal dari sel itu sendiri, dari jaringan yang mengelilinginya, atau dari sel yang berasal dari sistem imun.
    Lalu kaitannya dengan sel kanker adalah ketika sel kehilangan kemampuan untuk melakukan apoptosis (misalnya karena mutasi), atau bila inisiatif untuk melakukan apoptosis dihambat (oleh virus), sel yang rusak dapat terus membelah tanpa terbatas, yang akhirnya menjadi kanker.

  179. #644 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 10:51 pm

    wanita yng terkena kanker serviks bisa hamil gaga?

    • #645 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 10:56 pm

      pada umumnya kemungkinan wanita dengan kanker serviks untuk mempunyai anak setelah diterapi sangatlah kecil. Karena umumnya terapi kanker serviks adalah dengan mengangkat rahim dan melakukan radioterapi.sehingga indung telurnya menjadi rusak dan tidak berfungsi lagi. Hanya pada wanita yang didiagnosis kanker serviks pada stadium sangat awal kemungkinan hamil dapat terjadi. Karena terapi yang dilakukan hanya cone biopsi (pengangkatan mulut rahim) sehingga tidak dilakukan radioterapi. Hal ini disebabkan karena pada wanita tersebut rahim dan indung telurnya masih ada dan berfungsi baik, namun tentu untuk hamil tetap memerlukan pengawasan ketat dari dokter spesialis kandungan.

    • #646 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:01 pm

      untuk hamil atau tidaknya tergantung dari seberapa parahnya kanker itu ghina. kalau sudah stadium lanjut kayaknya untuk kehamilan itu sendiri,bisa membahayakan kondisi baik ibu maupun bayinya,

    • #647 by Aughina Nur Nabila II on January 18, 2013 - 11:08 pm

      berarti kemungkinan kecil dong buat pembuahan?

      • #648 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:59 pm

        bisa dikatakan demikian.. ghinaa :D
        tapi semuanya kembali lagi ke Yang Maha Pemilik Kehidupan.
        kalau Dia sudah berkehendak, apapun bisa terjadi.

    • #649 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 11:10 pm

      menurut saya sih, wnita yang terkena kanker serviks mempunyai kemungkinan yang sangat kecil untuk hamil. dikarenakan wanita yang menderita kanker serviks itu ada ciri-cirinya,dia akan merasakan sakit saat hubungan suami istri dan saat menstruasi dapat mengeluarkan darah yang sangat bnyak.
      ada juga kasus lain, kanker serviks sudah menimbulkan gejala, apalagi saat stadium III.
      Seharusnya hal itu bisa diantisipasi.. biasanya pada saat pengecekan kehamilan sang Ibu, dokter melalui USG sudah bisa mendeteksi adanya tumor yang mengiringi pertumbuhan sang Janin.

      Case ini agak unik, karena sang Ibu hamil dan terus bertahan dengan kehamilannya meskipun sudah divonis kanker serviks.. kalau di negara barat, biasanya ada protokolnya.. daripada membahayakan nyawa sang Ibu..

  180. #650 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 10:55 pm

    apakah kanker itu dapat menular?tolong dijelaskan

    • #651 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 11:00 pm

      ada yang bisa ada juga yang tidak seperti virus penyebab kanker hati yaitu virus hepatitis B juga dapat di tularkan melalui ludah pada peralatan makanan maupun ciuman dan urin.

      • #652 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:04 pm

        setau saya hepatitis dan kanker ahri merupakan 2 penyakit yang berbeda, jd kanker hati tdk bs ditularkan hanya hepatitisnya yang bs ditularkan

      • #653 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:04 pm

        mksdnya kanker hati

    • #654 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:01 pm

      menurut saya tidak bisa, bisapun lewat keturunan

      • #655 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 11:09 pm

        ya kan kl kena hepatitiss lama kelaman kl gak sembuh bs jadi kanker hati mb…. :)

      • #656 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:11 pm

        misal kanker darah, apa darahnya jika masuk ke pembuluh darah orang lain apa orang lain juga ikut kena kanker darah? enggak kannn :D

    • #657 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 11:02 pm

      Sebetulnya kanker tidak bisa menular yang menular adalah virusnya yang menular.Sebagai contoh,kanker serfik dapat di sebabkan oleh HPV (human papilloma virus invection 18.dapat ditularkan melalui senggama.

      • #658 by Diah Handayani on January 18, 2013 - 11:07 pm

        virus hepatitis jg bisa menular

    • #659 by Annur riska eka putri A.Z (12613237) on January 18, 2013 - 11:04 pm

      sebenarnya kanker tidak dapat menular,yang menular adalah virusnya.sebagai contoh pada kanker serviks dapat di sebabkan oleh HPV(Humanpapilloma virus infection yg d tularkan melalui senggama.

    • #660 by rahmahfitriyani on January 18, 2013 - 11:05 pm

      Apakah kanker itu menular sebetulnya kanker tidak bisa menular yang menular adalah virusnya yang menular.sebagai contoh,kanker serfik dapat di sebabkan oleh HPV (human papilloma virus invection 18.dapat ditularkan melalui senggama.saat ini kita bersyukur karena ada vaksin untuk mencegah tertularnya virus HPV yang dapat di berikan pada usia10-50 tahun.

      virus penyebab kanker hati yaitu virus hepatitis B juga dapat di tularkan melalui ludah pada peralatan makanan maupun ciuman dan urin.pengobatan dasar kanker ialah oprasi,penyinaran dan obat-obat kimia.

      • #661 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 11:15 pm

        trus vaksin untuk mencegah virus HPV itu apa dan cara kerja pada anaknya gmna?

      • #662 by rahmahfitriyani on January 19, 2013 - 12:03 am

        Vaksin bekerja dengan mengajari sistem kekebalan tubuh untuk mengenali dan menyerang bakteri atau virus yang dapat menyebabkan penyakit dalam badan manusia. Banyak jenis vaksin yang diberikan dewasa ini, pada umumnya mulai diberikan tidak lama setelah bayi lahir dan berlanjut sampai usia dewasa muda.

        Metode pelatihan badan untuk mengenali bakteri atau virus penyebab penyakit adalah dengan memaparkan sistem kekebalan pada bagian dari bakteri atau virus utuh yang dilemahkan sehingga tidak dapat menimbulkan penyakit. Contoh klasik dari vaksin yang dibuat dari virus yang tidak aktif adalah vaksin polio. Contoh vaksin yang dibuat dari tiruan bagian dari virus adalah vaksin hepaiitis B. Vaksin hepatitis B dibuat dengan menanamkan sebagian DNA virus hepatitis B yang menyebabkan pertumbuhan dari bungkus luar virus hepatitis B ke dalam sel binatang, sel binatang itu kemudian menghasilkan banyak salinan bungkus luar virus tanpa partikel aktif didalamnya. Kalau disuntikan, bungkus luar ini dikenali oleh sistem kekebalan tubuh tanpa risiko berhubungan dengan penyakit sesungguhnya dan kontak dengan vaksin ini menyebabkan tanggaptahapan kanker serviksan kekebalan tubuh. Sel-sel kekebalan tubuh dalam tubuh belajar untuk mengenali vaksin sehingga kalau seseorang terpapar dalam bakteri atau virus penyebab penyakit yang sesungguhnya, memori tubuh memberikan tanggapan sudah di siapkan dan dapat di hindari.

        Vaksin kanker serviks adalah vaksin yang dikembangkan untuk melindungi terhadap tipe human papillomavirus (HPV) tertentu, HPV ditemukan dalam 100 persen penderita kanker serviks. HPV dapat juga ditemukan dalam jumlah tinggi dalam kanker penis, vagina, pukas, kepal dan leher, HPV dikaitkan dengan kutil didaerah kelamin dan luka prakanker di leher rahim,vagina, dan vagina, pukas.

        Terdapat sekitar 100 jenis galur, atau tipe HPV yang berbeda. Beberapa mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk menyebabkan kanker, sementara yang lain mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk menimbulkan kutil di daerah kelamin atau perubahan prakanker. HPV tipe 16 dan 18 mempunyai kaitan yang paling besar dengan kanker serviks, bertanggung jawab untuk 75 persen dari semua kasus kanker serviks batu. Jenis ini juga berkaitan dengan risiko tinggi dari perubahan prakanker yang berat. HPV tipe 6 dan 11 sering dikaitkan dengan kutil di daerah kelamin dan perubahan prakanker lain dengan kelas yang lebih rendah.

        Sumber Artikel: http://www.djamilah-najmuddin.com/kanker-serviks-pengobatan-ciri-ciri-gejala-dan-penyebab

  181. #663 by rapiun nisa on January 18, 2013 - 11:07 pm

    kemarin dibahas bahwa sel punca dapat menangani sel kanker.
    dalam konteks ini,, bagaimna mekanisme sel punca dalam penanganannya terhadap sel kanker?
    kalau bisa, minta dong contohnya.

  182. #664 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 11:09 pm

    Apakah kanker bisa diturunkan?seperti dari orang tua ke anak?tolong penjelasan
    Trus kenapa kanker itu sampai sekarang obatnya masih kemo ya?tolong bantu yaa

    • #665 by Muhammad Juniardy (12613236) on January 18, 2013 - 11:19 pm

      bro, setahu saya sekaran udah bnyak dikembangkan pengobatan alternatif dengan bahan” alami sih, seperti keladi, sarang semut, jahe, temu putih dan lain.

    • #666 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 11:25 pm

      Kanker adalah salah satu contoh multifactorial disorder yang manifestasinya (selain dipengaruhi faktor genetik) juga dipengaruhi faktor-faktor lingkungan dan pola hidup. Jika seseorang mewarisi faktor genetik terkait kanker dari orang tuanya, maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki faktor risiko mengidap kanker yang sama. Tidak dapat dikatakan bahwa orang tersebut pasti akan mengidap kanker. Pengobatannya juga bisa melalui radiasi (penyinaran), pembedahan,atau dengan ekstrak sarang semut. Tumor juga dapat disembuhkan dengan kemoterapi

  183. #667 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 11:12 pm

    Oia kanker itu hanya menyerang jaringan?apakah kalo jadi tumor masih bisa di sembuhin pake kemo?

    • #668 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:22 pm

      tidak juga, kanker tulang misalnya
      tumor bisa juga sembuhkan dengan radioterapi. Radioterapi adalah radiasi digunakan untuk membunuh sel kanker. Hal ini dapat dilakukan melalui beberapa cara seperti memberikan X-Ray berdosis tinggi yang langsung diarahkan pada tumor. Seperti Kemoterapi, proses ini bisa mengakibatkan efek samping seperti merasa lelah dan kulit menjadi rusak.

      Radioterapi terkadang dilakukan sehubungan dengan pembedahan, sebelumnya: untuk mengurangi ukuran tumordan sesudahnya; untuk membunuh semua sel kanker di area tersebut.

      Perkembangan teknologi pada computer dan imaging serta peralatan biomedis telah membuat perawatan radiasi berkembang pesat. Kini dokter bisa mentarget radiasi dengan penanganan lebih baik, membunuh sel kanker tanpa mempengaruhi jaringan sel yang normal.

      Jangkauan dari terapi radiasi juga cukup luas, dan dokter bisa memeilih dari beberapa opsi yang ada, seperti intensity-modulated, image-guided, 3D conformal, conventional, stereotactic, radiosurgery, brachytherapy dan implantasi.

      Salah satu metode terbaru dan yang paling menarik dari terapi radiasi adalah TomoTherapy, atau panduan gambar (image guided) terapi radiasi. Metode ini menggunakan komputerasi tomografi untuk menentukan lokasi yang tepat dari tumor, dan membuat radiasi disalurkan dengan lebih akurat.

    • #669 by Vie Hadmi Maharani on January 18, 2013 - 11:30 pm

      menurut saya, kanker itu menyerang sel. dan sel itu akan berkembang terus menjadi sebuah jaringan baru.
      tumor adalah kanker jinak. jika kita melakukan pencegahan lebih awal, hasilnya pun akan lebih baik. Begitu pula dengan kemoterapi pada tumor :)

  184. #670 by Agung Muhammad (12613242) on January 18, 2013 - 11:19 pm

    Apa bisa sel kanker memproduksi seperti antibodi untuk melawan kemoterapi?tolong bantu lagi hehe

  185. #671 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 11:20 pm

    Apakah tumor bisa menjadi kanker? jika ya, bagaimana prosesnya? dan jika tidak, kenapa?

    • #672 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 11:31 pm

      Tumor sebenarnya adalah pembengkakkan yang disebabkan oleh adanya inflamasi atau peradangan dan pertumbuhan jaringan yang abnormal di dalam tubuh. Tipe tumor berdasarkan pertumbuhannya dapat dibedakan menjadi tumor ganas (malignant tumor) dan tumor jinak (benign tumor). Tumor ganas ini sering juga disebut dengan bersifat kanker. Tetapi kemungkinan tumor jinak menjadi ganas bisa saja tapi sangat jarang terjadi, biasanya pada tumor yang sudah terlalu lama dan besar.

      • #673 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 11:35 pm

        apa yang menjadi pemicu tumor menjadi kanker?

    • #674 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:34 pm

      bisa saja, kan yang disebut kanker adalah tumor ganas, kecuali pada kanker darah tdk ada gejala tumor pada kanker darah.
      Sebelum tahun 1960, peneliti kanker berpendapat bahwa asupan nutrisi yang mencapai tumor terjadi oleh karena adanya jaringan pembuluh darah yang telah ada, namun penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa lintasan angiogenesis diperlukan bagi tumor untuk berkembang dan menyebar.[14] Tanpa lintasan angiogenesis, sebuah tumor hanya akan berkembang hingga memiliki diameter sekitar 1-2 mm, dan setelah itu perkembangan tumor akan terhenti.[15] Sebaliknya, dengan angiogenesis, sebuah tumor akan berkembang hingga melampaui ukuran diameter 2 milimeter.[16] Oleh karena itu, sel tumor memiliki kemampuan untuk mensekresi protein yang dapat mengaktivasi lintasan angiogenesis. Dari berbagai protein yang dapat mengaktivasi lintasan angiogenesis seperti acidic fibroblast growth factor, angiogenin, epidermal growth factor, G-CSF, HGF, interleukin-8, placental growth factor, platelet-derived endothelial growth factor, scatter factor, transforming growth factor-alpha, TNF-α, dan molekul kecil seperti adenosina, 1-butyryl glycerol, nikotinamida, prostaglandin E1 dan E2; para ilmuwan telah mengidentifikasi dua protein yang sangat penting bagi pertumbuhan tumor yaitu vascular endothelial growth factor (VEGF) dan basic fibroblast growth factor (bFGF). Kedua protein ini disekresi oleh berbagai jenis sel kanker dan beberapa jenis sel normal.[17]
      Sekresi VEGF atau bFGF akan mengikat pada pencerap sel endotelial dan mengaktivasi sel tersebut untuk memicu lintasan metabolisme yang membentuk pembuluh darah baru.[18] Sel endotelial akan memproduksi sejumlah enzim MMP yang akan melakukan degradasi terhadap jaringan matriks ekstraselular yang mengandung protein dan polisakarida, dan berfungsi untuk sebagai jaringan ikat yang menyangga jaringan parenkima dengan mengisi ruang di sela-sela selnya. Degradasi jaringan tersebut memungkinkan sel endotelial bermigrasi menuju jaringan parenkima, melakukan proliferasi dan diferensiasi menjadi jaringan pembuluh darah yang baru.
      Reaksi antara asam tetraiodotiroasetat dengan integrin adalah penghambat aktivitas hormon tiroksin dan tri-iodotironina yang merupakan salah satu faktor yang berperan dalam angiogenesis dan proliferasi sel tumor.[19]
      Metastasis
      Walaupun telah dilakukan penelitian intensif selama beberapa dekade, mekanisme patofisiologis dari metastasis belum benar-benar diketahui dan masih menjadi kontroversi. Namun terdapat dua model metastasis fundamental,[20] yang mirip dengan proposal metastasis yang diajukan oleh Stephen Paget pada tahun 1889 yang mengatakan bahwa metastasis bergantung pada komunikasi antara sel kanker yang disebut the seed dan lingkungan mikro pada organ tertentu yang disebut the soil.[21]
      Model yang pertama menjelaskan bahwa tumor primer pada organ akan timbul dari sel yang sama, yang mengalami berbagai perubahan seperti heterogenitas, ketidakseimbangan genomik, akumulasi mutasi atau penyimpangan genetik, hingga terjadi evolusi klonal meliputi perubahan fenotipe dan perilaku sel hingga potensi untuk melakukan metastasis ke organ lain dan membentuk tumor sekunder.
      Model yang kedua menjabarkan bahwa kanker yang timbul pada organ, terjadi akibat aktivasi ruang yang diperuntukkan bagi sel punca kanker sehingga memungkinkan metastasis dari sejumlah jaringan tubuh yang lain.
      (Insya Allah bs dimengerti :D)

      • #675 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 11:36 pm

        copasnya, panjang sekali -_-

      • #676 by Enzhika Fara Yolanda on January 18, 2013 - 11:38 pm

        katanya tolong dijelaskan, ituh udah jelas sejelas jelasnya, cuma istilahnya aja mungkin km banyak yg blm tau heheeee

    • #677 by 12613246 on January 18, 2013 - 11:41 pm

      jawaban buat ria : iya, seperti yang tlah dijelaskan sebelumnya, asal muasal kanker itu berasal dari tumor dulu, nah sebelum kita memvonis bahwa itu kanker, kita liat dulu sifat tumor itu ganas atau gak, kalo ganas akan mnjadi tumor.
      bagaimana prosesnya ?
      1. inisiasi merupakan perubahan sel normal menjadi sel yang rusak atau sel yang bermutasi akibat paparan karsinogen, nah disini sel mengalami pembelahan secara terus menerus yang dimulai dg sintesis DNA. Dalam sintesis DNA terdpat kesalahan dlm pmbacaan kode genetik, ini yg mngakibatkan sel bunuh diri krna sel tersebut tidak seperti yg sharusnya. Proses inisisasi ini berlangsung slama btahun”, setiap trdpat ksalahan dlm DNA sel akan bnuh diri, tapi lama kelamaan sel yang harusnya bunuh diri mnjadi tumpukan yg akhrnya mnjadi jaringan, nah jaringan ini yg disebut tumor.
      2.promosi merupakan sel yang berpoliferasi atau berkembang biak dan tumbuh tanpa terkendali. Nah sel yg brinisiasi tadi sampai akhirnya akan msuk pada tahap ini. tahapan ini sangatlah cepat. Kalo tidak slah pada tahapan inilah tumor akan menjadi kanker yang disebabkan adanya agen promotor atau pemicunya, tapi insya Allah bisa dicegah dengan cara mengurangi agen promotornya.
      3. transformasi merupakan perubahan sel yang bermutasi menjadi ganas atau disebut malignan
      4 .Progresi terdiri dari dua tahap, yaitu:
      a. Invasi : sel-sel yang mengambil alih sel lain, dan
      b. Metastatis : menyebar ke jaringan atau organ lain.
      Pada proses ini, terjadi perkembangan neoplasma (perubahan yang menyebabkan terjadinya pertumbuhan jaringan secara otonom dengan struktur gen yang abnormal) yang ditandai dengan pertumbuhan sel secara drastis, respon hormonal, dan perubahan morfologi secara independen

  186. #678 by 12613246 on January 18, 2013 - 11:26 pm

    mau mengajukan pertanyaan yang simple aja.
    kenapa sih sel kanker itu tumbuhnya sangat pesat ? bukannya sel kanker itu sel yang bisa dibilang strukturnya itu “rusak” ? kan biasanya sesuatu yang rusak itu kan sifat ketahanannya hanya sebentar, tapi kenapa sel kanker malah semakin kuat dengan keabnormalannya tersebut ?
    mohon pejelasannya (berharap pak hady yang jelasin :) )

  187. #679 by Ria Puji Restu (12613265) on January 18, 2013 - 11:33 pm

    Menurut artikel yang saya baca, anak kecil yang menggunakan handphone berpotensi tinggi terkena kanker otak. Bagaimana ini terjadi? apa bedanya dengan orang dewasa? dan bagian otak mana yang mudah diserang kanker? bantu yah. . .

    • #680 by Hasna' Putri Anindita on January 18, 2013 - 11:48 pm

      gelombang radio tidak memiliki hubungan dengan gen manusia. belum ditemukan alasan yang rasional gelombang radio dapatmerubah gen manusia. Hanya pengguna telepon selular intensif (lebih dari 30 menit per hari) terlihat memiliki risiko glioma yang sedikit lebih tinggi. Namun dalam kelompok ini, terdapat nilai temuan yang hampir tidak mungkin, yang menyebabkan keraguan serius atas keandalan hasil dan semua kesimpulan yang dapat ditarik.

    • #681 by Martha Bitika Putri 12613229 on January 18, 2013 - 11:52 pm

      hal itu bisa terjadi karena potensi dari gelombang infamerah/ sinyal yang berada disekitar handpone tersebut, serta gelombang radiasi yang terpantul bisa memepengaruhi kerja saraf-sarafnya yang masih aktif berkembang.

  188. #682 by Widiatul atkia (12613268) on January 19, 2013 - 1:56 am

    Mau tanya kan td katanya, anak kecil yang menggunakan handphone berpotensi tinggi terkena kanker otak. Terus bagaimana dengan anak-anak yang sering menonton TV dan yang sering berdiam di depan komputer atau leptop, apakah hal itu juga dapat menyebabkan tersereng penyakit kanker??

    • #683 by Widiatul atkia (12613268) on January 19, 2013 - 2:00 am

      hehehe
      maaf ya kalo aku banyak salah ngetik, maklum aku jarang ngetik dan udah agak ngatuk-ngantukan pengen tidur…
      hehehe :)

    • #684 by Nevien Panaziza 11613205 on January 19, 2013 - 2:43 am

      Seperti yang kita ketahui, alat2 elektronik itu mngeluarkan radiasi yang tidak baik bagi tubuh, begitu juga TV dan laptop. secara gampangnya begini, orang yang frekuensi menonton TVnya tinggi, apalagi dalam jarak dekat, yang pertama terkena pasti matanya dulu.. nah itu saja sudah menjadi tanda bahwa kebiasaan menonton tv terlalu lama itu gak baik. begitu juga dengan laptop. itulah kenapa para pengguna laptop disarankan untuk tidak terlalu sering dan tidak terlalu lama menggunakan laptop dengan cara dipangku, dan sebaiknya diberi alas saat dipangku karena radiasi yg ditimbulkan laptop dapat berbahaya, seperti misalnya pada pria dapat membahayakan kelenjar prostat..

  189. #685 by aya shuafia itsnayain on January 19, 2013 - 5:33 am

    kemarin sempat di jelaskan bahwa sel tubuh kita akan menganggap sel kanker itu sebagai benda asing dan akan dilakukan perlawanan….yang ingin saya tanyakan apakah dalam proses perlawanan dari sel tubuh tersebut dapat menimbulkan gangguan terhadap sel tubuh yang lain jika ada apakah bisa memungkinkan sel yang lain juga akan terkena pengaruh dari sel kanker tsb????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: