KULIAH TAMBAHAN BIOLOGI SEL C

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Selamat datang di kuliah tambahan Biologi Sel ……..!!!

Berikut ini ada beberapa pernyataan dan pertanyaan tentang seputar sel yang berperan di bidang kesehatan/kefarmasian. Berikan komentar dan argumentasi anda serta diskusikan dengan temannya yang lain. Bila perlu berikan contoh-contoh untuk mendukung argumentasi anda.

  1. Apakah Semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom?
  2. Sel bakteri dalam tubuh lebih banyak dibandingkan dengan sel-sel tubuh itu sendiri
  3. Sel-sel yang terdapat pada tubuh manusia memiliki umur yang berbeda-beda
  4. Sel-sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri, uraikan kaitannya dengan sel kanker

Materi ini juga bisa anda bahas di klasiber uii, Selamat berdiskusi..,

Wassalamu’alaikum wr.wb

 

 

  1. #1 by 12613178 on January 16, 2013 - 7:01 pm

    Setiap sel memiliki umur yang berbeda.Hal ini disebabkan siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki (meregenerasi) dirinya sendiri. Ada yang butuh beberapa hari saja, ada juga yang memakan waktu puluhan tahun. Apa sajakah itu?

    USUS. Ia melakukan regenerasi selnya setiap 2 3 hari. Usus merupakan organ tubuh yang paling cepat memperbaiki diri karena paling sering terpapar bahan kimia.

    Lidah. Lidah adalah organ tubuh kedua yang paling cepat beregenerasi. Ia hanya membutuhkan waktu 10 14 hari untuk memperbarui 9.000 sel perasanya.

    Paru paru. Permukaan sel paru paru membutuhkan waktu 2 3 minggu untuk beregenerasi, sedangkan bagian dalamnya membutuhkan waktu satu tahun.

    Hati dapat meregenerasi diri dalam waktu 150 hari. Bahkan, jika 70% hati seseorang dipotong, hati mampu kembali ke ukuran normal sampai dengan 90% dalam waktu dua bulan. Namun, jika sudah sangat rusak parah, hati tidak mampu lagi memperbaiki dirinya.

    Sel darah merah memperbarui diri setiap empat bulan. Sel-sel tua dihancurkan di limpa. Cedera atau menstruasi menyebabkan jumlah sel darah berkurang sehingga tubuh terus memproduksinya.

    Sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2 4 minggu.

    Jantung membutuhkan waktu yang panjang untuk memperbaiki diri. Seumur hidup jantung hanya mampu meregenerasi sebanyak 34 kali.

    Tulang membutuhkan waktu 10 tahun. Lebih singkat dibandingkan dengan jantung.

    Otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya. Hanya kornea yang mampu meregenarasi dirinya dalam waktu 24 jam.
    http://dc435.com/2011/12/26/usia-sel-tidak-sama-dengan-usia-manusia/

    • #2 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 7:46 pm

      Kita dapat mengetahui berapa usia sel melalui alat Body Fat Meter (BFM)

      • #3 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:54 pm

        maksudnya?

      • #4 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 16, 2013 - 9:11 pm

        emm, apa ya kegunaan mengetahui berapa usia suatu sel dalam dunia kesehatan..?
        apakah bisa digunakan untuk mendeteksi atau mendiagnosa suatu penyakit..? tolong jelaskan ya..

      • #5 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 9:28 pm

        wahyu gunanya biar kita siap siap+bertobat dan tidak melenceng dari agama.🙂 yang jelas kita bis tau apa yang sedang dirasakan dalam tubuh kita,penyakit apa yang kita alami dan dapat mencegahnya.

      • #6 by 12613158 on January 16, 2013 - 9:34 pm

        alat apaan tu?-_- baru denger

      • #7 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 16, 2013 - 10:45 pm

        hehe
        jadi bisa untuk mendiagosa penyakit ya aisya.
        sip sip makasih..

    • #8 by 12613185 on January 16, 2013 - 7:48 pm

      dan jika umur setiap sel itu sama, maka akan ada organ organ yang pertumbuhannya tidak terkendali dan jelas kita tidak akan berbentuk seperti sekarang ini ..

    • #9 by denda suli hartati (12613190) on January 16, 2013 - 7:49 pm

      tolong dong jelasin pa aja faktor yang menyebabkan jantung cuma bisa meregenerasi sebanyak 34 kali?

      • #10 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 8:12 pm

        jantung bisa beregenerasi kurang lebih 20 tahun sekali, bukan sbnyak 34kali.. hal ini disebabkan karena ada sel-sel induk jantung yang yang membantu regenerasi hati terus-menerus. Sel-sel yang membantu hati beregenerasi itu berganti tiga hingga empat kali selama seumur hidup.

      • #11 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:23 pm

        jantung merupakan organ tubuh yang vital…jantung tidak pernah berhenti bekerja kecuali saat meninggal begitu juga dengan sel syaraf jadi organ vital ini membutuhkan waktu tertentu sehingga kerjanya sebagai organ vital tidak terganggu

    • #12 by Siti Maghfirah (12613172) on January 16, 2013 - 7:51 pm

      kenapa otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya?

      • #13 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 8:13 pm

        mata tidak beregenerasi karena Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak banyak berubah sepanjang hidup. Satu-satunya komponen dari mata yang beregenerasi secara terus-menerus adalah kornea. Dalam kasus kecelakaan, kornea dapat memulihkan dirinya dalam waktu 24 jam.

      • #14 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:49 pm

        dear erna
        kanSatu-satunya komponen dari mata yang beregenerasi secara terus-menerus adalah kornea.
        bila kornea tersebut tidak berfungsi lagi hal apa yang dapat kita lakukan setelah operasi dan obat pun tidak dapat menyembuhkan penyakit yang mengganggu korena tersebut??.

      • #15 by 12613178 on January 16, 2013 - 8:58 pm

        Bukti terbaru menunjukkan bahwa neuron baru diproduksi sepanjang hidup di dua wilayah tertentu dari otak, meskipun mungkin hanya dalam jumlah yang cukup untuk menggantikan sel mereka yang mati dan secara bertahap kemampuan ini menurun sesuai dengan usia. Apakah artinya otak dapat beregenerasi ?

      • #16 by 12613219 on January 16, 2013 - 9:19 pm

        Aisya : Dengan Donor Kornea. Cma agak sulit diperoleh pendonornya saja.😉

    • #17 by 12613212 on January 16, 2013 - 7:56 pm

      kan dikatakan bahwa hati bisa kembali ke ukuran normal dari 70% nya bila dipotong, bahkan dalam waktu dua bulan. jadi bagaimana selama dua bulan tubuh dapat menahan dan bekerja seperti biasa tanpa hati yang utuh?

      • #18 by Femmy orshidina Gunasanti (12613174) on January 16, 2013 - 9:22 pm

        Organ pemompa darah itu tumbuh sendiri dan menutupi sepertiga bagian yang dulu dipotong tanpa harus melewati proses transplantasi. orang yang mengalami tetap sehat dan mampu beraktivitas layaknya mereka yang normal.

      • #19 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 9:30 pm

        12613212 : bukannya ada kantong empedu?? jadi Hati kan membuat cairan empedu, yang harusnya disimpan pada kantung empedu dan baru akan disekresikan saat ada makanan yang masuk ke dalam tubuh, jadi bisa terbantu dengan adanya kantong empedu,justru yg lebih bahaya jika tidak memiliki kantong empedu,justru akan memberatka kerja hati,,:))

        mohon koreksinya kembali

    • #20 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 7:58 pm

      USUS. Ia melakukan regenerasi selnya setiap 2 3 hari. mekanismenya gimana ya?

      by 12613186

    • #21 by 12613194 on January 16, 2013 - 8:06 pm

      mengapa sel-sel kulit memperbarui diri setiap 2 4 minggu?

      • #22 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 8:13 pm

        Sel-sel pada permukaan kulit diperbarui setiap 2-4 minggu. Gunanya untuk melindungi tubuh dari rangsangan eksternal, seperti cedera dan polusi.

      • #23 by AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176) on January 16, 2013 - 8:31 pm

        iya,,,karna sel kulit deperbarui setiap 2-4 minggu,,,,,,ya bnar kata intan,,,gnu nya biar lbih bgus untuk mlindungi ntubuh dri kotorn atau yg mlibat kn kmbli nya kruskn kulit tdi…..

    • #24 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 8:07 pm

      bisa dijelaskan gimanacmekanisme regenerasi sel yang ada pada tulang?

      • #25 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 8:26 pm

        Secara alamiah regenerasi sel tulang terjadi sekitar 2 sampai 3 bulan, proses ini akan meningkatkan massa tulang yang berfungsi menguatkan tulang kita. Namun ketika umur menginjak 35-40 tahun proses regenerasi sel perlahan-lahan menurun dan dapat menurunkan massa kepadatan tulang,

      • #26 by 12613219 on January 16, 2013 - 8:26 pm

        Pramu : Bukannya ada hubungannya dengan regerasi saat patah tulang dsb???

      • #27 by AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176) on January 16, 2013 - 8:47 pm

        di sini nsaya prnah baca ya….tpi faktor usia juga menentukan kekuatan tulang kita .semkin tinggir resiko kita mengidap osteoporosis dan tulang kita jga smkin lmah,trgntung pnykit x jga…krnaregenerasi nya tulang kitapunberjalan secra brlhan,,hehe
        jga donk…

    • #28 by Dana Dwi A (12613192) on January 16, 2013 - 8:11 pm

      Permukaan sel paru paru membutuhkan waktu 2 3 minggu untuk beregenerasi, sedangkan bagian dalamnya membutuhkan waktu satu tahun. kenapa bisa berbeda waktunya? apa yang membuat berbeda?

    • #30 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:15 pm

      bisakah regenerasi suatu sel spesifikasi dalam lidah, dalam meregenerasi itu hanya sebagian, atau gagal meregenerasi, apakah dampak atas hal itu??

      • #31 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:35 pm

        regenerasi kan pergantian sel. menurut saya bisa aja. dampaknya bila dalam meregenerasi itu hanya sebagian, atau gagal meregenerasi bisa jadi sel dalan lidah menjadi rusak.
        by 12613186

      • #32 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:46 pm

        damapak nyatanya pada lidah apa? tolong di perjelas..

      • #33 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:54 pm

        mungkin lidah tersebut bisa mati rasa(tidak bisa merasakan rasa) atau mungkin enzim dimulut tidak bisa bekerja seperti tugasnya.

      • #34 by Nanda Selatyasari (12613200) on January 16, 2013 - 9:07 pm

        Bagaimana dengan kanker lidah ?
        bagaimana mekanismenya ?

      • #35 by 12613199 on January 16, 2013 - 10:07 pm

        Kanker lidah adalah suatu neoplasma malignat yang timbul dari jaringan epitel mukosa lidah dengan selnya berbentuk squamous cell carcinoma (cell epitel gepeng berlapis) dan terjadi akibat ransangan menahun, juga beberapa penyakit-penyakit tertentu (premalignant) seperti syphilis dan plumer vision syndrome, leukoplasia, reytoplasia. Kanker ganas ini dapat menginfiltrasi ke daerah sekitarnya, di samping itu dapat melakukan metastase secara limfogen dan hematogen.

        Penyebab terjadinya kanker lidah adalah merokok, terutama yg lebih dari 2 pack perhari, resiko tersebut akan meningkat dengan penggunaan alcohol 6-12 oz sehari. Squamous cell carcinoma pada lidah dapat juga disebabkan syphilis atau trauma khronis misalnya tambalan atau gigi yang tajam yg menimbulkan trauma pada lidah

    • #36 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:17 pm

      disebut di atas bahwa tahap regenerasi sel darah membutuhkan waktu 4 bulan.. bisa djelaskan bagaiana bila ada wanita yang menstruasi 2kali sebulan, apakah sel darah merah tetap meregenerasi 4 bln? atau berbeda?

      • #37 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:40 pm

        mungkin saja berbeda
        karna gennya berbeda(ibunya wanita tersebut memang begitu) atau siklusnya dari awal memang begitu,bisa jadi juga ada faktor lain yang membuat generasi sel darah berbeda. cek kedokter biar tau penyebabnya apa🙂

      • #38 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:57 pm

        tolong dong sebutkan salah satu faktor selain gen?

      • #39 by 12613194 on January 16, 2013 - 9:04 pm

        sepengethuan saya Siklus haid yang tidak teratur kebanyakan terjadi akibat faktor hormonal.Seorang wanita yang memiliki hormon estrogen dan progesterone secara berlebihan memungkinkan terjadinya haid dalam waktu yang lebih cepat. Jika gangguan haid dikarenakan oleh faktor hormonal, maka dapat dipastikan wanita tersebut mengalami gangguan kesuburan. Dan dapat diatasi dengan suntikan untuk mempercepat pematangan sel telur.dan Gangguan haid karena penyebab kelainan nonorgan, diantaranya koagulopati, yaitu adanya gangguan fungsi pembekuan darah, yang menyebabkan darah sulit membeku.

      • #40 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 9:09 pm

        -siklus yang terjadi memang berbeda
        -ada seuatu penyakit yang membuat wanita bisa mens 2 kali sebulan atau tidak teratur ya seperti kista,kangker rahim dll

      • #41 by Dana Dwi A (12613192) on January 16, 2013 - 9:16 pm

        contoh suntikan apa yang dipakai? apakah dampak apabila kita melakukan suntikan untuk mempercepat pematangan telur itu scra bertahap?

      • #42 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 17, 2013 - 1:00 am

        suntikan untuk mempercepat pematangan telur itu scra bertahap?
        gimana?

    • #43 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 8:36 pm

      Kolin Merupakan komponen dari Vitamin B yang berfungsi untuk mencegah membran sel tidak gampang rapuh/ bocor sehingga proses regenerasi sel berjalan lancar. Sel- sel yang paling butuh komponen kolin adalah sel sel yang memiliki struktur lemak. Sel sel ini paling banyak terlokalisasi di membran otak (sfingomyelin dan fosfatidilkolin). Itu sebabnya kolin dibutuhkan otak untuk meregenerasi/memperbaharui sel sel nya. Kolin juga dibutuhkan untuk mendukung aktifitas sistem saraf pusat dengan cara membantu proses pengiriman pesan di otak

    • #44 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 8:36 pm

      jika terjadi kerusakan pada jantung,apa itu mempengeruhi kinerja regenerasi jantung???

      • #45 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:44 pm

        menurut saya ya. karna jantung tersebut sudah rusah otomatismempengaruhi kinerja regenerasi jantung akhirnya seluruh organ tubuh tidak bisa berfungsi lagi. karena didalam setiap tubuh manusia memiliki 1 jantung🙂

      • #46 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:45 pm

        tentu saja mempengaruhi kinerja regenerasinya karna sudah ada salah satu sel yg rusak pada jantng tersebut

    • #47 by 12613180 on January 16, 2013 - 8:41 pm

      Apakah waktu regenerasi itu sama antara orang dewasa dan anak-anak?
      lalu bagaimana dengan organ hasil transplantasi? apakah mekanismenya tidak terganggu?

      Apa saja yang bekerja dalam proses regenerasi tersebut?

      TERIMAKASIH

      • #48 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:59 pm

        menurut saya regenerasi/pergantian antara orang dewasa dan anak-anak itu berbeda. kalo sya nggak salah inget kata pak hadi kalo orang dewasa yang seumuran pak hadi tidak bisa bertumbuh tinggi lagi tapi kalo semuumuran kita masih bisa.

      • #49 by 12613199 on January 16, 2013 - 10:18 pm

        karna transplatasi itu mengambil sebagian organ yang masih berfungsi dengan baik, maka hasil transplatasi itu juga fungsiya sama dengan organ yang di ambil, dan tidak menggangu mekanisme organ lain atau organ itu sendiri..

    • #50 by Evi purnamasary/12613170 on January 16, 2013 - 8:53 pm

      Satuan terkecil dari makhluk hidup adalah sel. Segala aktivitas sel diatur oleh inti sel (nukleus). Di dalam inti, terkandung substansi genetik yang terdapat dalam kromosom . Istilah kromosom diperkenalkan pertama kali oleh W. Waldeyer pada tahun 1888. Kromosom berasal dari kata chrome yang berarti warna dan soma berarti badan. Kromosom dapat diartikan sebagai badan yang mampu menyerap warna.
      jadi….
      dapat dikatakan,,bahwa semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom. bener nggak teman- teman???

    • #51 by ليندا سافيتري on January 16, 2013 - 10:31 pm

      Assalamu’alaikum
      pak yang komentar milik C4 itu atas nama Linda (12613155)
      makasihh😉

  2. #52 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 7:05 pm

    Sel-sel tubuh mampu melakukan proses bunuh diri, uraikan kaitannya dengan sel kanker

    Bunuh diri sel-sel ini dinamakan apoptosis yang merupakan suatu proses yang sudah diprogram untuk kehancuran sendiri sel-sel.Fenomena bunuh diri sel itu sebenarnya sudah dimulai sejak awal masa embrio, tetapi kemudian terus berlanjut di sepanjang usia kita. Kematian atau bunuh diri miliaran sel yang terjadi bukan dalam fase perkembangan embrio itu seolah-olah merupakan kematian sia-sia. Jika peristiwa itu terjadi dalam fase perkembangan embrio, mungkin masih bisa dipahami. Sebab, dalam fase ini terjadi “pemahatan” bagian-bagian tubuh. Dalam kegiatan “pemahatan,” bagian-bagian yang tidak diperlukan harus mati dan dilepaskan.

    Ambil contoh, bagian tangan. Ketika baru saja terbentuk, calon tangan itu terlihat hanya seperti sekop. Untuk membentuk jari-jari tangan, maka harus ada sel-sel pada jaringan di antara jari-jemari itu yang mati dan dilepaskan. Bila sel kehilangan kemampuan melakukan apoptosis maka sel tersebut dapat membelah secara tak terbatas dan akhirnya menjadi kanker.

    • #53 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 7:31 pm

      menurut buku yang saya baca kakak kanker yang terus tumbuh kan bisa mengambil alih fungsi organ kita kan, nah misalkan paru” yg bikin kita sulit napas, apaa sel tubuh itu msh mampu melakukan apoptosis untuk melawan sel kanker itu ? makassiiii

      • #54 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 7:45 pm

        Bila sel kehilangan kemampuan untuk melakukan apoptosis (misalnya karena mutasi), atau bila inisiatif untuk melakukan apoptosis dihambat (oleh virus), sel yang rusak dapat terus membelah tanpa terbatas, yang akhirnya menjadi kanker. http://id.wikipedia.org/wiki/Apoptosis

        kalau saya nangkepnya, kalau sel tubuh tidak melakukan apoptosis, maka tidak dapat melawan sel kanker

      • #55 by 12613152 on January 16, 2013 - 8:05 pm

        menurut saya :
        “apoptosis memang terjadi seumur umur hidup dan bersifat menguntungkan karena digunakan oleh organisme multisel untuk membuang sel yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh.Tapi tubuh sulit untuk mengalami apoptosis untuk melawan sel kanker karena pertumbuhan dan perkembangannya melebihi sel yang biasa(sel ganas).Sedangkan apoptosis berjalan secara lambat.
        sama.sama.

      • #56 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 8:17 pm

        ingin menambahkan’untuk melawan sel kanker itu kan dibutuhkan yang namanya gen supresor tumor yang merupakan protein yang membantu mencegah pertumbuhan sel yang lepas kendali.

      • #57 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 8:19 pm

        Menurut sya, penyebab utama kanker bsa berkembang kan karena adanya zat karsinogen. Zat karsinogen ini lah yang menyebabkan sel tumor (benigna) mnjd sel kanker (maligmna) karena supressor gen tidak bsa berfungsi mengendalikan sel kanker dan repair Gen pun jdi tidak berguna sehingga sel tidak bsa melakuka apoptosis..
        paham gak?

      • #58 by Siti Maghfirah (12613172) on January 16, 2013 - 8:50 pm

        Zat karsinogen itu adanya dimana aja?
        Apakah ada makanan yg dapat memicu terjadinya kanker?

      • #59 by Dana Dwi A (12613192) on January 16, 2013 - 8:54 pm

        Karsinogen berada di sekeliling kita dan tanpa disadari tercampur dengan udara yang kita hirup, makanan dan minuman. Secara mendasar, karsinogen terbagi menjadi dua golongan, yaitu karsinogen yang berasal dari bahan pangan dan non-pangan.

        Karsinogen dari bahan pangan terdapat pada sebagian besar lemak, hydrazine pada jamur, solanin pada kentang yang berwarna hijau, aflatoksin pada jagung, benzoapyrene pada makanan yang diawetkan dengan pengasapan, sakarin dan siklamat juga ditenggarai memicu kanker secara mutagen.

        Sedangkan karsinogen dari bahan non-pangan yaitu pada asap rokok, polusi udara yang mengandung timbal atau karbon monoksida, kandungan merkuri pada kosmetika, pengaruh alkohol, penggunaan obat kimia yang tidak semestinya, dan sebagainya.

      • #60 by Siti Maghfirah (12613172) on January 16, 2013 - 9:00 pm

        Trus gimana caranya kita tau kalau zat karsinogen itu ada?

      • #61 by Nanda Selatyasari (12613200) on January 16, 2013 - 9:14 pm

        secara visual tentunya zat karsinogen tidak bisa dilihat, tetapi kita dapat mengetahui kandungan dalam makanan yang mengandung alkohol atau pengawet yang digunakan adalah pengawet yang bukan untuk makanan, kita bisa melihat ciri-ciri makanan yang memiliki pengawet non pangan.

      • #62 by 12613199 on January 16, 2013 - 9:16 pm

        melengkapi jawaban mbak yani, zat karsinogen tidak dapat di lihat oleh mata, kita bisa menanggulanginya dengan makan makanan antikanker…

      • #63 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 9:17 pm

        bisa disebutkan makanan anti kanker itu apa aja?

      • #64 by Nanda Selatyasari (12613200) on January 16, 2013 - 9:18 pm

        tambahan, makanandan minuman yang mengandung zat karsinogen itu adalah yang mengandung pestisida, insektisida, daging asap dan ikan asap, kopi, sakarin atau pemanis buatan dari bahan kimia, lemak jenuh, alkohol, perterseli, seledri, bagian gosong pada makanan yang dibakar, pemutih untuk makanan, serta jamur pada makanan.🙂

      • #65 by 12613199 on January 16, 2013 - 9:19 pm

        mbak pram, seperti buah berry, gandum, brokoli hijau dan lainya

      • #66 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:34 pm

        temen tmen silahkan bca makalah kita di http://selkanker.blogspot.com/… dstu sdh lengkp pnjlsannya.. okeee

      • #67 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 16, 2013 - 11:00 pm

        Teh hijau ternyata memiliki antioksidan yanng disebut epigallocatechin gallate (EGCG) sehingga dapat melawan kanker (terutama kanker paru-paru) dengan mencegah pertumbuhan tumor dan mencegah sel-sel kanker.

        bagi yang suka makan buah anggur. Buah anggur juga mengandung resveratrol yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

    • #68 by NANDYA AYU SHAMANTHA 12613197 on January 16, 2013 - 7:49 pm

      setiap hari sel tubuh yang bunuh diri jumlahnya tidak tanggung-tanggung yaitu, 70 miliar sel per hari

      • #69 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 7:56 pm

        apakah sel dalam tubuh bisa habis bila di lihat dari jumlah kematian sel dalam sehari ??

      • #70 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 8:07 pm

        menurut saya, sel kita gak bakal abis karena ada sel yang bunuh diri dan ada sel yg beregenerasi. Kalau sel tubuh kita tidak melakukan bunuh diri (apoptosis), kemungkinan dapat menyebabkan kanker

      • #71 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 8:48 pm

        terus sel2 yang mati kemana dan berubah jadi apa?

      • #72 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:51 pm

        mbak pram, bisa sedikit saya jawab sel itu bisa keluar misal bila sel kulit mengelupas, bila sel darah kalau wanita menstruasi,dan masih bnyak lagi…

      • #73 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 8:53 pm

        selain itu?

    • #74 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:03 pm

      kenapa untuk melakukan apoptosis dihambat (oleh virus)?
      by12613186

      • #75 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 8:10 pm

        maksudnya???

      • #76 by 12613219 on January 16, 2013 - 8:17 pm

        bukan gitu,…
        Tapi apotopsis dapat terhambat karena virus… Contohnya virus Human Papiloma (HPV). Dia melakukan pembajakan sistem genetik sel menggunakan gen E6 yang mendegradasi protein p53. Padahal protein p53 berperan sangat penting pada mekanisme apoptosis.
        Karena sel tak bisa melakukan apotopsis (Gk ada p53), maka pertumbuhan sel tak terkendali. Oleh karena itu, infeksi HPV dapat berakibat pada tumbuhnya kanker serviks.

      • #77 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 8:53 pm

        berarti penyebab kanker serviks salah satunyaadanya virus HPV?? bukankah sekarang sedang dikembangkan vaksin HPV?
        dan untuk pencegahan/screening kanker serviks bisa dilakukan metode papsmear

      • #78 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 9:04 pm

        kan virus Human Papiloma (HPV). Dia melakukan pembajakan sistem genetik sel menggunakan gen E6 yang mendegradasi protein p53. Padahal protein p53 berperan sangat penting pada mekanisme apoptosis.
        Karena sel tak bisa melakukan apotopsis (Gk ada p53), maka pertumbuhan sel tak terkendali. Oleh karena itu, infeksi HPV dapat berakibat pada tumbuhnya kanker serviks.
        maaf bisa diperjelas?
        by 12613186

    • #79 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 8:09 pm

      apa penyebab sel tidak bsa melakukan apoptosis?

      • #80 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 8:23 pm

        Secara garis besarnya apoptosis
        dibagi menjadi 4 tahap, yaitu :
        1. Adanya signal kematian (penginduksi apoptosis).
        2. Tahap integrasi atau pengaturan (transduksi signal, induksi gen apoptosis yang
        berhubungan, dll)
        3. Tahap pelaksanaan apoptosis (degradasi DNA, pembongkaran sel, dll)
        4. Fagositosis.

        nah, menurut saya sel tidak bisa melakukan apoptosis jika tidak melalui tahap-tahap tersebut ^^

    • #81 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:24 pm

      dijelaskan bahwa sejak embrio ada proses apoptosis, bagaimana dengan anak yang cacat??? bagaimana pemahatan anggota badan anak tersebut?

      • #82 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 8:28 pm

        ya berarti proses apoptopsisnya tidak sempurna, he he

      • #83 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:42 pm

        bisa diperjelas mb septi? bagaimana mekanismenya?

      • #84 by NANDYA AYU SHAMANTHA 12613197 on January 16, 2013 - 9:05 pm

        misalnya pemisahan jari-jari tangan oleh kematian sel interdigital itu tidak sempurna, sehingga ada jari yang tidak terpisah/dempet

    • #85 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:03 pm

      pengen dpt info yg lbh lengkpnya silahkan liat makalah kita di http://selkanker.blogspot.com/… terima kasih

  3. #86 by Nimas Sekar Hutami A on January 16, 2013 - 7:10 pm

    Sel dalam organisme multiseluler dapat mengalami suatu kematian terprogram yang berguna untuk pengendalian populasi sel dengan cara mengimbangi perbanyakan sel, misalnya untuk mencegah munculnya tumor

    • #87 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 8:10 pm

      lalu dalam kondisi apakah sel tersebut bisa menjalankan kematian sel secara terprogram ?? apakah hanya saat mencegah tumor ??

      • #88 by septianiekacahyani 12613161 on January 16, 2013 - 8:19 pm

        milyaran sel tubuh kita bunuh diri secara massal setiap hari. Kematian sel, yang kemudian digantikan oleh sel baru, dapat pula dikatakan sebagai peremajaan sel yang membuat kita tetap hidup sehat dan bugar. Akan tetapi, sampai pada usia tertentu kemampuan pergantian sel itu akan menurun. Lalu, terjadilah apa yang kemudian dikatakan sebagai permasalahan lanjut usia ( geriatrik ).

      • #89 by 12613219 on January 16, 2013 - 8:21 pm

        Bukankah contohnya sel darah yang mati.😛

        Sepemahamanku, ada Leukosit yang terprogram juga untuk auto apotopsis saat melawan infeksi.

    • #90 by rizki akbar (12613156) on January 16, 2013 - 8:21 pm

      mksud kmatian terprogram gmn? cntohnya sperti ap?

      • #91 by NANDYA AYU SHAMANTHA 12613197 on January 16, 2013 - 8:38 pm

        kematian terprogram itu merupakan proses pembuangan sel yang tdk diinginkan,contohnya peran morfogenesis meninggalkan membran plasma yang utuh, tetapi perubahan membran ini merangsang dengan cepat fagositosis

  4. #92 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 7:10 pm

    Jumlah total sel bakteri yang barada di dalam tubuh manusia bahkan lebih dari jumlah total sel tubuh manusia itu sendiri, yaitu lebih banyak sekitar 10 kali lipat. dan kolonisasi bakteri itu tergantung pada kondisi manusia itu sendiri.

    • #93 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:20 pm

      jelaskan reaksi tubuh saat terinfeksi bakteri ? makasihh

      • #94 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 8:32 pm

        saat bakteri masuk ke tubuh sistem imunitas tubuh akan bekerja melalui basofil yang akan mengeluarkan histamin (proses inflamasi). jika tidak berhasil mengalahkan bakteri, sistem akan dilanjutkan dengan fagositosis (neutrofil, monosit, dan eosinofil) dan pengeluaran antibodi (limfosit).
        inflamasi adalah pembengkakan jaringan sebagai reaksi cepat terhadap kerusakan jaringn.
        Fagositosis adalah proses menelan patogen dan membawanya ke vakuola dalam sitoplasma untuk dicerna dengan enzim litik.
        Jika sistem imun berhasil, akan terbentuk nanah.
        jika tidak, akan timbul gejala sakit.

      • #95 by 12613152 on January 16, 2013 - 8:35 pm

        menurut saya,
        salah satunya yaitu saat badan kita panas.Itu salah satu kita menanggapi bakteri yang berbahaya.Dengan panas tubuh,bakteri bisa mati.dan pada saat itu antibodi sedang bekerja.

      • #96 by 12613185 on January 16, 2013 - 8:44 pm

        Infeksi mikroba patogen direspons oleh tubuh dengan reaksi peradangan (inflamasi) dan demam. Radang merupakan reaksi tubuh terhadap kerusakan sel-sel tubuh yang disebabkan oleh infeksi, zat-zat kimia, ataupun gangguan fisik lainnya, seperti benturan dan panas. Gejala radang dapat berupa sakit, panas bengkak, kulit memerah dan gangguan fungsi dari daerah yang terken
        radang.

        Bisul, bengkak, dan gatal merupakan beberapa bentuk peradangan. Demam merupakan salah satu respons tubuh terhadap radang. Ketika demam, suhu tubuh akan naik melebihi suhu tubuh normal. Bakteri, virus, sel-sel kanker, dan sel-sel yang mati menghasilkan zat yang disebut pyrogen-exogen . Zat tersebut merangsang makrofag dan monosit mengeluarkan zat pyrogen-endogen yang merangsang hipotalamus menaikkan suhu tubuh sehingga timbul perasaan dingin, menggigil, dan suhu tubuh yang meningkat.

        Suhu tubuh yang tinggi menguntungkan karena bakteri dan virus akan lemah sehingga mati pada suhu tinggi. Metabolisme, reaksi kimia, dan sel-sel darah putih akan lebih aktif dan cepat sehingga mempercepat penyembuhan. Namun, terdapat efek lain dari naiknya suhu tubuh ini. Sakit kepala, pusing, lesu, kejang, dan kerusakan otak permanen yang membahayakan tubuh dapat terjadi akibat naiknya suhu tubuh.

  5. #97 by 12613163 on January 16, 2013 - 7:11 pm

    jelas sel sel pada tubuh kita memiliki umur yang berbeda beda karena sel sel tersebut memiliki masa pertumbuhan dan perkembangan untuk membelah juga dl kurun waktu yg berbeda beda

    • #98 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 7:41 pm

      kakak faktor apa saja yang bikin umur sel di tubuh kita beda-beda ? makasih

      • #99 by hendrik (11613144) on January 16, 2013 - 8:08 pm

        karena setiap sel itu fungsi nya berbeda”,sehingga mempengaruhi usia atau regenerasi sel tersebut.

      • #100 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:29 pm

        kaka misal rambut kita beruban tapi usia kita masih sekitaran 1g taunan apa bisa mempengaruhi tubuh kita ?

      • #101 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:31 pm

        maksutnya 16 taun

      • #102 by NANDYA AYU SHAMANTHA 12613197 on January 16, 2013 - 8:53 pm

        kalo rambut beruban itu bs aja faktor hormon yg berperan pada saat metabolisme rambut

      • #103 by Evi purnamasary/12613170 on January 16, 2013 - 11:01 pm

        mudah stres jg bikin cepet tua dan beruban….
        iya kan..??

      • #104 by 12613177 on January 16, 2013 - 11:33 pm

        rambut beruban di usia muda bisa juga karena faktor gizi.
        rambut beruban di usia muda bisa juga karena faktor gizi (kurang gizi)

      • #105 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 1:49 am

        klo rmbut bruban bsa sja jga
        krena faktor ekstrnal……….

    • #106 by 12613178 on January 17, 2013 - 4:40 am

      tapi ada yang ubanan pdahal masih muda,katanya itu faktor keturunan.Ada yang bisa jelasin😐

  6. #107 by 12613178 on January 16, 2013 - 7:17 pm

    Kami kompulsif mencuci tangan , semprot countertops kami dan meringis ketika seseorang bersin di dekat kita-pada kenyataannya, kami melakukan segala yang kami bisa untuk menghindari pertemuan yang tidak perlu dengan dunia kuman. Tapi sebenarnya kita praktis berjalan piring petri , penuh dengan koloni bakteri dari kulit kita ke relung terdalam dari usus kita.

    Semua bakteri yang hidup di dalam Anda akan mengisi kendi setengah galon, ada 10 kali lebih sel bakteri dalam tubuh Anda daripada sel manusia, menurut Carolyn Bohach, seorang ahli mikrobiologi di University of Idaho (UI), bersama dengan perkiraan lain dari ilmiah penelitian. (Meskipun jumlah mereka yang luas, bakteri tidak mengambil banyak ruang karena bakteri jauh lebih kecil dari sel manusia.) Meskipun kedengarannya cukup berat, itu sebenarnya hal yang sangat baik.

    Infestasi dimulai saat lahir: Bayi menelan suap dari bakteri selama melahirkan dan mengambil banyak lebih dari kulit ibu mereka dan susu-selama menyusui , kelenjar susu menjadi terjajah dengan bakteri.

    Dimulai pada hidung, mulut atau lubang lainnya, mikroba ini perjalanan melalui perut, kerongkongan dan / atau usus-lokasi di mana sebagian besar dari mereka mendirikan kemah. Meskipun ada diperkirakan lebih dari 500 spesies yang hidup pada satu waktu dalam usus orang dewasa, mayoritas milik dua filum, para Firmicutes (yang meliputi Streptococcus , Clostridium dan Staphylococcus), dan Bacteroidetes (termasuk Flavobacterium).

    Untuk waktu yang lama, para ilmuwan berasumsi bahwa bakteri ini, meskipun jumlah mereka, begitu pula merugikan kita banyak atau lebih baik.

    Untuk satu hal, bakteri menghasilkan zat kimia yang membantu kita memanfaatkan energi dan nutrisi dari makanan kita, Huffnagle menjelaskan. Bebas kuman tikus harus mengkonsumsi hampir sepertiga lebih banyak kalori daripada tikus normal untuk mempertahankan berat badan mereka, dan pada saat yang sama hewan kemudian diberi dosis bakteri, tubuh mereka kadar lemak berduri, bahkan jika mereka tidak makan lebih dari mereka miliki sebelumnya.

    Bakteri usus juga muncul untuk menjaga sistem kekebalan tubuh kita sehat. Beberapa studi menunjukkan bahwa mikroba mengatur populasi dan kepadatan sel kekebalan usus dengan membantu dalam pengembangan usus-terkait jaringan limfoid yang memediasi berbagai fungsi kekebalan tubuh.

    Bakteri juga muncul untuk mempengaruhi fungsi sel-sel kekebalan tubuh seperti sel dendritik, sel T dan sel B, meskipun para ilmuwan tidak tahu mekanisme yang tepat belum. Dan salah satu bahan kimia dirilis oleh bakteri Bacteroides fragilis mampu mengarahkan bagaimana sistem kekebalan tubuh berkembang matang.

    Selanjutnya, probiotik -suplemen diet yang mengandung berpotensi menguntungkan mikroba-telah ditunjukkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Tidak hanya melakukan bakteri usus “membantu melindungi terhadap lainnya bakteri penyebab penyakit yang mungkin berasal dari makanan dan air,” kata Huffnagle, “mereka benar-benar mewakili satu lengan dari sistem kekebalan tubuh.”
    http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.scientificamerican.com/article.cfm%3Fid%3Dstrange-but-true-humans-carry-more-bacterial-cells-than-human-ones

  7. #108 by Nimas Sekar Hutami A (12613182) on January 16, 2013 - 7:18 pm

    para ilmuwan telah memetakan sekira 99 persen mikroba yang menghuni tubuh manusia. Ini merupakan hasil dari proyek Human Microbiome Project selama lima tahun, dengan keterlibatan ratusan ilmuwan dan lusinan universitas.

    Jumlah mikroba pada manusia melebihi jumlah sel dengan perbandingan 10:1. Ada triliunan mikroba, sebagian besar merupakan bakteri tapi ada juga mahluk hidup lain seperti protozoa, archaea dan parasit menyerupai cacing. Bahkam mereka juga menemukan keberadaan bakteri E. coli yang sangat berbahaya.Sebelumnya, para ilmuwan telah berhasil mengisolasi beberapa ratus spesies mikroba dari manusia. Sementara Human Microbiome Project telah mencatatkan lebih dari 10 ribu spesies.

  8. #109 by Dian Nofitasari (12613173) on January 16, 2013 - 7:32 pm

    Apakah Semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom?

    setiap sel tubuh yang memiliki inti mengandung kromosom, karena Kromosom adalah kromatin yang merapat, memendek dan membesar pada waktu terjadi proses pembelahan dalam inti sel (nucleus),

    • #110 by hadyherbs on January 16, 2013 - 7:40 pm

      Bagaimana dengan sel eritrosit dewasa? apakah sel ini memiliki inti? bukankah kromosom terletak di dalam inti sel? tolong dijelaskan!

      • #111 by hendrik (11613144) on January 16, 2013 - 7:55 pm

        Pada mamalia, eritrosit dewasa tidak memiliki nukleus di dalamnya (disebut anukleat), kecuali pada hewan vertebrata non mamalia tertentu seperti salamander dari genus Batrachoseps.

      • #112 by 12613210 on January 16, 2013 - 7:56 pm

        Sel-sel darah merah dibentuk di dalam sumsum tulang.
        Pertama kali dibentuk, sel darah merah mempunyai inti sel
        seperti sel-sel lain, namun dalam perkembangannya pada
        sumsum tulang , sel terisi oleh hemoglobin dan inti sel
        menyusut dan kemudian lenyap. Akibatnya, sel darah
        merah dewasa, tidak mempunyai inti sel.

      • #113 by 12613178 on January 16, 2013 - 7:59 pm

        Semua sel kecuali sel darah merah dan trombosit mengandung kromosom.
        Sel eritrosit ini tidak memiliki inti karena itu sel darah merah tidak dapat bertahan selamanya. Mereka harus memeras melalui pembuluh darah sepanjang hari.Jika mereka kehabisan bahan mereka tidak dapat memili cadangan karena mereka tidak memiliki inti untuk membuat lebih atau memuat cadangan.
        Berapa lama? Rata-rata, sel darah merah akan bertahan 120 hariatau mungkin mencatat bahwa lebih dari 120 hari, masing-masing melakukan perjalanan melalui seluruh tubuh sekitar 75.000 kali.

      • #114 by Istanti Tanthe Tanthi (12613160) on January 16, 2013 - 8:01 pm

        Pada awal pembentukannya, eritrosit mamalia memiliki nuklei, tapi nuklei tersebut akan perlahan-lahan menghilang karena tekanan saat eritrosit menjadi dewasa untuk memberikan ruangan kepada hemoglobin.

      • #115 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:02 pm

        eritrosit gaa memiliki inti sel karena inti sel pada eritrosit berubah menjadi haemoglobin agar oksigen lebih banyak berikatan dalam eritrosit, eritrosit pada manusia juga tidak memiliki mitokondria agar tidak terjadi respirasi sel (yang bahan bakunya merupakan oksigen) sehingga transpor oksigen menjadi lebih efektif. kromosom merupakan bahan pembawa genetik yang terdapat didalam inti sel setiap makhluk hidup .
        mav bapak kalu salah, terimakasih

      • #116 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 8:16 pm

        Sel darah merah tua atau dewasa juga tidak memiliki inti sel. Komponen utama dalam sel darah merah yang matang atau dewasa adalah hemoglobin. Hemoglobin atau Hb merupakan protein yang berfungsi mengikat oksigen untuk diedarkan menuju seluruh bagian tubuh. Hb akan mengikat oksigen dan juga melepaskan karbondioksida di paru-paru, yang merupakan organ sistem pernapasan manusia.
        Selain berfungsi sebagai pengikat oksigen, Hb berperan sebagai pemberi warna merah pada eritrosit. Warna merah disebabkan oleh adanya ion Fe di dalamnya.

      • #117 by 12613212 on January 16, 2013 - 8:16 pm

        bukannya sebelum sel eritrosit dewasa, sel darah merah tersebut membentuk untuk pertama kalinya kan? Jadi pertama kali dibentuk itu, eritrosit mempunyai inti sel seperti sel sel lain, namun eritrosit ka berkembang dan ternyata dalam perkembangannya itu spt pada sumsum tulang, sel terisi oleh hemoglobin dan inti sel itu malah menyusut dan kemudian lenyap. jadi, pada sel eritrosit dewasa tidak ada lagi yang namanya inti sel karena hal tsb, jadi tidak trdapat kromosom lagi.

      • #118 by 12613185 on January 16, 2013 - 8:24 pm

        pada manusia, sel eritrosit tidak memiliki kromosom, karena kromosom hanya terdapat pada sel yang aktif membelah, sedangkan sel eritrosit tidak membelah tetapi melakukan produksi eritrosit yang dinamakan eritropoiesis.

      • #119 by Dian Nofitasari (12613173) on January 16, 2013 - 8:37 pm

        Di dalam sel darah merah tidak terdapat inti sel atau nukleus. .Organisme prokariota tidak memiliki inti sel dan mempunyai organisasi internal sel yang relatif lebih sederhana. Prokariota terbagi menjadi dua kelompok yang besar: eubakteria yang meliputi hampir seluruh jenis bakteri, dan archaea, kelompok prokariota yang sangat mirip dengan bakteri dan berkembang-biak di lingkungan yang ekstrim seperti sumber air panas yang bersifat asam atau air yang mengandung kadar garam yang sangat tinggi. Genom prokariota terdiri dari kromosom tunggal yang melingkar, tanpa organisasi DNA.

        Organisme eukariota memiliki organisasi intraselular yang jauh lebih kompleks, antara lain dengan membran internal, organel yang memiliki membran tersendiri seperti inti sel dan sitoskeleton yang sangat terstruktur. Sel eukariota memiliki beberapa kromosom linear di dalam nuklei, di dalamnya terdapat sederet molekul DNA yang sangat panjang yang terbagi dalam paket-paket yang dipisahkan oleh histon dan protein yang lain.

        Jika panjang DNA diberi notasi C dan jumlah kromosom dalam genom diberi notasi n, maka notasi 2nC menunjukkan genom sel diploid, 1nC menunjukkan genom sel haploid, 3nC menunjukkan genom sel triploid, 4nC menunjukkan genom sel tetraploid. Pada manusia, C = 3,5 × 10-12 g, dengan n = 23, sehingga genom manusia dirumuskan menjadi 2 x 23 x 3,5 × 10-12, karena sel eukariota manusia memiliki genom diploid.

        Sejenis sel diploid yaitu sel nutfah dapat terdiferensiasi menjadi sel gamet haploid. Genom sel gamet pada manusia memiliki 23 kromosom, 22 diantaranya merupakan otosom, sisanya merupakan kromosom genital. Pada oosit, kromosom genital senantiasa memiliki notasi X, sedangkan pada spermatosit, kromosom dapat berupa X maupun Y. Setelah terjadi fertilisasi antara kedua sel gamet yang berbeda kromosom genitalnya, terbentuklah sebuah zigot diploid. Notasi genom yang digunakan untuk zigot adalah 46,XX atau 46,XY.

        Pada umumnya sel somatik merupakan sel diploid, namun terdapat beberapa perkecualian, antara lain: sel darah merah dan keratinosit memiliki genom nuliploid. Hepatosit bergenom tetraploid 4nC, sedang megakariosit pada sumsum tulang belakang memiliki genom poliploid hingga 8nC, 16nC atau 32nC dan dapat melakukan proliferasi hingga menghasilkan ribuan sel nuliploid. Banyaknya ploidi pada sel terjadi sebagai akibat dari replikasi DNA yang tidak disertai pembelahan sel, yang lazim disebut sebagai endomitosis.

    • #120 by Nanda Selatyasari (12613200) on January 16, 2013 - 8:21 pm

      Mau menambahkan,setiap sel yang memiliki inti sel pasti mengandung kromosom karena di dalam inti sel terdapat struktur panjang dan tipis serupa benang yang dinamakan kromosom. Hampir semua sel dalam tubuh membawa satu set kromosom yang identik.

  9. #121 by 12613178 on January 16, 2013 - 7:33 pm

    Apoptosis (dari bahasa Yunani apo = “dari” dan ptosis = “jatuh”) adalah mekanisme biologi yang merupakan salah satu jenis kematian sel terprogram.[rujukan?] Apoptosis digunakan oleh organisme multisel untuk membuang sel yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh.[rujukan?] Apoptosis berbeda dengan nekrosis.[rujukan?] Apoptosis pada umumnya berlangsung seumur hidup dan bersifat menguntungkan bagi tubuh, sedangkan nekrosis adalah kematian sel yang disebabkan oleh kerusakan sel secara akut.[rujukan?] Contoh nyata dari keuntungan apoptosis adalah pemisahan jari pada embrio.[rujukan?] Apoptosis yang dialami oleh sel-sel yang terletak di antara jari menyebabkan masing-masing jari menjadi terpisah satu sama lain.[rujukan?] Bila sel kehilangan kemampuan melakukan apoptosis maka sel tersebut dapat membelah secara tak terbatas dan akhirnya menjadi kanker.[1]

    Apoptosis memiliki ciri morfologis yang khas seperti blebbing membran plasma, pengerutan sel, kondensasi kromatin dan fragmentasi DNA,[2] dan dimulai dengan enzim kaspase dari kelompok sisteina protease membentuk kompleks aktivasi protease multi sub-unit yang disebut apoptosom. Apoptosom disintesis di dalam sitoplasma setelah terjadi peningkatan permeabilitas membran mitokondria sisi luar dan pelepasan sitokrom c ke dalam sitoplasma,[3] setelah terjadi interaksi antara membran ganda sardiolipin mitokondria dengan fosfolipid anionik yang memicu aktivitas peroksidase.[4] Apoptosom merupakan kompleks protein yang terdiri dari sitokrom c, Apaf-1 dan prokaspase-9.[5] Selain sitokrom c, mitokondria juga melepaskan protein apoptotik lain seperti apoptosis Inducing Factor, endonuclease G, Omi dan Smac/Diablo.
    http://id.wikipedia.org/wiki/Apoptosis

  10. #122 by 12613163 on January 16, 2013 - 7:33 pm

    pada hakekatnya umur sel sangat tidak mempengaruhi umur manusia seberapa kuat sel tersebut dapat terus membelah ataupun dalam waktu singkat ia sudah tidak dapat membelah lagi sangat tidak bisa diperediksikan dengan umur manusia

    • #123 by 12613211 on January 16, 2013 - 7:47 pm

      pemilik nim 12613163 : Yang ingin saya tanyakan, mengapa orang tetap bertambah usia, jika umur sel dalam tubuh seseorang tidak berpengaruh terhadap tubuh manusia tersebut?? makasih

  11. #124 by 12613164 on January 16, 2013 - 7:34 pm

    di dalam tubuh manusia itu sendiri mengandung bakteri yang sangat banyak, terutama di dalam saluran pencernaan. Menurut para ahli bilogi, jumlah bakteri tersebut ada sekitar 100 triliun. Pada sekitar 10 triliun sel manusia, .jadi Jumlah total sel bakteri yang barada di dalam tubuh manusia bahkan lebih dari jumlah total sel tubuh manusia itu sendiri, yaitu lebih banyak sekitar 10 kali lipat.

    • #125 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 7:59 pm

      apakah setiap sel itu memberikan efek positif atau efek negatif bagi tubuh kita ???

      • #126 by 12613152 on January 16, 2013 - 8:29 pm

        menurut saya sel selalu berefek positif karena tubuh bekerja karena adanya sel,kecuali sel kanker karena sel kanker bersifat merusak

  12. #127 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 7:35 pm

    Pernyataan 1 :
    Kromosom disebut juga sebagai “autoduplikasi” karena selalu mengganda dengan sendirinya (reduplikasi) selama sel membelah, sesuai dengan besar dan bentuknya yang spesifik. Dalam bebagai phase dari pembelahan sel, kromosom mempunyai bentuk dan karakter yang berbeda, sehingga teridentifikasi ada kromosom mitosis dan kromosom meiosis. Struktur dari kromosom akan menjadi sangat sederhana dan visible ketika sel dalam phase pembelahan inti, ketika itu kromosom akan membentuk spiral yang sangat kuat. Walaupun kromosom hanya terlihat selama sel sedang membelah, sedangkan dalam keadaan istirahat (interphase) akan menghilang, namun kromosom dapat dijadikan sebagai ciri yang spesifik bagi indvidu dalam spesies tertentu. Pada tingkat metaphase dalam proses pembelahan sel dapat dipotretkromosom suatu jenis mahluk. Jadi, semua sel dalam tubuh kita memiliki kromosom.

    • #128 by Istanti Tanthe Tanthi (12613160) on January 16, 2013 - 7:46 pm

      jika semua sel dalam tubuh memiliki kromosom bagaimana dengan sel darah merah?
      kromosom itukan inti sel, sedangkan sel darah merah itu tidak memiliki inti sel..tolong penjelasannya..

      • #129 by 12613211 on January 16, 2013 - 8:03 pm

        pertanyaan yang bagus🙂
        memang sel darah merah tidak memiliki inti sel. maka dari itu, sel darah merah itu tidak membelah seperti sel-sel lain. sedangkan kromosom itu, ada di dalam sel yang memiliki inti sel dan aktif membelah. sel darah merah tidak membelah,
        tetapi sel darah merah aktif selama 120 hari sebelum
        dihancurkan. jadi, memang tidak ada peran kromosom didalmnya. makasih🙂

      • #130 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 8:05 pm

        Tubuh manusia tersusun atas jutaan sel. Setiap sel mengandung kopi informasi genetik yang tersimpan dengan sempurna di dalam inti sel. Pengecualian tentu saja pada sel yang tidak memiliki inti sel, seperti sel darah merah atau eritrosit. Rantai DNA bila diurutkan sangatlah panjang. Bila dibentangkan panjangnya setara dengan jarak bumi ke bulan lima ribu kali bolak-balik. Oleh karena itu, rantai DNA harus digulung sedemikian rupa pada protein yang disebut histone. Rangkaian DNA yang terlilit histone menyerupai bentuk tasbih, dan kemudian terlipat sehingga membentuk kromosom. Selain inti sel, DNA juga tersimpan dalam mitokondria namun dalam bentuk yang berbeda dengan kromosom.

    • #131 by hadyherbs on January 16, 2013 - 7:52 pm

      Bagaimana dengan sel eritrosit dewasa? apakah sel ini memiliki inti? bukankah kromosom terletak di dalam inti sel? tolong dijelaskan!

      • #132 by 12613212 on January 16, 2013 - 8:09 pm

        bukannya sebelum sel eritrosit dewasa, sel darah merah tersebut membentuk untuk pertama kalinya kan? Jadi pertama kali dibentuk itu, eritrosit mempunyai inti sel seperti sel sel lain, namun eritrosit ka berkembang dan ternyata dalam perkembangannya itu spt pada sumsum tulang, sel terisi oleh hemoglobin dan inti sel itu malah menyusut dan kemudian lenyap. jadi, pada sel eritrosit dewasa tidak ada lagi yang namanya inti sel karena hal tsb, jadi tidak trdapat kromosom lagi.

      • #133 by adina nugrahaeni wijayanti (12613162) on January 16, 2013 - 8:13 pm

        Pertama kali dibentuk, sel darah merah mempunyai inti sel
        seperti sel-sel lain, namun dalam perkembangannya pada
        sumsum tulang , sel terisi oleh hemoglobin dan inti sel
        menyusut dan kemudian lenyap. Akibatnya, sel darah
        merah dewasa, tidak mempunyai inti sel

      • #134 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 8:28 pm

        sel eritrosit dewasa tidak memiliki inti seperti saat eritrosit itu pertama kali dibentuk. jadi, dalam eritrosit dewasa tidak terdapat kromosom, karena inti sel yang ada pada saat awal terbentuk telah menghilang dengan sendirinya seperti yang sudah di jelaskan oleh nim 12613211 dan nim 12613162.🙂

      • #135 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 17, 2013 - 12:14 am

        Sel eritosit dewasa adalah salah satu sel yang tidak memilki inti. hal ini karena sel darah merah dihasilkan di sumsum tulang pipih. sehingga tidak mengalami pembelahan.
        Terkait dengan fungsinya sebagai pembawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh lewat darah, Dengan tidak adanya inti memungkinkan sel darah merah mengandung lebih membawa oksigen hemoglobin, sehingga memungkinkan lebih banyak oksigen akan diangkut dalam darah dan meningkatkan metabolisme kita.

  13. #136 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 7:35 pm

    usia sel berbeda dengan umur manusia karena siklus sel setiap organ yang berbeda beda dalam memperbaiki atau meregenerasi dirinya sendiri. Ada yang butuh beberapa hari saja, ada juga yang memakan waktu puluhan tahun

    • #137 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 7:49 pm

      tolong beri contoh sel yang beregenerasi hanya beberapa hari dan yang membutuhkan puluhan tahun ??

      • #138 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 8:07 pm

        lidah dan jantung
        lidah beregenerasi selama 10 hari
        dan jantung selama 20 tahun

      • #139 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 8:20 pm

        USUS dan tulang.

        usus melakukan regenerasi selnya setiap 2 3 hari
        Tulang melakukan regenerasi selnya membutuhkan waktu 10 tahun

      • #140 by 12613151 on January 16, 2013 - 8:24 pm

        usus 2-3 hari karena paling cepat karena sering terpapar bahan kimia.
        lidah 10-14 hari untuk memperbarui 9000 sel perasa
        paru-paru 2-3 minggu untuk regenerasi tapi bagian dalamnya butuh satu tahun.
        tulang 10tahun.

      • #141 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 10:40 pm

        alasanx knpa???ko bsa bda??

    • #142 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:33 pm

      apa yang menyebabkan perbedaan itu?

      • #143 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 8:39 pm

        eva@perbedaan apa yang anda maksud?????

      • #144 by 12613152 on January 16, 2013 - 8:43 pm

        menurut saya,dari komenan diatas yang saya baca
        “Kita dapat mengetahui berapa usia sel melalui alat Body Fat Meter (BFM)
        karena setiap sel itu fungsi nya berbeda”,sehingga mempengaruhi usia atau regenerasi sel tersebut.”

      • #145 by 12613199 on January 16, 2013 - 10:26 pm

        @erna siklus selnya mbak…

  14. #146 by Istanti Tanthe Tanthi on January 16, 2013 - 7:36 pm

    istanti 12613160
    Mencegah kanker
    Prof. Raff dan kawan-kawannya kemudian meneliti tipe-tipe sel lainnya. Ternyata, setiap tipe sel yang diteliti memerlukan sinyal dari sel-sel lain untuk mencegahnya bunuh diri.
    Satu-satunya pengecualian yang ditemukan adalah pada sel telur yang sudah dibuahi. Sel yang disebut blastomer ini ternyata dapat hidup dan membelah diri tanpa adanya sinyal dari sel-sel lain.
    Ketiadaan sinyal yang melarang sebuah sel untuk bunuh diri bukan merupakan satu-satunya cara untuk memicu kematian terprogram dalam sel. Sejumlah obat ternyata dapat memicu program kematian itu. Salah satunya, staurosporin.
    Obat ini dapat memicu program kematian pada semua tipe sel. Jika sebelumnya sudah mendapat obat yang menghambat kemampuan untuk membuat protein baru, sel akan lebih mudah mati bila mendapatkan staurosporin. Penemuan ini memperlihatkan bukan saja semua sel tubuh kita sudah memiliki program bunuh diri yang built-in, melainkan juga dapat menghasilkan semua protein yang diperlukan untuk melaksanakan bunuh diri itu.
    Pertanyaan yang muncul sekarang, apakah fenomena bunuh diri itu bermanfaat buat tubuh kita? Lantas, apa pula manfaatnya, kalau ada?
    Fenomena ini sebenarnya menunjukkan, sel yang tumbuh pada tempat yang bukan semestinya tidak akan mendapatkan sinyal yang melarangnya bunuh diri. Dengan demikian, sel itu akan membunuh dirinya sendiri. Keseim-bangan antara produksi sel baru dan kematian sel lama pun akan dapat dipertahankan.
    Tubuh kita memang bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh itu akan terbentuk jaringan kanker.
    Jadi, kita patut bersyukur. Fenomena bunuh diri sel tetap memiliki tujuan sangat penting bagi kelangsungan hidup kita. Tentu semua ini karena memang sudah diatur oleh Sang Mahapencipta di atas sana! (Intisari)

    • #147 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:05 pm

      kakak kalau kita kena kanker apa kita kemungkinan bakal tumbuh jenis kanker lain kalau sel tubuh gaa mengalami bunuh diri ?

      • #148 by Istanti Tanthe Tanthi (12613160) on January 16, 2013 - 8:29 pm

        sel tubuh kitakan sudah terprogram untuk selalu bunuh diri..kalau tumbuh kanker baru memang mungkin adanya

      • #149 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 8:31 pm

        Ya bisa lah , kan kanker melakukan proses progresi(perkembngan). Misal Jika sel kanker induknya di usus (kanker primer) kemudian bermetastasis ke jaringan sekitar dan masuk ke dalam pembuluh limfa (limfogen) maka nantinya sel kanker akan berkembang di limfa disebut sel kanker sekunder begitulah seterusnya sel kanker akan trus bermetastasi di dalam tubuh merusak semua jaringan dalam tubuh dan akan berhenti ketika kita MATI…
        Gmana? Paham tidak?

      • #150 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 8:52 pm

        metastasis itukan melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik. nah otomatis saat metastasis terjadi sirkulasi darah kita terkontaminasi oleh sel kanker yang sedang bermetastasis tadi. pertanyaannya bagaimana jika orang yang terkena kanker ini mendonorkan darahnya? apakah tidak akan membahayakan sel kanker yang terkontaminasi dalam darah tadi?

      • #151 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:13 pm

        saya mau meluruskan aja dlu
        . Metastasis tumor ganas dapat melalui bermacam-macam, yaitu :
        1. Infiltratif
        Adalah penyebaran ke jaringan sekitarnya, terjadi secara perlahan-lahan, sel-sel kanker menyebuk ke dalam jaringan sehat sekitarnya atau di dalam ruang antara sel.
        2. Limfogen
        Yaitu sel-sel kanker masuk ke dalam pembuluh limfe dan merupakan embolus masuk ke dalam kelenjar getah bening regional dan melekat pada simpainya.
        3. Hematogen
        Yaitu lewat pembuluh darah. Masuknya sel-sel kanker ke dalam pembuluh darah.
        4. Implantasi
        Biasanya terjadi di meja operasi, misal : jika alat telah digunakan untuk operasi dan dipakai untuk operasi lagi tanpa disterilkan terlebih dahulu.
        5. Perkontinuitatum
        Yaitu kontak langsung, misalnya tumor gaster menjalar ke ovarium.
        mnrt saya,sebenarnya org yg mndonorkan darah yg ada virus kankernya itu sangt tdk mungkin krna setiap org yg mndonorkan hrus di periksa dlu drahnya sehat gak? seandainya pun hal itu trjdi mungkin kankernya akan bertmbh ganas jika ditmbhkan virus kanker lgi…
        gmna neng?

      • #152 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 10:22 pm

        jadi secara tidak langsung anda mengatakan kalau orang yang positif kanker itu tidak boleh mendonorkan darahnya?

      • #153 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:26 pm

        kalau menurutku gk boleh lah… masa org sakit mau di tmbh sakit lagi kan gak lucu neng😛

      • #154 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 10:30 pm

        maksudnya orang sakit mau ditambah sakit lagi? mmgnya donor darah bkin orang sakit yah?

      • #155 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:39 pm

        maksudnya kalo darah pendonornya itu ada virus kanker tkutnya akan bermetastasis bergabung dengan sel kanker yg dlu semkn menambah parah pnykit kanker yg mnrma darahnya…
        mka dari itu sebelum drah di transfusikan hrus di periksa dlu…
        lalu, kalo bagi pendonor darah gk bkalan skit jarumny kecil kok buat ambil drahnya wkkk

      • #156 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 10:48 pm

        yang aku tanyain sebenarnya jika si A mengidap penyakit kanker lalu dia mendonorkan darahnya ke si B yang sehat – sehat saja (tidak mengidap kanker) apakah dengan menerima darah dari si A tdi, si B bisa terkena kanker yang dimiliki si A?

      • #157 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:58 pm

        jls bsa neng… nmanya Perkontinuitatum… yaitu dgn kontak langsung dengan penyebab kanker
        gmna? ada lagi😛

      • #158 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 11:23 pm

        memangnya kanker itu penyakit menular yah?

      • #159 by Hasanor Risqi on January 17, 2013 - 9:06 am

        Neng itu baru aja saya kasih pnjlsanny…cba bca deh yg aku posting seblumny di stu ada cara berkembangnya(metastasis) knker…yaah

    • #160 by 12613158 on January 16, 2013 - 8:06 pm

      bisa lebih singkat jawabannya?

      • #161 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:38 pm

        sel kanker adalah sel yang istimewa dan dia bisa berkembang dan bahkan sulit untuk di cegah pekembanganya bila sudah menyebar ke sel lainya, jadi bisa saja seorang menderita 2 kanker yang berbeda.

  15. #162 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 7:38 pm

    Usia biologis ditentukan dengan membandingkan kesehatan fisik seseorang dari berbagai usia dan menentukan apa usia biologis orang tersebut. Penuaan biologis tidak terikat waktu, hal ini lebih berkaitan dengan seberapa baik sel memperbaharui diri dan seberapa efisien mereka menggunakan oksigen.

  16. #163 by pamelaoktasari on January 16, 2013 - 7:42 pm

    Ya semua sel dalam tubuh kita tentu saja mengadung kromosom. Dimana tubuh kita ini sangat mengagumkan, sangat kompleks dan sangat indah dari sisi manapun kita memandang. Jika kita melihat tubuh manusia dari kacamata biologi, akan kita dapati berbagai keajaiban yang menakjubkan. Jika diurai menjadi bagian sangat kecil, tubuh manusia terdiri dari milyaran sel atau bahkan ada yang menyebutkan sampai trilyunan sel.

    Dibalik kemegahan dan keindahan tubuh manusia ternyata tersusun dari sel-sel yang terkoordinasi sangat rapi. Nah ukuran tiap sel ini sangat kecil, jika dibandingkan dengan sebuah jarum pentul maka satu sel manusia dapat ditempatkan pada bagian ujung runcing jarum pentul. Sungguh mengagumkan kecilnya.

    Meskipun berukuran sangat kecil, sel ini mengandung informasi yang jauh lebih besar dari sekedar ukurannya yang masuk dalam kategori mikroskopik. Satu sel manusia mengandung berbagai peralatan tempur sel seperti:

    # mitokondria–> yang berperan sebagai dapur tempat masak sel, yang dilengkapi dengan kompor untuk masak dan berbagai macam senjata dapur
    #Sitoplasma–> cairan sel, di sinilah berbagai macam organela bersemayam (terlarut dalam sitoplasma)
    #Nukleus–> Inti sel yang di dalamnya mengandung materi genetik berupa kromosom.
    # Badan golgi, ribosom, dan masih banyak organela-organela laen yang terlarut dalam sitoplasma.

    • #164 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 17, 2013 - 12:12 am

      oooo jadi # mitokondria–> yang berperan sebagai dapur tempat masak sel, yang dilengkapi dengan kompor untuk masak dan berbagai macam senjata dapur
      #Sitoplasma–> cairan sel, di sinilah berbagai macam organela bersemayam (terlarut dalam sitoplasma)
      #Nukleus–> Inti sel yang di dalamnya mengandung materi genetik berupa kromosom.
      # Badan golgi, ribosom, dan masih banyak organela-organela laen yang terlarut dalam sitoplasma.

  17. #165 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 7:42 pm

    mau nanya apakah setiap sel bakteri yang berada dalam tubuh selalu memberikan manfaat buat kita atau selalu memberi efek negatif bagi tubuh kita ??

    • #166 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 7:50 pm

      Menurut para ahli biologi, jumlah bakteri didalam tubuh manusia ada sekitar 100 triliun. seluruh bakteri itu sifatnya baik. Kini peneliti pun berusaha memahami fungsi dari mikroba tersebut dan gunanya bagi kesehatan manusia.

      Sebagaimana dilansir dari Mother Nature Network, mikroba-mikroba yang ada pada manusia memiliki pengaruh besar pada sistem kinerja tubuh. Bahkan bakteri baik tersebut harus dianggap sebagai bagian dari genom.

      kebanyakan mikroba tersebut sifatnya baik, bahkan bersimbiosis mutualisme dengan manusia. Mereka seolah dibolehkan tinggal dan tumbuh di dalam tubuh, sehingga bakteri tersebut pun ‘membalas budi’ pada inangnya. Misalnya memerangi bakteri jahat atau membantu proses pencernaan makanan karena tubuh manusia kekurangan enzim tertentu yang tidak mampu memecah nutrisi.

    • #167 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 7:56 pm

      bakteri yang ada dalam tubuh kita tidak selalu memberikan manfaat tp tidak juga selalu memberikan efek negatif

    • #168 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 16, 2013 - 7:59 pm

      setiap bakteri dalam tubuh kita tentunya ada yg memberikan efek negatif dan ada pula yg memberikan efek positif. salah satu bakteri yg menguntungkan tubuh kita ada E.coli, yaitu bakteri yg membantu pembusukan sisa-sisa makanan di usus besar. sedangkan yg merugikan salah satunya adalah Salmonella thyposa, yaitu bakteri yg mrpkn penyebab penyakit typhus.

      • #169 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 8:10 pm

        seperti yg dijelaskan bahwa bakteri E.colli membantu pembusukan makanan di usus besar nah bagai mana dengan penyakit usus buntu ?? apakah di sini E.colli tidak bekerja dengan baik /

      • #170 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 8:22 pm

        tetapi bakteri E.Coli juga bisa merugikan apabila bakteri E.Coli tersebut berasal dari luar tubuh kita

      • #171 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 16, 2013 - 8:36 pm

        penyakit usus buntu sendiri disebut sebagai perandangan usus buntu, nama ilmiahnya Appendicitis karena usus buntu disebut sebagai appendix. penyakit usus buntu adalah keadaan dimana usus mengalami peradangan dan hal ini menyebabkan usus buntu memiliki resiko tinggi untuk pecah.

      • #172 by Diah Intan Pertiwi on January 16, 2013 - 9:24 pm

        E. coli adalah salah satu bakteri komensal di dalam usus manusia. Bakteri lain yang juga sering menghuni usus manusia dan juga hewan adalah Klebsiella, Proteus, Enterobacter, Serratia, Citrobacter, Morganella, Providencia, Edwardsiella.

        Fungsi E coli selain menutup permukaan usus besar agar bakteri lain, khususnya bakteri patogen tidak ada tempat lagi untuk berada di usus, sehingga terus menuju ke luar melalui kotoran; juga E. coli bisa menghasilkan bahan antibiotik, seperti KOLISIN yang bisa membunuh bakteri patogen yang lain. Ada lagi yang diperankan oleh E. coli, yakni bersama bakteri lain, mencerna makanan sisa yang ada di usus besar, sehingga oleh E. coli tersebut dihasilkan berbagai produk untuk ‘dirinya’, seperti asam amino, yang itu sebenarnya juga adalah kebutuhan manusia juga.
        E. coli berfungsi melatih sel-sel di dinding usus untuk memiliki pertahanan menghadapi serangan bakteri patogen yang lain.

    • #173 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 8:06 pm

      Contohnya bakteri E. coli, dia memiliki manfaat sekaligus juga dampak negatif buat tubuh kita
      Manfaat
      Bakteri E. Coli yang berada di dalam usus besar manusia berfungi untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat, dia juga membantu dalam proses pencernaan termasuk pembusukan sisa-sisa makanan dalam usus besar. Fungsi utama yang lain dari E. Coli adalah membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makan. Vitamin K berfungsi untuk pembekuan darah misalkan saat terjadi perdarahan seperti pada luka/mimisan vitamin K bisa membantu menghentikannya.

      Bahaya / Dampak negatif
      Dalam jumlah yang berlebihan bakteri E. Coli dapat mengakibatkan diare, dan bila bakteri ini menjalar ke sistem/organ tubuh yang lain dapat menginfeksi. Seperti pada saluran kencing, jika bakteri E. Coli sampai masuk ke saluran kencing dapat mengakibatkan infeksi saluran kemih/kencing [ISK], umumnya terjadi pada perilaku sek yang salah [anal sek] juga resiko tinggi bagi wanita karena posisi anus dan saluran kencingnya cukup dekat sehingga kemungkinan bakteri menyebrang cukup besar tepatnya ketika membersihkan anus setelah BAB [Buang Air Besar] untuk itu arahkan air juga tangan ke arah belakang saat membersihkan anus jangan ke depan agar tidak mengkontaminasi saluran kencing.

      Sumber: http://www.emingko.com/2011/06/manfaat-dan-bahaya-bakteri-e-coli.html#ixzz2I8wfylb0

      • #174 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 8:14 pm

        pada saat bagaimana E.coli memberikan efek positif dan negatif ?
        apakah pada saat bakteri E.coli dengan jumlah besar atau bagaimana ??

      • #175 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 8:34 pm

        Pada hakekatnya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Diatas sudah dikatakan bahwa dalam jumlah yang berlebihan bakteri E. Coli dapat mengakibatkan diare, dst. Bakteri E. Coli akan bermanfaat jika jumlahnya tepat, jumlah yang tepat itu tergantung dari setiap individu itu sendiri

    • #176 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 8:29 pm

      ga semua sel bakteri memberikan efek positif or negatif contohnya bakteri E.coli yg ada manfaat dan bahayanya

      Manfaat :
      Bakteri E. Coli yang berada di dalam usus besar manusia berfungi untuk menekan pertumbuhan bakteri jahat, dia juga membantu dalam proses pencernaan termasuk pembusukan sisa-sisa makanan dalam usus besar. Fungsi utama yang lain dari E. Coli adalah membantu memproduksi vitamin K melalui proses pembusukan sisa makan. Vitamin K berfungsi untuk pembekuan darah misalkan saat terjadi perdarahan seperti pada luka/mimisan vitamin K bisa membantu menghentikannya.

      Bahayanya :
      Dalam jumlah yang berlebihan bakteri E. Coli dapat mengakibatkan diare, dan bila bakteri ini menjalar ke sistem/organ tubuh yang lain dapat menginfeksi. Seperti pada saluran kencing, jika bakteri E. Coli sampai masuk ke saluran kencing dapat mengakibatkan infeksi saluran kemih/kencing [ISK], umumnya terjadi pada perilaku sek yang salah [anal sek] juga resiko tinggi bagi wanita karena posisi anus dan saluran kencingnya cukup dekat sehingga kemungkinan bakteri menyebrang cukup besar tepatnya ketika membersihkan anus setelah BAB [Buang Air Besar] untuk itu arahkan air juga tangan ke arah belakang saat membersihkan anus jangan ke depan agar tidak mengkontaminasi saluran kencing.

  18. #177 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 7:42 pm

    setiap sel dalam tubuh kita itu mempunyai kromosom,idan kromosom itu terbagi Kromosom manusia dibagi dalam 7 kelompok

    1. Kelompok A: Kromosom 1 – 3 Kromosom terbesar dengan sentromer metasentrik

    2. Kelompok B: Kromosom 4 – 5 Dua kromosom terbesar dengan sentromer submetasentrik

    3. Kelompok C: Kromosom 6 – 12 + kromosom X , Kromosom besar dengan sentro-mer meta- dan submetasentrik

    4. Kelompok D: Kromosom 13 – 15 Kromosom akrosentrik besar

    5. Kelompok E: Kromosom 16 – 18 Kromosom sedang dengan sen-tromer meta- dan submetasentrik

    6. Kelompok F: Kromosom 19 – 20 Kromosom metasentrik kecil

    7. Kelompok G: Kromosom 21 – 22 + kromosom Y Kromosom akrosentrik terkecil

  19. #178 by Dian Nofitasari (12613173) on January 16, 2013 - 7:42 pm

    Sel somatik adalah semua jenis sel yang membentuk suatu organisme, kecuali sel gamet organisme tersebut. Kata somatik berasal dari bahasa Yunani sōma yang berarti tubuh.

    Pada manusia, sel somatik memiliki 46 kromosom yang terbagi menjadi 23 pasang genom. Sedang sel gamet memiliki setengah jumlah kromosom sel somatik.

    • #179 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 8:49 pm

      apakah sel somatik dapat diwariskan secara genetik?

      • #180 by Cindy Sakti Dian Furi (12613175) on January 16, 2013 - 9:14 pm

        klo menurutq mungkin bisa

  20. #181 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 16, 2013 - 7:43 pm

    setiap sel dalam tubuh manusia mengandung kromosom yaitu kromosom tubuh (autosom) dan kromosom seks (gonosom). jika kromosom mengalami kekurangan dan kelebihan maka akan terjadi mutasi gen. setiap inti sel memiliki kromosom.

    • #182 by rizki akbar (12613156) on January 16, 2013 - 8:02 pm

      tlong jelasin lg tentang mutasi gen??

      • #183 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 16, 2013 - 8:25 pm

        mutasi merupakan perubahan jumlah materi genetik sebuah sel. petistiwa terjadinya mutasi disebut mutagenesis. organisme yg mengalami mutasi disebut mutan.

      • #184 by 12613209 on January 16, 2013 - 8:34 pm

        Mutasi dibedakan menjadi mutasi kecil (mutasi gen) dan mutasi besar (mutasi kromosom). Mutasi dapat terjadi secara alami atau buatan. Gen secara umum bersifat mantap, tetapi dalam jangka panjang atau karena adanya pengaruh dari lingkungan, dapat menyebabkan susunan kimia dari gen tersebut berubah. Perubahan yang terjadi dalam gen tersebut dapat diturunkan dan menghasilkan individu yang berbeda dari individu sebelumnya. Apabila mutasi berlangsung secara terus menerus pada makhluk hidup dari generasi ke generasi berikutnya maka bisa terjadi suatu saat nanti akan muncul spesies baru, yang memiliki sifat berbeda dengan moyangnya.

      • #185 by ayu hullafa urrosidi (12613193) on January 16, 2013 - 8:37 pm

        Mutasi merupakan perubahan organisasi materi genetik yang berupa gen atau kromosom dari suatu individu dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Mutasi yang terjadi pada sel-sel gamet (sel kelamin) akan bersifat menurun, tetapi jika mutasi tersebut terjadi pada sel-sel somatik (sel tubuh) maka perubahan itu hanya terjadi pada individu tersebut dan tidak bersifat menurun.

      • #186 by Siti Maghfirah (12613172) on January 16, 2013 - 8:56 pm

        Mutasi adalah peristiwa perubahan sifat gen (susunan kimia gen) atau kromosom sehingga menyebabkan perubahan sifat yang bakal (diturunkan) tetapi bukan sebagai akibat persilangan atau perkawinan. Mutasi dapat terlihat dalam jumlah kecil maupun besar. Mutasi kecil hanya menimbulkan perubahan yang sedikit dan kadang kala tidak membawa perubahan fenotif yang jelas, jadi hanya semacam variasi. Mutasi besar menimbulkan perubahan besar pada fenotif, yang biasanya dianggap abnormal atau cacat. Mutasi terjadi karena perubahan lingkungan yang luar biasa. Hal ini dapat diakibatkan oleh adanya sifat yang tidak tetap dan selalu dipengaruhi oleh berbagai macam faktor baik alamiah maupun buatan. Agar suatu species tidak mengalami kepunahan diperlukan usaha untuk menyesuaikan diri terhadap timbulnya suatu perubahan.

      • #187 by C4 on January 16, 2013 - 9:15 pm

        Assalamu’alaikum
        apakah penyakit kutil termasuk salah satu bagian dari mutasi gen ?

    • #188 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 8:27 pm

      Menjelang abad ke-20, banyak peneliti telah mencoba untuk mengetahui jumlah kromosom yang terdapat di dalam nucleus sel tubuh manusia, tetapi selalu menghasilkan data – data yang berbeda karena pada waktu itu teknik pemeriksaan kromosom masih terlalu sederhana. Dalam tahun 1912, Winiwater menyatakan bahwa di dalam sel tubuh manusia terdapat 47 kromosom. Tetapi kemudian pada tahun 1920 Painter menegaskan penemuannya, bahwa manusia memiliki 48 kromosom. Pendapat ini bertahan sampai 30 tahun lamanya, sampai akhirnya Tjio dan Levan dalam tahun 1956 berhasil membuktikan melalui teknik pemeriksaan kromosom yang lebih Vsempurna, bahwa nucleus sel tubuh manusia mengandung 46 kromosom.

  21. #189 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 7:45 pm

    Susunan dari sel darah merah adalah air (62%-72%) dan kira-kira sisanya berupa solid terkandung haemoglobin 95% dan sisanya berupa protein pada stroma dan membran sel, lipid, enzim, vitamin dan glukosa serta urin. Umur sel darah merah pada manusia berkisar antara 90 hingga 140 hari, rata-rata 120 hari dan pada hewan umurnya kira-kira 25 hingga 140 hari.

  22. #190 by 12613212 on January 16, 2013 - 7:45 pm

    Assalamualaikum wr.wb
    Iya, kan didalam tubuh kita itu dimanapun mengandung yang namanya sel bahkan 75-100 triliun.
    jsel tersebut memiliki yang namanya materi genetik, makanya ada DNA yaitu asam deoksiribonukleat tsb. jadi DNA atau sejenis molekul yang dikenal sebagai asam nukleat dan protein merupakan komponen utama kromosom. Ketika sel itu yang selalu membelah dan mengandung DNA, informasi genetik yang diperlukan untuk mengarahkan kegiatan seluler. Nah, jadi pada manusia mengandung 23 pasang kromosom, ada 22 pasang autosom dan sepasang kromosom X dan Y yang menentukan jenis kelamin kalian kalian ini.

  23. #191 by Siti Maghfirah (12613172) on January 16, 2013 - 7:50 pm

    kenapa otak dan mata tidak mampu meregenerasi sel selnya?

    • #192 by 12613152 on January 16, 2013 - 8:52 pm

      menurut komenan diatas yang saya baca :
      “mata tidak beregenerasi karena Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak banyak berubah sepanjang hidup. Satu-satunya komponen dari mata yang beregenerasi secara terus-menerus adalah kornea. Dalam kasus kecelakaan, kornea dapat memulihkan dirinya dalam waktu 24 jam.”

  24. #193 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 7:51 pm

    Kromosom disebut juga sebagai “autoduplikasi” karena selalu mengganda dengan sendirinya (reduplikasi) selama sel membelah, sesuai dengan besar dan bentuknya yang spesifik. Dengan penggunaan pewarnaan khusus maka wujud dari kromosom akan terlihat. Sehingga nama kromosom diartikan sebagai Kromo = warna, dan Som = bentuk. Kromosom adalah pembawa sifat atau disebut sebagai materi kebakaan (gen) tempat dari gena dalam kromosom disebut locus gen. materi genetic ini berada dalam inti sel dari suatu individu, yang tampak hanya pada saat sel membelah (mitosis atau meiosis) dan akan diturunkan atau diwariskan kepada sel anak secara teratur.

    Dalam bebagai phase dari pembelahan sel, kromosom mempunyai bentuk dan karakter yang berbeda, sehingga teridentifikasi ada kromosom mitosis dan kromosom meiosis. Struktur dari kromosom akan menjadi sangat sederhana dan visible ketika sel dalam phase pembelahan inti, ketika itu kromosom akan membentuk spiral yang sangat kuat. Kromosom dari masing-masing genom dapat dikenali dari beberapa kriteria, termasuk panjang relative dari kromosom, posisu centromer yang membagi kromosom menjadi dua bagian tangan dan kaki, keberadaan bagian kromosom yang membesar membentuk benjolan yang disebut chromomere dan keberadaan material kromatin diujung kromosom disebut sebagai satelit.

    Menurut pekerjaannya mengatur jenis kelamin, kromosom dapat pula dibagi atas 2 macam yaitu : autosom dan gonosom.

    Autosom ialah kromosom biasa, yang tak berperan menentukan dalam mengatur jenis kelamin.

    gonosom ialah kromosom kelamin, berperan menentukan jenis kelamin. Jumlah gonosom itu hanya 1 sampai 2 buah dalam tipe sel suatu individu. Kromosom kelamin disebut juga allosom.

    Kromosom baru diduplikasikan pertama kali pada tahun 1842 oleh K.W Nageli dan fungsi dari kromosom selama pembelahan mitosis, diduplikasikan pada tahun 1875 oleh E. Stassburger dan pada tahun 1888 diduplikasikan pemberian nama “chromosome” oleh H.W.G.V.Waldeyer.

    Walaupun kromosom hanya terlihat selama sel sedang membelah, sedangkan dalam keadaan istirahat (interphase) akan menghilang, namun kromosom dapat dijadikan sebagai ciri yang spesifik bagi indvidu dalam spesies tertentu. Oleh karena itu kromosom pada tanaman berbeda dengan kromosom pada hewan, baik bentuk maupun jumlahnya. Bentuk kromosom biasanya dipelajari pada tingkat metaphase. Saat itu kromosom dalam pemadatan maksimum dan paling mudah diwarnai. Saat itu pula kromosom dalam keadaan ganda, masing-masing terdiri dari 2 kromatid. Yang sentromernya masih satu. Karena itu dalam gambar-gambar kromosom, biasa diperlihatkan setiap kromosom itu memiliki lengan yang selalu ganda atau sepasang.

    Mamalia memilki kromosom sekitar 60 dan ternyata erbanyak dikalangan vetebrat. Tapi manusia yang memiliki kedudukan sistematik tertinggi diantara mamalia mempunyai 46 kromosom.

    Pada tingkat metaphase dalam proses pembelahan sel dapat dipotretkromosom suatu jenis mahluk. Pada fase ini kroosom berada pada bidang ekuator semua, dan jika sayatan jaringan yang mengandung proses pembelahan itu persis lewat pada bidang ekuator dapatlah dibuat sedian yang mengandung semua kromosom yang terdapat dalam sel. Sedian itu dipotret, dibesarkan, llalu digunting-gunting. Kemudian disusun dan dikelompokan menurut urutan panjang dan bentuknya. Inilah yang disebut Karyotype (dari karyon = inti, dan typos = bentuk). Karena setiap spesies mahluk hidup memiliki bentuk dan jumlah kromosom sendiri-sendiri, maka karyotypenya pun tentu sendiri-sendiri pula.

    Peranan kariotipe dalam pengamatan sifat keturunan besar sekali, terlebih pada manusia. Dengan menemukan kelainan pada kariotipe itu dapatlah dicari hubungannya dengan kelainan yang terdapat pada anatomi, morfologi atau fisiologi seseorang.

    Sebagaimana yang dijadikan materi praktikum dalam pengamatan kromosom yang tersedia adalah photo kromosom sapi (2n = 60, xx/xy) dan manusia (2n = 46, xx/xy) yang merupakan hasil dari pemotretan dengan mikroskop lampu yang dilengkapi kamera, dari preparat kromosom sapi dan manusia, yang dipreparasi pada “obyek glass” diwarnai dengan metoda pewarnaan normal, menggunakan pewarna “giemsa”.

    Tujuan pengamatan ini adalah untuk membuat karyotipe kromosom sapi dan manusia, dengan cara menyusun guntingan potret kromosom dari ukuran yang terbesar ke yang terkecil, dalam bentuk yang sesuai dan dalam keadaan berpasangan (diploid), ke dalam “karyotipe” untuk mengetahui bentuk, ukuran dan jumlah yang normal. Selain dari itu mendeteksi bentuk dan besar kromosom kelamin (XX atau XY).

    Berikut hasil pengamatan yang di dapat, silahkan unduh disini:

    hasil pengamatan karyotipe

    Kromosom adalah pembawa sifat atau disebut sebagai materi kebakaan (gen), tempat dari gena dalam gen disebut locus gen. Melihat panjang lengannya kromosom dapat dibagi atas 4 macam :

    Metasentris
    Submetasentris
    Akrosentris
    Telosentris
    Metasentris, jika lengan ada dua dan sama panjang.

    Submetasentris, jika lengan ada dua dan yang satu agak lebih pendek.

    Akrosentris, jika lengan ada dua da yang satu pendek.

    Telosentris, jika lengan satu atau dua, sedang yang satu pendek sekali.

    Pada tingkat metaphase dalam proses pembelahan sel dapat dipotret kromosom suatu jenis mahluk. Pada fase ini kromosom berada pada bidang ekuator semua, dan jika sayatan jaringan yang mengandung proses pembelahan itu persis lewat pada bidang ekuator dapatlah dibuat sedian yang mengandung semua kromosom yang terdapat dalam sel.

    Peranan karyotipe dalam pengamatan sifat keturunan besar sekali, terlebih kepada manusia. Dengan menemukan kelainan pada kariotipe itu dapatlah dicari hubungannya dengan kelainan yang terdapat pada anatomi, morfologi atau fisiologi seseorang.

    Pada Sapi

    pada sapi jumlah kromosomnya ada 60 buah yang berasal dari induk betina dan induk jantan, berarti terdiri dari 28 kromosom tubuh (gonosom) dan ada 2 kromosom kelamin (autosom). Dari hasil penelitian diketahui bawa kromosom sapi semuanya berbentuk akrosentris, kecuali pada kromosom kelamin yang berbentuk metasentris.

    Pada Manusia

    Pada manusia jumlah kromosomnya ada 46 buah yang berasal dari induk betina dan induk jantan, berarti terdiri dari 22 kromosom tubuh (ganosom) dan ada 2 kromosom kelamin (autosom). Dari hasil penelitian diketahui bahwa kromosom manusia yang diteliti berasal dari kromosom laki-laki, karena kromosom kelaminnya XY. Pada kromosom manusia semua berbentuk metasentris, kromosom kelaminnya berada pada ukuran besar kedua dan ketiga. Pada kromosom manusia dibedakan kedalam 7 kelompok kromosom berdasarkanbentuk dan ukuran panjangnya.

    Jadi, dapat disimpulkan:

    Bahwa kromosom sapi lebih banyak dibandingkan dengan kromosom manusia. Kromosom manusia 46 buah (23n) , jumlah kromosom sapi 60 buah (30n. jumlah kromosom dari setiap sel somatic sama yaitu 2n, sedangkan sel kelamin atau gamet memiliki jmlah kromosom yang haploid (n). jumlah dari kromosom ini tidak dijadikan sebagai tingkatan dalam kaitannya, posisinya dalam phylogenetic.
    Pada penelitian yang dilakukan pada kromosom manusia diketahui bahwa kromosom yang diteliti adalah kromosom laki-laki.
    Pada sapi jumlah kromosomnya ada 60 buah yang terdiri dari 28 kromosom tubuh (gonosom) dan 2 buah kromosom kelamin (autosom).
    Pada manusia jumlah kromosomnya ada 46 buah, yang terdiri dari 23 kromosom tubuh (gonosom) dan 2 buah kromosom kelamin (autosom).
    Pada sapi gonosomnya berbentuk akrosentris, sedangkan autosomnya berbentuk metasentris.
    Pada manusia semua berbentuk metasentris, kromosom kelaminnya XY. Pada kromosom manusia semua berbentuk metasentris, kromosom kelaminnya berada pada ukuran besar kedua dan ketiga.

    by 12613186
    Pada kromosom manusia dibedakan kedalam 7 kelompok kromosom berdasarkan bentuk dan ukuran panjangnya.

  25. #194 by 12613209 on January 16, 2013 - 7:53 pm

    Kromosom adalah kromatin yang merapat, memendek dan membesar pada waktu terjadi proses pembelahan dalam inti sel (nucleus).

    Kromosom manusia dibedakan atas 2 tipe :
    1. Autosom, ialah kromosom biasa, yang tidak berperan menentukan dalam mengatur jenis kelamin. Dari 46 krmosom di dalam nucleus sel tubuh manusia, maka yang 44 buah (22 pasang) merupakan autosom
    2. Gonosom, ialah seks kromosom (kromosom kelamin), yang berperan dalam menentukan jenis kelamin. Biasanya terdapat sepasang kromosom. Melihat macamnya dapat dibedakan atas Kromosom X dan Kromosom Y

  26. #195 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 7:54 pm

    bakteri itu kan ada bakteri baik dan bakteri jahat dalam tubuh kita,naaahhh…bakteri baik tersebut dalam tubuh kita bakteri baik itu membantu tubuh kita untuk memerangi yang namanya bakteri jahat yang ada dalam tubuh kita.

    • #196 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 8:17 pm

      YANG DIMAKSUD bakteri baik dan bakteri jahat dalam tubuh kita. contohnya? aplikasinya daam tubuh kita gimana?

      • #197 by delfiwahyuni(12613154) on January 16, 2013 - 8:35 pm

        bakteri baik itu yang membantu metabolisme dalam tubuh contohnya lactobacillus casei. sedangkan yang jahat adalah yang tidak berguna buat tubuh bisanya hanya merusak tubuh contoh Ecoli

      • #198 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 8:43 pm

        Bakteri baik dan bakteri jahat itu dilihat dari bagaimana bakteri itu berdampak pada diri kita. Aplikasinya dalam tubuh kita adalah pada bakteri E.Coli pada tubuh kita. Dalam kedaan yang normal bakteri ini dapat membantu pembentukan vit K dalam tubuh kita yang berfungsi untuk pembekuan darah. Sedangkan bakteri ini disebut jahat ketika jumlahnya dalam tubuh kita berlebihan hal inilah yang dapat menyebabkan penyakitdiare

      • #199 by Nanda Selatyasari (12613200) on January 16, 2013 - 8:51 pm

        Ambil contoh pada usus kita. Usus memegang peranan penting dalam pembuangan kotoran dan racun dari dalam tubuh, sekaligus berperan menyerap asupan nutrisi makanan.
        Di dalam usus manusia terdapat 100 triliun mikroorganisme, dan disitulah terdapat bakteri baik dan bakteri jahat. Jika tubuh kekurangan bakteri baik, maka akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Untuk meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam tubuh, dapat dilakukan dengan mengonsumsi prebiotik yang biasanya terdapat dalam susu fermentasi atau terdapat juga dalam bahan makanan alami yang banyak mengandung serat seperti gandum, madu, pisang dan lainnya.
        untuk bakteri jahat, pada sebuah penelitian menemukan bahwa minuman manis dapat menyuburkan bakteri jahat di dalam usus. Peningkatan bakteri jahat ini dapat menimbulkan penyakit diabetes. Oleh karena itu untuk mengurangi tumbuhnya bakteri jahat di dalam usus, kita harus sering mengonsumsi makanan berserat dan yang mengandung prebiotik seperti minuman susu fermentasi🙂

      • #200 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 9:17 pm

        tidak semua dari kita bisa mengonsumsi makanan berserat dan yang mengandung prebiotik seperti minuman susu fermentasi.
        adakah cara lain?

      • #201 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 10:22 pm

        dear luwan: knpa tidak bisa makan”an berserat,,salah satu alasannya mengapa?? apa juga tidak mengonsumsi buah??

    • #202 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 17, 2013 - 12:15 am

      dear ari murti
      maksuku orang orang yang nggak mampu membeli buah buahan dll

  27. #203 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 7:55 pm

    sedangkan pada sel darah putih, jumlah leukosit sekitar 5.000 – 10.000 setiap ML darah leukosit di bentuk dalam sumsum tulang vertebra, kelenjar limfa dan limfa.Umur leukosit dalam system peredaran darah berkisar 12 hari – 13 hari.

  28. #204 by 12613165 on January 16, 2013 - 7:56 pm

    Apakah Semua sel dalam tubuh kita mengandung kromosom?

    menurut saya iya, karena setiap sel membelah pasti kromosom ikut menggandakan diri. jadi setiap sel pasti mengandung kromosom.

    • #205 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 8:16 pm

      bagaimana dengan sel darah merah yang tidak memiliki inti sel dan otomatis tidak memiliki kromosom ??

      • #206 by 12613158 on January 16, 2013 - 8:23 pm

        sel darah merah tidak memiliki kromosom. jadi tidak semua sel dlm tubuh mns memiliki kromosom

      • #207 by wulan octantya (12613150) on January 16, 2013 - 8:29 pm

        setau saya, sel darah merah yang tidak memiliki inti hanya pada manusia sedangkan pada spesies lain memiliki inti sel darah merah, sehingga pada spesies lain sel darah merahnya mempunyai kromosom

      • #208 by 12613158 on January 16, 2013 - 8:55 pm

        buat wulan: iya bener kan sesuai dengan pertanyaan di atas🙂

      • #209 by 12613185 on January 16, 2013 - 10:03 pm

        pada awalnya sel darah merah memiliki inti sel sehingga sel darah merahpun memiliki kromosom, tetapi sesuai dengan perkembangannya, setelah seldarah merah menjadi dewasa dan masuk kedalam sumsum tulang, hemoglobin masuk kedalah sel darah sehingga inti sel menyusut dan kemudian menghilang.

  29. #210 by Yayan Nugraha on January 16, 2013 - 7:57 pm

    menurut sepengetahuan saya, setiap sel di dalam tubuh manusia itu pasti ada kromosom. sebab kromosom adalah kumpulan dari DNA, sedangkan DNA itu sendiri adalah materi genetik yang membawa sifat masing-masing individu. DNA berada di dalam setiap inti sel, dan jika sel itu membelah maka DNA itu akan berreplikasi dan bergabung kedalam sel yang baru terbentuk. jadi setiap sel yang ada pada tubuh kita pasti ada kromosomnya.

  30. #211 by 12613163 on January 16, 2013 - 7:58 pm

    seluruh sel manusia memiliki inti sel,kromosom terdapat pada inti sel otomatis yiap sel memiliki kromosom

    • #212 by 12613211 on January 16, 2013 - 8:09 pm

      sel darah merah tidak memiliki inti sel. jadi, sel darah merah itu tidak memiliki kromosom. bisa anda jelaskan bagaimana sel darah merah diproduksi dalam tubuh manusia jika sel darah merah tidak membelah seperti sel lain yang memiliki kromosom ? makasih

      • #213 by Wulan Octantya (12613150) on January 16, 2013 - 8:39 pm

        awalnya sel darah merah memiliki inti sel sehingga sel darah merahpun memiliki kromosom, tetapi pada perkembangannya, hemoglobin masuk sehingga inti sel menyusut dan kemudian menghilang, jadi sel darah merah dapat membelah seperti sel lainnya

  31. #214 by pramuditya kusumaningtyas (12613171) on January 16, 2013 - 7:59 pm

    pada sel trombosit, umur trombosit berkisar antara 8 – 12 hari, setalah itu trombosit akan mati dan dimakan oleh makrofag.

  32. #216 by 12613199 on January 16, 2013 - 7:59 pm

    disebut di atas bahwa tahap regenerasi sel darah membutuhkan waktu 4 bulan.. bisa djelaskan bagaiana bila ada wanita yang menstruasi 2kali sebulan, apakah sel darah merah tetap meregenerasi 4 bln? atau berbeda?

  33. #219 by 12613158 on January 16, 2013 - 8:00 pm

    1. Tidak semua sel dalam tubuh manusia memiliki kromosom. Contohnya adalah sel eritrosit. Sebab, Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. Jadi, suatu sel memiliki kromosom apabila memiliki inti nukleus.

    • #220 by 12613165 on January 16, 2013 - 8:03 pm

      histon itu apa ya? dan genom inti sel itu apa?

      • #221 by 12613158 on January 16, 2013 - 8:16 pm

        histon merupakan protein larut air, tetapi tidak larut dl amonia encer, memberikan endapan dengan protein lain. Sedangkan menurut wikipedia : histon merupakan protein yang ditemukan pada inti sel eukariota yang terbungkus DNA.

        Genom sendiri adalah keseluruhan informasi genetik yang dimiliki suatu organisme atau sel. jadi genom inti sel adalah informasi genetik mengenai inti sel. jelas?

      • #222 by 12613214 on January 16, 2013 - 8:21 pm

        Histon adalah protein yang ditemukan pada inti sel eukariota yang terbungkus DNA, yang kemudian bersama DNA menyusun struktur nukleosom

      • #223 by delfiwahyuni (12613154) on January 16, 2013 - 9:45 pm

        Histon itu protein yg banyak mengandung asam amino arginin dan lisin yg membentuk lilitan DNA.
        Genom itu keseluruhan bahan genetik yg membawa semua informasi pendukung kehidupan pada suatu makhluk hidup.

    • #224 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 16, 2013 - 8:46 pm

      berarti sel eritrosit tidak memiliki inti nukleus ya?
      mau tanya nih, lalu bagaimana dengan fungsi inti nukleus seperti sebagai pengendali kegiatan sel, sebagai penentu sifat sel dan lain”.

      Apakah ada yang berperan sebagai pengganti inti nukleus pada sel eritrosit?

      • #225 by 12613152 on January 16, 2013 - 9:22 pm

        menurut saya sel eritrosit memiliki inti sel karena ciri utama memiliki membran sel.
        sebagai pengganti inti sel seperti sel prokariot pada bakteri,mereka menggunakan DNA sebagai inti sel

  34. #226 by Dana Dwi A (12613192) on January 16, 2013 - 8:01 pm

    Peranan karyotipe dalam pengamatan sifat keturunan besar sekali, terlebih kepada manusia. Dengan menemukan kelainan pada kariotipe. contoh dari kelainan kariotipe itu seperti apa?

  35. #227 by ayu hullafa urrosidi (12613193) on January 16, 2013 - 8:02 pm

    puasa bermanfaat untuk memperlambat pertumbuhan kanker payudara, kanker kulit, otak dan saraf (jenis-jenis tertentu)
    by: 12613193

    • #228 by ali nasihun 12613159 on January 16, 2013 - 8:04 pm

      kenapa bisa begitu ? bisa di jelaskan ??

      • #229 by 12613214 on January 16, 2013 - 8:31 pm

        Seperti dikutip Dailymail, peneliti dari University of Southern California menemukan puasa memperlambat pertumbuhan dan penyebaran tumor, serta menyembuhkan beberapa jenis kanker bila dikombinasikan dengan kemoterapi.
        para peneliti menemukan, sel tumor memiliki respons yang berbeda terhadap stress pada orang yang berpuasa dibandingkan sel normal. Sel-sel itu terus tumbuh dan membagi, pada akhirnya menghancurkan diri mereka sendiri.

  36. #230 by 12613206 on January 16, 2013 - 8:04 pm

    menurut saya :
    1. tidak semua sel manusia mempunyai kromosom, karena tidak semua sel manusia terdapat inti sel yaitu nukleus.nukleus mengandung sebagian besar gen yang mengendalikan sel dan terdapat kromosom, contoh sel darah merah tidak mempunyai nuleus.

    • #231 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 8:26 pm

      anda mengatakan bahwa sel darah merah tidak memiliki kromosom. jadi bagaimanakah cara pengecekan DNA melalui darah? sementara DNA terdapat pada inti sel di dalam struktur kromosom.

      • #232 by adina nugrahaeni wijayanti (12613162) on January 16, 2013 - 9:22 pm

        awalnya sel darah merah mempunyai kromosom,namun dalam perkembangannya hemoglobin masuk dan inti sel menyusut dan menghilang, namun peristiwa ini tidak terjadi secara serentak, kan bisa saja saat pengecekan DNA itu ada sel darah yang kromosomnya sudah hilang dan ada sel darah yang masih mempunyai kromosom. mungkin seperti itu

  37. #233 by 12613219 on January 16, 2013 - 8:05 pm

    Ini beberapa ciri Sel Kanker:

    Sel Kanker Tidak Sensitif Terhadap Sinyal Anti-Pertumbuhan

    Normalnya, dalam tubuh kita ada sebuah sinyal anti-pertumbuhan. Sinyal anti-pertumbuhan tersebut memberikan tanda pada sel yang sudah waktunya berhenti untuk tumbuh, akan tetapi sinyal tersebut tidak dipedulikan oleh sel kanker.

    Sel kanker terus tumbuh secara tidak terkendali yang membuat kesehatan dan keseimbangan organ menjadi terancam. Inilah ciri-ciri kanker yang pertama. Ketidakpedulian sel kanker terhadap sinyal anti-pertumbuhan telah membuatnya sangat berbahaya dan mengancam stabilitas tubuh.

    Sel Kanker Membuat Hormon Pertumbuhan

    Di samping tidak peduli terhadap sinyal anti pertumbuhan, sel kanker juga mampu membuat hormon pertumbuhan sendiri. Ini yang membuat sel kanker begitu angkuh sehingga sulit dikendalikan dan tidak mempedulikan aturan dalam tubuh.

    Kemampuan sel kanker untuk membuat sinyal pertumbuhan sendiri merupakan ciri-ciri kanker yang kedua. Ciri kanker ini menunjukkan bagaimana otonomi sebuah sel dalam berbuat seenaknya sendiri, tanpa mengindahkan sistem dan mekanisme dalam tubuh manusia.
    Tidak Peduli Apoptosis

    Ciri-ciri kanker yang ketiga yaitu sel kanker tidak peduli pada apoptosis. Apoptosis adalah mekanisme alami dalam tubuh agar sel mati pada waktunya. Tapi hal itu tidak dipatuhi oleh sel kanker. Sel kanker membangkang dan tidak mematuhi mekanisme apoptosis. Sel kanker terus membelah dan tumbuh.

    Mampu Mendapatkan Nutrisi Sendiri

    Untuk tumbuh, sebuah sel membutuhkan asupan nutrisi. Pada sel normal, mekanisme itu berlangsung secara wajar melalui saluran yang ada. Tetapi tidak demikian halnya dengan sel kanker yang mampu mendapatkan nutrisi sendiri demi menjamin pertumbuhannya.

    Cara menyimpang yang dilakukan sel kanker ini telah merusak sistem dalam tubuh. Ketidakwajaran yang dilakukan sel kanker telah membuat tubuh dalam kondisi yang berbahaya karena banyak asupan nutrisi yang diambil alih oleh sel kanker secara brutal. Inilah ciri-ciri kanker yang ke-empat.

    Mampu Membelah Diri Sampai Tanpa Batas

    Ciri-ciri kanker ke-lima adalah kemampuannya untuk terus tumbuh tanpa batas. Inilah bentuk keganasan yang dimiliki sel kanker. Jika pada sel normal terdapat masa waktu tertentu sampai akhirnya sel kanker berhenti membelah, hal ini tidak berlaku bagi sel kanker.

    Sel kanker terus bernafsu untuk menyebar dan berkembang tanpa batasan. Karakter pemberontak yang dimiliki sel kanker karena terus menyebar tanpa mengikuti mekanisme tubuh inilah yang membuatnya sangat berbahaya.
    Daya Survive Tinggi

    Sel kanker memiliki daya survival yang sangat tinggi. Sel normal sangat bergantung pada mekanisme dan sistem dalam tubuh, lain halnya dengan sel kanker. Mereka punya mekanisme sendiri dan tidak peduli dengan mekanisme tubuh yang ada. Daya survive yang tinggi pada sel kanker merupakan ciri-ciri kanker yang ke-enam.

    Menyebar Secara Tidak Terkendali

    Kalau dalam sel normal, pertumbuhannya mampu dikendalikan, pada sel kanker, pertumbuhannya menyebar tanpa kendali. Sel kanker terus menyerang dan tumbuh di organ atau jaringan sekitarnya. Ciri-ciri kanker yang ke-tujuh ini yang membuat kanker menyebar dengan sangat dahsyat.

    Informasi lengkapnya di: http://www.deherba.com/7-ciri-ciri-kanker-yang-begitu-ganas.html#ixzz2I8waHgTW

    • #234 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 8:21 pm

      jika tubuh memerintah untuk apoptosis namun sel kanker tidak melakukannya…lalu bagaimana dengan fungsi makrofag dan eritrosit ??
      apakah makrofag dan eritrosit tidak berkehendak dengan ini ??

    • #235 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 9:01 pm

      aku mau tanya nih,,,saya pernah baca bahwa salah satu penyebab kanker payudara adalah penggunaan pil KB? kenapa penggunaan pil KB tersebut bisa memicu pertumbuhan kanker payudara? apakah ada kaitannya dengan sel kanker membuat hormon pertumbuhan??

  38. #236 by Nimas Sekar Hutami A (12613182) on January 16, 2013 - 8:06 pm

    Otak: tidak regenerasi

    Hanya beberapa sel dalam otak yang bisa beregenerasi selama manusia hidup. Saat lahir, manusia memiliki 100 miliar sel otak yang sebagian besar tidak akan memulihkan diri.

    mata : tidak beregenerasi

    Mata adalah salah satu bagian tubuh yang tidak banyak berubah sepanjang hidup. Satu-satunya komponen dari mata yang beregenerasi secara terus-menerus adalah kornea. Dalam kasus kecelakaan, kornea dapat memulihkan dirinya dalam waktu 24 jam.

    • #237 by Yayan Nugraha on January 16, 2013 - 8:20 pm

      Apakah sel-sel dalam otak yang rusak tersebut tidak bisa diregenerasi dengan sel induk? pada kasus penyakit alzaimer misalnya?

    • #238 by 12613177 on January 16, 2013 - 8:28 pm

      kenapa hanya kornea yang dapat beregenerasi dan kenapa juga mata tidak banyak berubah sepanjang hidup, padahal mata itu kan setiap hari dipakai hampir 24 jam ?

    • #239 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 8:33 pm

      apa yang membedakan kornea dengan bagian mata yang lain sehingga hanya kornea saja yang dapat beregenerasi secara terus menerus ???

    • #240 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 9:18 pm

      kenapa hanya beberapa saja sel dalam otak yg beregenerasi selama manusia hidup???
      dan kenapa sebagian besarx tdk akan memulihkan diri??

  39. #241 by emma wachida (12613201) on January 16, 2013 - 8:07 pm

    kakak mau tanya
    bagaimana jika mereka yang mengalami penuaan dini, apakah karena selnya terlalu cepat memperbarui diri, faktor apa saja yang menyebabkan hal itu?

    • #242 by 12613165 on January 16, 2013 - 8:14 pm

      setahu saya, jika ada seseorang mengalami penuaan dini ditu diakibatkan oleh adanya oksidasi di dalam sel. oksidasi itu bisa di akibatkan dari pola hidup yang kurang sehat.

    • #243 by m nursayahbani al ayudi(12613205) on January 16, 2013 - 8:18 pm

      assalamulaikum ema…………
      mungkin ini bisa ngasih sedikit jawaban dari pertanyaan mu…
      PENUAAN DINI adalah proses di mana otak dan jaringan saraf mengalami proses penuaan yang semestinya belum terjadi. Penuaan dini dalam bentuk yang paling parah adalah penyakit Alzheimer. Gejala penuaan dini dapat dikenali, dan selagi masih dalam taraf awal sebaiknya dikelola agar tidak terjadi makin cepat. Dewasa ini sangat memprihatinkan, penuaan dini semakin banyak terjadi pada usia muda.

      Salah satu dugaan penyebabnya ialah karena terlalu padatnya otak dipenuhi sajian-sajian yang sudah matang, antara lain yang paling nyata adalah kaum muda terlalu banyak menghabiskan waktunya di depan televisi. Karena terlalu banyak informasi yang disajikan televisi, sajian yang sudah matang diterima otak maka otak lambat laun kehilangan daya kreatifnya. Inilah pemicu paling awal dari proses penuaan dini.
      thaks………..

      • #244 by 12613165 on January 16, 2013 - 8:22 pm

        apakah penyakit alzaimer dapat bisa di sembukan?

      • #245 by m nursayahbani al ayudi(12613205) on January 16, 2013 - 8:35 pm

        alhamdulillah blm bisa di sembuhkan……
        tapi kita bisa kendalikan dg obat2an

      • #246 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 8:39 pm

        menurut yg aku baca penyakit Alzheimer atau biasa disebut demensia dalam istilah medis, masih menjadi misteri di kalangan para ilmuwan jadi aampai saat ini, tidak ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit ini

      • #247 by 12613210 on January 16, 2013 - 8:42 pm

        Penanganan
        Tidak ada terapi ataupun obat untuk menyembuhkan Alzheimer. Penanganan yang diberikan bertujuan untuk mencegah atau menghambat penurunan fungsi sel-sel otak. Maksudnya agar kualitas hidup si penderita lebih baik dan tidak selalu mengandalkan orang lain untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Adapun obat yang diberikan hanyalah untuk mengurangi gejala akibat Alzheimer seperti pusing, linglung, ataupun depresi.
        Pencegahan
        Adapun tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah atau menunda serangan Alzheimer adalah :
        Konsumsi makanan sehat dan seimbang. Jangan hanya mengkonsumsi daging merah, makan juga sayuran dan buah-buahan. Selain itu konsumsi juga berbagai jenis makanan yang terbuat dari bahan gandum dan kacang-kacangan. Semua jenis makanan ini sangat baik untuk perkembangan sel otak.
        Latihlah fisik dan pikiran. Tidak hanya jasmani saja yang memerlukan latihan. Otak juga perlu dilatih dan digunakan agar tidak berkarat. Penelitian menunjukkan otak yang sering dipakai berpikir lebih sehat ketimbang otak yang jarang dipakai untuk berpikir.

      • #248 by ERMIRA ZENIFA on January 16, 2013 - 9:23 pm

        akibat di kemudian hari ny apa ? apakah pnyakit ini dpt mngakibatkan kematian…

    • #249 by Pandan Panggalih 12613216 on January 16, 2013 - 8:23 pm

      penuaan dini adalah kematian sel yang lebih cepat faktor utama penyebabnya adalah radikal bebas. setiap sel ada umurnya & setiap umurnya ditentukan oleh inti sel yang namanya telomer. telomer akan lebih cepat usianya jika terkena radikal bebas.
      Phaidon menambahkan faktor lain penyebab penuaan dini adalah stress,pola makan yang tidak sehat dan cara perawatan kulit yang salah. tips untuk mencegah penuaan dini adalah perawatan kulit sedini mungkin & berhati hati memakai kosmetik, menjaga keseimbangan waktu kerja,istirahat dan olahraga, makan makanan & minum minuman yang seimbang terakhir yaitu mengurangi stress

      • #250 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 9:32 pm

        aku pernah dengar klo puasa dapat membuat sel kanker bunuh diri….tu hubunganx apa??

      • #251 by Pandan Panggalih 12613216 on January 16, 2013 - 9:52 pm

        sesuai sama artikel yang saya baca, sel kanker itu bunuh diri bukan hanya karena kita puasa, tapi karena kemoterapi yang diimbangi dengan puasa.hal itu dikarenakan sel tumor mengompensasi tubuh kita yang kekurangan nutrisi, sehingga sel tumor itu berhibernasi selama tubuh kita tidak menerima nutrisi. sehingga apabila diimbangi dengan kemoterapi maka sel tumor tersebut akan bunuh diri atau terbunuh secara alami karena kekurangan nutrisi dan dihancurkan oleh kemoterapi.

  40. #252 by bani(12613205) on January 16, 2013 - 8:08 pm

    assalamualaikum…..
    memang benar sel2 di dlm tubuh kita mempunyai umur yg berbeda2……
    seperti :
    eritrosit(sel darah merah) mendewasakan dalam waktu sekitar 7 hari dan eritrosit dewasa akan hidup selama 100-120 hari. kemudian sel darah putih juga mempunyai umur yg berbeda dg sel darah merah yaitu 12-13 hari…

    • #253 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 8:14 pm

      faktor apa yang menyebabkan perbedaan umur itu terjadi ?? tolong jelaskan saudara bani..🙂 makasih

    • #254 by m nursayahbani al ayudi(12613205) on January 16, 2013 - 8:27 pm

      salah satu penyebab perbedaan umur adalah salah satu yg aku ketahui adalah gender……
      maka dari itu kenapa umur cewek lebih ta dari umur cowok…
      itu disebabkan sel darah putih milik cwk lebih baik ketahanannya melawan penyakit dari pada milik cwok….

      • #255 by 12613212 on January 16, 2013 - 8:32 pm

        iya, itu juga bisa dijadikan alasan kenapa cwok itu sekarang banyak yang mau jadi cwek kan

      • #256 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 8:47 pm

        Ohhhhhh jadi bisa disimpulkan kalu umur sel ini tergantung berapa lama dia dalam melakukan pembelahan sel ya? Is It true?

      • #257 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 8:48 pm

        penjelasan yang singkat dan jelas..😉

      • #258 by m nursayahbani al ayudi(12613205) on January 16, 2013 - 8:52 pm

        bisa juga……….
        puput……………….

      • #259 by 12613212 on January 16, 2013 - 9:00 pm

        alhamdulillah….
        upay….

      • #260 by 12613152 on January 16, 2013 - 9:00 pm

        mengapa sel darah putih cewek lebih kuat dari cowok?
        apakah tidak sebaliknya?yang cowok lebih kuat dari cewek?
        biasanya faktanya cewek gampang terserang penyakit daripada cowok?

      • #261 by Bani El Ayubi on January 16, 2013 - 9:10 pm

        beniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
        menurut artikel yg ku baca…..
        ada penelitain oleh dosen Dr. Ramona Scotland dari Universitas London, Queen Mary mengatakan sel darah putih pada perempuan lebih bertenaga. Ia menemukan hal ini ketika melakukan penelitian terjadap tikus jantan dan betina yang terkena bakteri hidup. “Kami memberikan kedua jenis tikus ini bakteri yang sama serta pada saat yang sama pula. Tiga jam kemudian, jumlah bakteri dalam darah tikus wanita benar-benar rendah,” ujarnya.

        Mencermati lebih dekat sel darah putih, ia menemukan sel darah putih pada perempuan yang disebut makrofag jumlahnya dua kali lipat dibandingkan pada laki-laki. Makrofag pada perempuan memiliki kepekaan luar biasa ketika menghadapi bahaya. Sensor mereka lebih sensitif saat menghadapi penyusup yang menyerang tubuh.

    • #262 by Cindy Sakti Dian Furi (12613175) on January 16, 2013 - 9:11 pm

      ban,trombosit tu punya kromosomkh?

      • #263 by adina nugrahaeni wijayanti (12613162) on January 16, 2013 - 9:53 pm

        setau saya trombosit tidak mempunyai inti sel sedangkan kromosom berada di inti sel,begitu…

  41. #264 by pamelaoktasari (12613168) on January 16, 2013 - 8:09 pm

    Ya semua sel dalam tubuh kita tentu saja mengadung kromosom. Dimana tubuh kita sangat mengagumkan, sangat kompleks dan sangat indah dari sisi manapun kita memandang. Jika kita melihat tubuh manusia dari kacamata biologi, akan kita dapati berbagai keajaiban yang menakjubkan. Jika diurai menjadi bagian sangat kecil, tubuh manusia terdiri dari milyaran sel atau bahkan ada yang menyebutkan sampai trilyunan sel.

    Dibalik kemegahan dan keindahan tubuh manusia ternyata tersusun dari sel-sel yang terkoordinasi sangat rapi. Nah ukuran tiap sel ini sangat kecil, jika dibandingkan dengan sebuah jarum pentul maka satu sel manusia dapat ditempatkan pada bagian ujung runcing jarum pentul. Sungguh mengagumkan kecilnya.

    Meskipun berukuran sangat kecil, sel ini mengandung informasi yang jauh lebih besar dari sekedar ukurannya yang masuk dalam kategori mikroskopik. Satu sel manusia mengandung berbagai peralatan tempur sel seperti:

    # mitokondria–> yang berperan sebagai dapur tempat masak sel, yang dilengkapi dengan kompor untuk masak dan berbagai macam senjata dapur
    #Sitoplasma–> cairan sel, di sinilah berbagai macam organela bersemayam (terlarut dalam sitoplasma)
    #Nukleus–> Inti sel yang di dalamnya mengandung materi genetik berupa kromosom.
    # Badan golgi, ribosom, dan masih banyak organela-organela laen yang terlarut dalam sitoplasma.

    Satu sel manusia terdiri dari organela-organela seperti yang telah dijelaskan di atas. Nah yang terpenting di dalam sel ada suatu organela yang paling menonjol yang disebut inti sel (nukleus), di dalam nukleus inilah tempat bersemayamnya kromosom.

    Kromosom itu apa?? menurut wikipedia Kromosom (bahasa Yunani: chroma, warna; dan soma, badan) merupakan struktur di dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri dari satu molekul DNA dan berbagai protein terkait yang merupakan informasi genetik suatu organisme. Dengan kata lain kromosom merupakan suatu tempat bersemayamnya DNA, dengan metode yang sangat rumit sedemikian sehingga DNA yang membawa informasi genetik yang sangat panjang (konon panjangnya mencapai satu meter dalam satu sel) mampu ditempatkan pada intisel yang berukuran sangat kecil (perlu bantuan mikroskop untuk dapat melihatnya).

  42. #265 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 8:12 pm

    setuju sama Yayan setiap sel itu pasti melakukan pembelahan,nah pada proses pembelahan sel itu kan peran kromosom sangat diperlukan contohnya pada pembelahan sel secara mitosis dan meiosis. Itu memerlukan peran dari kromosom.

    • #266 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 8:51 pm

      dalam proses pembelahan meiosis,mengingat jumlah volume nukleus yang relatif besar dan massa kromatin yang besat dalam sel eukarotik,bagaiman kromosom menemukan pasangan nya dengan benar.

  43. #267 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 8:13 pm

    tadi kan dibilang Hati dapat meregenerasi diri dalam waktu 150 hari. Bahkan, jika 70% hati seseorang dipotong, hati mampu kembali ke ukuran normal sampai dengan 90% dalam waktu dua bulan. Namun, jika sudah sangat rusak parah, hati tidak mampu lagi memperbaiki dirinya,,terus yg disebut detoksifikasi apa?? terus apa manfaat bagi tubuh???

    • #268 by delfiwahyuni(12613154) on January 16, 2013 - 8:20 pm

      detoksifikasi adalah lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh, hatikan ada detoksifikasinya, apabila hati sudah rusak parah, hati tidak bisa mengurangi kadar racun dalam tubuh. manfaat detoksifikasi tersebut menetralisir racun dalam tubuh.

      • #269 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 8:25 pm

        berarti detoksifikasi secara alamiah?? adakah detoksifikasi yg bisa dilakukan oleh kita?

      • #270 by delfiwahyuni(12613154) on January 16, 2013 - 8:42 pm

        detoksifikasi kan terjadi di dalam tubuh jadi terjadinya memang secara ilmiah dan kita hanya bisa menjaga agar detoksifikasi pada hati itu berfungsi secara sempurna tidak ada kerusakan. detoksifikasi yang dapat kita lakukan dengan cara makan makanan yang sehat berguna buat tubuh

      • #271 by emma wachida (12613201) on January 16, 2013 - 8:50 pm

        Manfaat dari program detoks yang ada untuk semua orang untuk melihat. Tubuh manusia mampu mengurus dirinya sendiri. Tubuh manusia adalah memiliki sistem pembersihan yang indah alami. Apapun yang kita lakukan, kita selalu terus-menerus terkena segala macam kotoran berbahaya melalui makanan, air dan juga udara yang kita hirup. Racun terus membangun dari hari ke hari menyebabkan ketegangan besar pada kesehatan kita. Selama periode waktu kita kehilangan kemampuan untuk menghilangkan racun dari tubuh kita naturally.The faktor eksternal membuat resistansi internal kita lemah dan kita pelan-pelan tenggelam ke dalam kesehatan yang buruk, penyakit dan berbagai penyakit.

        Tubuh diisi racun tidak dapat bekerja atau berfungsi dengan baik dan akan memecah-benar satu hari. Semua fungsi dalam tubuh memburuk dan seluruh organ vital yang sangat terpengaruh. Tubuh manusia hanya mampu melindungi dirinya sendiri dengan batas tertentu dan sekali batas yang disilangkan bantuan eksternal yang dibutuhkan untuk mendapatkan tubuh manusia kembali ke jalur. Ini adalah tempat detoksifikasi atau detoks diet datang dalam gambar. Diet detoks dan program detoks membantu kita dalam membersihkan dan penggelontoran pergi racun. Hal ini dilakukan dengan membersihkan semua organ vital di dalam tubuh.

        Tubuh dibersihkan dengan terlebih dahulu membersihkan organ-organ internal dengan cara diet khusus yang mungkin atau mungkin tidak menggunakan suplemen herbal. Makan jenis makanan yang tepat adalah yang terpenting dalam membuat proses pembersihan sukses. Hal ini sangat penting untuk menjauh dari polusi bahan makanan seperti produk daging, buku harian, alkohol, kopi dan rokok.

        Sebaliknya, diet detoks akan terdiri dari banyak buah-buahan segar, sayuran, bumbu, jus dari sayuran serta buah-buahan. Hal ini sangat penting untuk memiliki banyak air setiap hari sampai waktu tersebut semua racun dibilas keluar. Titik untuk dicatat adalah bahwa setelah program pembersihan selesai, Anda harus ingat untuk tidak mengambil semua makanan yang tidak sehat lagi.

  44. #272 by delfiwahyuni(12613154) on January 16, 2013 - 8:13 pm

    Tubuh manusia terdiri dari bermacam sel yang mempunyai fungsi yang berbeda pula, seperti misalnya sel kulit, sel hati ataupun sel darah. Di dalam masing-masing sel tersebut terdapat inti sel yang disebut dengan nucleus, kemudian didalam nucleus tersebutlah kromosom berada. Jadi di setiap sel dalam tubuh kita terdapat kromosom.

  45. #273 by 12613199 on January 16, 2013 - 8:14 pm

    bisakah regenerasi suatu sel spesifikasi dalam lidah, dalam meregenerasi itu hanya sebagian, atau gagal meregenerasi, apakah dampak atas hal itu??

  46. #274 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:14 pm

    Perubahan kromosom yang disebut “aneuploidy” dapat mengakibatkan kanker, sehingga mempertegas apa yang telah lama diduga oleh para ilmuwan, demikian temuan beberapa penelitian.

    Pada hakekatnya semua kanker pada manusia memiliki sejumlah kromosom yang tidak normal, dan para ilmuwan telah lama menduga bahwa mutasi gen yang mendorong pemisahan kromosom secara keliru selama pembagian sel adalah penyebab berkembangnya kanker

    • #275 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 8:30 pm

      terus bagaimana dgn zat karsinogen atau dengan radikal bebas apakah itu penyebab mutasi gen atau itu yg memicu keabnormalan sel??

      • #276 by (12613155) Linda Purnama or ليندا سافيتري on January 17, 2013 - 12:34 am

        @Ari Murti Ningrum :

        Sel-sel yang mengalami kerusakan genetik tidak peka lagi terhadap mekanisme regulasi siklus sel normal sehingga akan terus melakukan proliferasi tanpa kontrol. Mutasi yang terjadi pada DNA di dalam gen yang meregulasi siklus sel (pertumbuhan, kematian dan pemeliharaan sel) akan menyebabkan penyimpangan siklus sel, dan salah satu akibatnya adalah pembentukan kanker atau karsinogenesis..

      • #277 by Linda Purnama or (12613155) ليندا سافيتري on January 17, 2013 - 12:38 am

        oh ya tambahan

        Proses pembentukan kanker atau karsinogenesis merupakan sekumpulan perubahan pada sejumlah gen yang terlibat dan berperan dalam sistem sinyal sel, pertumbuhan, siklus sel, differensiasi, angiogenesis, dan respon atau perbaikan terhadap kerusakan pada DNA. Perubahan pada sejumlah gen ini dapat berupa (1) mutasi gen atau perubahan susunan pada DNA yang menyebabkan terjadinya perubahan fungsi suatu gen, seperti protoonkogen menjadi onkogen, dan (2) mutasi atau dilesi DNA yang menyebabkan hilangnya fungsi suatu gen, seperti gen penekan tumor (tumor suppressor gene).

  47. #278 by Wahyu Imam Prasetyo on January 16, 2013 - 8:15 pm

    pengertian kromosom adalah struktur dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri dari satu DNA dan berbagai protein terkait yang meruoakan informasi genetik suatu organisme. jadi bisa dikatakan bahwa kromosom terdapat di semua sel.

    • #279 by 12613185 on January 16, 2013 - 8:32 pm

      bagaimana dengan sel darah ? kromosom kan identik dengan pembelahan, apakah sel darah juga membelah ?

      • #280 by 12613178 on January 16, 2013 - 8:42 pm

        Eritrosit tidak membelah. Mereka diproduksi dalam sumsum tulang tertentu dan, ketika matang, dilepaskan ke dalam aliran darah, di mana mereka beredar selama sekitar 120 hari sebelum hilang (terutama oleh limpa). Protein, zat besi, dll didaur ulang.

        Tubuh manusia dewasa rata-rata memproduksi sekitar 2 juta eritrosit per detik.
        Tapi ketika sel-sel darah merah yang dihancurkan mereka merilis heme,disini dijelaskan sebagai kelompok prostetik, yang terdiri dari besi.Besi itu yang akan digunakan untuk mereproduksi sel darah merah di sumsum tulang lagi.

      • #281 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:12 pm

        sel darah tidak melakukan pembelahan karena sel darah itu sendiri diproduksi oleh sum-sum tulang…dan jika terdapat sel darah yang sudah tua maka akan diregenerasi oleh hati

  48. #282 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 8:17 pm

    sel-sel tubuh melakukan aksi bunuh diri (celluler suicide) setiap hari agar manusia bebas penyakit dan panjang umur.

    Bunuh diri sel-sel ini dinamakan apoptosis yang merupakan suatu proses yang sudah diprogram untuk kehancuran sendiri sel-sel.

    Apoptosis ini turut membantu membentuk ciri-ciri fisik dan organ tubuh sebelum seseorang dilahirkan. Serta membantu tubuh mengeliminasi sel-sel yang tidak dibutuhkan atau berpotensi bahaya.

    Se-sel ini melakukan bunuh diri untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Sel-sel ini akan bunuh diri dengan cara berani mati melawan virus-virus sebelum menyerang tubuh.

    Pengorbanan sel-sel inilah yang bisa menghambat penyebaran virus dan menyelamatkan seluruh organisme.

    Sel-sel di tubuh dilengkapi petunjuk dan cara untuk melakukan bunuh diri. Petunjuk ini disebut dengan protease yang akan memberikan sinyal bagi sel untuk mati.

    Selama proses bunuh diri, sel akan menyusut dan menarik diri dari lingkungannya. Kemudian permukaan sel akan tampak seperti air mendidih dengan beberapa fragmen melepaskan diri.

    DNA yang berada di dalam inti sel akan pecah menjadi beberapa bagian yang sama rata, lalu inti sel tersebut akan hancur dengan sendirinya diiukuti oleh seluruh bagian sel.

    Selanjutnya sel-sel fagosit (sel imun) akan membersihkannya dengan cara menelan dan membuang sel-sel mati ini.

    Kematian sel ini bisa dengan cara bunuh diri dan juga tidak direncanakan (nekrosis). Nekrosis merupakan suatu respons yang tidak direncanakan akibat adanya tekanan yang luar biasa seperti cedera traumatik atau terkena racun. Kondisi ini biasanya terjadi pada sel-sel jantung saat serangan atau sel paru-paru yang mengalami pneumonia.

    Untuk menyeimbangkan sel-sel yang bunuh diri ini, maka tubuh juga melakukan pembelahan sel (mitosis) untuk membuat sel-sel baru. Apoptosis dan mitosis ini akan bekerja sama untuk membuat tubuh sehat, karena sel-sel yang baru akan menggantikan sel lama yang sudah usang sehingga membuat jaringan tetap sehat

  49. #283 by 12613158 on January 16, 2013 - 8:18 pm

    ada yang bisa mempersingkat pernyataan 2? mohon bantuannya

  50. #284 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 8:18 pm

    temen-temen kita diskusinya jgn gini dong-_____- ribet,kasian yg lain juga bacanya susah,mending ada yg ngajuin pertanyaan trus kita bahas sama2. atau kita bahas pertanyaan pak hady nya bareng2 berurutan,trus dibuat nomer berapa yg kita jawab🙂

    • #285 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 8:34 pm

      subhanallah.. ide yang sangt bgus hahaaa🙂

    • #286 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 9:22 pm

      ya bener laju tambah bingung saya..😦

    • #287 by Linda Purnama or ليندا سافيتري on January 17, 2013 - 12:43 am

      maunya sih gitu,, tapi dah terlanjur main serbu semua , ditambah munculnya pertanyaan2 yang nadanya mulai menjauh dari materi:/
      yah monggo di lanjut aja😀
      cuman gak enak di baca kelas lain🙂

  51. #288 by Nimas Sekar Hutami A (12613182) on January 16, 2013 - 8:19 pm

    salah satu contoh kelaionan kariotipe :
    . Patau Syndrome
    Kariotipe (45A + XX / XY), trisomik pada kromosom autosom.autosomnya kelainan kromosom pada kromosom 13, nomor 14, atau 15. Nama lain dari kelaianan janin ini adalah trisomi 13. hal ini karena terjadi kelainan pada kromosom ke13 dari pendeita terseb ut, yaitu memiliki tiga untai kromosom 13. Ciri dari kelainan ini adalah
    • bibir sumbing,
    • ganggaun berat pada perkembangan otak, jantung, ginjal, tangan dan kaki.biasanya jika gejalanya sangat berat janin akan mati setelah beberapa saat dari kelahiran.

  52. #289 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 8:21 pm

    hmm.. kalo liat dari comment-comment semuanya, boleh gak kalo disimpulkan, bahwa kromosom itu hanya dimiliki oelh sel yang memiliki inti sel, sedangkan yang tidak memiliki inti sel tidak memiliki kromosom ??? (mohon tanggapannya) makasih . . .

    • #290 by 12613165 on January 16, 2013 - 8:26 pm

      contoh sel yang tidak memiliki inti sel apa?

      • #291 by 12613178 on January 16, 2013 - 8:32 pm

        sel darah merah dan trombosit

      • #292 by Istanti Tanthe Tanthi (12613160) on January 16, 2013 - 8:32 pm

        eritrosit dewasa tidak memiliki inti sel

      • #293 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 8:44 pm

        contohnya sel darah merah (eritrosit) dewasa..🙂

      • #294 by 12613188 on January 16, 2013 - 8:45 pm

        Pada sel prokariota yang tidak memiliki inti sel

      • #295 by 12613185 on January 16, 2013 - 8:48 pm

        sel darah

      • #296 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 9:01 pm

        anda yang mengatakan bahwa sel darah merah tidak memiliki kromosom. jadi bagaimanakah cara pengecekan DNA melalui darah? sementara DNA terdapat pada inti sel di dalam struktur kromosom.

      • #297 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:01 pm

        sel darah merah, sel prokariotik

      • #298 by pamelaoktasari (12613168) on January 16, 2013 - 9:02 pm

        sel darah merah (eritrosit)
        klau trombosit (keping darahI itu memiliki inti

      • #299 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 9:14 pm

        dear pamela
        tuh yg nim 178 ngomong klau trombosit itu sel yang tidak memiliki inti sel. jadi yang bener yang mana?

      • #300 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 17, 2013 - 12:32 am

        yang bener sel darah merah (eritrosit) dewasa dan trombosit adalah salah dua dari sel yang tidak memiliki inti.

      • #301 by Linda Purnama 12613155 on January 17, 2013 - 12:50 am

        For : Nita
        didalam proses DNA terdapat pembawa informasi genetika, dimana DNA meialui golongan darah dapat diperoleh bukti akurasi hasil tes darah dari orang tua kepada anaknya hingga mencapai 50 % – ?5 % keakuratan tes. Sementara dari 25% hasil tes darah, bisa saja menunjukkan ketidak akuratan hasil tes tersebut sehingga belum dapat dikatakan mutlak 100 % benar.maka kedudukan DNA melalui golongan darah belumlah dapat digunakan sebagai alat bukti utama dari ketujuh alat bukti tersebut.

    • #302 by delfiwahyuni(12613154) on January 16, 2013 - 8:27 pm

      kromosom itu terletak di dalam inti, sedangkan sel darah merah itu tidak ada inti (nukleus). sel lain yang mempunyai inti pasti mempunyai kromosom,

    • #303 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 17, 2013 - 12:28 am

      yang bener sel darah merah (eritrosit) dewasa dan trombosit adalah salah dua dari sel yang tidak memiliki inti.

  53. #304 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:23 pm

    iyaa eh ini mah namanya ribut, dadi bengong aku🙂

  54. #305 by 12613188 on January 16, 2013 - 8:23 pm

    Pada fisiologi, detoksifikasi (detoxification) merupakan lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh, dengan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan ekskresi molekul toksin. biasanya didalam tubuh dilakukan. Secara alami proses ini dilakukan oleh tubuh melalui buang air besar dan kecil.

    • #306 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 8:43 pm

      Reaksi kimia metabolisme tergabung dalam lintasan metabolisme. Ini memungkinkan bahan kimia dasar dari nutrisi harus berubah melalui serangkaian langkah-langkah ke lain kimia, dengan serangkaian enzim.

      Enzim penting untuk metabolisme karena mereka memungkinkan organisme untuk berkendara diinginkan reaksi yang memerlukan energi. Reaksi ini juga ditambah dengan orang-orang yang melepaskan energi. Seperti enzim bertindak sebagai katalis mereka memungkinkan reaksi ini untuk melanjutkan dengan cepat dan efisien. Enzim juga memungkinkan peraturan lintasan metabolisme dalam menanggapi perubahan dalam sel ‘ s lingkungan atau sinyal dari sel-sel lain.

  55. #307 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191 on January 16, 2013 - 8:25 pm

    Setiap sel di dalam tubuh kita mengandung kromosom. Hal ini dikarenakan ketika sel itu membelah otomatis kromosom itu akan ikut menggandakan diri, hal ini otomatis membuktikan bahwa setiap sel yang kita punya terdaapat kromosom di dalamnya karena kromosom itu adalah ciri identik yang tidak mungkin sama antara kromosom sel satu dengan yang lainnya. Kromosom ini akan membelah secara sederhana atau bisa dibilang paling sederhana adalah ketika kromosom yang menggandakan diri ketika pembelahan Inti Sel

    Mohon koreksi nya apabila ada kesalahan dalam pendapat saya

  56. #308 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 8:27 pm

    mohon dong bantuan ketua kelasnya,supaya diatur temen2 yg lain. Jadi kita bhas diskusinya teratur. Kalo kyk gini sama aja kita bakalan bingung sendiri baca jawabannya. tlg dong pak ketua RIZKI AWALLUDIN dibenerin ini cara diskusinya. atau kita mulai ulang dari awal aja lagi. aku juga bingung mau nanggepin jawabannya kalo gini. makasih

    • #309 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 8:47 pm

      mohon maaf kalau diulang ndak bisa soalnya sudah terlanjur mendingan konsisten aja

      • #310 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 8:50 pm

        okesip,tapi kalo mau jawab pertanyaan buat nomer daari pertanyaannya. jdi temen2 yg lain jga ga bingung. makasih

      • #311 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:15 pm

        kalau mau jawab kan di sebelah kanan atas itu kan ada tulisan reply

    • #312 by C4 on January 16, 2013 - 9:05 pm

      assalamu’alaikum
      iya nih.. afwan pak saya belum berkomentar. masih sibuk bacain komentar teman2 yang gak teratur bangett:/

  57. #313 by 12613188 on January 16, 2013 - 8:30 pm

    tolong dijelasin kenapa bisa menarik kesimpulan bahwa kromosom itu hanya dimiliki oleh sel yang memiliki inti sel?

    • #314 by Istanti Tanthe Tanthi (12613160) on January 16, 2013 - 8:35 pm

      kalo tidak salah tadi diatas ada yang comment bahwa kromosom hanya dimilki sel yang berinti dan aktif membelah,sedangkan sel yang tidak berinti itu tidak melakukan pembelahan

      • #315 by 12613213 on January 16, 2013 - 8:59 pm

        asalamu’alaikum..
        bukannya semua sel tubuh itu mmiliki inti sel ???

    • #316 by 12613185 on January 16, 2013 - 8:51 pm

      dan kromosom itu terdapat didalam inti sel, sehingga sel yang tidak memiliki inti sel berarti sel tersebut tidak memiliki kromosom.

      • #317 by 12613213 on January 16, 2013 - 9:02 pm

        apakah ada sel yang tidak mmiliki inti sel ??

      • #318 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:03 pm

        ada sel yg tidak memiliki inti sel, misalnya sel darah merah, sel prokariotik

      • #319 by 12613152 on January 16, 2013 - 9:13 pm

        fungsi inti sel adalah mengendalikan sel.Bagaimana dengan yang tidak punya inti sel?bagaimana sel tersebut mengendalikannya?

    • #320 by (12613189) on January 16, 2013 - 11:25 pm

      kromosom itu sendiri kan adalah materi pembawa sifat atau biasa disebut dengan materi gen. nah, tempat dari gen dalam kromosom itu disebut locus gen. sedangkan materi genetik ini sendiri letaknya/terdapat dalam inti sel suatau individu.
      jadi, ada tidaknya kromosom bisa diliahat dari ada tidaknya inti sel..

      mungkin gitu sih ningrum jawabannya.

  58. #321 by Cindy Sakti Dian Furi (12613175) on January 16, 2013 - 8:30 pm

    Didalam tubuh, sel-sel melakukan proses bunuh diri.
    Bunuh diri sel dinamakan apoptosis yang merupakan suatu proses yang sudah diprogram untuk kehancuran sendiri sel-sel. Sel-sel ini melakukan bunuh diri untuk mendukung sistem kekebalan tubuh. Sel-sel ini akan bunuh diri dengan cara berani mati melawan virus-virus sebelum menyerang tubuh. Sel-sel inilah yang bisa menghambat penyebaran virus dan menyelamatkan seluruh organisme. Sel-sel di tubuh dilengkapi petunjuk dan cara untuk melakukan bunuh diri. Petunjuk ini disebut dengan protease yang akan memberikan sinyal bagi sel tersebut untuk mati. Selama proses bunuh diri, sel akan menyusut dan menarik diri dari lingkungannya. Kemudian permukaan sel akan tampak seperti air mendidih dengan beberapa fragmen melepaskan diri. DNA yang berada di dalam inti sel akan pecah menjadi beberapa bagian yang sama rata, lalu inti sel tersebut akan hancur dengan sendirinya diiukuti oleh seluruh bagian sel.Selanjutnya sel-sel fagosit (sel imun) akan membersihkannya dengan cara menelan dan membuang sel-sel mati ini. Kematian sel, yang kemudian digantikan oleh sel baru, dapat pula dikatakan sebagai peremajaan sel yang membuat kita tetap hidup sehat dan bugar. Akan tetapi, sampai pada usia tertentu kemampuan pergantian sel itu akan menurun. Lalu, terjadilah apa yang kemudian dikatakan sebagai permasalahan lanjut usia ( geriatrik ).Tubuh kita memang bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis, sel-sel tubuh kita akan terus berganti, sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memerhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh kita akan terbentuk jaringan kanker.

    • #322 by denda suli hartati (12613190) on January 16, 2013 - 8:43 pm

      cind kenapa pada usia tertentu kemampuan pergantian sel itu menurun? aku lupa pembahasan yang kemarin, tolong jelasin yaaaa

      • #323 by Cindy Sakti Dian Furi (12613175) on January 16, 2013 - 9:04 pm

        penjelasan yang kemarin aq jga lupa sul maaf yaa…ntar deh aq ingat2 lagi,tpi klo menurutq,pada usia tertentu,misalnya aja klo udah lansia kan pasti dari pertumbuhan fisik udah tidak terlihat,contohnya tubuh udah tidak bertambah tinggi lgi dari hal ini dapat dilihat kalau pergantian sel sudah menurun.

      • #324 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:23 pm

        Lah? trus kalo anak2 ada yg terkena sel kanker itu kenapa? sedangkan mrka kan dalam masa pertumbuhan sel yg subur gak menrun? mhn pnjlsannya

      • #325 by 12613199 on January 16, 2013 - 10:39 pm

        kemungkinan besar itu karena gen bawaaan dari orang tua sang anak,jadi sang anak bisa terkena penyakit kanker tanpa adanya penurunan pergantian sel..

    • #326 by 12613180 on January 16, 2013 - 9:13 pm

      Untuk akibat yang di timbulkan dari menelpon yang terlalu sering itu kan bisa mengakibatkan kanker, bagaimana hubungannya dengan proses bunuh diri yang terjadi dalam sel?

      • #327 by Cindy Sakti Dian Furi (12613175) on January 16, 2013 - 9:31 pm

        menurutq menelpon yang terlalu sering hubungannya dengan proses bunuh diri sel, dapat meningkatkn resiko kanker,seperti kanker otak akibat mutasi sel.
        tetapi umumnya dari akibat menelpon yang terlalu sering akan mengakibatkan pusing2,timbulnya kebisingan dari dalam telinga akibat gelombang elektromagnetik.
        sehingga dari yang saya tau sebaiknya menelpon menggunakan headset,dan jangka menelponnya ya dikurangilah….hehehe

  59. #328 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 8:32 pm

    Tubuh kita memang bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis, sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memerhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh kita akan terbentuk jaringan kanker.

    • #329 by pamelaoktasari (12613168) on January 16, 2013 - 8:38 pm

      berapa kali dalam satu menit sel tubuh itu berganti menjadi sel yang baru? dan apakah ada sel-sel yang tidak berganti ?

      • #330 by 12613152 on January 16, 2013 - 9:05 pm

        menurut saya,kalau kita pada masa pertumbuhan,maka sel akan sering membelah.Tetapi jika masa pertumbuhan kita sudah selesai,sel membelah atau berganti ketika ada sel yang rusak.

      • #331 by yanuar21 on January 16, 2013 - 10:50 pm

        setahu saya, Sebanyak 3.000.000.000 (3 milyar) sel tubuh manusia mati setiap menit, dan kebanyakan diganti dengan sel yang baru..

      • #332 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 11:00 pm

        kan kmren udah di jlsin sma pa hady klo sel itu selalu membelah setiap saat…dari 1 mnjdi 2,2 mnjdi 4,4 mnjdi 8 dan strusnya….yg jika di htung bsa mncapi brjuta juta bhkn brmilyar2an…dah di ksh rumusnya jga kan kmren…

  60. #333 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 8:34 pm

    mau tanya dong kenapa ada sel yang beregenerasi dengan cepat(hari) dan ada yang lama(tahun) thx

    • #334 by 12613185 on January 16, 2013 - 8:56 pm

      karena setiap sel memiliki kesesuaian fungsi masing masing, dan sel tidak bisa bergenerasi secara bersamaan dengan waktu yang sama, karena akan menyebabkan sel sel tertentu akan tumbuh diatas batas seharusnya..

      • #335 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 9:03 pm

        apa yang akan terjadi jika sel tertentu tumbuh diatas batas seharusnya

      • #336 by 12613152 on January 16, 2013 - 9:19 pm

        menurut saya, akan tumbuh upnormal.dan mungkin saja bisa sampai kelainan.

      • #337 by 12613178 on January 16, 2013 - 9:25 pm

        Disini dijelaskan jika ada pertumbuhan sel yang di luar sewajarnya akan menimbulkan kanker.
        contohnya seperti kanker payudara terjadi akibat perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel (jaringan) payudara artinya sel-sel tersebut telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak terkendali.Maaf kalau slaah

      • #338 by 12613185 on January 16, 2013 - 10:13 pm

        contohnya jika sel pada jari tangan disamakan dengan sel pada kuku, bisa dibyangkan bagaimana panjangnya jari tangan kita saat ini jika sel sel pada jari tangan dan kuku membelah terus menerus secara bersamaan. utnuk itu kenapa sel bergenerasi berbeda beda agar satu sama lain bisa saling menyeimbangkan.

  61. #339 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191 on January 16, 2013 - 8:36 pm

    Mohon pencerahannya. Apabila terdapat beberapa sel dari kita yang tidak dapat membelah dan kromosomnya rusak apakah itu akan mempengaruhi sifat genetik kita?

    • #340 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 8:48 pm

      chromosome

      Bagian utama dari sebuah sel terdiri atas nukleus dan sitoplasma.Di dalam nukleus terdapt benang-benang halus yang disebut kromatin.
      Bila sel siap membelah, benang-benang halus tersebut itu dipintal dan membentuk kromosom.Kromosom adalah suatu struktur padat yang terdiri dari dua komponen molekul, yaitu protein dan DNA.Struktur padat kromosom hanya dapat terlihat dengan jelas pada tahap metafase saat pembelahan sel.

      menurut penjelasan diatas ya yud,kalo sel kita ga bsa membelah, ya ga akan bisa terbentuk kromosom. kalo kromosom ga terbentuk,DNA ga akan bsa terbentuk juga. kan DNA itu isinya pilinan beberapa kromosom🙂 oke yud? coba di cek lagi

    • #341 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 16, 2013 - 8:57 pm

      ya.
      kerusakan kromosom ada 4
      delesi,duplikasi, inversi,translokasi, dan katenasi
      kelainan kromosom tidak dapat disembuhkan
      jika kromosom rusak tentu akan mempengaruhi sifat genetik kita, karena gen dipengaruhi kromosom. gen terdapat dalam kromosom

    • #342 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 16, 2013 - 9:03 pm

      menurut saya, “itu akan berpengaruh terhadap sifat genetik kita. karena kromosom adalah materi penyusun DNA, sehingga apabila terjadi kerusakan terhadap kromosom akan beropengaruh juga terhadap kinerja DNA.

  62. #343 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 8:36 pm

    jawaban nomer 2 menurut aku,ntar dikoreksi lagi yah.
    Bakteri dapat ditemukan di dalam tubuh manusia, terutama di dalam saluran pencernaan. Jumlah total sel bakteri yang barada di dalam tubuh manusia bahkan lebih dari jumlah total sel tubuh manusia itu sendiri, yaitu lebih banyak sekitar 10 kali lipat. Oleh karena itu, kolonisasi bakteri sangatlah mempengaruhi kondisi tubuh manusia.
    Terdapat beragam jenis bakteri yang mampu menghabitasi daerah saluran pencernaan manusia, terutama pada usus besar. Kelompok bakteri yang mendominasi usus besar manusia pada umumnya adalah bakteri asam laktat yang merupakan bakteri gram positif dan kelompok enterobacter yang merupakan bakteri gram negatif. Mikroorganisme ini hidup secara anaerobik dan mampu melekat pada permukaan saluran pencernaan manusia. Contoh bakteri yang biasa ditemukan adalah Lactobacillus acidophilus.
    Beberapa jenis bakteri yang hidup di dalam saluran pencernaan ini tidak hanya menyerap nutrisi, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh. Terdapat sekelompok bakteri menguntungkan yang mampu menunjang kesehatan dan bahkan mampu mencegah terbentuknya kanker usus besar. Kelompok bakteri ini termasuk dalam kelompok bakteri probiotik.
    Selain di dalam saluran pencernaan, bakteri juga dapat ditemukan di permukaan kulit, mata, mulut, dan kaki manusia. Pada permukaan kulit saja, diperkirakan terdapat 500 jenis bakteri yang hidup disana. Di dalam mulut dan kaki manusia terdapat kelompok bakteri yang dikenal dengan nama metilotrof. Kelompok bakteri ini mampu menggunakan senyawa berkarbon tunggal, seperti metanol dan metilamin, untuk menyokong pertumbuhannya.[10][11] Di dalam rongga mulut, bakteri ini menggunakan senyawa dimetil sulfida yang berperan dalam menyebabkan bau pada mulut manusia. Contoh bakteri yang termasuk dalam golongan ini adalah Methylobacterium extorquens.

  63. #344 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:38 pm

    Menjadi tua dan keriput, merupakan prose salami yang akan dialami setiap orang yang ditakdirkan berumur panjang. Proses menjadi tua disebabkan oleh degenerasi sel-sel tubuh. Umur sel pada tubuh manusia hanya sekitar 1-2 tahun, sebelum mati terlebih dahulu mereproduksi diri. Namun ada kecenderungan, setelah melewati usia tertentu, turunan sel tersebut retalif lebih kecil dan daya kerjanya menurun. nah saya pnah baca kalau TEMPE bisa bkin awet muda dan menghambat degenerasi sel tubuh? bener gaa sihh

    • #345 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:44 pm

      reaksi tubuh saat terinfeksi bakteri . tlg dijelaskan yaa

      • #346 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:06 pm

        saat bakteri masuk ke tubuh sistem imunitas tubuh akan bekerja melalui basofil yang akan mengeluarkan histamin (proses inflamasi). jika tidak berhasil mengalahkan bakteri, sistem akan dilanjutkan dengan fagositosis (neutrofil, monosit, dan eosinofil) dan pengeluaran antibodi (limfosit).
        inflamasi adalah pembengkakan jaringan sebagai reaksi cepat terhadap kerusakan jaringn.
        Fagositosis adalah proses menelan patogen dan membawanya ke vakuola dalam sitoplasma untuk dicerna dengan enzim litik.
        Jika sistem imun berhasil, akan terbentuk nanah.
        jika tidak, akan timbul gejala sakit.

    • #347 by Chaulah Muzayyan on January 16, 2013 - 8:51 pm

      Dalam buku “Longevity Through The Organic Lifestyle“, yang ditulis oleh Henry Chang, dan diterbitkan tahun 1999 dijelaskan, tempe merupakan makanan hasil fermentasi, termasuk salah satu makanan untuk awet muda, sangat baik dikonsumsi oleh siapa saja, terutama yang sudah berusia lanjut.

      Fermentasi merupakan perombakan bahan organik oleh mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Teknologi fementasi yang saat ini merupakan bagian dari bioteknologi ternyata sudah dikuasai bangsa Indonesia sejak dulu, khususnya dalam pembuatan tempe. Tradisi pembuatan tempe telah berlangsung secara turun-temurun. Kedele sebagai bahan baku tempe, mula-mula direndam beberapa jam sampai kulitnya mengelupas. Setelah kulitnya terkelupas lantas dikukus sampai matang, kemudian didinginkan dan ditambah ragi (jamur). Ragi tempe diperoleh dari jamur yang menempel pada daun waru atau pada daun tempat membungkus tempe (meliputi spesies Rhizopus orizae, Rhizopus oligosporus, Rhizopus stoloniferous, Mucor mucedo dan Neurospora sitophila).

    • #348 by Pandan Panggalih 12613216 on January 16, 2013 - 9:00 pm

      iya, tempe dapat bikin awet muda karena mengandung isoflavon yang mampu menghambat penuaan dini

      • #349 by adina nugrahaeni wijayanti (12613162) on January 16, 2013 - 9:05 pm

        isoflavon itu apa ya? tolong dijelaskan…

      • #350 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:08 pm

        Isoflavon adalah sejenis phytonutrient, yang kaya dalam kacang kedelai dan produk kacang kedelai itu sendiri. isoflavon terdiri dari 2 jenis, yaitu Daidzein dan Geinistein. Struktur dari isoflavon sama dengan struktur kimia dari esterogen dan esterogen itu sendiri memiliki peran yang sangat penting dan aktif didalam proses penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh hormon.

      • #351 by Wulan Octantya (12613150) on January 16, 2013 - 9:08 pm

        apakah hanya isoflavon yang dapat menghambat penuaan dini ? makasih🙂

      • #352 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 9:15 pm

        Wulan Octantya (12613150): lycopene juga bisa mengahambat penuaan dini

      • #353 by Pandan Panggalih 12613216 on January 16, 2013 - 9:22 pm

        sepertinya bukan cuma isoflavon yang menghambat penuaan dini, seperti faktor lain yang dapat menghambat penuaan dini adalah fitoestrogen, yang biasa disarankan untuk wanita yang diet.

      • #354 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 16, 2013 - 9:25 pm

        Daidzein dan Geinistein tu apa ya?

      • #355 by Wulan Octantya (12613150) on January 16, 2013 - 9:26 pm

        lycopen itu apa ya?

      • #356 by adina nugrahaeni wijayanti (12613162) on January 16, 2013 - 9:30 pm

        untuk wulan : lycopen adalah senyawa kimia yang masuk dalam keluarga karotenoid dan fitonutrien yang telah diakui manfaatnya untuk kesehatan, salah satu buah yang mengandung lycopen adalah tomat,jadi sering2 lah minum jus tomat

      • #357 by 12613178 on January 16, 2013 - 9:43 pm

        Senyawa genistein secara efektif menghambat pasokan gizi (makanan)untuk sel-sel kanker sehingga membunuh sel kanker dalam tubuh🙂

    • #358 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 9:08 pm

      tempe mengandung isoplafon (zat bioaktif) yang bisa membuat awet muda.
      kandungan isoplafon dalam tempe sangat bermanfaat sebagai penangkal radikal bebas dalam tubuh. Dampaknya bisa awet muda dan selalu cantik.

      Selain itu isoplafon juga bisa menyuburkan kandungan. “Kandungan isoplafon ini hanya diperoleh di tempe. Sumber isoplafon lainnya yakni pada tumbuhan.

      Manfaat isoplafon bisa diperoleh dengan mudah. Dalam sehari, cukup mengkonsumsi 3-5 potong tempe, baik digoreng maupun direbus. “Jadi tidak perlu konsumsi makanan mahal untuk awet muda, cukup dengan tempe ada juga
      Hidup sehat dan mampu mengendalikan stres dapat membuat usia biologisnya seseorang selalu muda meski usia kronologisnya sudah tidak muda lagi.

      • #359 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 10:36 pm

        apakah harus mengonsumsi tempe setiap hari? padahal tempe mengandung protein,,bukankah tempe juga mengandung basa purin yg bisa mengakibatkan asam urat?

    • #360 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 9:11 pm

      menanggapi,Usia biologis ditentukan dengan membandingkan kesehatan fisik seseorang dari berbagai usia dan menentukan apa usia biologis orang tersebut. Penuaan biologis tidak terikat waktu, hal ini lebih berkaitan dengan seberapa baik sel memperbaharui diri dan seberapa efisien mereka menggunakan oksigen.

      Jika kondisi organ tubuhnya sehat walaupun sudah tua itu berarti usia biologisnya muda. Sebaliknya jika organ tubuhnya sakit padahal usianya masih muda itu artinya usia biologisnya lebih tua dari usia sebenarnya.

      Tidak seperti usia kronologis, usia biologis dapat diubah menjadi lebih baik (lebih muda) atau lebih buruk (lebih tua). Anda bisa muda dan memiliki usia biologis yang tinggi, atau di 50-an tahun tetapi memiliki usia biologis 20-an tahun.

      Usia biologis pada dasarnya adalah ukuran vitalitas batin dan energi. Semakin tinggi tingkat vitalitas seseorang maka semakin rendah usia biologisnya.

  64. #361 by 12613187 on January 16, 2013 - 8:41 pm

    menurut kacamata saya banyakan sel-sel tubuh dibandingkan sel-sel bakteri karena jumlah bakteri baik dan tidak baik harus ada pada jumlah seimbang.

    • #362 by 12613209 on January 16, 2013 - 8:58 pm

      kaca mata yang bagus menurut saya

  65. #363 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:42 pm

    waah bingung diskusinya yang mana

    • #364 by 12613210 on January 16, 2013 - 8:52 pm

      sabar ya mbak🙂

    • #365 by 12613199 on January 16, 2013 - 10:43 pm

      puk puk 😉

    • #366 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 12:58 am

      iy….bkin pusing bcax…

  66. #367 by Chaulah Muzayyan on January 16, 2013 - 8:43 pm

    Diam-diam, miliaran sel dalam tubuh kita melakukan aksi bunuh diri massal setiap hari. Setiap hari ada saja sel dalam tubuh yang tewas bunuh diri. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, 70 miliar sel per hari.
    Peristiwa yang dinamai apoptosis ini diamati untuk pertama kalinya oleh Andrew Wyllie pada tahun 1970-an. Apoptosis yang berasal dari bahasa Yunani dan berarti rontok itu memang mirip peristiwa daun yang berguguran dari pohonnya.
    Pertanyaannya kemudian, jika miliaran sel tubuh pada mati setiap hari, mengapa kita kok tidak ikut mati? Pertanyaan lain yang tidak kalah menarik, kenapa pula sel-sel tubuh kita melakukan tindakan bunuh diri, dan apakah peristiwa itu bisa dicegah?
    Dalam fenomena sel-sel melakukan bunuh diri ini – meskipun sel-sel berada dalam keadaan benar-benar sehat – mereka meng-aktifkan suatu program kematian dalam dirinya sendiri. Proses ini dinamakan oleh para pakar sebagai kematian sel terprogram.
    semua sel tubuh sesungguhnya diprogram untuk membunuh dirinya sendiri secara otomatis, kecuali jika ada sel-sel lain yang melarangnya. Agar sebuah sel tetap hidup, ia harus berkomunikasi terus-menerus dengan sel-sel lain. Mekanisme yang sederhana ini menunjukkan, sebuah sel hanya bisa hidup di tempat yang memerlukannya dan selama ia diperlukan. Apabila suatu sel tidak mendapatkan sinyal yang melarangnya untuk bunuh diri, sel itu akan membunuh dirinya sendiri.
    Namun, apakah fenomena ini dapat berguna bagi tubuh kita?
    Fenomena ini sebenarnya menunjukkan, sel yang tumbuh pada tempat yang bukan semestinya tidak akan mendapatkan sinyal yang melarangnya bunuh diri. Dengan demikian, sel itu akan membunuh dirinya sendiri. Keseim-bangan antara produksi sel baru dan kematian sel lama pun akan dapat dipertahankan.
    Tubuh kita memang bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memperhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh itu akan terbentuk jaringan kanker.

  67. #368 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 16, 2013 - 8:43 pm

    Pada tubuh manusia sel yang tidak memiliki kromosom dimana saja??

    • #369 by 12613212 on January 16, 2013 - 8:45 pm

      eritrosit dewasa salah satunya

      • #370 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 8:49 pm

        Berarti eritrosit gapunya kromosom dong? Terus kalau ngecek DNA lewat darah yang diambil karakteristiknya darimana?

      • #371 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 16, 2013 - 9:05 pm

        bagaimana dengan Sel somatis; Sel germinal dan sel Gamet; ?

      • #372 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:11 pm

        Pada manusia, sel somatik memiliki 46 kromosom yang terbagi menjadi 23 pasang genom.
        Sedang sel gamet memiliki setengah jumlah kromosom sel somatik.

      • #373 by 12613185 on January 16, 2013 - 9:11 pm

        menanggapi pertanyaan yudwari: Biasanya yang digunakan untuk tes DNA adalah sampel darah karena lebih gampang. Tapi sel darah yang diambil adalah sel darah putih, bukan sel darah merah, karena sel darah merah tidak mempunyai inti sel.

      • #374 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 9:20 pm

        Terus kalau begitu, bagaimana cara eritrosit itu memperbanyak diri? Apa ada cara lain selain membelah?

      • #375 by 12613185 on January 16, 2013 - 10:35 pm

        sel eritrosit tidak membelah tetapi melakukan produksi eritrosit yang dinamakan eritropoiesis

    • #376 by Linda Purnama 12613155 on January 17, 2013 - 12:58 am

      to: Yudwari

      pertanyaan ini sama dengan yang diatas bahwasanya didalam proses DNA terdapat pembawa informasi genetika, dimana DNA meialui golongan darah dapat diperoleh bukti akurasi hasil tes darah dari orang tua kepada anaknya hingga mencapai 50 % – ?5 % keakuratan tes. Sementara dari 25% hasil tes darah, bisa saja menunjukkan ketidak akuratan hasil tes tersebut sehingga belum dapat dikatakan mutlak 100 % benar.maka kedudukan DNA melalui golongan darah belumlah dapat digunakan sebagai alat bukti utama .

  68. #377 by 12613212 on January 16, 2013 - 8:44 pm

    dimulai lagi buat membahas sub 4,
    ketika sebuah sel menjadi rusak atau mengalami beberapa jenis infeksi, itu menghancurkan proses yang disebut apoptosis yaitu yang bekerja untuk memastikan pembangunan dan untuk menjaga proses alami tubuh mitosis di cek. maka dikatakan sel dikatakan bunuh diri, sebuah sel ketidakmampuan untuk menjalani apoptosis dapat mengakibatkan perkembangan kanker, karena el yang rusak dapat terus membelah tanpa terbatas, yang akhirnya menjadi kanker tersebut. seperti contoh yang dikajikan pada salah satu website, salah satu hal yang dilakukan oleh virus papilloma manusia (HPV) saat melakukan pembajakan sistem genetik sel adalah menggunakan gen yang mendegradasi protein. padahal protein berperan sangat penting pada mekanisme apoptosis karena itulah, infeksi HPV dapat berakibat pada tumbuhnya kanker serviks, wanita

    • #378 by 12613203.lily on January 16, 2013 - 8:59 pm

      bagaimana siklus kanker servik itu

      • #379 by Diah Intan Pertiwi on January 16, 2013 - 10:42 pm

        kanker serviks membutuhkan proses yg sangat panjang, antara 10 – 20 thn untuk menjadi sebuah penyakit kanker yg pd mulanya dr sebuah infeksi. Makanya saat awal tahap perkembangannya akan sulit d deteksi. Biasanya gejala awal yg mungkin terjadi adalah nyeri panggul atau perdarahan dari vagina.

    • #380 by 12613206 on January 16, 2013 - 9:20 pm

      lantas bagaimana dengan sel otak dan mata yang tidak dapat beregenerasi ?

  69. #381 by pamelaoktasari (12613168) on January 16, 2013 - 8:45 pm

    apakah penyakit leukimia itu termasuk kedalam sel kanker? padahal tidak terjadi pembengkakan di pembuluh darah ..
    berikan penjelasan , maksih🙂

    • #382 by 12613188 on January 16, 2013 - 8:57 pm

      leukimia merupakan penyakit dalam klasifikasi kanker, Leukemia atau kanker darah adalah sekelompok penyakit neoplastik yang beragam, ditandai oleh perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang dan jaringan limfoid. Sel-sel normal di dalam sumsum tulang digantikan oleh sel tak normal atau abnormal. Sel abnormal ini keluar dari sumsum dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Sel leukemia mempengaruhi hematopoiesis atau proses pembentukan sel darah normal dan imunitas tubuh penderita.

    • #383 by AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176) on January 16, 2013 - 8:57 pm

      maaf ya,,,kurang tau jga,,,,udh ada dngar jga leukimia itu mmnx jga termksuk ke dalam kanker,,,saraf nya kn bsa berkaitan,,,
      kurang jlas jga,,,hehe

    • #384 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 8:57 pm

      leukimia itu termasuk kanker,leukimia merupakan pengecualian.
      kanker darah ini ditandai dengan perbanyakan secara tak normal dari sel-sel pembentukan darah di sum-sum tulang dan jaringan limfoid,umumnya terjadi pada leukosit.

    • #385 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 8:58 pm

      kan kalau tumor itu kanker jinak yang cirnya bengkak…tapi kalau kanker itu menyebar jadi tidak terdapat benkak

      • #386 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 16, 2013 - 9:10 pm

        maaf mau menanggapi rizki awaluddin , tumor itu menurut pertumbuhannya dibagi menjadi 2 yaitu :
        1)tumor jinak
        a. tetap tumbuh dan membesar namun pertumbuhannya lambat
        b.tidak menginvasi ke jaringan lainnya
        c.tidak bermetastasis ke tempat lain

        2) tumor ganas atau sering kita sebut kanker
        a.dia aka terus tumbuh dan membesar dengan cepat
        b.dia akan menginvasi dan bermetastasis ke jaringan lainnya

      • #387 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:27 pm

        waduh maaf…itu tadi mau koment dari pamela yang membahas tentang kanker darah kenpa tidak bengkak ..

      • #388 by Nita Trinovitasari 12613208 on January 16, 2013 - 9:28 pm

        kanker menyebar dengan cara bermetastasis. metastasis itukan melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik. nah otomatis saat metastasis terjadi sirkulasi darah kita terkontaminasi oleh sel kanker yang sedang bermetastasis tadi. pertanyaannya bagaimana jika orang yang terkena kanker ini mendonorkan darahnya? apakah tidak akan membahayakan sel kanker yang terkontaminasi dalam darah tadi?

    • #389 by wulan octantya (12613150) on January 16, 2013 - 9:00 pm

      kanker darah adalah kanker yang tidak menimbulkan benjolan (tumor) karena darah mengalir di dalam tubuh kita, jika terjadi pembengkakan pada pembuluh darah, maka yang terjadi bukanlah kanker darah melainkan stroke.

      • #390 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 16, 2013 - 9:21 pm

        maaf boleh saya menanggapi penyataan sodari wulan octantya ,, sepengetahuan saya stroke itu disebabkan penyumbatan pembuluh darah pada sumsum tulang belakang

    • #391 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 16, 2013 - 9:01 pm

      leukimia atau kanker darah yang merupakan salah satu contoh penyakit kanker yang tidak bertumor

    • #392 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 9:04 pm

      Leukimia disebut kanker karena sel-sel yang rusak dalam sel darah putih itu menyebar dan menyebabkan sel-sel disekitarnya itu ikut-ikutan rusak. Seperti yang pernah Bpk. Hady bilang bahwa tidak semua kanker itu disebabkan pembengkakan atau tumor. Nah leukimia ini adalah salah satu kanker yang tidak ada tumor atau pembengkakan di dalamnya

    • #393 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 9:05 pm

      pertanyaan dari pamelaoktasari (12613168)
      apakah penyakit leukimia itu termasuk kedalam sel kanker? padahal tidak terjadi pembengkakan di pembuluh darah ..

      memang tidak mengalami pembengkakan pada pembuluh darah tetapi leukemia dapat menyerang kelenjar getah bening, yang menyebabkan kelenjar tersebut mengalami pembengkakan. Kelenjar ini, terletak pada bagian leher ketiak, dada dan selangkangan. Misal saja leukemia yang menyerang kelenjar getah bening di dada, pasiaen akan mengalami rasa sakit pada dada, sesak napas, batuk

    • #394 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 9:05 pm

      kanker itu bukan cuma pembengkakan tapi juga pertumbuhan sel yg abnormal. nah disini itu leukimia sering disebut dgn kanker darah,karna ada kelainan (abnormal) yg terjadi pada darah atau sumsum tulang yg ditandai dgn perbanyakan secara tak normal atau transformasi maligna dari sel2 pembentuk darah disumsum tulang atau jaringan limfoid (umumnya terjadi pada leukosit/ sel darah putih). ketika tubuh terkena leukimia,sel2 tubuh akan memproduksi sel2 darah abnormal dlm jlh banyak. sel darah putih yg terkena leukimia sgt berbeda dgn sel darah lainnya,sel darah yg terkena leukimia tdk dpt berfungsi seperti sel darah normal. oke sekian,coba dicek lgi keabsahannya🙂

    • #395 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 9:11 pm

      Gejala yang di tunjukkan dari penderita penyakit Leukemia / Kanker darah diantaranya :

      – Terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening yang terdapat di leher ataupun di ketiak, yang umumnya tidak sakit
      – Umumnya demam dan berkeringat di malam hari
      – Sering mengalami infeksi
      – Seing merasa lemah dan mudah lelah
      – Terjadinya pendarahan dan mudah memar, ini bisa terjadi gusi berdarah, adanya bercak keunguan di kulit, dan beberapa kasus adanya bintik-bintik merah kecil di bawah kulit
      -Adanya pembengkakan di perut ini dikarenakan organ hati / prancreas terjadi bengkak
      – Terjadinya penyurunan berat badan
      naaaaah.. dari situ udah ngerti kan. jadi leukimia gk bengkak di pembuluh
      darah neng terjdinya di tmp lain karena pembuluh darah trus berjalan melwti
      organ2….
      kalo pembuluh darah bengkak ya mati atau lumpuh jadinya….
      Adanya nyeri pada tulang dan persendian.

    • #397 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 9:16 pm

      kalau pada penyakit leukimia yang mengalami pembengkakan bukan pada pembuluh darah namun pada kelenjar getah bening di leher dan ketiak

    • #398 by Chaulah Muzayyan on January 16, 2013 - 9:25 pm

      leukimia merupakan sel kanker yg tidak tampak dari luar,dari luar tidak menunjukkan adanya pembengkakkan, tapi pembengkakan terjadi di kelenjar getah bening, limfa, limpa dan hati😀

    • #399 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 16, 2013 - 11:31 pm

      jelas bahwa leukimia termasuk ke dalam sel kanker. dikarenakan leukimia itu adalah nama lain dari kanker darah.
      dan soal pembengkakkan, pada diskusi kita sebelumnya sudah dijelaskan oleh salah satu teman kita. bahwasannya tidak semua penyakit tumor itu termasuk kanker dan tidak semua kenker dapat menyebabkan pembengkakkan..

  70. #400 by AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176) on January 16, 2013 - 8:53 pm

    bagaimana sih kita tau kanker itu berjalan???
    bgai mna juga kita tau kanker itu bsa nybar??? mksd nya bisa ngx kita lihat di tubuh luar kita…
    kanker itu kn kbnyakan memtikan,bkn apa2,,,

    • #401 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 8:58 pm

      menurut saya, gak bsa diliat di tubuh luar kecuali kanker sudah kronis. udah sejak lama timbulnya..🙂

    • #402 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 8:58 pm

      Kanker yang mematikan itu disebabkan oleh tumor ganas salah satunya meskipun ada kanker yang terjadi karena tumor seperti leukimia. Terkadang ada kanker yang bisa dilihat dari luar tubuh kita hal ini adalah gejala awal. Yang dapat dilihat adalah tonjolan dari tumor ganas tersebut, namun tonjolan tumor itu tidak semua yang menyebabkan kanker.

      • #403 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 9:20 pm

        setau aku kalo buat kanker yg belum nyampe stadium parah ga akan bisa kelihatan dari bentuk fisik,jdi kalo mau tau apakah ada kanker ditubuh kita,lebih baik diperiksa dari sekarang,kan kalo terdeteksinya lebih cepat,lebih baik juga penyembuhan kanker nya (ini buat kanker yg msh stadium awal ya)

    • #404 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 9:10 pm

      AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176): itulah gunanya medical chek-up agar kita tahu apa yg terjadi dgn tubuh kita terutama bag organ dalam kita,,kebanyakan pasien yg bisa sembuh dari kanker karena ia memiliki semangat hidup yg tinggi,,ditambah lagi upaya pengobatan kanker yg menyakitkan,,

    • #405 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 9:20 pm

      kanker itu berjalan sesuai dengan berapa lama kanker itu trdapat dalam tubuh seseorang dan dapat dilihat dari perubahan2 fisik maupun perubahan dalam tubuh (mis : kekebalan tubuh berkurang)…
      kanker itu menyebar bukan hanya sel yang terkena kanker saja.. sel yang tidak terkena kanker, bisa terkena kanker karena kerja kanker tidak diam meskipun sudah dicegah.. yang bisa kita liat efek kanker di luar tubuh, seperti rambut rontok, perubahan fisik yang menonjol..
      kebanyakan kanker memang mematikan..
      (semoga bermanfaat)

    • #406 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 9:27 pm

      kanker itu ada yang bisa kita lihat,seperti berupa tonjolan atau bengkakan..namun ada juga sebagian yang tidak seperti leukimia.
      kanker itu kan ada terbagi dua,yang ganas dan yang jinak,nah..yang ganas itu dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain dan menyusup ke jaringan tubuh yang lain,lalu menyebar ketempat yg lbih jauh melalui pembuluh darah,sedangkan yg jinak tidak mnyebar ke bagian tubuh yang lain..

  71. #407 by Eka Ernawati Lussy(12613169) on January 16, 2013 - 8:54 pm

    tolong yang mau jawab pertanyaan harus di sertai nama dari penanya agar kita dapat mengetahui pertanyaan siapa yang di jawab🙂 thx

  72. #408 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 16, 2013 - 8:54 pm

    Pada tubuh manusia sel yang tidak memiliki kromosom??

    • #409 by AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176) on January 16, 2013 - 9:02 pm

      bukan nya di sel dalam tubuh manusia mempunyai kromosom…..
      intinya dlam sel manusia,stiap sel manusia memiliki kromosom..krena dlam setiap sel kita kan terdapat inti sel yg mngandung informasi genetik yg terdapat di dalam kromosom.

      • #410 by Evi purnamasary/12613170 on January 16, 2013 - 9:17 pm

        ada donk..
        kn setiap sel pada manusia itu ada kromosomnya

    • #411 by 12613178 on January 16, 2013 - 9:03 pm

      sel darah merah dan trombosit

    • #412 by 12613185 on January 16, 2013 - 9:31 pm

      sel eritrosit dewasa

  73. #413 by 12613213 on January 16, 2013 - 8:55 pm

    Assalamu’alaikum wr.wb
    manurut saya semua sel tubuh memiliki kromosom.karena dalam setiap sel terdapat inti sel yang mengandung informasi genetik yang trdapat di dalam kromosom.
    bukti adanya kromosom pada seiap sel dapat kita lihatb dri siklus pmbelahan sel,baik mitosi maupun meiosis.pada pmbelahan sel trsebut trdapat bbrapa fase yang mmiliki ciri khusus yg bisa di bedakan brdasarkan letak kromosomnya pada saat mmbelah.misalnya pada fase metafase dimana kromosom terletak lurus pada bidang ekuatorm dan pada anafase dimana kromosom bergerak ke arah kutub yang berlawanan.

    • #414 by 12613212 on January 16, 2013 - 8:58 pm

      jadi bgaimana dengan eritrosit dewasa? kan tidak memiliki intu tuh, masih bisa dikatakan sel tubuh semuanya punya kromosom?

      • #415 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 9:03 pm

        tolong dijelasin pertanyaan nim 12613212 dengan rinci ..

      • #416 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 9:05 pm

        pada awal terbentuknya eritrosit itu memiliki inti yang di dalamnya terdapat kromosom. namun dalam perkembangannya dimasuki oleh hemoglobin sehingga intinya tersebut menyusut dan kemudian hilang. jadinya kalau sudah dewasa kromosomnya memang sudah tidak ada

      • #417 by 12613213 on January 16, 2013 - 9:30 pm

        eritrosit itu bknnya tdk mmliki inti sel ttapi khilangan inti sel.aku bngung mnjlaskannya.cba kmu baca disini http://www.news-medical.net/news/2008/02/17/14/Indonesian.aspx

    • #418 by 12613188 on January 16, 2013 - 9:05 pm

      mengapa anda bisa menyimpulkan seperti itu? karena seperti kita ketahui dari beberapa coment teman teman, bahwa ada beberapa sel yang tidak memiliki inti sel seperti sel darah merah, sel prokariota, eritrosit dewasa dan sel darah. sedangkan pada penjelasan yang sebelumnya bahwa sel yang tidak memiliki inti sel berarti sel tersebut tidak memiliki kromosom.

  74. #419 by 12613158 on January 16, 2013 - 9:00 pm

    jawabannya panjang-panjang ya. bingung mau baca yang mana.

  75. #421 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 9:00 pm

    Tubuh kita bukan sesuatu yang bersifat statis. Secara dinamis, sel-sel tubuh kita akan terus berganti; sel-sel lama akan digantikan oleh yang baru. Akan tetapi, pergantian ini harus terus memerhatikan keseimbangan jumlah sel dalam suatu jaringan atau organ tubuh. Jika keseimbangan itu terganggu, misalnya jika jumlah sel yang terbentuk tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri, mungkin saja pada organ tubuh kita akan terbentuk jaringan kanker.

    • #422 by 12613188 on January 16, 2013 - 9:08 pm

      bisa dijelaskan gimana mekanisme terbentuknya jaringan kanker, jika jumlah sel yang tebentuk itu tidak dibatasi oleh fenomena bunuh diri?

      • #423 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 9:21 pm

        Pada keadaan normal pergantian dan peremajaan sel akan terjadi sesuai kebutuhan melalui proliferasi sel dan apoptosis (kematian sel terprogram) di bawah pengaruh proto-onkogen dan gen supresor tumor. Perubahan DNA yang terjadi di dalam proto-onkogen dan gen supresor tumor akan mengubah kecepatan proliferasi dan apoptosis. Keadaan demikian dapat menyebabkan proliferasi tanpa terkendali dan berakhir menjadi kanker. Kerusakan oksidatif pada DNA akibat radiasi, radikal bebas dan senyawa oksigen reaktif yang bersifat oksidatif merupakan penyebab penting kanker. Radikal bebas yang dibentuk di dalam tubuh akan menginduksi proses apoptosis yang menyebabkan kematian sel termasuk sel tumor dan berarti menghambat karsinogenesis.

    • #424 by pamelaoktasari (12613168) on January 16, 2013 - 9:12 pm

      berapa kali dalam permenit sel-sel tubuh kita akan berganti menjadi baru?

      • #425 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:30 pm

        itu tergantung dari fungsi organnya…misal jantung,otak,mata,kulit itu berbeda dalam meregenerasi…bisa dalam hari,bulan,bahkan tahunan

  76. #426 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 9:10 pm

    Saya mau menyatakan pendapat saya masalah nomor 4.
    Bunuh diri sel atau yang bisa disebut apoptosis ini hubungannya dengan sel kanker adaalah sebagai pencegah adanya sel kanker. Contoh nya yang disebutkan dalam wikipedia adalah ketika apoptosis ini memisahkan jari ketika embrio. Dan apabila apoptosis ini tidak berjalan dengan baik hal ini dapat menyebabkan terjadinya pembelahan yang tidak terkontrol dan hal inilah yang dapat menyebabkan kanker.

    Mohon pencerahannya kalau ada saalah

  77. #427 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 9:10 pm

    dalam pembelahan meiosis,mengingat jumlah volume nukleus yang relatif besar dan massa kromatin yang besar dlm sel eukariot,naah..bagaimana kromosom menemukan pasangan nya dengan benar ???

    • #428 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:32 pm

      saat membelah DNA salaing menduplikasi DNA yang akan membelah jadi ya masih tetep berpesangan..

  78. #429 by AULIYA EKA LESMANA SARI(12613176) on January 16, 2013 - 9:15 pm

    ya gi mna ni tman2,,,perpus nya udh mau tutup ni,,,,,udh di syurh pulang,,,,,

    • #430 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 9:24 pm

      sabar ya mbak..🙂

  79. #431 by Chaulah Muzayyan on January 16, 2013 - 9:15 pm

    leukimia itu kan terjadi karena adanya sel-sel darah putih yang abnormal. kenapa kok bisa abnormal? cara mengatasinya bagaimana?

    • #432 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 9:28 pm

      Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak di masa kecilnya, sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal

      • #433 by Wulan Octantya (12613150) on January 16, 2013 - 9:35 pm

        tes apa yang bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker darah ? sedangkan kanker drah itu sudah ada “bibitnya” dari kecil ?

    • #434 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 9:32 pm

      tes apa yg bisa dilakukan untuk mendeteksi kanker darah ? sedangkan kanker darah itu sudah ada “bibitnya” dari kecil ?

      • #435 by adina nugrahaeni wijayanti (12613162) on January 16, 2013 - 9:38 pm

        untuk wulan dan intan : tidak ada tes screening yang dapat dilakukan untuk mendeteksi leukimia secara dini. gejala yang mungkin terjadi pada penderita leukimia adalah bengkaknya kelenjar getah bening disekitar leher atau ketiak tanpa disertai rasa sakit, demam,mudah terinfeksi,mudah lelah,mudah berdarah ketika luka dan kehilangan berat badan.

      • #436 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 10:12 pm

        nur intan widya k (12613167): jika penderita mengalami leukimia dari kecil bahkan dari ia lahir yg bisa dilakukan hanyalah melakukan transplantasi STB,tetapi umumnya tidak bisa untuk menyembuhkan hanya membantu bertahan hidup

    • #437 by 12613185 on January 16, 2013 - 9:37 pm

      leukimia terjadi karena sum-sum tulang memproduksi sel darah yang tidak normal dan dalam jumlah yang berlebihan. Sel leukemia nampak berbeda dengan sel normal (jika diamati di bawah mikroskop). Disamping bentuknya, sel leukemia juga berfungsi tidak seperti semestinya.
      Pada leukemia akut, sel darah abnormal yaitu sel blast abnormal tetap immature sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Jumlah sel-sel tersebut sangat banyak, sehingga bila tidak segera diobati akan segera memburuk.

    • #438 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 12:30 am

      knpa bsa abnormal????

      karena pada kasus Leukemia (kanker darah), sel darah putih tidak merespon kepada tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol (abnormal) akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya.

      cara mengatasinya??

      Penanganan kasus penyakit Leukemia biasanya dimulai dari gejala yang muncul, seperti anemia, perdarahan dan infeksi. Secara garis besar penanganan dan pengobatan Leukemia bisa dilakukan dengan cara single ataupun gabungan dari beberapa metode dibawah ini:

      1. Chemotherapy/intrathecal medications
      2. Therapy Radiasi. Metode ini sangat jarang sekali digunakan
      3. Transplantasi bone marrow (sumsum tulang)
      4. Pemberian obat-obatan tablet dan suntik
      5. Transfusi sel darah merah atau platelet.

      Sistem Therapi yang sering digunakan dalam menangani penderita leukemia adalah kombinasi antara Chemotherapy (kemoterapi) dan pemberian obat-obatan yang berfokus pada pemberhentian produksi sel darah putih yang abnormal dalam bone marrow. Selanjutnya adalah penanganan terhadap beberapa gejala dan tanda yang telah ditampakkan oleh tubuh penderita dengan monitor yang komprehensive.

  80. #439 by Yudwari Adhicha Nuredis 12613191\ on January 16, 2013 - 9:17 pm

    Saya mau menyatakan pendapat saya masalah nomor 2
    Memang betul sel bakteri lebih banyak daripada jumlah total sel di dalam tubuh manusia. Hal ini terjadi karena bakteri lebih resistance terhadap lingkungan ekstrim dibanding dengan sel manusia yang lebih sensitif terhadap lingkungan ekstrim yang mengakibatkan mudah mati.Tapi untungnya banyak dari sel bakteri ini yang menguntungkan bagi kita jadi kita yang dapat membantu kelangsungan kehidupan kita. Pada saliran pencernaan contohnya, banyak bakteri yang membantu baik dalam penyerapan nutrisi, pembentukan vit K dan sebagainya

  81. #440 by rizki awaluddin 12613184 on January 16, 2013 - 9:19 pm

    Feng Qi Rong, dokter sekaligus peneliti sel punca dari Modern Hospital Guang Zhou China menyatakan penggunaan sel punca sudah mulai populer, terutama untuk kecantikan dan pengobatan. Menurutnya, sel punca dapat menjadi solusi bagi berbagai jenis penyakit, antara lain diabetes, penyakit liver, saraf, autoimun, ginjal, kulit, jantung, hingga melawan penuaan dan menurunkan berat badan.

    “Sel punca adalah sel yang ajaib, ia dapat berubah menjadi sel apa saja, tergantung di mana ia disisipkan,” katanya saat acara peluncuran Pusat Penelitian Stem Sel Modern Asia, Kamis (10/1/2013) di Jakarta. .

    Sel punca memang sel yang belum mengalami diferensiasi atau belum terdiferensiasi sempurna. Itulah yang membuatnya bisa “beradaptasi” dengan jaringan yang ada di sekitarnya, sehingga akhirnya secara bentuk maupun fungsi menyerupai jaringan di sekitarnya.

    Sel punca memiliki dua sumber, tergantung dari jenis apa yang akan diambil. Dua jenis sel punca yaitu sel punca embrionik yang diambil dari embrio dan sel punca dewasa biasanya diambil dari sumsum tulang, jaringan lemak, jaringan tali pusar, serta organ tertentu seperti liver.

    Perbedaan dari kedua jenis sel punca ini adalah kemampuannya untuk berdiferensiasi. Sel punca embrionik memiliki kemampuan berdiferensiasi yang lebih beragam daripada sel punca dewasa, sehingga lebih fleksibel untuk disisipkan di berbagai jaringan dan organ.
    http://health.kompas.com/read/2013/01/10/17290178/Sel.Punca.Bisa.Jadi.Solusi.Beragam.Penyakit

    • #441 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:41 pm

      bagaimana dengan seseorang yg terkena penyakit ginjal yg ginjalnya sudah tidak berfungsi lagi, apakah bisa diobat dengan sel punca?

      • #442 by Ari Murti Ningrum ( 12613149 ) on January 16, 2013 - 10:05 pm

        nanda putri roza 12613164: menurut saya tidak bisa, karena sel punca hanya berfungsi meregenerasi sel bukan untuk membentuk suatu organ yg sudah tidak berfungsi lagi,,yg bisa dilakukan mungkin cangkok ginjal atau hemodialisa

  82. #443 by 12613180 on January 16, 2013 - 9:20 pm

    Dibanding laki-laki, kaum perempuan berumur lebih panjang. Rata-rata perempuan dapat mencapai usia 80 tahun 7 bulan sedangkan laki-laki hanya mencapai usia 77 tahun 2 bulan. Selain usia, perempuan dinilai memiliki ketahanan tubuh untuk melawan penyakit, jiwa yang kuat, serta kepekaan untuk lebih merawat diri.

    Mengapa perempuan dinilai lebih kuat dibanding para lelaki? Menurut para ahli kesehatan, banyak faktor di dalam tubuh perempuan yang menjadikannya demikian. Beberapa di antaranya adalah sel darah putih dan jantung perempuan lebih kuat, perempuan mengalami menstruasi, serta terlahir lebih kuat.

    1. Sel darah putih

    Dr. Ramona Scotland dari Universitas London, Queen Mary mengatakan sel darah putih pada perempuan lebih bertenaga. Ia menemukan hal ini ketika melakukan penelitian terjadap tikus jantan dan betina yang terkena bakteri hidup. “Kami memberikan kedua jenis tikus ini bakteri yang sama serta pada saat yang sama pula. Tiga jam kemudian, jumlah bakteri dalam darah tikus wanita benar-benar rendah,” ujarnya.

    Mencermati lebih dekat sel darah putih, ia menemukan sel darah putih pada perempuan yang disebut makrofag jumlahnya dua kali lipat dibandingkan pada laki-laki. Makrofag pada perempuan memiliki kepekaan luar biasa ketika menghadapi bahaya. Sensor mereka lebih sensitif saat menghadapi penyusup yang menyerang tubuh.

    2. Siklus menstruasi

    Dalam tulisannya “Why Men Die Younger”, Barbara Blatt Kalben mengatakan testosteron sebagai penyebab kematian dini pada laki-laki. Testosteron cenderung memicu tekanan darah tinggi, menekan efektivitas sistem kekebalan tubuh dan mendorong trombosis. Hal ini juga mengganggu pembentukan kolesterol baik dan meningkatkan pembentukan kolesterol jahat. Sementara, perempuan terhindar dari efek hormon testosteron dan memiliki siklus menstruasi.

    3. Jantung perempuan lebih kuat

    Demikian temuan Dr.David Goldspink dari Universitas Liverpool John Moores di Inggris. Menurut penelitiannya, kekuatan detak jantung laki-laki mencapai 20 -25 persen pada usia 18 – 70 tahun. Sebaliknya, pada perempuan tidak ada keterkaitan antara usia dan detak jantung. Penyebab persisnya perbedaan ini masih belum diketahui. Namun, jantung laki-laki dan perempuan memang secara struktur berbeda. Jantung perempuan tersusun atas fiber yang lebih kuat serta jaringan jantung lebih elastis. Jantung yang melemah mungkin disebabkan jaringannya tegang. Laki-laki memiliki kemungkinan lebih tinggi menderita lemah jantung.

    4. Terlahir lebih kuat

    Penelitian dari Italia yang meneliti bayi laki-laki yang dikandung pada musim gugur dibanding musim lainnya, menemukan bayi laki-laki lebih rentan daripada bayi perempuan sejak dalam kandungan di bulan pertama kehidupan mereka. Dr.Angelo Cagnacci, pimpinan penelitian mengatakan hal ini memungkinkan terjadi pada mereka saat dikandung pada musim beriklim sedang. Berbeda ketika bayi-bayi ini dikandung pada musim yang lebih sejuk. Alam mungkin memberi peranan terhadap hal ini.

    • #444 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 9:30 pm

      Penyakit jantung identik dengan kaum laki-laki, meski perempuan juga bisa kena, keanapa?saya belum jelas alasan jantung perempuan lebih kuat dari lelaki?

      • #445 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 12:13 am

        “Pada perempuan yang belum mengalami menopause, ia masih memiliki perlindungan terhadap jantungnya yaitu dari hormon estrogen,dikutip dari Timesofindia, Sabtu (13/10/2012).

        ketika perempuan sudah memasuki menopause maka perlindungan tersebut akan hilang atau berkurang. Tak jarang penyakit jantung lebih umum ditemukan pada perempuan di usia-usia 50 tahun keatas.

        Sayangnya, perlindungan yang ada pada diri perempuan ini perlahan mulai berkurang manfaatnya. Salah satu penyebab terbesarnya adalah pola hidup tak sehat yang dijalani oleh perempuan itu sendiri.

        Pola hidup tak sehat yang paling besar memicu terjadinya penyakit jantung adalah meningkatnya jumlah perokok perempuan. Serta semakin banyaknya perempuan yang menduduki posisi tinggi sehingga mudah stres dan kurangnya olahraga.

        Selain itu, pada perempuan yang kena penyakit koroner biasanya mempengaruhi arteri atau pembuluh darah yang lebih kecil sehingga gejala yang timbul tidak terlalu parah namun bisa jauh lebih buruk.

        Untuk itu, meski perempuan memiliki perlindungan lebih terhadap penyakit jantung bukan berarti ia bisa bebas sepenuhnya. Bagi perempuan yang sudah memasuki usia menopause satu-satunya jalan keluar untuk kurangi faktor risiko adalah menjaga tubuh tetap fit.

        Cara yang bisa dilakukan ini melalui olahraga teratur, mengontrol kadar kolesterol, gula darah serta tekanan darah secara rutin, mengurangi asupan garam dan mengurangi waktu duduk.

  83. #446 by 12613158 on January 16, 2013 - 9:22 pm

    jadi kesimpulannya gimana ni? aku mau tanya kesimpulan jawaban no. 2 dan 3

  84. #447 by Radhiyatul Mardhiyyah 12613166 on January 16, 2013 - 9:25 pm

    aku mau nanya seputar kanker darah / leukimia nih,kalo leukimia itu kan salah satu cara penyembuhan nya dgn melakukan pencangkokan sumsum tlg blkg dari salah satu keluarga kita sbg donor yg harus diperiksa dulu kecocokan donor sumsum tulang blkgnya. nah yg aku tanyain itu gmana sih mekanisme dan peran sumsum tulang belakang ini sbg salah satu penyembuhan bagi penderita leukimia/ kanker darah. tlg jelaskan sejelas-jelasnya yah temen2😀

    • #448 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 9:42 pm

      Sumsum berada di tulang panggul, dada, iga, tulang belakang, dan tengkorak. Di dalamnya terdapat sel-sel yang memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit yang berguna untuk penggumpalan darah. Sumsum tulang adalah pabrik darah. Setiap sel darah ini berawal dari stem cell (sel induk) yaitu sel yang
      bisa berkembang menjadi sel apa saja yang berfungsi normal. Sel stem adalah sel yang paling penting dalam cangkok sumsum tulang. Jika ditanam, sel stem ini akan masuk ke sumsum dan diarahkan oleh rangsangan hormon pembentuk sel darah tertentu menjadi sel darah yang diperlukan tubuh.

  85. #449 by 12613180 on January 16, 2013 - 9:27 pm

    Kromosom (bahasa Yunani: chroma, warna; dan soma, badan) merupakan materi genetik yang berada dalam intil sel (nuckleus) dan terlihat pada waktu membelah. Kromosom merupakan struktur di dalam sel berupa deret panjang molekul yang terdiri dari satu molekul DNA dan berbagai protein terkait yang merupakan informasi genetik suatu organisme,seperti molekul kelima jenis histon dan faktor transkripsi yang terdapat pada beberapa deret, dan termasuk gen unsur regulator dan sekuens nukleotida.

    Kromosom adalah kromatin yang merapat, memendek dan membesar pada waktu terjadi proses pembelahan dalam inti sel (nucleus), sehingga bagian – bagiannya dapat terlihat dengan jelas di bawah mikroskop biasa. Kromosom terdapat di dalam plasma nucleus, berupa benda – benda berbentuk lurus seperti batang atau bengkok, dan terdiri dari bahan yang mudah mengikat zat warna.

    Istilah kromosom pertama kali diperkenalkan oleh W. Waldeyer pada tahun 1888, walaupun Flemming (1879) telah melihat pembelahan kromosom di dalam inti sel. Ahli yang mula – mula menduga bahwa benda – benda tersebut terlibat dalam mekanisme keturunan ialah Roux (1887) melaporkan bahwa banyaknya benda itu di dalam nucleus dari mahkluk yang berbeda adalah berlainan, dan jumlahnya tetap selama hidupnya. Morgan (1993), menemukan fungsi kromosom dalam pemindahan sifat – sifat genetik.

    Kromosom dapat dilihat dengan mudah, apabila menggunakan teknik pewarnaan khusus selama nukleus membelah. Hal ini karena pada saat itu kromosom mengadakan kontraksi sehingga menjadi lebih tebal, dan dapat mengisap zat warna lebih baik.Ukuran kromosom bervariasi bagi setiap species. Panjangnya berkisar antara 0,2 – 50 mikron, diameternya antara 0,2 – 20 mikron dan pada manusia mempunyai panjang 6 mikron.

    Mempunyai bentuk yang sangat bervariasi dan bergantung pada fase hidup sel. Pada interfase (fase istirahat), kromosom melilit tipis, elastis dan berkontraksi. Sedangkan pada fase metafase kromosomnya menebal dan berbentuk filamen (lembaran).

    Dalam kromosom eukariota, DNA yang tidak terkondensasi berada dalam struktur order-quasi dalam nukleus, dimana ia membungkus histon (protein struktural), dan di mana material komposit ini disebut kromatin. Selama mitosis (pembelahan sel), kromosom terkondensasi dan disebut kromosom metafase. Hal ini menyebabkan masing-masing kromosom dapat diamati melalui mikroskop optik

    Setiap kromosom memiliki dua lengan, yang pendek disebut lengan p (dari bahasa Perancis petit yang berarti kecil) dan lengan yang panjang lengan q (q mengikuti p dalam alfabet).Prokariota tidak memiliki histon atau nukleus. Dalam keadaan santainya, DNA dapat diakses untuk transkripsi, regulasi, dan replikasi

    A.Bagian Kromosom
    Suatu kromosom terdiri dari beberapa bagian yaitu kromatid, kromomer, sentromer atau kinetokor, satelit, dan telomer.

    1) Kromatid
    Kromatid adalah salah satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom. Kromatid masih melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Istilah lain untuk kromatid adalah kromonema. Kromonema merupakan filamen yang sangat tipis yang terlihat selama tahap profase (dan kadang-kadang pada tahap interfase). Kromonema sebenarnya merupakan istilah untuk tahap awal pemintalan kromatid. Jadi, kromonema dan kromatid merupakan dua istilah untuk struktur yang sama.

    2) Kromomer
    Kromomer adalah penebalan-penebalan pada kromonema. Kromomer ini merupakan struktur berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari materi kromatin yang terkadang terlihat saat interfase. Kromomer sangat jelas terlihat pada kromosom politen (kromosom dengan DNA yang telah direplikasi berulang kali tanpa adanya pemisahan dan terletak berdampingan sehingga bentuk kromosom seperti kawat)

    3)Sentromer
    Sentromer adalah daerah konstriksi (lekukan primer) di sekitar pertengahan kromosom. Pada sentromer terdapat kinetokor. Kinetokor adalah bagian kromosom yang yang merupakan tempat perlekatan benang spindel selama pembelahan inti dan merupakan tempat melekatnya kromosom.

    4) Lekukan kedua
    Pada beberapa kromosom terdapat lekukan kedua yang berada di sepanjang lengan dan berhubungan nucleolus. Oleh karena itu disebut dengan NOR (Nucleolar Organizing Regions).

    5) Satelit
    Satelit adalah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid. Satelit terbentuk karena adanya kontriksi sekunder di daerah tersebut. Tidak semua kromosom memiliki satelit.

    6)Telomer
    Telomer merupakan istilah yang menunjukkan daerah terujung pada kromosom. Telomer berfungsi untuk menjaga stabilitas bagian terujung kromosom agar DNA di daerah tersebut tidak terurai. Karena pentingnya telomer, sel yang telomer kromosom nya mengalami kerusakan umumnya segera mati.

    B.Bagian Lengan Kromosom
    Melihat pada perbedaan banyaknya mengisap zat warna teknik mikroskopik, kromatin (kromosom yang sedang tidak mengalami proses pembelahan) dibedakan oleh E. Hertz (1928) atas :

    Heterokromatin, ialah daerah kromatin yang relatif lebih banyak dan lebih mudah mengisap zat warna dibandingkan dengan bagian lain dari lengan
    Eukromatin, ialah daerah kromatin yang terang dan mengandung gen – gen yang sedang aktif

    Pada satu kromatin, daerah hetero tersebar di antara eukromatin, paling banyak dekat sentromer. Daerah heterokromatin sewaktu waktu dapat berubah menjadi eukromatin, bilamana gen – gennya berubah menjadi aktif. Sebaliknya daerah eukromatin dapat pula berubah menjadi heterokromatin, pada saat gen – gennya tidak aktif atau beristirahat. Dengan demikian dapatlah kita ketahui, bahwa suatu gen tidak selalu giat melakukan transkripsi, bergantung pada kebutuhan sel pada waktu bermetabolisme.

    Berdasarkan letak sentromer, dan melihat panjang lengannya, maka kromosom dapat dibedakan atas 4 macam yaitu :

    a) Metasentris :

    Sentromer : terletak median (kira – kira di tengah kromosom), sehingga kromosom terbagi menjadi dua
    Lengan sama panjang dan mempunyai bentuk seperti huruf V

    b) Submetasentris

    Sentromer terletak submedian (ke arah salah satu ujung kromosom), sehingga kromosom terbagi menjadi dua bagian yang tidak sama panjang
    Lengan yang tidak sama panjang, dan mempunyai bentuk seperti huruf J

    c) Akrosentris

    Sentromer terletak subterminal (di dekat ujung kromosom), sehingga kromosom tidak membengkok melainkan tetap lurus seperti batang.
    Salah satu lengan kromosom sangat pendek, sedang lengan lainnya sangat panjang

    d) Telosentris

    Sentromer terletak di ujung kromosom, sehingga kromosom hanya terdiri dari sebuah lengan saja dan berbentuk lurus seperti batang. (Kromosom manusia tidak ada yang berbentuk telosentris)

    Klasifikasi struktur kromosom menjadi metasentris, submetasentris, akrosentrik dan Telosentris tadi sebenarnya agak dipaksakan. Akan tetapi, istilah-sitilah tersebut sangat berguna untuk memberikan gambaran fisik tentang kromosom. Terlebih penting lagi, evolusi kromosom sering kali cenderung mempertahankan jumlah lengan kromosom tanpa mempertahankan jumlah kromosom. Sebagai contoh, lalat Drosophila melanogaster mempunyai dua buah autosom metasentrik yang besar sementara banyak spesies Drosophila lainnya mempunyai empat autosom akrosentrik yang kecil. Autosom adalah kromosom yang bentuknya sama pada kedua jenis kelamin. Jika peta kromosom kedua kelompok Drosophila ini dibandingkan, akan nampak bahwa tiap lengan kromosom metasentrik pada D. melanogaster sesuai dengan lengan panjang kromosom akrosentrik pada Drosophila lainnya itu. Demikian juga, simpanse dan manusia sama-sama mempunyai 22 pasang autosom yang secara morfologi sangat mirip. Akan tetapi, pada simpanse terdapat dua pasang autosom akrosentrik yang tidak ada pada manusia. Sebaliknya, manusia mempunyai sepasang autosom metasentrik yang tidak dimiliki oleh simpanse. Dalam hal ini, masing-masing lengan metasentrik pada manusia homolog dengan lengan panjang akrosentrik pada simpanse.

    3.3. Tipe Kromosom
    Menjelang abad ke-20, banyak peneliti telah mencoba untuk mengetahui jumlah kromosom yang terdapat di dalam nucleus sel tubuh manusia, tetapi selalu menghasilkan data – data yang berbeda karena pada waktu itu teknik pemeriksaan kromosom masih terlalu sederhana. Dalam tahun 1912, Winiwater menyatakan bahwa di dalam sel tubuh manusia terdapat 47 kromosom. Tetapi kemudian pada tahun 1920 Painter menegaskan penemuannya, bahwa manusia memiliki 48 kromosom. Pendapat ini bertahan sampai 30 tahun lamanya, sampai akhirnya Tjio dan Levan dalam tahun 1956 berhasil membuktikan melalui teknik pemeriksaan kromosom yang lebih sempurna, bahwa nucleus sel tubuh manusia mengandung 46 kromosom.

    Berdasarkan bentuk, jumlah dan sifatnya maka pada sel-sel Eukariotik (sel yang berdinding inti) kita mengenal 2 macam tipe kromosom yaitu :

    Autosom adalah kromosom biasa atau kromosom yang mempunyai jumlah, bentuk dan sifat yang sama, bukan kromosom seks dan selalu terdapat dalam pasangan yang sama pada individu jantan dan betina. Autosom tidak berperan menentukan dalam mengatur jenis kelamin. Dari 46 krmosom di dalam nucleus sel tubuh manusia, maka yang 44 buah (22 pasang) merupakan autosom
    Gonosom / Kromosom seks (kromosom kelamin = pembeda) merupakan kromosom yang mempunyai jumlah, bentuk dan sifat berbeda serta merupakan kromosom yang bertanggungjawab atas adanya perbedaan jenis kelamin. Biasanya terdapat sepasang kromosom. Melihat macamnya dapat dibedakan atas Kromosom X dan Kromosom Y

    Pada beberapa individu terjadi variasi susunan kromosom seksnya.
    Misal : Pada Manusia : Jenis kelamin laki-laki ……………….xy,
    Jenis Kelamin Perempuan ………….xx;
    Pada Unggas : Jenis kelamin Jantan …………………zz (xx)
    Jenis Kelamin betina ………………….zw (xy).
    Contoh :
    Manusia mempunyai 46 (n=23) kromosom terdiri dari : 44 autosom dan 2 kromosom seks
    Pria mempunyai = 44 autosom + xy atau 22 pasang A + Sepasang xy
    Perempuan mempunyai = 44 autosom + xx atau 22 pasang A + Sepasang xx

    A. Sistem penentuan kelamin XY
    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

    Kromosom seks Drosophila.
    Sistem penentuan kelamin XY adalah sistem penentuan kelamin yang dapat ditemui pada mamalia (termasuk manusia), dan beberapa serangga (Drosophila) serta beberapa tumbuhan (Ginkgo). Pada sistem penentuan seks XY, betina memiliki dua dari kromosom seks yang sama jenisnya (XX), dan disebut kelamin homogenik sedangkan jantan memiliki dua kromosom seks berbeda (XY), dan disebut kelamin heterogenik. Sistem ini pertama kali dijelaskan oleh Nettie Stevens dan Edmund Beecher Wilson tahun 1905.
    Sistem XY pada mamalia bertumpu pada satu gen dominan yang dimiliki oleh kromosom Y, yaitu SRY, yang berperan dalam pembentukan testis

    A. Sistem penentuan kelamin ZW
    Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
    Sistem penentuan kelamin ZW adalah sistem penentuan jenis kelamin (seks) yang berlaku pada unggas, beberapa reptil (termasuk biawak komodo), sebagian ikan, sebagian amfibia, monotremata, dan sebagian serangga (termasuk kupu-kupu dan ngengat, seperti ngengat sutera). Dalam sistem ini, sel telurlah yang menentukan jenis kelamin keturunan, berbeda dari sistem penentuan kelamin XY dan sistem penentuan kelamin X0. Huruf Z dan W digunakan untuk membedakan sistem ini dari sistem XY. Jenis jantan memiliki kelamin homogamet ZZ sedangkan betina memiliki kelamin heterogamet ZW. Kromosom Z lebih besar dan memiliki gen lebih banyak, seperti pada kromosom X dalam sistem XY.

    Dasar kerja
    Kromosom Z memiliki sebuah gen bernama DMRT1 yang diketahui menentukan perkembangan gonad dan testis pada embrio ayam. Knockdown terhadap gen ini pada individu ZZ mengakibatkan terhambatnya perkembangan testis menjadi seperti ovarium (kandung telur), menurunnya ekspresi gen SOX9 yang merupakan gen penanda bagi ciri jantan dan meningkatnya aromatase yang menjadi penanda ciri betina. Produk ekspresi gen DMRT1 tergantung pada dosis gen yang tersedia. Pada individu ZZ (jantan), terdapat sepasang gen DMRT1 yang berfungsi penuh, sementara pada individu ZW (betina), hanya satu gen DMRT1 yang berfungsi penuh. Akibat kekurangan dosis ekspresi gen ini, testis tidak mampu berkembang dan terbentuklah ovarium.

    Gen DMRT1 diketahui juga dimiliki oleh tikus, manusia (pada kromosom 9, yang menjadi padanan kromosom Z ayam dan menyebabkan peristiwa terbentuknya individu XY berjenis kelamin wanita), sejenis kadal serta monotremata. Pada ikan Oryzias latipes, gen DMY – yang merupakan salinan (copy) dari DMRT1 – diketahui menentukan terbentuknya kromosom Y. Suatu ekuivalen gen DMRT1 pada lalat buah Drosophila melanogaster dan nematoda Caenorhabditis elegans juga diketahui memepengaruhi perilaku kawin dan organ pengindera kelamin jantan. Suatu salinan DMRT1 pada kodok Xenopus laevis yang terdapat pada kromosom W (disebut DMW) terlibat dalam perkembangan ovarium, barangkali dengan menghambat tindak DMRT1.Fakta-fakta ini membawa kepada dugaan bahwa DMRT1 yang paling berperan dalam penentuan kelamin pada sistem ZW dan bahwa sistem ZW digunakan sebagai penentuan kelamin moyang dari unggas, reptilia, dan mamalia (Amniota), sebelum kemudian sebagian besar mamalia menggantinya dengan gen SRY yang lebih berperan dalam sistem XY.

    3.4. Pengertian Genom
    Secara keseluruhan kumpulan gen-gen yang terdapat di dalam setiap sel individu organisme disebut sebagai genom. Dengan perkataan lain, genom suatu organisme adalah kumpulan semua gen yang dimiliki oleh organisme tersebut pada setiap selnya. Lalu bagaimanakah hubungan antara genom dan kromosom?

    Organisme prokariot seperti bakteri diketahui hanya mempunyai sebuah kromosom yang tidak dikemas di dalam suatu nukleus sejati. Kromosom ini berbentuk lingkaran (sirkuler), dan semua gen tersusun di sepanjang lingkaran tersebut. Oleh karena itu, genom organisme prokariot dikatakan hanya terdiri atas sebuah kromosom tunggal.

    Berbeda dengan genom prokariot, genom eukariot tersusun dari beberapa buah kromosom. Tiap kromosom membawa sederetan gen tertentu. Selain itu, kromosom eukariot mempunyai bentuk linier. Posisi di dalam kromosom, baik pada prokariot maupun pada eukariot, yang ditempati oleh suatu gen disebut sebagai lokus (jamak: loki) bagi gen tersebut.

    Genom Eukariot
    Di atas telah disinggung bahwa genom eukariot terdiri atas beberapa buah kromosom. Jumlah kromosom dasar di dalam genom suatu organisme eukariot (biasa dilambangkan dengan n) dikatakan sebagai jumlah kromosom haploid. Sel-sel kelamin (gamet) pada manusia merupakan contoh sel yang mempunyai seperangkat kromosom haploid, atau berarti hanya mempunyai sebuah genom. Sementara itu, sel-sel lainnya (sel somatis) hampir selalu mempunyai dua buah genom, atau dikatakan mempunyai genom diploid.

    3.5. Kariotype
    Kariotype berasal dari dua kata karyon = inti dan typhos = bentuk. Kariotype adalah susunan kromosom yang berurutan menurut panjang, jumlah dan bentuk dari sel somatis suatu individu. Untuk mempelajari kromosom ini telah digunakan bermacam – macam jaringan, tetapi yang paling umum digunakan adalah kulit, sumsum tulang atau darah perifer. Penemuan penting dan mutakhir adalah dengan pembuatan kultur jaringan. Bahan untuk penelitian adalah darah vena.

    Cara kerja :
    1. Darah vena diambil sebanyak 5 cc
    2. Sel – sel darah dipisahkan dan dicampur dengan medium kultur yang mengandung zat phytohaemaglutinin (PHA):

    Sel – sel darah merah menggumpal, dan sel – sel darah putih dapat terpisah
    Sel – sel darah putih terpacu untuk membelah

    3. Sel – sel darah putih dipelihara dalam keadaan steril pada suhu 37oC kira – kira 3 hari
    4. Setelah terjadi pembelahan, dibutuhkan zat kolkhisin sedikit, sehingga pembelahan terhenti pada stadium metaphase (kromosom mengalami kontraksi maksimal serta terlihat dengan jelas)
    5. Satu jam kemudian ditambah larutan hipotonik salin, sehingga sel – sel membesar dan kromosom kromosom menyebar letaknya pada satu bidang datar
    6. Kromosom – kromosom dipotret dengan sebuah kamera yang dipasang pada mikroskop
    7. Kromosom hasil pemotretan kemudian digunting, diatur dalam pasangan homolog, mulai dari yang paling besar sampai ke yang paling kecil
    8. Terdapat 22 pasang autosom dan sepasang kromosom kelamin

    Seringkali sulit membedakan kromosom satu dengan yang lain. Karenanya kromosom dikelompokkan menjadi kelompok A – G berdasarkan ukuran kromosom serta letak dari sentromer. Sedangkan untuk membedakan kromosom perempuan dan laki – laki terlihat pada kromosom X dan Y. Pada perempuan kromosom ke 23 merupakan pasangan XX dan laki –laki XY. Kromosom-X mirip dengan kromosom – kromosom pada kelompok C, dan kromosom-Y mirip dengan kromosom – kromosom dari kelompok G.

    Setiap species mahkluk hidup memiliki bentuk dan jumlah kromosom sendiri – sendiri, dengan demikian kariotypenya pun tentu sendiri – sendiri pula. Peranan kariotype dalam pengamatan sifat keturunan besar sekali. Dengan kariotype dapat diketahui kelainan kromosom pada manusia.

    Kesimpulan :

    Kromosom terdapat dalam nukleus (inti sel)
    Kromosom: jalinan kromatin dalam inti sel yang berupa matriks dan benang kromonema, dimana didalam benang kromonema terdapat kromomer dan didalam kromomer terdapat lokus dan didalam lokus terdapat gen.
    Jumlah setiap sel sama untuk spesies tertentu
    Jumlah kromosom Manusia 46 (diploid)
    Manusia berasal dari persatuan antara dua gamet yaitu ovum (sel telur=23) dan spermatozoa =23 (haploid).
    Individu baru akan mewarisi sifat-sifat orang tuanya.
    Pembawa unsur-unsur pewarisan yaitu gen
    Gen-gen itu merupakan rangkaian asam deoksiribonukleat (DNA) dengan panjang tertentu dan merupakan komponen kromosom.
    Fungsi Kromosom

    Mengontrol sifat biologis dan genetis sel dalam suatu spesies
    Memiliki DNA yang berkaitan dengan aktifitas molekular

    3.6. Jumlah Kromosom Makhluk Hidup
    Jumlah kromosom dasar di dalam genom haploid pada umumnya berbeda-beda antara satu spesies dan spesies lainnya. Namun, jumlah kromosom ini tidak ada kaitannya dengan ukuran atau kompleksitas biologi suatu organisme. Kebanyakan spesies mempunyai 10 hingga 40 buah kromosom di dalam genom haploidnya. Muntjac, sejenis rusa kecil dari Asia, hanya mempunyai tiga buah kromosom, sedangkan beberapa spesies paku-pakuan diketahui mempunyai beratus-ratus kromosom di dalam genom haploidnya.

    Pada organisme diploid kedua genom akan berpasangan pada setiap kromosom yang sesuai. Artinya, kromosom nomor 1 dari genom pertama akan berpasangan dengan kromosom nomor 1 pula dari genom kedua. Demikian seterusnya hingga pasangan kromosom yang ke-n. Kromosom-kromosom yang berpasangan ini dinamakan kromosom homolog.

    Dengan adanya kromosom-kromosom homolog, tiap gen yang terletak pada lokus tertentu di dalam suatu kromosom dapat berpasangan dengan gen yang sesuai pada kromosom homolognya. Sebagai contoh, gen A (dominan) pada suatu kromosom dapat berpasangan dengan gen A pada kromosom homolognya sehingga terbentuk genotipe homozigot dominan untuk lokus tersebut. Jika pada kromosom yang satu terdapat gen A dan pada kromosom homolognya terdapat gen a, maka akan diperoleh genotipe heterozigot. Demikian pula, jika pada kedua kromosom homolog gen a berpasangan dengan gen a, maka akan didapatkan genotipe homozigot resesif.

    Berikut ini adalah jumlah kromosom 2N dari manusia serta sebagian binatang dan tanaman di mana N adalah sebuah genom / jenis kromosom dan setiap genom memiliki dua kromosom :

    No

    Makhluk Hidup

    ∑ Kromosom

    No

    Makhluk Hidup

    ∑ Kromosom

    1
    Ayam (Chiken)

    78

    01
    Bawang

    16

    2
    Anjing

    78

    02
    Buncis

    22

    3
    Babi

    40

    03
    Bunga Matahari

    34

    4
    Bebek/ Itik

    80

    04
    Cemara

    24

    5
    Bintang Laut

    94

    05
    Gandum Bir

    14

    6
    Cacing Tanah

    36

    06
    Gandum Roti

    42

    7
    Cacing Gelang

    24

    07
    Hydra

    32

    8
    Domba

    54

    08
    Jagung

    14, 20

    9
    Ikan Mas

    94

    09
    Jamur

    4

    10
    Kalkun

    82

    10
    Kapas

    52

    11
    Katak

    26

    11
    Kacang Polong

    14

    12
    Kambing

    60

    12
    Kapah Penicillium

    2

    13
    Kecoa

    23/24

    13
    Ketimun

    14

    14
    Keledai

    62

    14
    Kentang

    48

    15
    Kelinci

    44

    15
    Kubis

    18

    16
    Kera

    48

    16
    Lobak

    18

    17
    Kerbau

    48

    17
    Padi

    24

    18
    Kucing

    38

    18
    Pinus

    24

    19
    Kuda

    64

    19
    Pepaya

    18

    20
    Lalat Rumah

    12

    20
    Pisang

    22, 44, 77, 78

    21
    Lalat Buah

    8

    21
    Ragi

    34

    22
    Lebah Madu

    32

    22
    Tebu

    86

    23
    Marmot

    64

    23
    Tembakau

    48

    24
    Merpati

    80

    24
    Tomat

    24

    25
    Manusia

    46

    26
    Nyamuk

    6

    27
    Sapi

    60

    28
    Simpanse/Gorrila

    48

    29
    Tikus Rumah

    40

    30
    Tikus Sawah

    42

    31
    Ulat Sutera

    56

    3.7. GEN
    Gen (dari bahasa Belanda: gen) adalah unit pewarisan sifat bagi organisme hidup atau substansi hereditas yang merupakan senyawa kimia yang mengandung informasi genetik dan dapat menduplikasi diri pada waktu mitosis. Bentuk fisiknya adalah urutan DNA yang menyandi suatu protein, polipeptida, atau seuntai RNA yang memiliki fungsi bagi organisme yang memilikinya. Batasan modern gen adalah suatu lokasi tertentu pada genom yang berhubungan dengan pewarisan sifat dan dapat dihubungkan dengan fungsi sebagai regulator (pengendali), sasaran transkripsi, atau peran-peran fungsional lainnya.

    Penggunaan “gen” dalam percakapan sehari-hari (misalnya “gen cerdas” atau “gen warna rambut”) sering kali dimaksudkan untuk alel: pilihan variasi yang tersedia oleh suatu gen. Meskipun ekspresi alel dapat serupa, orang lebih sering menggunakan istilah alel untuk ekspresi gen yang secara fenotipik berbeda. Gen diwariskan oleh satu individu kepada keturunannya melalui suatu proses reproduksi, bersama-sama dengan DNA yang membawanya. Dengan demikian, informasi yang menjaga keutuhan bentuk dan fungsi kehidupan suatu organisme dapat terjaga.

    Gen adalah unit terkecil bahan sifat menurun. Besarnya diprkirakan 4-50 mikron. Istilah gen pertama kali diperkenalakan oleh W.Johansen (1909), sebagai pengganti istilah factor keturunan atau elemen yang dikemukakan oleh Gregor Mendel. Gregor Mendel telah berasumsi tentang adanya suatu bahan yang terkait dengan suatu sifat atau karakter yang dapat diwariskan. Ia menyebutnya ‘faktor’. Pada 1910, Thomas Hunt Morgan menunjukkan bahwa gen terletak di kromosom. Selanjutnya, terjadi ‘perlombaan’ seru untuk menemukan substansi yang merupakan gen. Banyak penghargaan Nobel yang kemudian jatuh pada peneliti yang terlibat dalam subjek ini.

    Gen menumbuhkan serta mengatur berbagai jenis karakter dalam tubuh baik fisik maupun psikis. Pengaturan karakteristik ini melalui proses sintesa protein seperti; kulit dibentuk oleh keratin, otot dari aktin dan miosin, darah dari (Hb, globulin, dan fibrinogen), jaringan pengikat dari (kolagen dan elastin), tulang dari Ossein, tulang rawan dari kondrin. Gen sebagai factor keturunan tersimpan di dalam kromosom, yaitu di dalam manik – manik yang disebut kromomer atau nukleusom dari kromonema.

    Morgan seorang ahli genetika dari Amerika Serikat menyebut kromomer itu dengan lokus. Lokus adalah lokasi yang diperuntukan bagi gen dalam kromosom. Jadi menurut morgan gen tersebut tersimpan di dalam setiap lokus yang khas dalam kromosom. Gen sebagai zarah kompak yang mengandung satuan informasi genetic dan mengatur sifat – sifat menurun tertentu memenuhi lokus suatu kromosom. Setiap kromosom mengandung banyak gen.

    Oleh sebab itu, dalam setiap kromosom khususnya di dalam kromonema terdapat deretan lokus. Batas antar lokus yang satu dengan lokus yang lain tidak jelas seperti deretan kotak – kotak Pada saat itu DNA sudah ditemukan dan diketahui hanya berada pada kromosom (1869), tetapi orang belum menyadari bahwa DNA terkait dengan gen.

    Melalui penelitian Oswald Avery terhadap bakteri Pneumococcus (1943), serta Alfred Hershey dan Martha Chase (publikasi 1953) dengan virus bakteriofag T2, barulah orang mengetahui bahwa DNA adalah bahan genetik. Gen terdiri dari DNA yang diselaputi dan diikat oleh protein. Jadi secara kimia dapat disebut bahwa bahan genetis itu adalah DNA.

    Thomas Hunt Morgan adalah ahli genetika dari Amerika Serikat yang menemukan bahwa factor – factor keturunan (gen) tersimpan dalam lokus yang khas dalam kromosom. Percobaan untuk hal ini dilakukan pada lalat buah ( Drosophila melanogaster ) dengan alasan sebagai berikut :

    a) Cepat berkembang biak
    b) Mudah diperoleh dan dipelihara
    c) Cepat menjadi dewasa ( umur 10 – 14 hari sudah dewasa )
    d) Lalat betina bertelur banyak
    e) Hanya memiliki 4 pasang kromosom, sehingga mudah diteliti

    Kesimpulannya adalah Gen bersifat antara lain :

    Sebagai materi tersendiri yang terdapat dalam kromosom
    Setiap gen mendapat tempat khusus (Lokus) dalam kromosom
    Mengandung informasi genetika
    Dapat menduplikasikan diri pada peristiwa pembelahan sel

    3.8. Fungsi Gen
    Sebagai substansi hereditas, gen mempunyai fungsi sebagai berikut :

    1) Sebagai zarah tersendiri dalam kromosom. Zarah adalah zat terkecil yang tidak dapat dibagi –bagi lagi.
    2) Menentukan perkembangan dan proses metabolisme individu, karena menentukan jenis protein yang harus dibentuk. Enzim dan Hormon merupakan protein dan jenis enzim tertentu berfungsi untuk suatu kerja tertentu pula. Berdasarkan sifat tersebut maka enzym bersifat spesifik.

    Enzym berfungsi mempercepat reaksi kimia dan berperan dalam metabolesme yang berguna untuk pertumbuhan.
    Hormon berfungsi mengaktifkan kembali reaksi kimia dalam tubuh dan berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan.

    3) Menyampaikan informasi genetis dari generasi ke generasi berikutnya.
    Adanya gen sifat-sifat yang dimiliki induk akan diturunkan kepada anaknya. Dan penurunan sifat tersebut diatur oleh gen yang dapat menimbulkan keadaan spesifik dari suatu organisme.

    3.9. Alela
    Dari sudut pandang genetika klasik, alel (dari bahasa Inggris allele) merupakan bentuk alternatif dari gen dalam kaitan dengan ekspresi suatu sifat (fenotipe). Sebagai ilustrasi, suatu lokus dapat ditempati gen yang mengatur warna kelopak bunga merah (alel untuk bunga merah) dan juga alel untuk warna kelopak bunga putih (alel untuk bunga putih).

    Alel berasal dari kata allelon singkatan dari allelomorf yang artinya bentuk lain. Alel merupakan sepasang gen yang terletak pada lokus yang sama pada kromosom yang homolog, yang bertugas membawa suatu sifat / karakter (alternatif sesamnya).Tidak semua gen mempunyai 2 alel ada juga yang lebih dari 2 disebut beralel banyak (alela ganda), contohnya : gen yang mengatur protein darah.

    Homozygot : alel dengan pasangan kedua gen pada suatu individu sama (simbolnya sama / genotipenya sama)
    Heterozygot : alel dengan pasangan kedua gen tidak sama ( simbolnya berbeda / genotipenya sama.

    Pada individu, pasangan alel menentukan genotipe dari individu yang bersangkutan. Sejalan dengan perkembangan genetika, pengertian alel menjadi lebih luas dan umum. Dalam arti modern, alel adalah berbagai ekspresi alternatif dari gen atau seberkas DNA, tergantung tingkat ekspresi genetik yang diamati.

    Pada tingkat fenotipe, pengertian alel adalah seperti yang dikemukakan di atas.
    Pada tingkat enzim (dalam analisis isoenzim), alel sama dengan isoenzim.
    Pada tingkat genom, alel merupakan variasi-variasi yang diperoleh pada panjang berkas DNA (polimorfisme DNA).
    Pada tingkat transkriptom, alel adalah bentuk-bentuk alternatif dari RNA yang dihasilkan oleh suatu oligo.
    Pada tingkat protein, alel merupakan variasi-variasi yang bisa dihasilkan dalam suatu keluarga gen.

    3.10. Struktur gen
    Pada eukariota, gen terdiri dari :

    Domain regulasi inisiasi transkripsi, yang terdiri antara lain dari: deret GCCACACCC, ATGCAAAT, kotak GC, kotak CCAAT dan kotak TATA.
    Intron
    Ekson
    Domain regulasi akhir transkripsi

  86. #450 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 16, 2013 - 9:28 pm

    Mengapa bentuk dan ukuran sel dalam tubuh kita berbeda-beda? mohon pencerahannya agan-agan sekalian🙂

    • #451 by 12613211 Haniyyah on January 16, 2013 - 9:31 pm

      hmmm.. itu karena takdir Allah SWT wik😀

    • #452 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:38 pm

      karena untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan fungsi dari masing2 sel tersebut:D

    • #453 by hani halimatus sa'diyah (12613198) on January 17, 2013 - 3:56 am

      Tumbuhan, hewan, manusia dan mahluk hidup lain tersusun dari sel. Sel merupakan untit terkecil dari mahluk hidup (struktural, fungsional dan herediter). Ada sekitar 100 treliun sel yang terdapat dalam tubuh orang dewasa. Semuanya itu dapat digolongkan ke dalam lebih dari 200 jenis sel. Setiap sel dalam tubuh kita memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang berbentuk bulat (lingkaran), kubus(kotak), silindris (batang), pipih (papan) dan ada juga yang berbentuk khas bentuknya berubah-ubah. Hal ini dikarenakan setiap sel memiliki fungsi dan tugas serta letak yang berbeda. Sebagai contoh, sel epitel memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan tempat dan fungsinya dalam tubuh. Begitu juga dengan sel sperma yang berbentuk seperti berudu sehingga dapat bergerak membuahi ovum, sel darah putih yang berbentuk seperti amuba (dapat berubah-ubah bentuk) yang memungkinkan untuk berdiapedesis (menembus kapiler darah) dan untuk proses fagositosis, sel-sel disaluran napas yang berambut halus untuk menyaring debu dari udara, sel darah merah yang berbentuk bikonkaf yang berfungsi sebagai alat transportasi zat-zat, dan tertentu saja sel yang terpanjang dan tipis dalam tubuh kita, yaitu sel saraf (neuron) yang bercabang-cabang dan membawa pesan (impuls) ke seluruh tubuh. Sel dapat dilihat dengan mikroskop biasa atau mikrosop elektron, namun ada juga yang dapat dilihat dengan mata biasa atau tanpa menggunakan alat bantu yaitu sel telur katak dan sel telur burung.

  87. #454 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:31 pm

    mau nanya apakah setiap tumor itu brpotensi untuk menjadi kanker?

    • #455 by 12613209 on January 16, 2013 - 9:37 pm

      menurut saya semua tumor belum tentu berpotensi kanker apabila ditangani sedini mungkin

    • #456 by 12613188 on January 16, 2013 - 9:38 pm

      jadi tumor itu sebenarnya berarti pembengkakkan akibat terjadi inflamasi di tubuh sehingga tubuh harus mengeluarkan penyebab terjadi inflamasi tsb.nah itu butuh energi besar sehingga suhu badan kita naik dan akan terjadi peradangan dan pembengkakan..namun sekarang tumor dapat disebut dengan pertumbhan sel yg tidak terkandali sehingga timbul benjolan bila dilihat dari luar tubuh bila tumor tersebut dekat dengan permukaan kulit. tumor dapat dikategorikan dengan jinak dan ganas,ganas ini disebut dengan kanker.daerah kanker tersebut merupakan daerah yg berbeda sendiri dengan sel normal sehingga tidak ada pembuluh darah kesana,karena setiap sel butuh nutrisi yg dibawa darah .

    • #457 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 9:40 pm

      sepertinya tidak put karena tumor itu kan ada 2 jenis yaitu jinak dan ganas. nah yang ganas itu lah yg berpotensi jadi kanker. jadi tidak semua tumor berpotensi menjadi kanker

    • #458 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 9:47 pm

      gini..tumor yang awalnya jinak jika tidak ditangani dengan benar maka dia tidak bukan tidak mungkin berubah menjadi tumor ganas.

    • #459 by 12613185 on January 16, 2013 - 9:47 pm

      setau saya, tumor itu ada 2, tumor jinak dana tumor ganas, yang perpotensi untuk menjadi kanker itu yang tumor ganas..

    • #460 by treesamulyana (12613204) on January 16, 2013 - 10:07 pm

      Tumor disebabkan oleh mutasi dalam DNA sel. Sebuah penimbunan mutasi dibutuhkan untuk tumor dapat muncul. Mutasi yang mengaktifkan onkogen atau menekan gen penahan tumor dapat akhirnya menyebabkan tumor. Sel memiliki mekanisme yang memperbaiki DNA dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel untuk menghancurkan dirinya melalui apoptosis bil DNA rusak terlalu parah. Mutasi yang menahan gen untuk mekanisme ini dapat juga menyebabkan kanker. Sebuah mutasi dalam satu oncogen atau satu gen penahan tumor biasanya tidak cukup menyebabkan terjadinya tumor. Sebuah kombinasi dari sejumlah mutasi
      dibutuhkan.

    • #461 by Hasanor Risqi on January 16, 2013 - 10:53 pm

      gini ya
      -Neoplasma jinak (benigna/tumor)
      . Neoplasma jinak tidak menyebar ke tempat yang jauh dan pertumbuhannya lamban, ukurannya kurang lebih tetap pada ukuran yang stabil selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun (tidak bermetastasis)
      Ciri-ciri :a. batas tegas
      b. berkapsul
      c. pertumbuhan lambat
      d. tidak menimbulkan kematian
      -Neoplasma ganas (maligna/kanker)
      Sel-sel ini menyerang daerah sekitarnya dengan masuk ke daerah sekitarnya bukan mendesak. Sel-sel neoplasma ganas ini mampu memisahkan diri dari sel induk dan memasuki sirkulasi untuk menyebar ke daerah lain.( bermetastasis)
      Ciri-ciri :a. batas tidak tegas
      b. tidak berkapsul
      c. pertumbuhan cepat
      d. metastase
      e. menimbulkan kematian
      jadii, sel kanker( tumor ganas) berasal dari tumor jinak dan tumor jinak dari sel abnormal. silahkan lihat blog kita kalau ingin lbh memahami ttg sel kanker. dsna sangt lengkp pnjlsnnya .http://selkanker.blogspot.com/🙂

  88. #462 by riskaidayu(12613179) on January 16, 2013 - 9:43 pm

    Bagaimana dengan sel eritrosit dewasa? apakah sel ini memiliki inti? bukankah kromosom terletak di dalam inti?

    kromosom memang berada diinti. kalau sel darah merah gak mempunyai initi. makanya dia tidak bisa membelah. sek darah merah diproduksi disumsum tulang belakang

    • #463 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 9:59 pm

      Sel darah merah tua atau eritrosit dewasa juga tidak memiliki inti sel. Komponen utama dalam sel darah merah yang matang atau dewasa adalah hemoglobin. Hemoglobin atau Hb merupakan protein yang berfungsi mengikat oksigen untuk diedarkan menuju seluruh bagian tubuh. Hb akan mengikat oksigen dan juga melepaskan karbondioksida di paru-paru, yang merupakan organ sistem pernapasan manusia.
      Selain berfungsi sebagai pengikat oksigen, Hb berperan sebagai pemberi warna merah pada eritrosit. Warna merah disebabkan oleh adanya ion Fe di dalamnya.

    • #464 by nur intan widya k (12613167) on January 16, 2013 - 10:03 pm

      Tidak adanya nukleus pada sel darah merah berakibat sel darah merah tidak mampu melakukan pembelahan sel (mitosis), sintesis protein. Bahkan umur sel darah merah pun rata-rata hanya 120 hari, selanjutnya dirombak di hati dan sebagian protein kembali menuju sumsum tulang merah untuk digunakan pada proses pembentukan sel darah merah baru

      • #465 by 12613188 on January 16, 2013 - 10:13 pm

        bisa dijelaskan gak bagaimana mekanisme pembentukan sel darah merah barunya? makasih

      • #466 by nanda putri roza 12613164 on January 16, 2013 - 10:24 pm

        mekanisme pembentukan sel darah merah atau eritrosit:

        Eritrosit (sel darah merah) dihasilkan pertama kali di dalam kantong kuning (yolk sac) . Proses pembentukan eritrosit disebut eritropoisis.Sejak usia 6 minggu sampai bulan ke 6 dan 7 masa janin.Sumsum tulang Setelah beberapa bulan kemudian, eritrosit terbentuk di dalam hati, limfa, dan sumsum tulang (Sherwood,2001). Produksi eritrosit dirangsang oleh hormon eritropoietin. Setelah dewasa eritrosit dibentuk di sumsum tulang membranosa. Sel pembentuk eritrosit adalah hemositoblas yaitu sel batang myeloid yang terdapat di sumsum tulang. Semakin bertambah usia seseorang, maka produktivitas sumsum tulang semakin turun.sumsum kuning berlemak yang tidak mampu melakukan eritropesis secara betahap menggantikan sumsum merah,yang hanya tersisa disternum,vertebra,iga,dasar tengkorak,dan ujung-ujung atas ekstermitas yang paling panjang.Sumsum merah tidak hanya menghasilkan sel darah merah tetapi juga merupakan sumber leukosit dan trombosit, eritrosit. Rata-rata umur sel darah merah kurang lebih 120 hari. Sel-sel darah merah menjadi rusak dan dihancurkan dalam sistem retikulum endotelium terutama dalam limfa dan hati (Sherwood,2001).

      • #467 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 10:47 pm

        memankx sel darah merah ada yang ga punya nukleus??trus knpa??

  89. #468 by ليندا سافيتري on January 16, 2013 - 10:49 pm

    Assalamu’alaikum

    Ada yang tau mekanisme rambut alis dan pada daerah tertentu, pertumbuhan rambut tidak semakin bertambah panjang menurut kaitannya dengan proses pembelahan sel ?

    • #469 by 12613155 on January 16, 2013 - 10:55 pm

      12613155 hadirr🙂

    • #470 by Aisya Nata Diluwan Dariluwandiaturna on January 17, 2013 - 12:47 am

      mungkin sel pada rambut alis bekerja saat hilangnya rambut karena pemotongan rambut alis.(kalo rambut alis dipotong baru selnya bekerja)🙂

      • #471 by 12613178 on January 17, 2013 - 4:17 am

        oh jadi maksudnya jika alis itu dipotong maka akan merangsang selnya untuk beregenerasi gt ya ._.

  90. #472 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 11:06 pm

    Bakteri dapat ditemukan di dalam tubuh manusia, terutama di dalam saluran pencernaan.[4] Jumlah total sel bakteri yang barada di dalam tubuh manusia bahkan lebih dari jumlah total sel tubuh manusia itu sendiri, yaitu lebih banyak sekitar 10 kali lipat.[4] Oleh karena itu, kolonisasi bakteri sangatlah mempengaruhi kondisi tubuh manusia.[5]

    Terdapat beragam jenis bakteri yang mampu menghabitasi daerah saluran pencernaan manusia, terutama pada usus besar.[6] Kelompok bakteri yang mendominasi usus besar manusia pada umumnya adalah bakteri asam laktat yang merupakan bakteri gram positif dan kelompok enterobacter yang merupakan bakteri gram negatif.[6] Mikroorganisme ini hidup secara anaerobik dan mampu melekat pada permukaan saluran pencernaan manusia.[6] Contoh bakteri yang biasa ditemukan adalah Lactobacillus acidophilus.[6] Beberapa jenis bakteri yang hidup di dalam saluran pencernaan ini tidak hanya menyerap nutrisi, tetapi juga berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan dan meningkatkan imunitas tubuh.[7] Terdapat sekelompok bakteri menguntungkan yang mampu menunjang kesehatan dan bahkan mampu mencegah terbentuknya kanker usus besar.[8] Kelompok bakteri ini termasuk dalam kelompok bakteri probiotik.[8]

    Selain di dalam saluran pencernaan, bakteri juga dapat ditemukan di permukaan kulit, mata, mulut, dan kaki manusia.[5] Pada permukaan kulit saja, diperkirakan terdapat 500 jenis bakteri yang hidup disana.[5] Di dalam mulut dan kaki manusia terdapat kelompok bakteri yang dikenal dengan nama metilotrof.[9] Kelompok bakteri ini mampu menggunakan senyawa berkarbon tunggal, seperti metanol dan metilamin, untuk menyokong pertumbuhannya.[10][11] Di dalam rongga mulut, bakteri ini menggunakan senyawa dimetil sulfida yang berperan dalam menyebabkan bau pada mulut manusia.[12] Contoh bakteri yang termasuk dalam golongan ini adalah Methylobacterium extorquens.[13]

  91. #473 by Linda Purnama (12613155) on January 16, 2013 - 11:18 pm

    ohya, kalo gak salah saya pernah membaca pada vagina seorang wanita terdapat bakteri jahat dan bakteri baik, mohon penjelasan tentang bagaimana keduaa bakteri tersebut hidup berdampingan ?

    • #474 by intan fitridasari 12613183 on January 16, 2013 - 11:28 pm

      Di dalam vagina terdapat berbagai macam bakteri, 95 persen Lactobacillus, 5 persen patogen. Dalam kondisi ekosistem vagina seimbang, bakteri patogen tidak akan mengganggu. Bila keseimbangan itu terganggu, misalnya tingkat keasaman menurun, pertahanan alamiah juga akan turun, dan rentan mengalami infeksi. Ketidakseimbangan ekosistem vagina disebabkan banyak faktor. Di antaranya kontrasepsi oral, penyakit diabetes mellitus, antibiotika, darah haid, cairan sperma, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching), dan gangguan hormon seperti saat pubertas, kehamilan, atau menopause.

      • #475 by (12613155) ليندا سافيتري on January 16, 2013 - 11:41 pm

        emm.. adakah efek tertentu pada vagina jika bakteri patogen tadi di bersihkan mungkin dengan suatu cairan pembersih tertentu ?

      • #476 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 1:29 am

        mgkin saja,,,soalx kan pH vagina tu brubah ubah….dan ada kmgkinan jika di ksh cairan tertentu untuk mematikan baktri tu bsa terjdi tp kmgkinan lainx brhbungan dgn rahim…kmgkinan rahim bsa mnjdi kering…tu sih yg prnah di ksh tw sm aq…

      • #477 by Linda Purnama 12613155 on January 17, 2013 - 1:38 am

        jadi dimana letak peran bakteri baik disitu.. ?
        belum faham -__-

      • #478 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 2:15 am

        Bifidobacterium bifidum adalah organisme probiotik sangat penting yang ditemukan dalam jumlah besar di usus dan mukosa vagina. Bifidobacterium bifidum mencegah perkembangbiakan E. coli, salmonella dan clostridium. Bakteri ini juga memproduksi asam laktat dan asam asetat yang menurunkan pH usus dan mencegah pertumbuhan bakteri jahat.

      • #479 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 2:17 am

        Para ilmuwan di Osel Inc . dan National Cancer Institute (NCI) telah mengembangkan cara baru untuk mencegah infeksi HIV oleh genetik meningkatkan kemampuan alami bakteri vagina untuk memblokir virus transmisi. Bakteri buatan diperkenalkan ke dalam rongga vagina kera-transmisi yang umum digunakan eksperimental primata-berkurang dari kera HIV (Shiv) dengan hampir dua pertiga.

        Pendekatan baru mengambil keuntungan dari laktobasilus, yang adalah bakteri menguntungkan yang memainkan peran penting dalam kesehatan vagina dan membantu melindungi perempuan terhadap berbagai infeksi menular seksual. Tim Osel direkayasa strain Lactobacillus jensenii umum untuk memompa keluar jumlah terapi HIV inhibitor Cyanovirin-N, yang merupakan protein yang awalnya ditemukan oleh para ilmuwan NCI skrining bahan alami untuk aktivitas antivirus.

  92. #480 by novita sari (12613153) on January 16, 2013 - 11:34 pm

    Bakteri merupakan kelompok organisme yang sangat beragam, baik dari segi metabolisme maupun morfologi tubuh.[14] Beberapa kelompok mikroorganisme ini mampu hidup di lingkungan yang tidak memungkinkan organisme lain untuk hidup.[14] Kondisi lingkungan yang ekstrim ini menuntut adanya toleransi, mekanisme metabolisme, dan daya tahan sel yang unik.[3] Selain bakteri, mikroorganisme yang termasuk dalam domain archaea juga cenderung memiliki ketahanan sel terhadap lingkungan ekstrim.[3] Kemampuan mikroorganisme untuk hidup pada kondisi ekstrim dapat membawa nilai dan aplikasi di berbagai bidang industri, seperti pangan, agrikultur, farmasi dan pengobatan, serta bioteknologi.[15][16]
    Thermus aquatiqus, bakteri termofilik yang banyak diaplikasikan dalam bioteknologi.

    Tidak hanya di lingkungan bersuhu tinggi, bakteri juga dapat ditemukan pada lingkungan dengan suhu yang sangat dingin.[17] Pseudomonas extremaustralis ditemukan pada Antartika dengan suhu di bawah 0 oC.[17] Bakteri ini bersifat motil dan hidup membentuk struktur biofilm yang membantunya dalam menghadapi kondisi ekstrim.[17] Contoh bakteri lainnya yang dapat hidup di suhu rendah adalah Carnobacterium.[18] Kelompok bakteri yang mampu hidup di lingkungan bertemperatur rendah termasuk dalam golongan psikrofilik.[15] Kemampuan bakteri ini untuk bertahan pada kondisi temperatur rendah cukup bertolak belakang dengan kelompok bakteri termofilik.[3] Enzim yang disintesis memiliki struktur α-heliks yang lebih banyak bila dibandingkan dengan struktur β-sheet.[3] Struktur α-heliks yang lebih fleksibel menyebabkan enzim tetap dapat bekerja walaupun pada suhu yang rendah.[3] Di samping itu, enzim bakteri psikrofilik harus lebih bersifat polar dan hanya mengandung sedikit asam amino yang bersifat hidrofobik.[3] Selain enzim dan protein yang teradaptasi, membran sitoplasma kelompok bakteri ini juga telah mengalami penyesuaian dengan mengandung lebih banyak asam amino tidak jenuh.[3]

    Di samping pengaruh ekstrim temperatur, bakteri juga dapat hidup pada berbagai lingkungan lain yang hampir tidak memungkinkan adanya kehidupan (lingkungan steril).[19] Halobacterium salinarum dan Halococcus sp. adalah contoh dari bakteri yang dapat hidup pada kondisi garam (NaCl) yang sangat tinggi (15-30%).[19][20] Kelompok bakteri yang hidup optimal pada kisaran kadar garam tersebut termasuk dalam golongan ekstrim halofil.[3] Tedapat pula beberapa jenis bakteri yang mampu hidup pada kadar gula tinggi (kelompok osmofil), kadar air rendah (kelompok xerofil), derajat keasaman pH sangat tinggi, dan rendah.[3]

    • #481 by Wahyu Imam Prasetyo (12613189) on January 17, 2013 - 12:55 am

      mengapa bisa sel pada microorganisme yang temasuk dalam domain archaea memiliki ketahanan sel terhadap lingkungan dingin…?
      apakah ada materi tertentu yang membedakannya dengan sel yang tidak termasuk dalam domain archaea…?

      • #482 by novita sari (12613153) on January 17, 2013 - 1:18 am

        Berdasarkan sifatnya terhadap suhu, arkea terbagi menjadi psikrofilik, mesofilik, termofilik, dan hipertermofilik.

        Arkea psikrofilik dapat hidup optimal pada suhu 15 °C dan dapat bertahan pada suhu dibawah 0 °C, contoh arkea jenis ini adalah Polaromonas vacuolataUntuk dapat hidup pada suhu yang ekstrim, arkea perlu melakukan adaptasi. Arkea psikrofilik melakukan adaptasi dengan cara memproduksi enzim yang berfungsi optimal pada suhu rendah dan terdenaturasi pada suhu sedang. Pada struktur proteinnya, arkea ini memiliki lebih banyak ikatan alfa heliks yang lebih fleksibel daripada beta sheet yang lebih rigid. Selain itu arkea ini memiliki lebih banyak asam amino polar dibandingkan hidrofobik sehingga lebih fleksibel. Membran sel arkea psikrofilik memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang lebih banyak sehingga transport dapat terjadi lebih leluasa.

  93. #483 by Yulia Pratiwi (12613157) on January 17, 2013 - 12:41 am

    apa hubungan pembelahan mitosis dan meiosis dengan pewarisan sifat? terimakasih..

    • #484 by Linda Purnama 12613155 on January 17, 2013 - 1:06 am

      Keterkaitan /hubungan pembelahan sel dengan pewarisan sifat Pembelahan sel baik itu mitosis maupun meiosis sebenarnya mempunyai tujuan yang sama yaitu mewariskan sifat (genetik) yang ada pada sel yang sedang membelah tersebut kepada sel-sel turunannya. Di dalam sel terdapat kromosom yang mengandung gen. Ketika sel melakukan pembelahan, kromosom di dalam inti akan menduplikat yang akan diwariskan kepada sel anak. Sehingga sel anak akan menerima (mewarisi) kromosom-kromosom dan gen-gen dengan tipe dan ukuran yang sama dari induknya. Dengan demikian setiap individu mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan induknya dan masing- masing kromosom tersebutmerupakan sumbangan dari kedua induknya. ;D

  94. #485 by 12613178 on January 17, 2013 - 4:23 am

    Suatu bibit penyakit dapat masuk ke dalam tubuh manusia maupun hewan. Jalur yang mereka sukai untuk masuk ke dalam tubuh atau sel adalah saluran pernafasan, saluran pencernaan dan kulit. Agar dapat menyebabkan suatu penyakit organisme patogen harus berada di dalam sel, jaringan atau organ target.

    Peristiwa yang dialami oleh organisme patogen sebelum dapat menyerang sel target mereka harus melewati ketiga mekanisme pertahanan tubuh.Secara mudah, Mekanisme pertama harus melewati pertahanan fisik berupa kulit yang menutupi tubuh dan organ saluran pencernaan.

    First line defence

    Kulit termasuk barier pertama karena pada kulit mengalami proses keratinasi yang membawa sifat water resistant dan keras, selain itu kulit juga mengeluarkan keringat yang memiliki pH 3-5 dan lizozim yang bisa menghancurkan dinding sel bakteri.Pada saluran pencernaan terdapat HCl yang memiliki pH yang sangat rendah yang juga dapat menghancurkan sel bakteri.

    Second line defence line

    Namun mekanisme tersebut tidak selalu berhasil melaksanakan tugasnya dalam menjaga tubuh dari penyakit.Oleh karenanya tubuh membuat mekanisme barier kedua berupa barier tingkat seluler. Barier kedua tersebut berupa Sel penghancur.

    sel penghancur yang :

    pertama adalah monosit, yang dapat berubah bentuk menjadi makrofag yang memiliki sifat fagositosis.Monosit merupakan bagian dari sel darah, lebih spesifiknya yaitu salah salah satu macam sel dari sel darah putih. Sama seperti karakter dari sel darah putih, bahwa sel darah putih yang beredar di dalam pembuluh darah dapat melakukan diapendensis (kemampuan yang hanya dimiliki oleh sel darah putih untuk menembus pembuluh darah untuk pindah ke jaringan yang terinfeksi) melalui pembuluh kapiler.

    kedua adalah neutrofil, merupakan sel darah putih yang memiliki karakter seperti monosit (fagosistosis) selain itu membebaskan histamin sebagai pemicu respon inflamantoris. Artinya selain dapat menghancurkan patogen neutrofil juga mampu memberi perintah untuk menghancurkan sel tubuh yang telah diserang oleh patogen agar tidak lebih luas menyebar.

    ketiga adalah NKC-Natural Killer Cell, sel ini tidak menyerang mikrobia yang masuk akan tetapi menghancurkan sel yang sudah terinfeksi oleh virus. Mekanisme penghancuran sel tubuh dilakukan dengan membuat lubang pada membran plasma pada sel yang terifeksi dengan enzim perforin. Mekanisme iniakan menyebabkan sel yang dilubangi tersebut dibanjiri oleh air dan akhirnya sel tersebut pecah. NKC selain berfungsi menyerang sel yang telah terinfeksi, sel ini juga memiliki kemampuan untuk menyerang sel kanker.

    Selain memiliki sel penghancur, tubuh juga memiliki protein penghancur berupa bahan kimia yang disebut sistem komplemen. Sistem ini tersusun kurang lebih 20 bahan kimia (protein yang berbeda) yang bersirkulasi secara bebas bersama darah.

    Mekanisme sistem komplemen dalam menjaga tubuh dari serangan patogen adalah dengan membentuk agregasi dengan patogen (kompleks serangan membran) yang targetnya adalah membran plasma sama seperti NKC. kompleks serangan membran ini juga akan memicu respon antibodi.

    Third line defence

    barier ketiga ini digunakan ketika bibit penyakit lolos dari barier kedua, yaitu lolos dari makrofag. barier ketiga ini melibatkan respon imun spesifik karena melibatkan mekanisme antigen-antibodi, yang mana mekanisme satu macam antibodi spesifik untuk satu macam antigen.

    Sebelumnya perlu diketahui bahwa antigen adalah senyawa kimia yang dapat merangsang respon imun/kekebalan tubuh.Dengan kata lain antigen adalah bibit penyakit. Sedangkan antibodi adalah zat yang dihasilkan oleh tubuh sebagai bentuk respon terhadap antigen.

    Barier ketiga ini berupa limfosit,disebut dengan imunitas humoral karena mensekresikan antibodi ke darah dan cairan tubuh lainnya. Limfosit ada dua macam sel yaitu sel B dan sel T. Limfosit memiliki reseptor protein di permukaannya dan mengenali antigen dan langsung menanggapinya dengan sistem imun spesifik. limfosit sel B merespon dengan cara membentuk antibodi yang akan mengaktifkan sistem komplemen yang dirangsang oleh antigen dari patogen. Dalam kasus ini bagian yang dikenal dengan sisi determinan antigen berperan sebagai antigen yang berbeda. Sedangkan limfosit sel T tidak menghasilkan antibodi tetapi langsung menyerang sel tubuh yang ada antigennya.

    Sel T melindungi tubuh dari infeksi virus dan kanker, membunuh sel yang tidak normal atau virus yang menginfeksi sel tubuh. Sekali sel T helper memulai respon, tahapan yang kompleks dimulai. Bagian proses ini adalah sekresi molekul regulator-sitokin/interleukin (atau limfokin jika disekresikan oleh limfosit).

    macam-macam interleukin:

    interleukin 1 : disekresi oleh makrofag dan diaktivasi oleh sistem sel T
    interleukin 2 : disekresikan oleh sel T helper, untuk mengaktivasi T-sitotoksin.
    interleukin 4 : faktor yang merangsang sel B, disekresikan oleh T sel digunakan untuk proliferasi dan perkembangan klon sel B

    Interaksi sel pada respon T sel.

    pada saat antigen makrofag memproses antigen asing, T sel-makrofag mensekresikan interleukin 1 yang menyebabkan pembelahan sel dan perbanyakan sel T. Ketika sel T pembantu sudah diaktifkan karena kehadiran antigen yang dikenali oleh sel T-makrofag, mereka mensekresikan sitokin yang perannya sebagai faktor stimulasi koloni makrofag. gamma interferon, sel T pembantu mensekresikn interleukin 2, yang merangsang perbanyakan sel T yang spesifik pada suatu antigen. (interlekuin 2 juga menytimulus sel B). sel T Sitotoksin dapat menghancurkan sel yang terinfeksi hanya jjika sel tersebut terdapat antigen asing bersama protein MHC-I.

    teori : kebanyakan vertebrata memiliki glikoprotein yang disintesis oleh gen yang disebut MHC (Major Histicompability Complex). Glikoprotein yang dihasilkan oleh MHC adalah HLA (Human Leucocyte Antigen) yang berperan sebagai marker yang dapat membedakan sel tubuh dari sel asing (sistem ini dikenal dengan self_versus _nonself_recognition) yang dikenali oleh sel T.

    MHC ada dua macam, MHC I yang hanya ditemukan pada sel yang memiliki nukleus, dan MHC II yang hanya ditemukan pada sel yang tidak bernukleus.(makrofag-sel ).
    http://konsepbiologi.wordpress.com/2011/05/23/sistem-kekebalan-tubuh-imun/
    just share

    • #486 by 12613187 on January 17, 2013 - 5:00 am

      magrofag itu apa si ? tugasnya apa ? terus letaknya dimana ?

  95. #487 by ayu hullafa urrosidi (12613193) on January 17, 2013 - 4:56 am

    Pada mamalia, eritrosit dewasa tidak memiliki nukleus di dalamnya (disebut anukleat), kecuali pada hewan vertebrata non mamalia tertentu seperti salamander dari genus Batrachoseps. Konsentransi asam askorbat di dalam sitoplasma eritrosit anukleat tidak berbeda dengan konsentrasi vitamin C yang terdapat di dalam plasma darah. Hal ini berbeda dengan sel darah yang dilengkapi inti sel atau sel jaringan, sehingga memiliki konsentrasi asam askorbat yang jauh lebih tinggi di dalam sitoplasmanya.

    Rendahnya daya tampung eritrosit terhadap asam askorbat disebabkan karena sirnanya transporter SVCT2 ketika eritoblas mulai beranjak dewasa menjadi eritrosit. Meskipun demikian, eritrosit memiliki daya cerap yang tinggi terhadap DHA melalui transporter GLUT1 dan mereduksinya menjadi asam askorbat

    • #488 by siti rahayu 1213202 on January 17, 2013 - 5:08 am

      mau tanya fungsi konsentrasi asam askorbat pada sel darah yg dilengkapi inti sel dengan eritrosit anukleat apa ?

  96. #489 by indah on December 6, 2015 - 8:19 pm

    tanya dong Peranan apoptosis dalam fenomena biologis beserta contohnya itu apa yah

  97. #490 by Anisa on February 7, 2016 - 6:18 pm

    Mengapa sel darah merah dikatakan sel, jika dia tidak memiliki nukleus pada fase dewasanya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: