About

Blog ini sangat bermanfaat bagi anda yang tertarik dengan herbal atau tanaman obat. Disini akan dibahas tentang tanaman-tanaman yang banyak digunakan sebagai obat dan ditampilkan dalam bentuk artikel-artikel yang mudah dipahami bagi siapapun. Anda juga dapat berinteraksi melalui blog ini dengan memberikan pengalaman yang dapat disampaikan lewat komentar, saran atau artikel yang membangun untuk kemanfaatan penggunaan tanaman obat sebagai alternatif pengobatan yang lebih mudah dan murah.

  1. #1 by yudha on January 6, 2011 - 11:42 pm

    aslmkm..pak hady,,mau tanya, instruksi bpk yg lwt blog bpk ini kmren bgmna pak?
    maaf sdh dicoba tp msh bingung,

    yudha,kelmpok yg desa Candikarang

  2. #2 by yaya on December 3, 2011 - 8:08 am

    assalamualaikum,,
    10613314 kel 2(kurkumin dari rimpang temulawak) kls. D
    pak mw jawab pertanyaan mekanisme kurkumin sebagai anti kangker

    Senyawa turunan fenol (kurkumin) mempunyai efek menghambat premaligan dan maligan sel kangker ketika proses inisiasi dan metatesis. kurkumin sebagai antineoplasmit mempunyai fungsi mengatur aktivitas cyclooxygenase (COX) dan lipoksigenase (LOG) sehingga mengurangi sehingga mengurangi aktivitas metabolisme sel kangker.
    Sebagai antikangker pertama-tama kurkumin dikaitkan dengan aktifitasnya sebagai antiinflamasi yaitu inhibitor enzim cyclooxygenase (COX), enzim yang mengkatalisis sintesis prostanoid dari asam arakidonat. Penelitian lebih lanjut menunjukan kurkumin aktif dalam menghambat proses karsinogenesis pada tahap inisiasi dan promosi/progresi. kurkumin juga memiliki efek memacu apoptosis yaitu proses kematian sel dalam rangka mempertahankan integritas tubuh secara keseluruhan.
    Dengan adanya inhibitor COX maka overproduksi prostanoid akan dicegah dan akan mengurangi efek inflamasi, dan pada sel kangker hal ini akan mencegah ploriferansi dan memacu apoptosis. proses apoptosis dipicu karena adanya akumulasi asam arakidonat akibat adanya inhibitor COX. Akumulasi asam arakidonat akan mengaktifkan enzim sphingomyclinase yang mengkatalisis pembentukan ceramide dan sphingomyclin. caramide merupakan up regulasi dari proses apoptosis. proses apoptosis ini lazim terjadi secara normal pada sel-sel epitel usus proses ini dipicu adanya overekspresi gen APC (Adenopolymatous Poniposis Coli), namun demikian pada sel-sel kangker telah terjadi alterasi gen AOC maka overproduksi ceramide merupakan alternatif untuk pemacu proses apoptosis.

  3. #3 by mira on November 30, 2015 - 2:37 am

    assalammu’alaikum
    pak, saya mw tanya tntng lada. sebenarnya lada putih itu biji atau buah ya ?
    dihrapkan jawabannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: